Bab 5. Firasat Niko

Tetes air mata wanita ini jatuh begitu saja di pipi karena merasa penderitaan yang dia alami sungguh begitu berat, sudah dua bulan lamanya dia menderita dengan sakit yang demikian dan sudah berobat ke sana kemari namun tetap saja tidak ada perubahan walau hanya sedikit saja sehingga yang mengurus pun sudah mulai merasa bosan.

Yuli ingin memprotes kepada Tuhan namun dia tidak bisa karena ini semua dianggap sebagai cobaan karena mungkin saja selama ini dia kurang bersyukur dengan apa yang telah Tuhan berikan, jadi dia hanya bisa menikmati rasa sakit tersebut dengan perasaan yang agak takut juga bila nanti ternyata Nando akan pergi meninggalkan dirinya.

Orang sakit memang memiliki perasaan yang begitu sensitif karena mereka takut akan di tinggal oleh pasangan, jarang seorang suami akan mau tetap bertahan kepada istri yang tengah menderita seperti ini karena mereka semua akan merasa bahwa sang istri sudah tidak ada guna sama sekali sehingga tidak layak untuk di perjuangkan lagi.

Yuli sendiri sudah mulai merasa bahwa Nando mulai enggan untuk mendekati dia dan mengurus dengan sepenuh hati seperti dulu, dulu masih sempat mereka ngobrol atau Nando memberikan semangat agar Yuli bisa sembuh seperti sedia kala dan dia tidak perlu merasa terbebani dengan ini semua karena Nando akan mengurus dan merawat dia sebagai seorang suami yang penuh pertanggung jawaban.

Namun yang namanya perasaan manusia maka sudah pasti akan cepat berubah begitu saja karena rasa jenuh dan bosan mulai bersarang di dalam diri, Yuli juga tidak bisa untuk memaksa bila nanti Nando akan pergi dari dia karena tidak ingin bertahan dengan orang sakit seperti dia ini.

Mungkin cepat atau lambat maka Nando akan mengambil keputusan itu, Yuli yang harus bisa menerima dengan segala kemungkinan hal yang akan terjadi walau saat ini dia bisa di bilang Tengah menderita dengan rasa sakit yang begitu besar namun bila ditinggal suami maka itu adalah penderitaan yang jauh lebih besar lagi.

Ini justru bertambah pula ketika kulit di tubuh sudah mulai terkelupas begitu saja akibat nanah yang terus keluar dan menyatu dengan kain yang ada di sekitar, bahkan mungkin sebentar lagi Yuli tidak akan bisa berbaring di atas kasur biasa Karena jelas itu akan mengelupas seluruh kulit.

Tapi mau mengeluh juga tidak mungkin bisa karena nanti Nando akan menanggapi dengan ucapan kasar serta begitu dingin, Yuli hanya bisa pasrah sehingga kemudian nanti Nando akan menyadari sendiri lalu dia akan bergerak mencari solusi agar tubuh sang istri tidak semakin membusuk karena terbaring begitu saja di atas kasur.

"Sakit sekali, Ya Allah! beri lah kesembuhan untuk hamba mu ini." isak Yuli karena bagian kaki memang sangat sakit.

"Mama kenapa?!" Yudith datang kembali karena dia mendengar suara Yuli berteriak.

"Tolong Mama, Nak." Yuli berkata dengan mata basah karena dia memang sambil menangis.

"MAMA BERDARAH!" Yudith terperanjat ketika melihat keadaan kaki Yuli.

"Tolong ambil kain kasa itu agar Mama bisa membalut luka yang ada di kaki ini." pinta Yuli dengan suara yang begitu lemah.

"Sebentar ya, aku akan ambil untuk Mama." Yudith bergerak cepat untuk mengambil kotak obat dan memberikan kepada Yuli saat ini juga.

"Ssssh sakit sekali." Yuli meringis kesakitan karena memang ini sangat perih.

"Aku akan menghubungi Papa sekarang ya." Yudith bergerak mengambil ponsel yang di miliki oleh Yuli.

Yuli hanya mengangguk saja walau dia agak takut namun tetap dia membutuhkan teman untuk mengatakan apa yang telah terjadi sekarang ini, bila hanya bersama dengan Yudith maka itu tidak akan bisa mengatasi permasalahan yang sedang terjadi sekarang.

Entah saat ini Nando ada di mana tapi yang jelas Yuli memang membutuhkan suami untuk membantu dia yang sedang kesakitan, sebab keadaan yang parah seperti ini maka pasti membutuhkan pendamping agar tidak terlalu cemas memikirkan apa yang akan terjadi nanti.

...****************...

"Keadaan nya Yuli gimana, Sayang?" tanya Niko kepada Tina.

"Masih sama seperti kemarin dan bahkan kali ini malah jauh lebih parah." Tina menjawab dengan nada lirih karena dia sangat iba kepada Yuli.

"Kalau menurut aku lebih baik ganti berobat dulu jangan hanya fokus kepada dokter kulit saja." saran Niko karena dia juga tidak bisa ikut campur terlalu jauh.

"Menurut kamu dia sakit apa ya?" Tina ingin meminta pendapat dari sang suami.

"Mungkin benar kalau dia sakit kulit tapi kan tidak salah juga bila sambil mencoba pengobatan lain." ucap Niko.

"Kamu merasa curiga juga kalau dia kena santet?" Tina agak kaget karena sang suami malah mulai kepikiran ke arah sana.

Niko terdiam sesaat karena dia memang sudah lama tinggal di kota ini dan tentu saja sebagian besar orang kota tidak akan percaya dengan penyakit yang seperti itu, tapi kalau melihat keadaan Yuli yang semakin hari justru semakin bertambah parah dan obat yang di berikan oleh dokter kulit sama sekali tidak ada efek maka siapa saja bisa menaruh rasa curiga.

Tapi mau berkata terus terang Niko masih agak sedikit ragu karena dia adalah orang yang dulu tinggal di desa dan pasti nanti akan di katakan bahwa dia masih saja membawa tradisi kuno, Niko juga menyadari bahwa Nando begitu keras kepala.

"Aku bukan hanya asal bicara tapi itu mungkin saja membutuhkan pengobatan lain." jelas Niko kembali.

"Tapi menurut aku bila memang dia kenal santet maka siapa yang tega melakukan itu semua?" Tina antara percaya dan juga tidak.

"Ya kita kan tidak tahu pikiran orang, sayang!" jawab Niko lagi.

"Sebab selama ini Yuli juga jarang keluar dan dia tidak pernah memiliki masalah dengan tetangga, jadi aku rasa tidak mungkin kalau dia kena santet." Tina ragu karena Yuli memang tidak pernah keluar rumah untuk hal yang tidak penting.

"Kita tidak pernah tahu isi pikiran orang itu bagaimana jadi kita tidak bisa mau menyimpulkan begitu saja, namun kita juga tidak bisa berpikir bahwa santet itu tidak ada." ujar Niko.

"Hahhhh Ya Allah, aku juga bingung sekarang." Tina menarik nafas panjang akibat rasa bingung ini.

"Coba kamu ajak bicara Nando secara perlahan agar dia mau menemui ustaz atau yang paham tentang hal itu lah." saran Niko lagi.

Tina hanya mengangguk walau dalam hati dia masih menyimpan rasa ragu karena dia pun mengetahui bahwa Nando pasti tidak akan setuju, Nando sangat keras kepala dan dia akan menentang keras segala sesuatu yang bertentangan dengan pemikiran dia sekarang.

Selamat siang besti, jangan lupa like dan komen nya ya.

Terpopuler

Comments

ρυтяσ kang'typo✨

ρυтяσ kang'typo✨

apa yang Niko ucapkan bener... tapi bagaimana orang Nando'y saja tidak percaya dengan itu ko, heran ya padahal obat dokter masih sama g ada perubahan kenapa masih bertahan dan g mencoba pengobatan lain, kasihan kan Yuli

2026-01-24

1

Raffaza Direzky87

Raffaza Direzky87

jangan² justru nando lah tersangka nya,makanya dia gak mau klo yuli dibilangi kena santet atau gak nando yg selingkuh dan pacarnya yg melakukannya

2026-01-25

1

Jeje kwok 12🌹

Jeje kwok 12🌹

apakah hari ini kagak up ya🙏 soal nya aku bulak balik buka lagi yang ini masih sama yang seperti kemarin..semoga besok up ya masih penasaran soalnya ..

2026-01-25

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Sakit yang aneh
2 Bab 2. Firasat Nando
3 Bab 3. Tiga teman
4 Bab 4. Penderitaan Yuli
5 Bab 5. Firasat Niko
6 Bab 6. Tragedi
7 Bab 7. Kabar buruk
8 Bab 8. Membawa kerumah sakit
9 Bab 9. Tersesat
10 Bab 10. Menghubungi teman
11 Bab 11. Debat dengan Nando
12 Bab 12. Di temukan
13 Bab 13. Nando masih keras
14 Bab 14. Kabur
15 Bab 15. Bayi bajang
16 Bab 16. Rumah sakit
17 Bab 17. Bertemu Meri
18 Bab 18. Memang santet
19 Bab 19. Purnama menolak
20 Bab 20. Memberitahu Tina
21 Bab 21. Bertengkar
22 Bab 22. Percintaan
23 Bab 23. Perjuangan Tina
24 Bab 24. Muntah rambut dan silet
25 Bab 25. Wanita merokok
26 Bab 26. Farel melihat lagi
27 Bab 27. Kena tinju
28 Bab 28. Ingin santet lagi
29 Bab 29. Di tarik lagi
30 Bab 30. Siksaan Nabila
31 Bab 31. Kedatangan duo gendeng
32 Bab 32. Kematian
33 Bab 33. Kembang kunyit
34 Bab 34. Berdebat
35 Bab 35. Bertemu duo gendeng
36 Bab 36. Rasa iba Nilam
37 Bab 37. Mendatangi apartemen
38 Bab 38. Meri pingsan
39 Bab 39. Di bully besti
40 Bab 40. bertarung
41 Bab 41. Gagal
42 Bab 42. Curiga nya Reni
43 Bab 43. Yuli ketemu
44 Bab 44. Sudah memakan bayi lain
45 Bab 45. Cacing besar
46 Bab 46. Di beri DP
47 Bab 47. Hantu Nabila
48 Bab 48. Selamat
49 Bab 49. Di tolong Ica
50 Bab 50. Cerita Nando
51 Bab 51. Menyiksa Nando
52 Bab 52. Menemui Ica
53 Bab 53. kisah Ica
54 Bab 54. Menemui Sadewa
55 Bab 55. Foto gadis
56 Bab 56. Sedikit terbongkar
57 Bab 57. Nilam syok
58 Bab 58. flashback
59 Bab 59. Flashback part2
60 Bab 60. Ingin di nikahi
61 Bab 61. Yudith
62 Bab 62. Menghina bayi
63 Bab 63. Kena tampar lagi
64 Bab 64. bayi mengamuk
65 Bab 65. Cacing merah
66 Bab 66. Di bawa pergi
67 Bab 67. Menyiksa Ica
68 Bab 68. Hilang lagi
69 Bab 69. Menyiksa Nando
70 Bab 70. Bertengkar
71 Bab 71. Menemukan rumah dukun
72 Bab 72. Kunti Suketi
73 Bab 73. Firasat maharani
74 Bab 74. Mencari Yuli
75 Bab 75. Rumpun pandan
76 Bab 76. Purnama mengamuk
77 Bab 77. Lobang jebakan
78 Bab 78. Muncul
79 Bab 79. Adu kekuatan
80 Bab 80. Sumur dalam rumah
81 Bab 81. Suasana sengit
82 Bab 82. Kalah dengan seruling
83 Bab 83. Membawa raga Yuli
84 Bab 84. Sukma geram
85 Bab 85. Debat warga
86 Bab 86. Dapat mangsa
87 Bab 87. Mengambil Niko
88 Bab 88. Membawa Niko
89 Bab 89. Kaki yang membusuk
90 Bab 90. Kedatangan Arya
91 Bab 91. Sedih nya Yudith
92 Bab 92. Menyiksa
93 Bab 93. Nando histeris
94 Bab 94. Mencari mayat dukun
95 Bab 95. Siksaan Nando
96 Bab 96. Masih berlanjut
97 Bab 97. santet mayit
98 Bab 98. Menemukan
99 Bab 99. Dapat bayi
100 Bab 100. Putusan akhir
101 Bab 101. Selesai
Episodes

Updated 101 Episodes

1
Bab 1. Sakit yang aneh
2
Bab 2. Firasat Nando
3
Bab 3. Tiga teman
4
Bab 4. Penderitaan Yuli
5
Bab 5. Firasat Niko
6
Bab 6. Tragedi
7
Bab 7. Kabar buruk
8
Bab 8. Membawa kerumah sakit
9
Bab 9. Tersesat
10
Bab 10. Menghubungi teman
11
Bab 11. Debat dengan Nando
12
Bab 12. Di temukan
13
Bab 13. Nando masih keras
14
Bab 14. Kabur
15
Bab 15. Bayi bajang
16
Bab 16. Rumah sakit
17
Bab 17. Bertemu Meri
18
Bab 18. Memang santet
19
Bab 19. Purnama menolak
20
Bab 20. Memberitahu Tina
21
Bab 21. Bertengkar
22
Bab 22. Percintaan
23
Bab 23. Perjuangan Tina
24
Bab 24. Muntah rambut dan silet
25
Bab 25. Wanita merokok
26
Bab 26. Farel melihat lagi
27
Bab 27. Kena tinju
28
Bab 28. Ingin santet lagi
29
Bab 29. Di tarik lagi
30
Bab 30. Siksaan Nabila
31
Bab 31. Kedatangan duo gendeng
32
Bab 32. Kematian
33
Bab 33. Kembang kunyit
34
Bab 34. Berdebat
35
Bab 35. Bertemu duo gendeng
36
Bab 36. Rasa iba Nilam
37
Bab 37. Mendatangi apartemen
38
Bab 38. Meri pingsan
39
Bab 39. Di bully besti
40
Bab 40. bertarung
41
Bab 41. Gagal
42
Bab 42. Curiga nya Reni
43
Bab 43. Yuli ketemu
44
Bab 44. Sudah memakan bayi lain
45
Bab 45. Cacing besar
46
Bab 46. Di beri DP
47
Bab 47. Hantu Nabila
48
Bab 48. Selamat
49
Bab 49. Di tolong Ica
50
Bab 50. Cerita Nando
51
Bab 51. Menyiksa Nando
52
Bab 52. Menemui Ica
53
Bab 53. kisah Ica
54
Bab 54. Menemui Sadewa
55
Bab 55. Foto gadis
56
Bab 56. Sedikit terbongkar
57
Bab 57. Nilam syok
58
Bab 58. flashback
59
Bab 59. Flashback part2
60
Bab 60. Ingin di nikahi
61
Bab 61. Yudith
62
Bab 62. Menghina bayi
63
Bab 63. Kena tampar lagi
64
Bab 64. bayi mengamuk
65
Bab 65. Cacing merah
66
Bab 66. Di bawa pergi
67
Bab 67. Menyiksa Ica
68
Bab 68. Hilang lagi
69
Bab 69. Menyiksa Nando
70
Bab 70. Bertengkar
71
Bab 71. Menemukan rumah dukun
72
Bab 72. Kunti Suketi
73
Bab 73. Firasat maharani
74
Bab 74. Mencari Yuli
75
Bab 75. Rumpun pandan
76
Bab 76. Purnama mengamuk
77
Bab 77. Lobang jebakan
78
Bab 78. Muncul
79
Bab 79. Adu kekuatan
80
Bab 80. Sumur dalam rumah
81
Bab 81. Suasana sengit
82
Bab 82. Kalah dengan seruling
83
Bab 83. Membawa raga Yuli
84
Bab 84. Sukma geram
85
Bab 85. Debat warga
86
Bab 86. Dapat mangsa
87
Bab 87. Mengambil Niko
88
Bab 88. Membawa Niko
89
Bab 89. Kaki yang membusuk
90
Bab 90. Kedatangan Arya
91
Bab 91. Sedih nya Yudith
92
Bab 92. Menyiksa
93
Bab 93. Nando histeris
94
Bab 94. Mencari mayat dukun
95
Bab 95. Siksaan Nando
96
Bab 96. Masih berlanjut
97
Bab 97. santet mayit
98
Bab 98. Menemukan
99
Bab 99. Dapat bayi
100
Bab 100. Putusan akhir
101
Bab 101. Selesai

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!