Gunung Awan Hijau menjulang menembus awan, puncaknya tertutup kabut abadi yang konon menyembunyikan binatang roh penjaga sekte.
Di kaki gunung, lautan manusia berkumpul.
Ribuan pemuda dan pemudi dari berbagai kota dan desa di sekitar wilayah selatan Benua Timur datang dengan satu mimpi: Menjadi Abadi.
Ada anak petani dengan pakaian kasar yang gugup, ada tuan muda dari klan pedagang yang dikawal pelayan, dan ada juga pemburu liar dengan tatapan tajam.
Di tengah kerumunan itu, Lin Xuan berdiri diam.
Dia mengenakan jubah abu-abu sederhana, topi caping bambu menutupi separuh wajahnya, dan sebilah pedang besi biasa tergantung di pinggang. Tidak ada yang istimewa. Auranya ditekan hingga tampak seperti Qi Condensation Lapisan 3 biasa cukup untuk memenuhi syarat minimal, tapi tidak cukup untuk menarik perhatian.
"Hei, Saudara!"
Sebuah tepukan ringan mendarat di bahu Lin Xuan.
Otot Lin Xuan menegang seketika. Tangan kanannya hampir bergerak, tapi dia menahannya di detik terakhir.
Dia menoleh perlahan.
Seorang pemuda seusianya berdiri di sana sambil tersenyum lebar. Wajahnya tampan dengan cara yang bersih dan jujur, matanya jernih, dan pakaiannya rapi meski sederhana. Dia memancarkan aura Qi Condensation Lapisan 4 yang stabil.
"Maaf, aku mengagetkanmu?" tanya pemuda itu, melihat reaksi kaku Lin Xuan. "Namaku Zhao Yun. Dari Kota Sungai Putih. Aku lihat kau sendirian, jadi kupikir kita bisa mengantre bersama. Lebih aman, kan?"
Lin Xuan menatap pemuda itu Zhao Yun dengan tatapan menilai.
Terlalu ramah, pikir Lin Xuan. Di dunia kultivasi, orang yang terlalu ramah biasanya punya motif tersembunyi atau bodoh.
"Mu Chen," jawab Lin Xuan singkat, menggunakan nama samarannya.
"Salam kenal, Saudara Mu!" Zhao Yun tidak terganggu dengan sikap dingin Lin Xuan. Dia justru berdiri di sampingnya seolah mereka kawan lama. "Kau lihat antrean itu? Panjang sekali. Kudengar tahun ini mereka hanya menerima 100 Murid Luar dari 2.000 pendaftar. Sisanya akan dijadikan pelayan atau disuruh pulang."
Lin…
Penerus Warisan Dewa
Bab 7: Hutan Manusia dan Topeng Ramah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 101 Episodes
Comments
ddrhart
menarik, dibuat terbalik-balik dg yg biasa
2026-05-02
0
eka suci
tetuanya ngga bisa ditipu 100%🤭
2026-03-08
0
Harman Loke
lanjuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuutt
2026-05-06
0