2

SAH.

Sah.

Sah...

Satu kata tiga huruf itu telah resmi merubah status dua insan yang belum saling kenal, bahkan mungkin mereka belum pernah bertemu,baik itu secara kebetulan atau di sengaja.

" Ma ,aku sudah memenuhi permintaan mama, sekarang aku harus pergi ke kota y,ada sedikit masalah di perusahaan cabang di kota itu" Kenzo bahkan tak sedikit pun memberikan kesempatan pada sang mama untuk berbicara.

" Ken.. setidaknya temui dulu istri mu" mama Sarah terlihat begitu berusaha menahan emosi agar tak meledak di depan umum, sebelah tangannya meraih lengan sang putra,berusaha untuk mencegahnya.

" Aku tidak pernah menginginkan pernikahan ini,mama jangan pernah melupakan itu,dia pilihan mama,jadi silahkan mama yang urus" ken bahkan tak sedikitpun menatap wajah sang mama saat berbicara.

" Ken..jaga nada bicara mu dengan mama mu" tegur tuan Antonio Theodore pada sang putra, putranya itu memang terkenal memiliki sikap yang dingin dan arogan di luar,namun biasanya Ken masih bisa bersikap sedikit hangat pada keluarga.

' mungkinkah putra bungsunya itu tengah dekat dengan seorang wanita?' tapi beliau belum pernah mendapatkan laporan dari orang suruhannya tentang kedekatan sang putra dengan wanita manapun diluar bisnis.

Tak membantah atau menjawab apapun lagi,Kenzo langsung melangkah meninggalkan tempat itu,dimana beberapa pasang mata menatapnya dengan tatapan penuh tanda tanya,untungnya pernikahan itu dilangsungkan secara tertutup.

Bahkan sangat pribadi,tak satupun pembawa berita yang bisa memasuki kediaman keluarga Tuan Azhar,semua itu atas permintaan Kenzo langsung,itu adalah salah satu syarat yang ia ajukan pada kedua orang tuanya dan masih ada beberapa lagi dan Syifa belum mengetahui semua itu.

Yang hadir hanya beberapa keluarga terdekat dari kedua belah pihak,dan beberapa Jiran tetangga dari pihak Syifa,tak ada rekan bisnis atau teman dari kedua nya.

Nyonya Sarah memejamkan matanya demi menetralisir perasaan emosinya yang terasa begitu mendongkol hingga menyesakkan dada,berulang kali wanita paruh baya itu mengusap perlahan dadanya,demi mendapatkan rasa tenang.

" Sudah ma, inilah salah satu yang papa khawatirkan akan terjadi,tapi mama yakin bahwa semuanya akan baik-baik saja dan berjalan lancar dan papa berusaha untuk percaya, sekarang mama jemput menantu kita,kasihan dia,gadis yang tak tahu menahu tentang semua ini,jangan sampai dia menjadi korban arogansi putra kita" .

Tuan Antonio berusaha menguatkan sekaligus memberikan nasehat pada sang istri,sejak awal beliau sudah mewanti-wanti agar tak memaksakan kehendak, tentang perjanjian perjodohan itu beliau merasa tidak harus di penuhi,toh kedua belah pihak masih ada, sehingga seharusnya mereka masih bisa membahas nya dan membicarakan nya,mencari jalan keluar terbaik hingga tak akan menyakiti anak-anak mereka,tapi sayangnya semuanya sudah terlambat,sang istri justru sudah langsung memutuskan tanpa meminta pendapat nya.

Dan mungkin juga karena kebetulan putri dari tuan Azhar terlihat tak sedikitpun merasa berkeberatan dengan perjodohan itu,justru gadis yang di panggil Mila itu menerima dengan yakin,walau pada akhirnya justru mengorbankan dan melibatkan orang lain.

Ada rasa janggal dengan kehilangan sang mempelai wanita,tuan Antonio merasa tidak yakin,namun yang awalnya akan menjadi menantu mereka itu melarikan diri, jikapun benar,maka beliau yakin gadis bernama Kamila itu memiliki alasan yang kuat,atau bahkan mungkin ia berada di bawah tekanan seseorang untuk menggagalkan pernikahan itu,tapi tuan Antonio memutuskan untuk tidak mengungkapkan pada siapapun tentang apa yang beliau pikirkan.

Namun demikian beliau masih tetap berusaha menghormati dan mendukung keputusan yang sang istri ambil,beliau yakin dan percaya insting seorang ibu biasanya tak pernah salah,dan tak ada seorang ibu yang menginginkan hal buruk untuk anak nya,semua ibu di dunia ini pasti menginginkan yang terbaik untuk anak mereka.

Nyonya Sarah Theodore terlihat begitu yakin dan berani mengambil keputusan untuk tetap melanjutkan pernikahan sang putra dengan wanita lain ,dan pernikahan itu terjadi, sesuai yang beliau harapkan, walaupun tak se meriah rencana awal.

" Jika dia sudah melihat istrinya,mama yakin se arogan apapun dia,tak akan pernah mampu menyakiti nya,menantu kita itu terlalu lembut untuk di kasari, terlalu sempurna untuk di tinggalkan dan terlalu bodoh jika ia menyia-nyiakan istri nya,Ken akan menyesal jika sampai itu terjadi" .

Nyonya Sarah mengatakan semuanya dengan begitu yakin,tak terlihat sedikitpun ada keraguan dalam ucapannya.

" Kecantikan seseorang itu relatif ma, menurut pandangan masing-masing , begitupun dengan kebaikan dan kelembutan seseorang,tak semua orang bisa menyadarinya,papa cuma berharap semoga apa yang mama yakini benar adanya,gadis pilihan mama akan menjadi menantu terbaik untuk kita, terlepas apapun kekurangan nya,kita hanya memiliki satu putra,semoga semuanya baik-baik saja" .

Tuan Antonio termasuk dalam kategori orang yang tak terlalu menyukai konflik,terlebih sesuatu yang rumit,beliau selalu memilih jalan mudah untuk menghadapi segala permasalahan, walaupun keluarga beliau di kenal dengan ketegasan nya,tapi beliau benar-benar sangat menghindari yang namanya kekerasan.

" Itu pula lah yang menjadi pertimbangan mama,awal nya mama tak lagi ingin memaksa pernikahan ini,tapi semuanya berubah saat mama melihat penggantinya, perbedaan mereka benar-benar seperti langit dan bumi" .

" mama jemput Syifa dulu ya" nyonya Sarah segera berpamitan menjemput gadis yang telah sah menjadi menantunya.

Di dalam ruang tunggu, Syifa terlihat begitu gugup, pelipis nya berkeringat,kedua tangan nya saling meremas,ia benar-benar sangat gugup,dua kali lipat dibandingkan dengan saat keluarga Faaz datang melamar nya.

Cek lek...

Pintu terbuka, menampilkan sosok wanita paruh baya yang beberapa menit lalu berbicara serius dengan nya,Syifa mengangkat wajahnya,dari balik cadarnya ia berusaha untuk sedikit tersenyum.

" Selamat ya nak,kamu telah sah menjadi menantu keluarga kami,papa dan mama menganggap mu sebagai putri kami,tak perlu sungkan, anggaplah kami seperti kedua orang tua mu,Ayo ..ada beberapa berkas yang harus kamu tanda tangani" .

Nyonya Sarah berusaha untuk tetap terlihat ceria,biasa saja,seakan tak terjadi sesuatu,beliau tengah berfikir keras, alasan apa yang paling tepat untuk menyampaikan bahwa Ken telah meninggalkan tempat itu setelah mengucapkan ijab Kabul,beliau tak ingin menyakiti hati sang menantu.

" Terimakasih nyonya telah menganggap saya sebagai putri anda" Syifa mengucapkan terimakasih dengan begitu tulus.

" Mama sayang,panggil kami mama dan papa" dengan cepat nyonya Sarah menegaskan bahwa Syifa harus memanggil nya Mama.

Syifa mengangguk pelan" baik ma, terimakasih " Syifa merasa begitu terharu dengan sang ibu mertua.

" Tak perlu terlalu sungkan, ingat..bahwa kita adalah keluarga" lagi-lagi nyonya Sarah menegaskan tentang hubungan mereka,entah mengapa wanita paruh baya itu merasa begitu ingin menyayangi dan melindungi sang menantu.

Lagi Syifa mengangguk patuh, keduanya keluar dari salah satu kamar tamu kediaman keluarga Tuan Azhar,Syifa melangkah perlahan mengikuti wanita yang telah menjadi ibu mertua nya.

Terpopuler

Comments

mama yogi

mama yogi

update nya jangan lama² nanti lama² di ambil orang'thor 🔥🔥🔥.suka banget novel beliau ini cuma yaitulah ga update tiap hari,cerita di novelnya manis² ga bikin pusing,tapi balik lagi updatenya ga tiap hari🤭...

2025-12-24

0

Muslika

Muslika

up yg banyak dah tor daripada w mati penasaran🤭 w kasih vote yaa

2025-12-22

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!