​Bab 32: Pusat Pelatihan Rempah Jati

​"Mbak Maya, ini beneran piringnya harus ditaruh miring begini? Nanti kalau kuahnya tumpah gimana?"

​Suara cemas itu datang dari Yu Nah, salah satu ibu janda dari kampung yang baru saja bergabung di Pusat Pelatihan Rempah Jati. Dia menatap piring porselen putih di depannya seolah-olah itu adalah bom waktu yang siap meledak.

​Maya tertawa kecil sambil terus mengaduk kuah santan di kuali besar. "Enggak akan tumpah, Yu. Itu namanya seni menata makanan. Kita mau tunjukkan kalau masakan kampung bisa kelihatan mewah kayak di hotel bintang lima. Ayo, semangat! Hari ini peresmian gedung baru kita!"

​Di sudut lain ruangan yang dulu milik Restoran Intan Permata, Arlan sedang sibuk dengan tablet di tangannya. Dia tidak lagi memakai seragam pelayan magang, melainkan kemeja kasual yang lengannya digulung hingga siku. Dia sedang memasang sebuah alat pemindai kecil di dekat meja kasir.

​"Maya, sistem pesanan lewat aplikasi sudah sinkron. Jadi, mulai sekarang, orang kantor di gedung sebelah nggak perlu teriak-teriak atau kirim SMS lagi. Tinggal klik dari HP, pesanan masuk ke dapur kamu," ujar Arlan tanpa menoleh, jemarinya lincah menari di atas layar.

​"Canggih banget ya, Lan. Apa nggak kemahalan buat ibu-ibu ini?" Maya mendekat, mengintip layar tablet Arlan yang penuh dengan grafik pesanan.

​"Teknologi itu buat mempermudah, bukan buat pamer. Dengan ini, kamu bisa fokus ke rasa, biarkan mesin yang urus administrasinya," Arlan menoleh, menatap Maya dengan binar bangga. "Gimana? Siap jadi 'Ibu Bos' di pusat pelatihan ini?"

​"Siap nggak siap harus siap. Lihat tuh, Yu Nah sama yang lain sudah semangat banget pakai seragam barunya," Maya menunjuk ke arah barisan ibu-ibu yang memakai celemek seragam berwarna cokelat tua dengan logo bordir emas.

​Namun, keceriaan itu mendadak terhenti saat pintu dapur samping terbuka dengan bantingan keras. Budi, si remaja bagian logistik, masuk dengan wajah yang pucat pasi dan napas yang tersengal-sengal.

​"Mbak... Mbak Maya! Gawat, Mbak!" Budi berteriak…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

awesome moment

awesome moment

preman pensiun beneran n

2026-02-08

0

lihat semua
Episodes
1 ​Bab 1: Hadiah Ulang Tahun Paling Berdarah
2 ​Bab 2: Turun Kasta
3 ​Bab 3: Rahasia di Balik Sambal Ulek
4 ​Bab 4: Pelanggan Pertama dan Harapan Baru
5 ​Bab 5: Undangan
6 ​Bab 6: Perang di Dapur
7 ​Bab 7: Penyelamat yang Tak Terduga
8 ​Bab 8: Cek yang Mengubah Nasib
9 ​Bab 9: Mantan yang Tak Tahu Diri
10 ​Bab 10: Kontrak Kerja Sama yang Menggiurkan
11 ​Bab 11: Sabotase di Pasar Pagi
12 ​Bab 12: Resep Rahasia Sang Bapak
13 ​Bab 13: Fitnah yang Menghancurkan
14 ​Bab 14: Panggung Panas di Festival Kabupaten
15 ​Bab 15: Tamparan di Meja Juri
16 ​Bab 16: Pengakuan dan Penyesalan Adit
17 ​Bab 17: Tamu Tak Diundang di Warung
18 ​Bab 18: Strategi di Balik Dapur
19 ​Bab 19: H-1 Menuju "Pesta Balas Dendam"
20 ​Bab 20: Hari Pernikahan (The Big Event)
21 ​Bab 21: Kekacauan di Atas Pelaminan
22 ​Bab 22: Perubahan Tukang Gosip
23 Bab 23. Tembok Pelindung
24 ​Bab 24: Ekspansi Bisnis dan Tawaran Jakarta
25 ​Bab 25: Pilihan Hati dan Langkah Baru
26 Bab 26: Helm Proyek dan Mandor Bermulut Besar
27 Bab 27. Karyawan Baru Mbak Maya
28 ​Bab 28: Sambal Pedas untuk Tamu Tak Diundang
29 ​Bab 29: Telepon Satu Menit yang Mematikan
30 ​Bab 30: Dalang
31 Bab 31. Akuisisi
32 ​Bab 32: Pusat Pelatihan Rempah Jati
33 ​Bab 33: Operasi "Gerebek Jagal"
34 ​Bab 34: Bukti Digital Sang Predator
35 Bab 35: Peresmian Tahta Rempah Jati
36 ​Bab 36: Dapur Berisik, Tetangga Syirik
37 ​Bab 37: Demo Berujung Laper
38 Bab 38: Jurus Pengubah Dari Musuh Jadi Pelanggan Tetap
39 ​Bab 39: Perang Dingin di Dunia Maya
40 ​Bab 40: Skakmat Sang Ratu Fitnah
41 ​Bab 41: Orderan Dari Kursi Satu
42 ​Bab 42: Serbuk Putih di Rak Bumbu
43 Bab 43. Insting Koki Profesional
44 ​Bab 44: Skakmat Untuk Sang Ratu Selokan
45 Bab 45. Happy Ending
Episodes

Updated 45 Episodes

1
​Bab 1: Hadiah Ulang Tahun Paling Berdarah
2
​Bab 2: Turun Kasta
3
​Bab 3: Rahasia di Balik Sambal Ulek
4
​Bab 4: Pelanggan Pertama dan Harapan Baru
5
​Bab 5: Undangan
6
​Bab 6: Perang di Dapur
7
​Bab 7: Penyelamat yang Tak Terduga
8
​Bab 8: Cek yang Mengubah Nasib
9
​Bab 9: Mantan yang Tak Tahu Diri
10
​Bab 10: Kontrak Kerja Sama yang Menggiurkan
11
​Bab 11: Sabotase di Pasar Pagi
12
​Bab 12: Resep Rahasia Sang Bapak
13
​Bab 13: Fitnah yang Menghancurkan
14
​Bab 14: Panggung Panas di Festival Kabupaten
15
​Bab 15: Tamparan di Meja Juri
16
​Bab 16: Pengakuan dan Penyesalan Adit
17
​Bab 17: Tamu Tak Diundang di Warung
18
​Bab 18: Strategi di Balik Dapur
19
​Bab 19: H-1 Menuju "Pesta Balas Dendam"
20
​Bab 20: Hari Pernikahan (The Big Event)
21
​Bab 21: Kekacauan di Atas Pelaminan
22
​Bab 22: Perubahan Tukang Gosip
23
Bab 23. Tembok Pelindung
24
​Bab 24: Ekspansi Bisnis dan Tawaran Jakarta
25
​Bab 25: Pilihan Hati dan Langkah Baru
26
Bab 26: Helm Proyek dan Mandor Bermulut Besar
27
Bab 27. Karyawan Baru Mbak Maya
28
​Bab 28: Sambal Pedas untuk Tamu Tak Diundang
29
​Bab 29: Telepon Satu Menit yang Mematikan
30
​Bab 30: Dalang
31
Bab 31. Akuisisi
32
​Bab 32: Pusat Pelatihan Rempah Jati
33
​Bab 33: Operasi "Gerebek Jagal"
34
​Bab 34: Bukti Digital Sang Predator
35
Bab 35: Peresmian Tahta Rempah Jati
36
​Bab 36: Dapur Berisik, Tetangga Syirik
37
​Bab 37: Demo Berujung Laper
38
Bab 38: Jurus Pengubah Dari Musuh Jadi Pelanggan Tetap
39
​Bab 39: Perang Dingin di Dunia Maya
40
​Bab 40: Skakmat Sang Ratu Fitnah
41
​Bab 41: Orderan Dari Kursi Satu
42
​Bab 42: Serbuk Putih di Rak Bumbu
43
Bab 43. Insting Koki Profesional
44
​Bab 44: Skakmat Untuk Sang Ratu Selokan
45
Bab 45. Happy Ending

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!