BSB BAB 3_Suami Miskin

Adrian tersenyum tipis, sebuah senyuman yang jika di kantor bisa membuat para manajer gemetar, namun di sini terlihat seperti senyum pria polos.

"Jangan khawatir, Arumi. Aku sudah biasa dihina. Yang penting bagiku adalah janjimu. Kau akan memberiku tempat berteduh, dan aku akan menjadi alasanmu untuk menolak Pak Broto." sahut Adrian.

Mereka sampai di depan sebuah rumah kecil yang catnya sudah mengelupas di beberapa bagian.

Dari dalam, terdengar suara tawa keras dan aroma masakan yang enak, Adrian tahu itu pasti bukan untuk Arumi.

Saat mereka melangkah masuk, suara tawa itu berhenti seketika. Bu Ratna, Siska, dan Pak Broto yang masih ada di sana menatap ke arah pintu dengan mulut ternganga.

"Arumi! Dari mana saja kau jam segini baru pulang?!" teriak Bu Ratna.

Matanya kemudian beralih ke pria di samping Arumi, ia memindai Adrian dari ujung kepala hingga ujung kaki.

"Dan... siapa gembel yang kau bawa masuk ke rumahku ini?" tanya bu Ratna.

Siska menutup hidungnya dengan gaya berlebihan. "Duh, Kak Arumi! Kamu kalau mau bawa cowok ya yang bermodal sedikit kenapa? Ini bajunya bau matahari begini, wajahnya sih lumayan, tapi kalau makan saja susah buat apa?"

Pak Broto bangkit dari kursinya, perut buncitnya bergoyang.

Ia menatap Adrian dengan pandangan meremehkan. "Oho, jadi ini alasanmu menolakku, Arumi? Kau lebih memilih pemuda kurus yang sepertinya tidak punya uang untuk beli sabun ini daripada aku yang bisa membelikanmu emas lima puluh gram?"

Adrian hanya berdiri diam, ia mengamati ruangan itu matanya yang tajam mencatat setiap detail yaitu foto Siska yang besar di dinding, sementara tak ada satu pun foto Arumi.

Perlakuan mereka terhadap Arumi membuat darahnya mendidih, namun ia menahan diri, ia ingin melihat sejauh mana Arumi akan bertahan.

Arumi menarik napas panjang, ia menggenggam lengan baju Adrian seolah mencari kekuatan.

"Ibu, Pak Broto... perkenalkan, ini Ian. Dia calon suamiku. Kami akan segera menikah." ujar Arumi.

Keheningan sesaat menyusul pernyataan itu, sebelum akhirnya ledakan tawa dari Bu Ratna dan Siska memenuhi ruangan.

"Menikah katanya? Pakai apa? Daun?!" Bu Ratna mendekati Adrian, menatapnya dengan benci.

"Dengar ya anak Muda, kalau kau ingin menikahi anakku, kau harus bayar hutang kami lima puluh juta dan beri mahar seratus juta. Punya uang segitu?" ucap bu Ratna.

Adrian menatap Bu Ratna tepat di mata, untuk sesaat Bu Ratna merasa merinding.

Mata pria di depannya ini tidak tampak seperti mata orang miskin yang ketakutan tapi itu adalah mata seorang penguasa.

Namun, Adrian segera mengubah ekspresinya menjadi tampak lesu.

"Saya tidak punya uang sebanyak itu sekarang, Bu," jawab Adrian dengan suara rendah.

"Tapi saya akan bekerja keras. Saya akan menjaga Arumi."

"Kerja apa? Jadi kuli bangunan? Atau tukang parkir?" ejek Siska.

"Kak Arumi, kamu benar-benar sudah gila. Kamu mau hidup di kolong jembatan?"

Arumi tidak mundur. "Kalau pun harus di kolong jembatan, aku lebih baik di sana bersama orang yang menghargaiku daripada di rumah ini tapi diperlakukan seperti budak!"

Plakk!

Satu tamparan mendarat di pipi Arumi, bu Ratna murka. Namun, sebelum Bu Ratna bisa mengayunkan tangan untuk kedua kalinya, pergelangan tangannya ditangkap oleh sebuah tangan yang kuat.

Adrian mencengkeram tangan Bu Ratna. Tidak keras, namun cukup untuk membuat wanita itu tidak bisa bergerak.

"Jangan pernah sentuh dia lagi," ucap Adrian. Suaranya dingin, seolah datang dari kutub utara.

Bu Ratna ketakutan melihat kilatan di mata Adrian. "Lepaskan! Kau berani melawan orang tua?!"

Adrian melepaskan tangan itu dengan kasar, ia merangkul bahu Arumi yang gemetar.

"Kami akan menikah besok di KUA secara sederhana. Setelah itu, saya akan tinggal di sini untuk sementara sampai saya dapat pekerjaan tetap, atau kami akan pindah. Arumi sudah dewasa, dia berhak menentukan hidupnya." ucap Adrian dengan serius.

Pak Broto yang merasa terhina langsung berteriak, "Heh! Hutang ibunya itu tanggung jawab Arumi juga! Kalau kalian menikah, kau harus bayar hutang itu, Ian! Kalau tidak, rumah ini akan ku-sita!"

Adrian menatap Pak Broto dengan senyum misterius. "Lima puluh juta? Itu angka yang kecil untuk sebuah harga diri. Beri saya waktu satu bulan. Saya akan melunasinya."

Siska tertawa sinis. "Satu bulan? Jangankan lima puluh juta, lima ratus ribu saja aku ragu kau punya!"

Malam itu berakhir dengan ketegangan luar biasa, Arumi membawa Adrian ke sebuah gudang kecil di belakang rumah yang biasanya digunakan untuk menyimpan alat cuci yang kini akan menjadi kamar sementara mereka jika mereka menikah.

Di dalam ruangan sempit dan pengap itu, Arumi menatap Adrian dengan rasa bersalah.

"Maafkan aku Mas Ian karena aku kamu jadi dihina seperti tadi, masih mau melanjutkannya? Masih ada waktu untuk lari."

Adrian duduk di atas dipan kayu yang keras, ia melihat ke sekeliling, lalu menatap Arumi.

Di dunia nyata, ia bisa saja menelepon asistennya dan membeli seluruh kampung ini dalam lima menit, tapi ia memilih tetap di sini.

"Aku tidak akan lari, Arumi," jawab Adrian sungguh-sungguh.

"Besok kita akan menikah dan aku berjanji, suatu saat nanti, mereka semua yang merendahkanmu hari ini akan berlutut di kakimu." tutur Adrian.

Arumi hanya tersenyum sedih, menganggap itu hanyalah kata-kata penghiburan.

Ia tidak tahu bahwa pria yang ia temukan di trotoar itu adalah orang yang mampu mewujudkan kata-katanya menjadi kenyataan pahit bagi musuh-musuhnya.

Babak baru kehidupan sang CEO sebagai "suami miskin" baru saja dimulai.

Dan Adrian Arkadia, untuk pertama kalinya dalam hidup, merasa memiliki sebuah misi yang lebih penting daripada sekadar mencari keuntungan yaitu misi untuk membahagiakan seorang gadis bernama Arumi.

...****************...

Pagi itu, langit Jakarta tidak sebiru biasanya awan mendung menggantung rendah, seolah ikut merasakan keprihatinan atas pernikahan yang akan berlangsung.

Di sebuah Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan yang sederhana, Arumi berdiri dengan gugup.

Ia hanya mengenakan kebaya putih lama milik mendiang neneknya yang sudah ia permak sedemikian rupa agar pas di tubuhnya yang ramping.

Tidak ada riasan mahal, hanya polesan bedak tipis dan lipstik merah muda yang hampir habis, namun kesederhanaan itu justru memancarkan kecantikan yang murni, tipe kecantikan yang tidak bisa dibeli dengan uang.

Di sampingnya, Adrian berdiri dengan kemeja putih yang ia beli di pasar kaget tadi pagi seharga lima puluh ribu rupiah.

Kemeja itu sedikit kebesaran, namun postur tubuh Adrian yang tegap dan atletis membuatnya tetap terlihat seperti model yang sedang berpose untuk tema vintage.

Rambutnya disisir rapi ke belakang, memperlihatkan dahi yang cerdas dan tatapan mata yang tajam.

.

.

Cerita Belum Selesai.....

JANGAN LUPA FAVORIT KAN CERITANYA, ULASAN DAN BINTANGNYA, VOTE, LIKE DAN HADIAHNYA YAAAAA,, DITUNGGU MAWARNYA BIAR TAMBAH SEMANGAT BUAT NULISNYA

KOMEN GIMANA YA SAMA CERITANYA

Terpopuler

Comments

piah Hasan

piah Hasan

aseek ktmu crita ini..

2026-05-11

1

Isabela Devi

Isabela Devi

Andrian pasti akan membuatmu bahagia di masa depan Arumi

2026-01-06

0

anita

anita

wah..ada pasar kaget...jg..cerita yg mnarik n lengkap

2026-01-23

0

lihat semua
Episodes
1 BSB BAB 1_Mutiara di Tengah Lumpur
2 BSB BAB 2_Sang Elang yang Menanggalkan Sayapnya
3 BSB BAB 3_Suami Miskin
4 BSB BAB 4_Menikah
5 BSB BAB 5_Paket Bantuan Sosial
6 BSB BAB 6_Penyamaran Yang Berbahaya
7 BSB BAB 7_Murka Sang Raja yang Tersembunyi
8 BSB BAB 8_Dua Wajah Sang Penguasa
9 BSB BAB 9_Jebakan
10 BSB BAB 10_Bakat yang Tersembunyi
11 BSB BAB 11_Syarat Sang Penyelamat
12 BSB BAB 12_Benang Merah yang Mulai Terurai
13 BSB BAB 13_Pertemuan Yang Tak Terduga
14 BSB BAB 14_Sabotase di Balik Bayang-bayang
15 BSB BAB 15_Berlian yang Mulai Bersinar
16 BSB BAB 16_Tawaran dari Surga
17 BSB BAB 17_Roda Nasib yang Berputar
18 BSB BAB 18_Tiket Keberuntungan
19 BSB BAB 19_Pertemuan di Negeri Singa
20 BSB BAB 20_Nomor Tak di Kenal
21 BSB BAB 21_Singa di Tengah Malam
22 BSB BAB 22_Suara di Balik Tirai Kekuasaan
23 BSB BAB 23_Perintah Sang Patriark
24 BSB BAB 24_Kebohongan Yang Terbongkar
25 BSB BAB 25_Satu Syarat
26 BSB BAB 26_Hari Pertama Menjadi Kuli
27 BSB BAB 27_Kegaduhan ditengah Malam
28 BSB BAB 28_Titik Lemah
29 BSB BAB 29_Proyek Pertama
30 BSB BAB 30_Sabotase di Balik Debu Konstruksi
31 BSB BAB 31_Rekaman Palsu
32 BSB BAB 32_Kiriman Anonim
33 BSB BAB 33_Kartu Nama
34 BSB BAB 34_Menghancurkan Nama Baik
35 BSB BAB 35_Kebangkitan Sang Elang
36 BSB BAB 36_Satu Rahasia Besar
37 BSB BAB 37_Murka Sang Elang Tua
38 BSB BAB 38_Ini Bukan Mimpi
39 BSB BAB 39_Arsip Masa Lalu
40 INFORMASI
41 BSB BAB 40_Benih Keraguan di Atas Tanah Keramat
42 BSB BAB 41_Makam Para Sesepuh Desa
43 BSB BAB 42_Mencari Damai
44 BSB BAB 43_Labuhan Hati di Balik Sketsa
45 BSB BAB 44_Kemandirian
46 BSB BAB 45_Rahasia di Balik Debu
47 BSB BAB 46_Akhir dari Sebuah Labirin
48 BSB BAB 47_Toko Roti Sari Atmojo
49 BSB BAB 48_Berhalusinasi
50 BSB BAB 49_Memperbaiki Nama Ayahku
51 BSB BAB 50_Memiliki Jangkar Yang Kuat
52 BSB BAB 51_Tamu Tak Diundang
53 BSB BAB 52_Waktunya Pergi
54 BSB BAB 53_Proyek Rahasia
55 BSB BAB 54_Kejutan
56 BSB BAB 55_Tamu VIP
57 BSB BAB 56_Terancam
58 BSB BAB 57_Ketegasan Arumi
59 BSB BAB 58_Orang Dimasa Lalu
60 BSB BAB 59_Sudah Lama Dinanti
61 BSB BAB 60_Ngidam
62 BSB BAB 61_Kehebohan Kakek Haris
63 BSB BAB 62_Kerupuk Misnad
64 BSB BAB 63_Melihat Calon Pewaris Arkadia
65 BSB BAB 64_Sego Sambel Tumpang Daun Jati
66 BSB BAB 65_Tidak Lagi Cantik
67 BSB BAB 66_Fenomena Baru
68 BSB BAB 67_Mengenal Ritme Dunia Bisnis
69 BSB BAB 68_Arsitek Melawan Kontraktor
70 BSB BAB 69_Rahasia Dibalik Kanvas
71 BSB BAB 70_Hutan Kehidupan
72 BSB BAB 71_Kesepakatan Yang Menguntungkan
73 BSB BAB 72_Lelah Yang Menyenangkan
74 BSB BAB 73_Rencana 7 Bulanan
75 BSB BAB 74_Acara 7 Bulanan
76 BSB BAB 75_Insomnia Trimester Ketiga
77 BSB BAB 76_Tugas Duniaku
78 BSB BAB 77_Gejala Diakhir Trimester
79 BSB BAB 78_Verifikasi Data
80 BSB BAB 79_Tas Rumah Sakit
81 BSB BAB 80_Tidak Enak Padamu
82 BSB BAB 81_Kelahiran Pewaris Arkadia
83 BSB BAB 82_Aturan Mutlak
84 BSB BAB 83_Pulang
85 BSB BAB 84_Tangisan Arkananta
86 New Story: Bu Guru Cantik Milik Dokter Dingin
87 BSB BAB 85_Merasa Terabaikan?
88 BSB BAB 86_Pergerakan Tidak Biasa
89 BSB BAB 87_Akhir Dari Serangan
90 BSB BAB 88_Cinta Ibu Padamu
91 BSB BAB 89_Tumbuh Gigi
92 BSB BAB 90_Merangkak
93 BSB BAB 91 (END)_Terima kasih sayang, I Love You
94 New Story Edisi Spesial Ramadhan: Munajat Cinta
95 New Story: Menikah Dengan Om Sahabatku
96 New Story: Benih Rahasia Sang Dokter
97 New Story: Di Bawah Kuasa Mantan Suami
98 New Story: Istri Figuran Sang Pewaris
Episodes

Updated 98 Episodes

1
BSB BAB 1_Mutiara di Tengah Lumpur
2
BSB BAB 2_Sang Elang yang Menanggalkan Sayapnya
3
BSB BAB 3_Suami Miskin
4
BSB BAB 4_Menikah
5
BSB BAB 5_Paket Bantuan Sosial
6
BSB BAB 6_Penyamaran Yang Berbahaya
7
BSB BAB 7_Murka Sang Raja yang Tersembunyi
8
BSB BAB 8_Dua Wajah Sang Penguasa
9
BSB BAB 9_Jebakan
10
BSB BAB 10_Bakat yang Tersembunyi
11
BSB BAB 11_Syarat Sang Penyelamat
12
BSB BAB 12_Benang Merah yang Mulai Terurai
13
BSB BAB 13_Pertemuan Yang Tak Terduga
14
BSB BAB 14_Sabotase di Balik Bayang-bayang
15
BSB BAB 15_Berlian yang Mulai Bersinar
16
BSB BAB 16_Tawaran dari Surga
17
BSB BAB 17_Roda Nasib yang Berputar
18
BSB BAB 18_Tiket Keberuntungan
19
BSB BAB 19_Pertemuan di Negeri Singa
20
BSB BAB 20_Nomor Tak di Kenal
21
BSB BAB 21_Singa di Tengah Malam
22
BSB BAB 22_Suara di Balik Tirai Kekuasaan
23
BSB BAB 23_Perintah Sang Patriark
24
BSB BAB 24_Kebohongan Yang Terbongkar
25
BSB BAB 25_Satu Syarat
26
BSB BAB 26_Hari Pertama Menjadi Kuli
27
BSB BAB 27_Kegaduhan ditengah Malam
28
BSB BAB 28_Titik Lemah
29
BSB BAB 29_Proyek Pertama
30
BSB BAB 30_Sabotase di Balik Debu Konstruksi
31
BSB BAB 31_Rekaman Palsu
32
BSB BAB 32_Kiriman Anonim
33
BSB BAB 33_Kartu Nama
34
BSB BAB 34_Menghancurkan Nama Baik
35
BSB BAB 35_Kebangkitan Sang Elang
36
BSB BAB 36_Satu Rahasia Besar
37
BSB BAB 37_Murka Sang Elang Tua
38
BSB BAB 38_Ini Bukan Mimpi
39
BSB BAB 39_Arsip Masa Lalu
40
INFORMASI
41
BSB BAB 40_Benih Keraguan di Atas Tanah Keramat
42
BSB BAB 41_Makam Para Sesepuh Desa
43
BSB BAB 42_Mencari Damai
44
BSB BAB 43_Labuhan Hati di Balik Sketsa
45
BSB BAB 44_Kemandirian
46
BSB BAB 45_Rahasia di Balik Debu
47
BSB BAB 46_Akhir dari Sebuah Labirin
48
BSB BAB 47_Toko Roti Sari Atmojo
49
BSB BAB 48_Berhalusinasi
50
BSB BAB 49_Memperbaiki Nama Ayahku
51
BSB BAB 50_Memiliki Jangkar Yang Kuat
52
BSB BAB 51_Tamu Tak Diundang
53
BSB BAB 52_Waktunya Pergi
54
BSB BAB 53_Proyek Rahasia
55
BSB BAB 54_Kejutan
56
BSB BAB 55_Tamu VIP
57
BSB BAB 56_Terancam
58
BSB BAB 57_Ketegasan Arumi
59
BSB BAB 58_Orang Dimasa Lalu
60
BSB BAB 59_Sudah Lama Dinanti
61
BSB BAB 60_Ngidam
62
BSB BAB 61_Kehebohan Kakek Haris
63
BSB BAB 62_Kerupuk Misnad
64
BSB BAB 63_Melihat Calon Pewaris Arkadia
65
BSB BAB 64_Sego Sambel Tumpang Daun Jati
66
BSB BAB 65_Tidak Lagi Cantik
67
BSB BAB 66_Fenomena Baru
68
BSB BAB 67_Mengenal Ritme Dunia Bisnis
69
BSB BAB 68_Arsitek Melawan Kontraktor
70
BSB BAB 69_Rahasia Dibalik Kanvas
71
BSB BAB 70_Hutan Kehidupan
72
BSB BAB 71_Kesepakatan Yang Menguntungkan
73
BSB BAB 72_Lelah Yang Menyenangkan
74
BSB BAB 73_Rencana 7 Bulanan
75
BSB BAB 74_Acara 7 Bulanan
76
BSB BAB 75_Insomnia Trimester Ketiga
77
BSB BAB 76_Tugas Duniaku
78
BSB BAB 77_Gejala Diakhir Trimester
79
BSB BAB 78_Verifikasi Data
80
BSB BAB 79_Tas Rumah Sakit
81
BSB BAB 80_Tidak Enak Padamu
82
BSB BAB 81_Kelahiran Pewaris Arkadia
83
BSB BAB 82_Aturan Mutlak
84
BSB BAB 83_Pulang
85
BSB BAB 84_Tangisan Arkananta
86
New Story: Bu Guru Cantik Milik Dokter Dingin
87
BSB BAB 85_Merasa Terabaikan?
88
BSB BAB 86_Pergerakan Tidak Biasa
89
BSB BAB 87_Akhir Dari Serangan
90
BSB BAB 88_Cinta Ibu Padamu
91
BSB BAB 89_Tumbuh Gigi
92
BSB BAB 90_Merangkak
93
BSB BAB 91 (END)_Terima kasih sayang, I Love You
94
New Story Edisi Spesial Ramadhan: Munajat Cinta
95
New Story: Menikah Dengan Om Sahabatku
96
New Story: Benih Rahasia Sang Dokter
97
New Story: Di Bawah Kuasa Mantan Suami
98
New Story: Istri Figuran Sang Pewaris

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!