​Bab 36: Dapur Berisik, Tetangga Syirik

​"Tekan ulekannya pakai tenaga bahu, Yu Nah! Jangan cuma pakai pergelangan tangan, nanti cepat pegal. Nah, begitu, putar searah jarum jam biar minyak bumbunya keluar sempurna!"

​Suara Maya melengking di antara riuhnya bunyi ulekan batu yang beradu dengan cobek. Ruang dapur Pusat Pelatihan Rempah Jati pagi ini benar-benar hidup. Sekitar sepuluh ibu-ibu angkatan pertama tampak semangat luar biasa. Ada yang sibuk memetik tangkai cabai, ada yang mengupas bawang sambil bergosip kecil, dan ada yang sedang belajar teknik memotong daging agar tidak alot.

​"Aduh, Mbak Maya, bumbunya sudah wangi begini apa belum cukup?" tanya Budi yang sedang membantu mengangkat panci besar berisi air rebusan.

​"Belum, Bud! Sampai warnanya berubah jadi merah tua kecokelatan. Kalau belum tanak, nanti masakannya cepat basi," jawab Maya tegas. Ia menyeka pelipisnya yang berkeringat dengan punggung tangan, lalu beralih ke meja sebelah untuk mengecek hasil ulekan seorang peserta muda.

​Tawa renyah ibu-ibu pecah saat salah satu dari mereka menceritakan suaminya yang mendadak jadi rajin makan di rumah semenjak sang istri belajar masak di tempat Maya. Kebahagiaan itu begitu nyata, sebuah realita yang membuat Maya merasa usahanya membesarkan gedung bekas milik Burhan ini tidak sia-sia.

​Namun, keharmonisan itu mendadak koyak. Suara decit sepatu hak tinggi yang tajam beradu dengan lantai granit di area depan terdengar mendekat. Detik berikutnya, pintu kaca dapur dibuka dengan kasar.

​"Hentikan! Hentikan semua kegaduhan norak ini sekarang juga!"

​Seorang wanita paruh baya dengan dandanan yang sangat menor muncul di ambang pintu. Rambutnya disasak tinggi menyerupai sarang burung, lehernya penuh dengan perhiasan emas yang berkilauan, dan tangannya menenteng tas bermerek yang digenggam seolah itu adalah harta karun negara. Di belakangnya, dua orang satpam berseragam safari tampak berdiri siaga dengan wajah kaku.

​"Maaf, Ibu ini siapa ya? Kami sedang ada sesi pelatihan, dilarang masuk tanpa izin," ujar Maya…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

This Is Me

This Is Me

Promosi terselubung sekalian meluruh lantakkan lawan

2026-02-28

0

awesome moment

awesome moment

cerdas

2026-02-08

0

lihat semua
Episodes
1 ​Bab 1: Hadiah Ulang Tahun Paling Berdarah
2 ​Bab 2: Turun Kasta
3 ​Bab 3: Rahasia di Balik Sambal Ulek
4 ​Bab 4: Pelanggan Pertama dan Harapan Baru
5 ​Bab 5: Undangan
6 ​Bab 6: Perang di Dapur
7 ​Bab 7: Penyelamat yang Tak Terduga
8 ​Bab 8: Cek yang Mengubah Nasib
9 ​Bab 9: Mantan yang Tak Tahu Diri
10 ​Bab 10: Kontrak Kerja Sama yang Menggiurkan
11 ​Bab 11: Sabotase di Pasar Pagi
12 ​Bab 12: Resep Rahasia Sang Bapak
13 ​Bab 13: Fitnah yang Menghancurkan
14 ​Bab 14: Panggung Panas di Festival Kabupaten
15 ​Bab 15: Tamparan di Meja Juri
16 ​Bab 16: Pengakuan dan Penyesalan Adit
17 ​Bab 17: Tamu Tak Diundang di Warung
18 ​Bab 18: Strategi di Balik Dapur
19 ​Bab 19: H-1 Menuju "Pesta Balas Dendam"
20 ​Bab 20: Hari Pernikahan (The Big Event)
21 ​Bab 21: Kekacauan di Atas Pelaminan
22 ​Bab 22: Perubahan Tukang Gosip
23 Bab 23. Tembok Pelindung
24 ​Bab 24: Ekspansi Bisnis dan Tawaran Jakarta
25 ​Bab 25: Pilihan Hati dan Langkah Baru
26 Bab 26: Helm Proyek dan Mandor Bermulut Besar
27 Bab 27. Karyawan Baru Mbak Maya
28 ​Bab 28: Sambal Pedas untuk Tamu Tak Diundang
29 ​Bab 29: Telepon Satu Menit yang Mematikan
30 ​Bab 30: Dalang
31 Bab 31. Akuisisi
32 ​Bab 32: Pusat Pelatihan Rempah Jati
33 ​Bab 33: Operasi "Gerebek Jagal"
34 ​Bab 34: Bukti Digital Sang Predator
35 Bab 35: Peresmian Tahta Rempah Jati
36 ​Bab 36: Dapur Berisik, Tetangga Syirik
37 ​Bab 37: Demo Berujung Laper
38 Bab 38: Jurus Pengubah Dari Musuh Jadi Pelanggan Tetap
39 ​Bab 39: Perang Dingin di Dunia Maya
40 ​Bab 40: Skakmat Sang Ratu Fitnah
41 ​Bab 41: Orderan Dari Kursi Satu
42 ​Bab 42: Serbuk Putih di Rak Bumbu
43 Bab 43. Insting Koki Profesional
44 ​Bab 44: Skakmat Untuk Sang Ratu Selokan
45 Bab 45. Happy Ending
Episodes

Updated 45 Episodes

1
​Bab 1: Hadiah Ulang Tahun Paling Berdarah
2
​Bab 2: Turun Kasta
3
​Bab 3: Rahasia di Balik Sambal Ulek
4
​Bab 4: Pelanggan Pertama dan Harapan Baru
5
​Bab 5: Undangan
6
​Bab 6: Perang di Dapur
7
​Bab 7: Penyelamat yang Tak Terduga
8
​Bab 8: Cek yang Mengubah Nasib
9
​Bab 9: Mantan yang Tak Tahu Diri
10
​Bab 10: Kontrak Kerja Sama yang Menggiurkan
11
​Bab 11: Sabotase di Pasar Pagi
12
​Bab 12: Resep Rahasia Sang Bapak
13
​Bab 13: Fitnah yang Menghancurkan
14
​Bab 14: Panggung Panas di Festival Kabupaten
15
​Bab 15: Tamparan di Meja Juri
16
​Bab 16: Pengakuan dan Penyesalan Adit
17
​Bab 17: Tamu Tak Diundang di Warung
18
​Bab 18: Strategi di Balik Dapur
19
​Bab 19: H-1 Menuju "Pesta Balas Dendam"
20
​Bab 20: Hari Pernikahan (The Big Event)
21
​Bab 21: Kekacauan di Atas Pelaminan
22
​Bab 22: Perubahan Tukang Gosip
23
Bab 23. Tembok Pelindung
24
​Bab 24: Ekspansi Bisnis dan Tawaran Jakarta
25
​Bab 25: Pilihan Hati dan Langkah Baru
26
Bab 26: Helm Proyek dan Mandor Bermulut Besar
27
Bab 27. Karyawan Baru Mbak Maya
28
​Bab 28: Sambal Pedas untuk Tamu Tak Diundang
29
​Bab 29: Telepon Satu Menit yang Mematikan
30
​Bab 30: Dalang
31
Bab 31. Akuisisi
32
​Bab 32: Pusat Pelatihan Rempah Jati
33
​Bab 33: Operasi "Gerebek Jagal"
34
​Bab 34: Bukti Digital Sang Predator
35
Bab 35: Peresmian Tahta Rempah Jati
36
​Bab 36: Dapur Berisik, Tetangga Syirik
37
​Bab 37: Demo Berujung Laper
38
Bab 38: Jurus Pengubah Dari Musuh Jadi Pelanggan Tetap
39
​Bab 39: Perang Dingin di Dunia Maya
40
​Bab 40: Skakmat Sang Ratu Fitnah
41
​Bab 41: Orderan Dari Kursi Satu
42
​Bab 42: Serbuk Putih di Rak Bumbu
43
Bab 43. Insting Koki Profesional
44
​Bab 44: Skakmat Untuk Sang Ratu Selokan
45
Bab 45. Happy Ending

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!