Bab 5

Kata-katanya cukup tajam dan jelas merendahkan untuk Selene yang hanya pegawai biasa, bahkan jabatannya masih kecil.

Tapi di baliknya, ada sebuah fakta yang kejam yang justru membuat Selene harus menerima tawaran itu. Ini bukan tentang dia. Ini tentang kebutuhannya. Dan dia memang putus asa saat ini.

Selene memejamkan matanya. Dia melihat wajah ibunya yang kurus di tempat tidur karena tak bisa membawanya dirawat ke rumah sakit, ayahnya yang kabur entah ke mana, dan tagihan-tagihan mulai menumpuk di laci dapur.

Dia juga melihat dirinya sendiri, bekerja lembur sampai malam, gajinya yang selalu habis sebelum pertengahan bulan.

Ini adalah jalan keluar. Jalan keluar yang memalukan, yang meskipun menghancurkan harga dirinya, tapi hanya inilah jalan keluarnya.

Dia membuka matanya kembali lalu mengangkat kepala. "Baiklah, aku tak punya pilihan, bukan?”

Tom mengedikkan bahunya. “Tak perlu kuulangi dua kali. Kau cukup pintar dan kau pasti paham.”

“Bolehkah aku membaca kontraknya lagi?”

“Silakan. Katakan jika ada yang ingin kau tambahkan. Aku tak keberatan dengan imbalannya,” jawan Tom.

Lalu Selene kembali membaca dokumen kontrak itu dengan lebih teliti. Beberapa menit berlalu, Selene kemudian mengangkat kepalanya dan melihat Tom.

“Apakah aku bebas bernegosiasi?” tanya Selene hati-hati, karena dia tahu siapa yang dihadapinya.

Tom mengernyit lalu memajukan tubuhnya sedikit ke depan. “Kau hanya boleh bernegosiasi masalah imbalan,” ucapnya dingin.

Selene mengangguk.

“Bagus … itu artinya kau mengerti. Semua orang pasti tamak untuk masalah uang. Aku memaklumi itu,” lanjut Tom.

Selene tak peduli dengan itu, mungkin ini kesempatan yang harus dia ambil meskipun harus mengorbankan harga dirinya.

Lalu, Selene kembali membuka mulutnya.

"Poin pertama, tunjangan bulanan harus dinaikkan tiga puluh persen. Tabungan pribadiku di rekening terpisah yang tidak bisa Anda akses. Bukti bahwa aku masih memiliki sesuatu yang atas namaku sendiri."

"Bisa dinegosiasikan. Lanjut,” sahut Tom.

"Poin kedua, biaya pengobatan ibuku bukan hanya ditanggung, tapi dijamin. Dokter terbaik, fasilitas terbaik, penelitian perawatan eksperimental jika perlu. Semua keputusan medis harus melalui persetujuanku."

Tom menaikkan satu alisnya, diam sejenak. “Setuju."

"Poin ketiga, selama kontrak ini berjalan, aku berhak untuk mengikuti pendidikan atau pelatihan apapun yang aku inginkan, dengan biaya dari Anda. Hukum, bisnis, apapun. Aku ingin … memiliki bisnis sendiri setelah bercerai dari Anda.”

Tom hampir tersenyum, tapi sinis. Hampir. "Kau cukup … Ambisius. Akan kupikirkan untuk hal ini."

Otak Selene memang bekerja cukup cepat dalam hal mencari peluang. Dan peluang ini tak akan datang dua kali.

"Poin keempat, tidak akan ada pelecehan fisik, verbal, atau psikologis dari Anda atau keluarga Anda. Jika terjadi, kontrak batal, dan saya berhak atas kompensasi penuh plus ganti rugi yang akan kita tentukan angkanya sekarang."

"Kau menuduh aku akan menyiksamu?”

"Aku mengantisipasi segala kemungkinan dalam sebuah kontrak, Tuan. Seperti yang Anda ajarkan di perusahaan ini, semua harus tertulis."

Tom tertawa, tapi jelas bukan tawa senang, melainkan tawa yang menakutkan.

“Kau mengaturku? Kontrak tak akan batal! Jika kau mengajukan keberatan, maka kau harus membayar penalti,” kata Tom.

Selene tahu dia akan mendapat respon ini, tapi setidaknya dia sudah mengungkapkannya. Kalau pun Tom tak setuju, ya sudah, pikirnya.

“Baiklah, aku terima poin itu dari Anda,” jawab Selene akhirnya.

“Lanjutkan.”

Selene melanjutkan. "Poin kelima, dan yang terpenting," Selene menarik napas dalam. "Setelah pernikahan ini berakhir, Anda akan memberikan aku rekomendasi bisnis yang kuat dan jaminan bahwa nama baikku tidak tercoreng karena bercerai dari Anda.”

Tom diam cukup lama. Dia menatap wanita muda di depannya yang tadi tampak seperti tikus yang ketakutan, kini duduk tegak, matanya berapi-api, menegosiasikan hidupnya seperti seorang CEO yang paling disegani.

Ada keberanian di mata dan sikapnya. Keberanian yang mungkin muncul dari keputusasaan hidupnya.

"Kau lebih dari yang kukira, Agueda," akunya akhirnya, suaranya datar. "Semua syaratmu diterima. Dengan beberapa penyesuaian angka. Kita akan buat draft finalnya."

Tom berdiri, menandakan pertemuan usai. "Persiapan dimulai besok. Kau resign dari pekerjaanmu di sini. Kau akan pindah ke mansion yang sudah disiapkan. Pelatihanmu dimulai."

"Pelatihan?" tanya Selene, berdiri juga.

Tommaso mendekat, untuk pertama kalinya. Dia sangat tinggi, dan kehadirannya terasa begitu mendominasi tubuhnya yang menjadi begitu kecil di depannya.

"Kau akan masuk ke dalam dunia yang bukan duniamu, Agueda. Tata krama perjamuan tujuh hidangan. Seni percakapan ringan yang tak berarti. Membedakan antara Chateu Margaux 1982 dan yang palsu. Berjalan dengan heels Jimmy Choo tanpa terlihat seperti anak sapi. Dan yang paling penting, cara membuat semua orang percaya bahwa kau sangat mencintaiku, dan aku, entah bagaimana, terpesona oleh si Cinderella dari sudut kantor administrasi."

Ucapannya sangat sarkastik. "Itu akan menjadi peran terbesar dalam hidupmu. Dan kau harus memainkannya dengan sempurna. Karena jika kau gagal, jika kau mempermalukanku kau sangat tahu konsekuensinya.”

Selene menatapnya dengan intens. Dia akan dan harus melalui ini. Dia akan mempelajari permainan Tom, dan dia akan bertahan sampai selesai.

‘Kau belum mengenalku, Tuan. Badai sebesar apa pun berhasil kulewati bertahun-tahun. Aku tak selemah yang kau kira. Terkadang penampilan bisa sangat menipu,’ batin Selene.

Terpopuler

Comments

Sriza Juniarti

Sriza Juniarti

good.. saya sangat suka
setiap kata yang tertulis bermakna dan tak ada yang melewtkannya
penulisan yang rapi
kata kata yang bermutu
Author ...good job...
sayaaa sukaaa

2026-08-06

0

MOMSAFIFA

MOMSAFIFA

Gadis pintar....dalam sekejap sudah bisa merangkai bbrp poin penting😘👍

2026-05-23

0

capr.gurlll

capr.gurlll

selena yang pintarrrrrr fiksss suka bgt sama karakter wanitanyaaa😍😍

2026-01-06

0

lihat semua
Episodes
1 TOMMASO EDUARDO
2 Bab 2
3 Bab 3
4 Bab 4
5 Bab 5
6 Bab 6
7 Bab 7
8 Menuju Mansion
9 Pelatihan
10 Pelatihan Yang Semakin Sempurna
11 Tandatangan Kontrak
12 Tak Ada Dalam Pelatihan
13 Bertemu Kakek
14 Persiapan Pernikahan
15 Pesta Pernikahan
16 Bulan Madu
17 Hari Pertama Di Maldives
18 Bertemu Seseorang
19 Lari Dari Masa Lalu
20 Kecurigaan Tom
21 Hal Yang Mengejutkan
22 Kedatangan Daniel
23 Mengakhiri Drama
24 Penjelasan Selene
25 Daniel Yang Keras Kepala
26 Akibat Baku Hantam
27 Kursus Membuat Kue
28 Cemburu?
29 Perasaan Yang Melebihi Batas
30 Chef Baru
31 Panggung Kemesraan
32 Mulai Berpikir Untuk Ikut Bermain
33 Imbang
34 Fashion Show
35 Yang Tak Terduga
36 Ciuman Yang Mendebarkan
37 Kedatangan Lorenzo
38 Ultimatum Baru
39 Bingung, Gusar, Galau
40 Kabar Mengejutkan
41 Kesedihan Selene Dan Pelukan Tom
42 Mendampingi
43 Di sisinya
44 Kesepian Yang Menyakitkan
45 Ambisi Baru
46 Butuh Penyegaran
47 Tak terpancing
48 Keributan
49 Kemarahan Tom
50 Seperti Penjaga
51 Kiss
52 Toko Buku
53 Perasaan Anthony
54 Terpancing
55 Kedatangan Tom
56 Pulang
57 Makan Malam
58 Makan Malam Yang …
59 Suara Hati Selene
60 Reaksi Yang Tidak Diinginkan
61 Gelisah
62 Diculik
63 Ternyata Ini Rencana Kakek
64 Panik
65 Bermain Jetski
66 Tak Terduga
67 Tak Bisa Melawan Dan Menolak
68 Gangguan?
69 Nasihat Kakek
70 Finally
71 Kebahagiaan Bertambah
72 Kebahagiaan Yang Bertambah
73 Akhir Yang Membahagiakan
74 ELTON EDUARDO
75 Siapa Pemiliknya?
76 VLEUGELS BAKKER
77 Semakin Menyelam
78 VB : VLEUGELS BAKKER (Haruskah Aku Mencarinya?)
79 Ke Toko Buku
80 Rutinitas Baru
81 Disumbangkan
82 Acara Amal
83 Tak Sengaja Bertemu
84 Pendekatan Langsung
85 Mengantar Vleu
86 Nyaman?
87 Tawaran Vleu
88 Menginap
89 Betah Dan Tak Mau Pulang
90 Mengizinkannya Mendekat
91 Hari Yang Menyenangkan
92 Kiss
93 Sepasang Kekasih?
94 Ingin Tinggal Bersama
95 Seminggu Bersama
96 Bucin
97 Curhat
98 Membuat Gaun
99 Ke Pesta
100 Masih Di Pesta
101 Masa Lalu Yang Terkuak
102 Akan Datang
103 Pertemuan
104 Galau
105 Bertemu Nenek Lagi
106 Akhirnya Diputuskan Untuk Pergi
107 Ke Belanda
108 Tiba
109 Merasa Lengkap
110 Rencana Magdaleen
111 Memusnahkan Dokumen
112 Mengobrol Dengan Anouk
113 Rasa Bersalah Anouk
114 Rencana Magdaleen
115 Vleu Yang Bingung
116 Galau
117 Bicara Dengan Nenek
118 Pesan Mematikan
119 Mencari Kastil
120 Langkah Cepat
121 Ke Denmark
122 Mulai Mencari Cara
123 Masih Mengikuti Sang Nenek
124 Akhirnya Bisa Menghubungi
125 Ke Pesta
126 Tahu Rencana Sang Nenek
127 Rindu
128 Lari
129 Tiba Di Villa
130 Siap Siaga
131 Berjaga
132 Tidur Bersama
133 Malam Tak Terlupakan
134 Berlari Dari Kejaran
135 Sampai Di Sebuah Pulau
136 Melakukannya Lagi
137 Cinta Yang Besar
138 Kembali Ke New York
139 Restu?
Episodes

Updated 139 Episodes

1
TOMMASO EDUARDO
2
Bab 2
3
Bab 3
4
Bab 4
5
Bab 5
6
Bab 6
7
Bab 7
8
Menuju Mansion
9
Pelatihan
10
Pelatihan Yang Semakin Sempurna
11
Tandatangan Kontrak
12
Tak Ada Dalam Pelatihan
13
Bertemu Kakek
14
Persiapan Pernikahan
15
Pesta Pernikahan
16
Bulan Madu
17
Hari Pertama Di Maldives
18
Bertemu Seseorang
19
Lari Dari Masa Lalu
20
Kecurigaan Tom
21
Hal Yang Mengejutkan
22
Kedatangan Daniel
23
Mengakhiri Drama
24
Penjelasan Selene
25
Daniel Yang Keras Kepala
26
Akibat Baku Hantam
27
Kursus Membuat Kue
28
Cemburu?
29
Perasaan Yang Melebihi Batas
30
Chef Baru
31
Panggung Kemesraan
32
Mulai Berpikir Untuk Ikut Bermain
33
Imbang
34
Fashion Show
35
Yang Tak Terduga
36
Ciuman Yang Mendebarkan
37
Kedatangan Lorenzo
38
Ultimatum Baru
39
Bingung, Gusar, Galau
40
Kabar Mengejutkan
41
Kesedihan Selene Dan Pelukan Tom
42
Mendampingi
43
Di sisinya
44
Kesepian Yang Menyakitkan
45
Ambisi Baru
46
Butuh Penyegaran
47
Tak terpancing
48
Keributan
49
Kemarahan Tom
50
Seperti Penjaga
51
Kiss
52
Toko Buku
53
Perasaan Anthony
54
Terpancing
55
Kedatangan Tom
56
Pulang
57
Makan Malam
58
Makan Malam Yang …
59
Suara Hati Selene
60
Reaksi Yang Tidak Diinginkan
61
Gelisah
62
Diculik
63
Ternyata Ini Rencana Kakek
64
Panik
65
Bermain Jetski
66
Tak Terduga
67
Tak Bisa Melawan Dan Menolak
68
Gangguan?
69
Nasihat Kakek
70
Finally
71
Kebahagiaan Bertambah
72
Kebahagiaan Yang Bertambah
73
Akhir Yang Membahagiakan
74
ELTON EDUARDO
75
Siapa Pemiliknya?
76
VLEUGELS BAKKER
77
Semakin Menyelam
78
VB : VLEUGELS BAKKER (Haruskah Aku Mencarinya?)
79
Ke Toko Buku
80
Rutinitas Baru
81
Disumbangkan
82
Acara Amal
83
Tak Sengaja Bertemu
84
Pendekatan Langsung
85
Mengantar Vleu
86
Nyaman?
87
Tawaran Vleu
88
Menginap
89
Betah Dan Tak Mau Pulang
90
Mengizinkannya Mendekat
91
Hari Yang Menyenangkan
92
Kiss
93
Sepasang Kekasih?
94
Ingin Tinggal Bersama
95
Seminggu Bersama
96
Bucin
97
Curhat
98
Membuat Gaun
99
Ke Pesta
100
Masih Di Pesta
101
Masa Lalu Yang Terkuak
102
Akan Datang
103
Pertemuan
104
Galau
105
Bertemu Nenek Lagi
106
Akhirnya Diputuskan Untuk Pergi
107
Ke Belanda
108
Tiba
109
Merasa Lengkap
110
Rencana Magdaleen
111
Memusnahkan Dokumen
112
Mengobrol Dengan Anouk
113
Rasa Bersalah Anouk
114
Rencana Magdaleen
115
Vleu Yang Bingung
116
Galau
117
Bicara Dengan Nenek
118
Pesan Mematikan
119
Mencari Kastil
120
Langkah Cepat
121
Ke Denmark
122
Mulai Mencari Cara
123
Masih Mengikuti Sang Nenek
124
Akhirnya Bisa Menghubungi
125
Ke Pesta
126
Tahu Rencana Sang Nenek
127
Rindu
128
Lari
129
Tiba Di Villa
130
Siap Siaga
131
Berjaga
132
Tidur Bersama
133
Malam Tak Terlupakan
134
Berlari Dari Kejaran
135
Sampai Di Sebuah Pulau
136
Melakukannya Lagi
137
Cinta Yang Besar
138
Kembali Ke New York
139
Restu?

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!