Pertemuan Dua Jiwa

.

.

keesokan hari nya , Mei Lian tidak kunjung sadar justru keadaan wanita itu semakin parah , suhu tubuh nya sangat lah panas , dan hal itu membuat Jia Li sangat panik di buat nya .

Pelayan wanita itu melakukan segala cara untuk merawat nyonya nya bahkan Jia Li ia tidak tidur semalam demi untuk menjaga sang nyonya .

" nyonya anda kuat ... bertahan lah nyonya " ucap Jia Li ia membasahi kain di air yang hangat lalu menempelkan kain itu di kening Mei Lian .

tapi tetap tidak ada perubahan , " tunggu sebentar nyonya , saya akan menemui Kaisar dan meminta kepadanya untuk mendatangkan tabib sepertinya anda butuh perawatan yang serius " ucap Jia Li dengan wajah khawatir nya

Setelah memastikan Mei Lian aman , Jia Li segera pergi dengan sedikit berlari ia tidak bisa meninggalkan Mei Lian dalam waktu yang lama , mengingat keadaan nyonya nya itu semakin parah .

sedangkan di alam lain Mei Lian menari-nari di tengah taman yang sangat indah , berbagai macam bunga yang sangat cantik tumbuh subur di sekitar nya, kupu-kupu yang sangat indah berterbangan di atas bunga cantik itu dan sebagian ada yang hinggap di bunga yang ber mekar sangat indah , mengisap sari bunga yang manis .

Mei Lian terlihat sangat bahagia seperti orang yang tidak mempunyai beban sedikit pun . tapi di tengah kebahagiaan nya yang menari-nari itu Mei Lian menghentikan kegiatan nya saat ia melihat sosok wanita membelakangi nya duduk dengan termenung seraya memegangi kedua lututnya, di bawah pohon yang rindang .

Mei Lian melangkah kearah wanita itu dengan langkah yang sangat pelan , dan pada saat ia sampai di belakang wanita itu ia menepuk pundak wanita itu dengan lembut .

seketika wanita itu sedikit sendat kaget saat ada seseorang yang menepuk pundak nya dari belakang , wanita cantik dengan wajah yang pucat mendongakkan kepalanya menatap Mei Lian yang tersenyum lembut kepadanya .

tapi tak lama kemudian wanita itu beranjak berdiri keningnya mengerut saat melihat penampilan Mei Lian yang sangat aneh mulai dari gaya rambut wanita itu hingga pakaian yang dikenakannya .

" namaku Mei Lian .... Kau sedang apa di taman indah ini. ? " tanya Mei Lian , senyuman cantik nya tidak pernah lepas dari bibir nya

Wanita itu masih diam ia masih bingung dengan penampilan Mei Lian " kau berasal dari mana ... kenapa pakaian mu sangat aneh. ? " tanya wanita itu dengan rasa penasaran nya

" aku " Mei Lian menunjuk dirinya sendiri ia juga bingung mendengar pertanyaan dari wanita itu , wanita yang berpakaian serba hitam dengan bagian dadah bajunya terbuka sedikit , pakaian yang sebelumnya belum pernah Mei Lian lihat.

" aku Mei Lian ... putri dari kerajaan Cheng dan istri Kaisar Liu Che " lanjut Mei Lian

" apa yang kau lakukan disini .... Ini adalah tempat keabadian, apa kau mengalami kecelakaan saat melakukan pestipal gaun kuno , sehingga jiwamu juga berada di tempat ini " tanya wanita itu

Mei Lian ia tersenyum tapi tak lama kemudian senyuman cantik itu memudar , Mei Lian perlahan duduk di bawa pohon rindang seraya menatap kearah bunga yang indah yang tumbuh dengan subur .

Wanita cantik dengan rambut panjang yang biarkan terurai itu menatap Mei Lian dengan bingung " aku lelah dengan semua nya .... Aku menyerah dan aku tidak ingin kembali lagi ... suamiku dia selalu menyiksa ku , dan mengatakan aku ini seorang pembunuh " Mei Lian ia menceritakan masalah nya kepada wanita itu tanpa ditanya .

Wanita cantik itu semakin mengerutkan keningnya mendengar ucapan Mei Lian yang menurut nya sangat aneh " kau ini sangat aneh ... Kembali lah ke tempat asalmu disini bukan tempat mu , ini adalah alam keabadian dimana semua jiwa yang menginginkan kehidupan kedua berada di tempat ini " ucap wanita itu

Mei Lian ia mendongakkan kepalanya menatap wanita cantik yang berdiri di hadapannya " aku gak mau kembali .... bagiamana jika kau saja yang menempati ragaku ... Kau menginginkan kehidupan kedua kan , sehingga kau berada di tempat ini , tempat yang sangat indah ini "

Wanita itu diam mendengar ucapan dari Mei Lian , memang ia menginginkan kehidupan kedua , karena di kehidupan sebelumnya, sebelum jiwanya meninggalkan raganya ia meminta kepada Alam dan semesta untuk hidup kembali .

Mei Lian kembali berdiri menatap mata wanita cantik itu dengan matanya yang berkaca-kaca " aku sudah lelah hidup di dunia ..... Aku sudah menyerah menghadapi dunai yang keras ... aku mohon kepadamu bantulah aku ... Bantu aku menyelesaikan masalah ku di kehidupan ku .... siapapun dirimu , aku merelakan jiwamu ini nempatin ragaku yang saat ini terbaring tak berdaya " jelas Mei Lian , tatapan nya menatap tulus wanita yang berdiri di hadapan nya itu

Wanita itu masih diam , menatap Mei Lian yang menang terlihat seperti seseorang yang menyimpan beban yang sangat berat .

" hhhmm .... tapi jika aku berhasil menyelesaikan masalah mu ,... Apa kau akan kembali lagi kepada ragamu itu ... ? " tanya wanita itu

Mei Lian menunduk ia sudah menangis , " untuk itu aku akan mempertimbangkan nya, tapi untuk saat ini aku merasa tenang di tempat ini , selain tempat nya yang sangat indah disini juga aku merasa sangat tenang " jawab Mei Lian ia belum tau apa kah kedepannya ia akan kembali menempati raganya atau justru ia akan merelakan raganya itu di tempati oleh jiwa asing yang ada di hadapan nya ini untuk selamanya .

Wanita itu menghela napasnya panjang mendengar ucapan dari Mei Lian , tapi ia juga sangat lah iba melihat Mei Lian yang seperti menyimpan banyak sekali masalah dalam hidup nya .

perlahan wanita itu melangkah pergi meninggalkan Mei Lian yang menangis di bawah pohon yang rindang , Mei Lian yang melihat kepergian wanita itu segera mengejar nya .

" Tunggu .... Jangan pergi ... Aku sangat membutuhkan bantuan mu " ucap Mei Lian terus mengejar wanita itu.

Wanita itu menghentikan langkah nya dan perlahan membalikkan tubuh nya menghadap kearah Mei Lian yang menatapnya dengan penuh harap .

" aku sangat membutuhkan bantuan mu .... bantulah aku untuk menyelesaikan masalah ku di kehidupan ku " Mei Lian terus memohon dengan menangis

" kenapa kau sangat yakin kepadaku .... Jika aku bisa menyelesaikan masalah di kehidupan mu itu .... ? Kita baru bertemu ... " tanya wanita itu

Mei Lian ia menyeka air matanya dan menatap wanita itu dengan serius " aku tau kau ini wanita yang sangat tangguh di lihat dari penampilan mu yang seperti ini .... Aku mohon bantulah aku .... tempati ragaku yang saat ini sudah melemah " ucap Mei Lian

Wanita itu kembali menghela napasnya dengan kasar " baik lah ... Aku akan membantu mu ... menyelesaikan semua masalah mu .... lagian aku juga sangat penasaran dengan kehidupan mu ,... Seperti nya selama ini kau cukup menderita " ucap wanita itu

Mei Lian ia tersenyum bahagia mendengar ucapan dari wanita itu " terima kasih .... Kau mau membantu ku .... pegang tangan ku , aku akan mengantar jiwamu ini untuk menempati ragaku " ucap Mei Lian ia mengulurkan kedua tangan nya kehadapan wanita itu .

dan dengan geran pelan tapi pasti wanita itu meletakan kedua tangan nya di atas tangan Mei Lian , dan seketika cahaya di tempat itu berubah sangat terang dari sebelumnya .

.

.

.

Terpopuler

Comments

Murni Murniati

Murni Murniati

masak bodohnya itu kelewatan, masak sampai mati masih cinta, pdhl udah dlukai bkn fisiknya saja,, dasar bodoh... np tak cari tau habis tu tinggalkan biar tau rasa

2026-04-13

2

lihat semua
Episodes
1 Melanggar Aturan
2 Menjalankan Hukuman
3 Mei Lian Yang Pasrah
4 Pertemuan Dua Jiwa
5 Napas Yang Tidak Berhembus Lagi
6 Sebuah Keajaiban
7 Bahasa Aneh
8 Panggilan Baru
9 Lapangan Tempat Latihan
10 Janji Jiwa Jenifer Lopez
11 Persiapan
12 Penyambutan
13 Tugas Dari Ratu
14 Pertunjukan Alat Musik Guqin
15 Bakat Yang Tersembunyi
16 Rencana Putri Xi Shi
17 Tabib Yang Mencurigakan
18 Orang Yang Mencurigakan
19 Sandiwara Putri Xi Shi
20 Sisi Lain Mei Lian
21 Kehebatan Putri Mei Lian
22 Keadaan Pangeran Liu Yuning Yang Semakin Parah
23 Tabib Palsu
24 Kenekatan Putri Mei Lian
25 Kondisi Pangeran Liu Yuning
26 Orang Berjubah Hitam
27 Ratu Diaon Chan
28 Pertunjukan
29 Peraturan Kaisar Liu Che
30 Buah Mangga Mudah
31 Sebuah Kertas Emas
32 Jenis Racun Ular
33 Tuduhan
34 Licik
35 Berkunjung Ke Paviliun Selir Agung
36 Hidup Yang Penuh Dengan Misteri
37 Penyerangan Secara Tiba-tiba
38 Cara Bermain Yang Sangat Kasar
39 Permintaan Mei Lian
40 Misteri Hidup
41 Rahasia Di Balik Rahasia
42 Sindiran Halus
43 Melindungi Dari Jarak Yang Jauh
44 Racun Akonit
45 Hanya Seekor kelinci
46 Tabib Palsu Yang Kembali Di Temukan
47 Kejatahan Yang Di Ketahui
48 Serangan Dari Pasukan Misterius
49 Prajurit Rahasia Selir Agung
50 Kejahatan Ratu Diaon Chan
51 Gubuk Tua Tabib Bian
52 Dia Ibu Kandungmu
53 Jebakan
54 Penghianatan
55 Tanda Lahir Yang Sama
56 Cahaya Mawar Surgawi
57 Keturunan Raja Yunani
58 Kehidupan Yang Tidak Di Inginkan
59 Strategi Perang
60 Dia Bukan Ibu KandungMu
61 Ibu Kandung Yang Sebenarnya
62 Kembalinya Ratu Yu Shuxin
63 Hanya Istri Di Atas Kertas
64 Aula Persidangan
65 Pengkhianat
66 Hukuman Mati
67 Salah Buat Susu
68 Akhir Hidup Para Pengkhianat
69 Kepolosan Putri Yang Zi
70 Trik Dari Mei Lian
71 Raga Yang Sama Tapi Jiwa Yang Berbeda
72 Tentang Siapa Yang Mencelakai Putri Meng Na
73 Pembunuh Yang Sebenernya
74 Permintaan Ratu Yu Shuxin
75 Kenyataan Yang Tidak Benar
76 Pembunuh Yang Sebenernya
77 Pengakuan
78 Hukuman Yang Setimpal
79 Bermain Catur
80 Hangatnya Pelukan Seorang Ibu
81 Acara Penyambutan Dan Pelantikan Raja Baru
82 Resmi Bercerai
83 Ikut Berburu
84 Serangan
85 Perang Antara Dua Kerajaan
86 Perang Besar
Episodes

Updated 86 Episodes

1
Melanggar Aturan
2
Menjalankan Hukuman
3
Mei Lian Yang Pasrah
4
Pertemuan Dua Jiwa
5
Napas Yang Tidak Berhembus Lagi
6
Sebuah Keajaiban
7
Bahasa Aneh
8
Panggilan Baru
9
Lapangan Tempat Latihan
10
Janji Jiwa Jenifer Lopez
11
Persiapan
12
Penyambutan
13
Tugas Dari Ratu
14
Pertunjukan Alat Musik Guqin
15
Bakat Yang Tersembunyi
16
Rencana Putri Xi Shi
17
Tabib Yang Mencurigakan
18
Orang Yang Mencurigakan
19
Sandiwara Putri Xi Shi
20
Sisi Lain Mei Lian
21
Kehebatan Putri Mei Lian
22
Keadaan Pangeran Liu Yuning Yang Semakin Parah
23
Tabib Palsu
24
Kenekatan Putri Mei Lian
25
Kondisi Pangeran Liu Yuning
26
Orang Berjubah Hitam
27
Ratu Diaon Chan
28
Pertunjukan
29
Peraturan Kaisar Liu Che
30
Buah Mangga Mudah
31
Sebuah Kertas Emas
32
Jenis Racun Ular
33
Tuduhan
34
Licik
35
Berkunjung Ke Paviliun Selir Agung
36
Hidup Yang Penuh Dengan Misteri
37
Penyerangan Secara Tiba-tiba
38
Cara Bermain Yang Sangat Kasar
39
Permintaan Mei Lian
40
Misteri Hidup
41
Rahasia Di Balik Rahasia
42
Sindiran Halus
43
Melindungi Dari Jarak Yang Jauh
44
Racun Akonit
45
Hanya Seekor kelinci
46
Tabib Palsu Yang Kembali Di Temukan
47
Kejatahan Yang Di Ketahui
48
Serangan Dari Pasukan Misterius
49
Prajurit Rahasia Selir Agung
50
Kejahatan Ratu Diaon Chan
51
Gubuk Tua Tabib Bian
52
Dia Ibu Kandungmu
53
Jebakan
54
Penghianatan
55
Tanda Lahir Yang Sama
56
Cahaya Mawar Surgawi
57
Keturunan Raja Yunani
58
Kehidupan Yang Tidak Di Inginkan
59
Strategi Perang
60
Dia Bukan Ibu KandungMu
61
Ibu Kandung Yang Sebenarnya
62
Kembalinya Ratu Yu Shuxin
63
Hanya Istri Di Atas Kertas
64
Aula Persidangan
65
Pengkhianat
66
Hukuman Mati
67
Salah Buat Susu
68
Akhir Hidup Para Pengkhianat
69
Kepolosan Putri Yang Zi
70
Trik Dari Mei Lian
71
Raga Yang Sama Tapi Jiwa Yang Berbeda
72
Tentang Siapa Yang Mencelakai Putri Meng Na
73
Pembunuh Yang Sebenernya
74
Permintaan Ratu Yu Shuxin
75
Kenyataan Yang Tidak Benar
76
Pembunuh Yang Sebenernya
77
Pengakuan
78
Hukuman Yang Setimpal
79
Bermain Catur
80
Hangatnya Pelukan Seorang Ibu
81
Acara Penyambutan Dan Pelantikan Raja Baru
82
Resmi Bercerai
83
Ikut Berburu
84
Serangan
85
Perang Antara Dua Kerajaan
86
Perang Besar

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!