Tengah malam. Alarm sistem Maya berbunyi keras.
BEEP BEEP BEEP!
Maya terbangun kaget. Langsung buka laptop. Wajahnya langsung pucat.
"BAYU! BANGUN!"
Bayu terbangun. "Ada apa?!"
"DRONE DETEKSI PERGERAKAN BESAR! SERATUS ORANG! MEREKA... MEREKA DATENG KE SINI!"
Bayu langsung lompat dari kasur. Lari keluar. Teriak keras.
"SEMUA ORANG BANGUN! KITA DISERANG!"
Dalam hitungan detik, semua orang bangun. Ambil senjata. Posisi siaga.
Tekong ke jendela. Ngintip keluar dengan teropong malam.
Dan dia lihat.
Puluhan... nggak, ratusan orang. Bergerak pelan mengelilingi pabrik. Bersenjata lengkap. Senapan. Shotgun. Granat.
"SIAL! INI BUKAN SERANGAN BIASA! INI... PERANG!"
Bayu ke samping Tekong. Lihat sendiri. Napasnya tertahan.
Seratus orang. Mungkin lebih. Semua profesional. Bergerak terlatih. Ini bukan preman jalanan. Ini tentara bayaran.
"Raka..." gumam Bayu. "Dia kerahkan semua yang dia punya..."
DUAR!
Ledakan besar mengguncang pabrik. Dinding luar jebol. Asap tebal masuk.
"MEREKA MULAI!" teriak Wahyu.
DOR! DOR! DOR! DOR!
Tembakan dari segala arah. Kaca jendela pecah. Peluru menembus dinding tipis pabrik.
"BERLINDUNG!" teriak Bayu.
Semua orang berlindung di balik tembok tebal. Meja besi. Apapun yang bisa nahan peluru.
Rizki gemetar. Pegang laptop erat. "G...gue nggak bisa tempur... gue cuma bisa..."
"LU TETEP DI SINI! BANTU MAYA MONITOR PERGERAKAN MEREKA!" teriak Tekong.
Maya dan Rizki duduk di pojok teraman. Buka laptop. Drone masih terbang di luar. Layar menampilkan posisi musuh.
"Lima puluh dari depan! Tiga puluh dari belakang! Dua puluh dari samping kiri!" lapor Maya.
"Kita kepung total!" teriak Sari sambil balas tembak lewat celah jendela.
DOR! DOR!
Dua musuh jatuh.
Tapi langsung diganti sepuluh yang lain.
Joni lempar granat keluar. BOOM! Lima musuh terpental.
Tapi tetep nggak cukup. Mereka terlalu banyak.
"KITA HARUS KABUR!" teriak Dedi.
"KEMANA?! KITA DIKEPUNG!" balas Wahyu.
DUAR!
Ledakan lain. Kali ini dari belakang. Pintu belakang jebol.
Musuh mulai masuk.
Tekong ambil…
Sistem Penghancur - Kebangkitan Pecundang
# BAB 40: SERANGAN BALIK RAKA
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 114 Episodes
Comments