Mei Lian Yang Pasrah

.

.

Mei Lian perlahan berjongkok , melakukan apa yang biasa ia lakukan saat menjalankan hukuman dari Kaisar.

Plak

Satu cambukan mendarat di punggung Mei Lian hingga membuat wanita itu meringis kesakitan

Plak

cambukan kedua kembali mendarat , Mei Lian memejamkan matanya dengan air mata yang keluar dari mata cantik nya itu .

Jia Li ia menghampiri Liu Che yang kini sedang berada di kamarnya , " kau mau kemana. ? " Piyu selaku bayangan dari Liu Che itu menghentikan langkah Jia Li saat melihat gadis pelayan itu ingin masuk begitu saja ke dalam kamar pribadi tuan nya .

Jia Li menghentikan langkah nya ia menatap Piyu yang menatap nya dengan datar " saya ingin bertemu Kaisar .... Nyonya dia bisa tiada dengan hukuman cambuk dua ratus kali .... Izinkan saya menemui tuan " Jia Li ia memohon kepada Piyu supaya ia di izinkan bertemu dengan Liu Che , ia ingin meminta blas kasihan kepada tuan nya itu , supaya memudahkan hukuman Mei Lian .

" tuan sedang istirahat .... pergilah " ucap Piyu

" tidak ... saya tidak akan pergi .... Sebelum saya berbicara kepada tuan " ucap Jia Li , ia memberanikan diri menentang Piyu demi keselamatan nyonya nya itu

Piyu ia menghela napasnya dengan sabar menghadapi gadis pelayan yang sangat keras kepala itu . " TUAN ..... KASIHANILAH NYONYA DIA ... DIA BISA TIADA DENGAN HUKUMAN CAMBUK DUA RATUS KALI INI " Jia Li ia berteriak di depan kamar Liu Che karena Piyu tidak kunjung mengizinkan nya untuk masuk .

Piyu ia segera menarik lengan Jia Li untuk menjauh , " lepaskan ... saya ingin berbicara kepada tuan .... " Jia Li memberontak karena Piyu terus menyeretnya untuk menjauh

" percuma ... kaisar tidak akan mendengarkan mu ... pergilah dan rawat Putri dengan baik saat dia sudah selesai dengan hukumannya " ucap Piyu saat mereka sudah sedikit jauh dari depan kamar pribadi Liu Che .

Jia Li ia duduk di atas tanah seraya menangis di bawah kaki Piyu " hiks .... Hiks .... bicaralah kepada tuan .... Untuk mengubah keputusan nya dan memberikan hukuman yang tidak berat kepada nyonya .... Hiks ... Hiks .... Kasihani lah nyonya .... Dia sangat menderita selama satu tahun ini .... Hiks .... Hiks ... Hiks .... " Jia Li terus memohon demi keselamatan nyonya nya itu

Piyu ia kembali menghela napasnya dengan panjang " pergilah pelayan kecil .... Kaisar tidak akan mendengar apapun .... " ucap Piyu

" Hiks .... Hiks ... Kasihani lah nyonya .... dia bisa tiada dengan hukuman ini .... Hiks ... Hiks ... " Jia Li terus menangis meminta balas kasihan

Piyu ia menunduk menatap gadis pelayan itu dengan penuh iba , sebenarnya ia juga sangat kasihan kepada Mei Lian yang terus mendapatkan perlakuan kasar dari tuan nya , tapi ia juga tidak bisa berbuat apapun , kecuali hanya diam .

" pergi lah .... Putri membutuhkan mu " ucap Piyu setelah nya ia melangkah pergi meninggalkan Jia Li yang terus menangis meminta blas kasihan .

Mei Lian menerima cambukan demi cambukan dengan pasrah , darah sudah bercucuran keluar dari punggung nya , hingga membuat gaun yang di kenakan nya itu basah karena darah .

Plak

Plak

Plak

Mei Lian tidak kuat lagi berjongkok ia menjatuhkan tubuh lemah nya di atas tanah dengan pasrah .

" ayah handa ... Ibunda ... Putri mu merindukan kalian ... " gumam Mei Lian sebelum ia kehilangan kesadaran nya .

meskipun Mei Lian sudah tidak sadar lagi anak buah yang di perintahkan oleh Liu Che itu terus mencambuk tubuh yang sudah tidak berdaya itu .

Jia Li datang dan melihat nyonya nya terbaring diatas tanah dengan tengkurap tak sadarkan diri , Jia Li berlari menghampiri Mei Lian dengan menangis .

" hentikan ....hentikan ... Nyonya sudah tidak sadarkan diri lagi .... Dia bisa tiada " Jia Li meminta anak buah Liu Che berhenti mencambuk tubuh nyonya nya yang sudah tidak berdaya itu

Anak buah itu menghentikan kegiatan nya , setelah nya ia menunduk hormat dan melangkah pergi dari sana , meninggalkan Mei Lian yang sudah tidak sadar kan diri dengan darah yang bercucuran keluar dari punggung nya .

tidak ada niat sedikit pun dari mereka untuk menolong Mei Lian , Jia Li menangis histeris karen ia tidak tau harus melakukan apa saat ini .

" nyonya sadarlah nyonya " ucap Jia Li ia memangku kepala Mei Lian yang mengeluarkan keringat , bibir wanita cantik itu sudah memucat .

" siapapun .... tolong kami ... Hiks ... Hiks ... kasihani lah nyonya " ucap Jia Li ia berharap ada seseorang yang menolong nya dan membantu nya membawa tubuh Mei Lian yang sudah tidak sadarkan diri ini masuk kedalam kamar .

Piyu ia berlari kearah mereka dengan sangat buruh-buruh " menyingkir lah aku akan membawa putri masuk ke kamarnya " Piyu dengan hati-hati ia menggendong tubuh lemah Mei Lian dan segera membawa nya masuk kedalam kamar, Jia Li ia mengikuti nyonya nya itu yang sudah di gendong oleh Piyu .

Dan setelah sampai didalam kamar Piyu membaringkan tubuh lemah Mei Lian di atas ranjang wanita itu dengan sangat hati-hati , setelah nya ia meletakkan jari telunjuk nya di depan hidung Mei Lian , mengecek napas wanita itu .

Jia Li ia menyiapkan obat-obatan herbal untuk mengobati luka nyonya nya dengan gerakan cepat nya , tak lupa gadis pelayan itu terus menangis dan sesekali ia mengusap air matanya .

Piyu ia menatap penuh iba Mei Lian wanita yang malang yang harus mendapatkan penyiksaan kasar dari tuan nya , walaupun hanya kesalahan kecil yang di lakukan oleh Mei Lian .

" napasnya melemah .... cepat berikan perawatan kepadanya ... Aku tidak bisa lama ... Kaisar akan marah jika mengetahui aku datang kemari " ucap Piyu dan setelah nya ia segera pergi dan menghilang di kegelapan malam .

Jia Li tangannya gemetaran mendengar apa yang di katakan oleh Piyu , tapi meskipun begitu ia tetap meracik obat herbal untuk nyonya nya dengan cepat .

" bertahan lah nyonya .... " ucap Jia Li ia sesekali melihat Mei Lian yang terbaring tak berdaya itu .

Setelah selesai Jia Li menghampiri Mei Lian dengan mangkuk keramik di tangan nya , dengan gerakan yang sangat hati-hati Jia Li merobek gaun Mei Lian yang sudah berlumuran darah dengan sangat hati-hati .

Setelah gaun itu terbuka Jia Li semakin menangis ia membersihkan luka itu dengan tangan yang gemetaran , luka cambuk yang ada di punggung Mei Lian sangatlah parah , bahkan ada sebagian luka yang menganga .

" sungguh malang nasib mu nyonya " ucap Jia Li memeras kain yang ada di tangan nya .

setelah selesai membersihkan luka itu , Jia Li mengoleskan obat yang sudah ia racik kepada luka sang nyonya dengan gerakan yang sangat lembut dan hati-hati .

" bertahan lah nyonya .... demi raja dan ratu ... , jika mereka tau anda seperti ini mereka akan sangat marah .... " ucap Jia Li berbisik berharap Mei Lian mendengar ucapan nya itu

Jika bukan karena permintaan dari Mei Lian , Jia Li ia sudah mengatakan kepada raja dan ratu kerjaan Cheng jika Mei Lian mendapatkan perlakuan buruk dari Kaisar Liu Che .

.

.

.

bab berikut nya nyusul ya guyss 🙏 😊 .

jangan lupa Like , komen dan Vote nya 🥰🤗🤗

.

.

.

Terpopuler

Comments

kriwil

kriwil

nyonya mu yang goblok karna cinta🤣

2026-02-27

3

sahabat pena

sahabat pena

lanjut kak

2026-02-12

1

lihat semua
Episodes
1 Melanggar Aturan
2 Menjalankan Hukuman
3 Mei Lian Yang Pasrah
4 Pertemuan Dua Jiwa
5 Napas Yang Tidak Berhembus Lagi
6 Sebuah Keajaiban
7 Bahasa Aneh
8 Panggilan Baru
9 Lapangan Tempat Latihan
10 Janji Jiwa Jenifer Lopez
11 Persiapan
12 Penyambutan
13 Tugas Dari Ratu
14 Pertunjukan Alat Musik Guqin
15 Bakat Yang Tersembunyi
16 Rencana Putri Xi Shi
17 Tabib Yang Mencurigakan
18 Orang Yang Mencurigakan
19 Sandiwara Putri Xi Shi
20 Sisi Lain Mei Lian
21 Kehebatan Putri Mei Lian
22 Keadaan Pangeran Liu Yuning Yang Semakin Parah
23 Tabib Palsu
24 Kenekatan Putri Mei Lian
25 Kondisi Pangeran Liu Yuning
26 Orang Berjubah Hitam
27 Ratu Diaon Chan
28 Pertunjukan
29 Peraturan Kaisar Liu Che
30 Buah Mangga Mudah
31 Sebuah Kertas Emas
32 Jenis Racun Ular
33 Tuduhan
34 Licik
35 Berkunjung Ke Paviliun Selir Agung
36 Hidup Yang Penuh Dengan Misteri
37 Penyerangan Secara Tiba-tiba
38 Cara Bermain Yang Sangat Kasar
39 Permintaan Mei Lian
40 Misteri Hidup
41 Rahasia Di Balik Rahasia
42 Sindiran Halus
43 Melindungi Dari Jarak Yang Jauh
44 Racun Akonit
45 Hanya Seekor kelinci
46 Tabib Palsu Yang Kembali Di Temukan
47 Kejatahan Yang Di Ketahui
48 Serangan Dari Pasukan Misterius
49 Prajurit Rahasia Selir Agung
50 Kejahatan Ratu Diaon Chan
51 Gubuk Tua Tabib Bian
52 Dia Ibu Kandungmu
53 Jebakan
54 Penghianatan
55 Tanda Lahir Yang Sama
56 Cahaya Mawar Surgawi
57 Keturunan Raja Yunani
58 Kehidupan Yang Tidak Di Inginkan
59 Strategi Perang
60 Dia Bukan Ibu KandungMu
61 Ibu Kandung Yang Sebenarnya
62 Kembalinya Ratu Yu Shuxin
63 Hanya Istri Di Atas Kertas
64 Aula Persidangan
65 Pengkhianat
66 Hukuman Mati
67 Salah Buat Susu
68 Akhir Hidup Para Pengkhianat
69 Kepolosan Putri Yang Zi
70 Trik Dari Mei Lian
71 Raga Yang Sama Tapi Jiwa Yang Berbeda
72 Tentang Siapa Yang Mencelakai Putri Meng Na
73 Pembunuh Yang Sebenernya
74 Permintaan Ratu Yu Shuxin
75 Kenyataan Yang Tidak Benar
76 Pembunuh Yang Sebenernya
77 Pengakuan
78 Hukuman Yang Setimpal
79 Bermain Catur
80 Hangatnya Pelukan Seorang Ibu
81 Acara Penyambutan Dan Pelantikan Raja Baru
82 Resmi Bercerai
83 Ikut Berburu
84 Serangan
85 Perang Antara Dua Kerajaan
86 Perang Besar
Episodes

Updated 86 Episodes

1
Melanggar Aturan
2
Menjalankan Hukuman
3
Mei Lian Yang Pasrah
4
Pertemuan Dua Jiwa
5
Napas Yang Tidak Berhembus Lagi
6
Sebuah Keajaiban
7
Bahasa Aneh
8
Panggilan Baru
9
Lapangan Tempat Latihan
10
Janji Jiwa Jenifer Lopez
11
Persiapan
12
Penyambutan
13
Tugas Dari Ratu
14
Pertunjukan Alat Musik Guqin
15
Bakat Yang Tersembunyi
16
Rencana Putri Xi Shi
17
Tabib Yang Mencurigakan
18
Orang Yang Mencurigakan
19
Sandiwara Putri Xi Shi
20
Sisi Lain Mei Lian
21
Kehebatan Putri Mei Lian
22
Keadaan Pangeran Liu Yuning Yang Semakin Parah
23
Tabib Palsu
24
Kenekatan Putri Mei Lian
25
Kondisi Pangeran Liu Yuning
26
Orang Berjubah Hitam
27
Ratu Diaon Chan
28
Pertunjukan
29
Peraturan Kaisar Liu Che
30
Buah Mangga Mudah
31
Sebuah Kertas Emas
32
Jenis Racun Ular
33
Tuduhan
34
Licik
35
Berkunjung Ke Paviliun Selir Agung
36
Hidup Yang Penuh Dengan Misteri
37
Penyerangan Secara Tiba-tiba
38
Cara Bermain Yang Sangat Kasar
39
Permintaan Mei Lian
40
Misteri Hidup
41
Rahasia Di Balik Rahasia
42
Sindiran Halus
43
Melindungi Dari Jarak Yang Jauh
44
Racun Akonit
45
Hanya Seekor kelinci
46
Tabib Palsu Yang Kembali Di Temukan
47
Kejatahan Yang Di Ketahui
48
Serangan Dari Pasukan Misterius
49
Prajurit Rahasia Selir Agung
50
Kejahatan Ratu Diaon Chan
51
Gubuk Tua Tabib Bian
52
Dia Ibu Kandungmu
53
Jebakan
54
Penghianatan
55
Tanda Lahir Yang Sama
56
Cahaya Mawar Surgawi
57
Keturunan Raja Yunani
58
Kehidupan Yang Tidak Di Inginkan
59
Strategi Perang
60
Dia Bukan Ibu KandungMu
61
Ibu Kandung Yang Sebenarnya
62
Kembalinya Ratu Yu Shuxin
63
Hanya Istri Di Atas Kertas
64
Aula Persidangan
65
Pengkhianat
66
Hukuman Mati
67
Salah Buat Susu
68
Akhir Hidup Para Pengkhianat
69
Kepolosan Putri Yang Zi
70
Trik Dari Mei Lian
71
Raga Yang Sama Tapi Jiwa Yang Berbeda
72
Tentang Siapa Yang Mencelakai Putri Meng Na
73
Pembunuh Yang Sebenernya
74
Permintaan Ratu Yu Shuxin
75
Kenyataan Yang Tidak Benar
76
Pembunuh Yang Sebenernya
77
Pengakuan
78
Hukuman Yang Setimpal
79
Bermain Catur
80
Hangatnya Pelukan Seorang Ibu
81
Acara Penyambutan Dan Pelantikan Raja Baru
82
Resmi Bercerai
83
Ikut Berburu
84
Serangan
85
Perang Antara Dua Kerajaan
86
Perang Besar

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!