Tiga tahun kemudian.
Rumah Maya. Pagi hari.
Maya sedang masak di dapur. Buat sarapan untuk Ken.
Tapi lalu... suara terdengar dari ruang tamu.
Suara membaca. Lancar. Jelas.
"'Dalam perjalanan panjang kehidupan, kita akan menemui banyak rintangan. Tapi rintangan itu yang membentuk kita menjadi lebih kuat.'"
Maya mengernyit. Itu suara... Ken?
Dia matiin kompor. Jalan ke ruang tamu.
Dan matanya melebar.
Ken—anak umur 3 tahun—duduk di sofa. Pegang buku tebal. Buku filsafat.
Dia membaca. Lancar. Tanpa terbata-bata.
"Ken... kau... kau bisa baca?" tanya Maya shock.
Ken angkat kepala. Menatap Maya dengan mata coklat yang... terlalu dewasa untuk anak 3 tahun.
"Iya, Ibu. Aku bisa baca sejak... aku nggak tau. Sepertinya aku sudah bisa dari dulu."
Maya duduk pelan di sofa sebelah. Menatap anaknya yang... nggak normal.
"Tapi... tapi kau baru 3 tahun... anak 3 tahun nggak bisa baca buku setebal ini..."
Ken tersenyum. "Aku tau, Ibu. Aku... berbeda."
Maya merasakan dingin di punggungnya. "B...berbeda gimana?"
Ken taruh bukunya. Berdiri. Tingginya... nggak seperti anak 3 tahun. Lebih tinggi. Seperti anak 5-6 tahun.
"Aku... aku nggak tau gimana jelasinnya. Tapi... aku bisa banyak hal. Baca. Hitung. Bahkan..."
Dia jalan ke meja. Ambil pisau buah.
"Ken! Jangan pegang pisau!" teriak Maya.
Tapi Ken udah lempar pisau itu ke dinding.
SYUK!
Pisau menancap. Tepat di tengah kalender yang tergantung.
Maya tercekat. "K...kau... kau bisa lempar pisau?!"
Ken mengangguk. "Aku juga bisa fighting. Mau lihat?"
"NGGAK! JANGAN!" Maya langsung peluk Ken. "Kumohon... jangan tunjukkan hal-hal aneh lagi..."
Ken balas peluk. "Maaf, Ibu. Aku nggak bermaksud bikin Ibu takut."
Maya melepas pelukan. Menatap mata Ken.
"Ken... dari mana kau belajar semua ini?"
Ken terdiam. Mikir.
"Aku... nggak belajar. Aku... ingat."
"Ingat?"
"Iya. Seperti... aku pernah hidup sebelumnya. Dan aku... ingat semuanya."
Maya merasakan air mata mau keluar. "Bayu... kau... kau benar-benar Bayu, kan?"
Ken menggeleng pelan. "Bukan cuma Bay…
Sistem Penghancur - Kebangkitan Pecundang
bab 78
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 114 Episodes
Comments