Enam bulan berlalu sejak malam berdarah di Ibukota Kekaisaran.
Di ujung barat Benua Tengah, langit tidak pernah berwarna biru. Awan-awan tebal berwarna merah karat bergulung-gulung abadi, memuntahkan kilat hitam yang menyambar daratan tandus di bawahnya. Ini adalah Lembah Kehancuran Dewa, zona terlarang tingkat tertinggi yang dikabarkan sebagai tempat jatuhnya sang God Emperor (Kaisar Dewa) di era kuno.
Di batas luar lembah tersebut, sepuluh ribu prajurit berlapis zirah merah gelap berdiri mematung bagaikan lautan darah beku. Mereka adalah Garnisun Baja Darah, pasukan elit mutlak Kekaisaran Suci Xuanwu. Aura membunuh dari puluhan ribu kultivator Core Formation yang digabungkan dalam satu formasi militer ini cukup untuk membuat seorang ahli Nascent Soul biasa berbalik arah dan lari ketakutan.
Di depan barisan pasukan itu, sebuah panggung giok melayang telah didirikan.
Putra Mahkota Huangfu Ye berdiri di ujung panggung, jubah emasnya berkibar diterpa angin kencang yang membawa bau karat dan kehancuran. Di sisinya, Xiao Mei berdiri anggun dengan gaun merah gelapnya, cadarnya menyembunyikan senyum misterius yang tak pernah lepas dari bibirnya.
Di bawah panggung, berdiri tiga kelompok kecil yang dipisahkan oleh jarak. Mereka adalah para pemenang Turnamen Puncak Naga yang berhak membawa Dekrit Darah.
Kelompok pertama dipimpin oleh Jian Wuhen, sang jenius pedang dari Timur yang namanya kini ditakuti di seluruh Ibukota. Di belakangnya, Lin Xuan berdiri membungkuk, memanggul kotak pedang kayu yang tampak berat, memainkan peran pelayan cacat dengan kesempurnaan absolut.
Dua kelompok lainnya dipimpin oleh jenius dari klan aristokrat Benua Tengah yang tersisa. Wajah mereka tegang, menatap pusaran badai purba di depan mereka dengan campuran antara keserakahan dan teror.
"Sepuluh tahun penantian akhirnya berakhir hari ini," suara Huangfu Ye menggelegar mengalahkan deru badai. Ia mengangkat tangan kanannya. "Bukaan Makam telah dimulai. Badai Qi Purba berada pada titik terlemahnya.…
Penerus Warisan Dewa
Bab 75: Gerbang Kehancuran Dewa
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 101 Episodes
Comments
jaudi1 ag
🤭
2026-06-09
0
Harman Loke
krrreeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeennnnn
2026-05-07
0
ddrhart
makin dikit sj yg komentar, apa jumlah pembacanya juga berkurang ?
2026-05-07
2