BAB 2—Mendapatkan Keuntungan

Rahmat berdiri di depan minimarket tempat ia kerja.  Jam menunjukkan pukul 21.37. Sebentar lagi ia akan menutup toko, pulang ke rumah dan bisa istirahat.

Hujan sudah reda.Suasana luar menjadi ramai dipenuhi oleh kendaraan yang saling menyalip.

Lalu Ia menatap layar transparan yang hanya bisa dilihat. Ia teringat akan kejadian kemarin

[Sistem analisis Analisis Nilai]

Menampilkan nilai ekonomi, potensi pertumbuhan, dan risiko dasar suatu objek.

Rahmat menarik napas panjang. Ini jadi mirip investasi.

“Kalau ini cuma bisa lihat nilai… berarti aku harus cari barang yang harganya salah, lalu menjualnya.”

Ia mulai memperhatikan sekitar. Melihat barang-barang yang layak, tapi isinya hanya sampah tidak bernilai. 

Ia menghela napas, tidak semudah itu ya dia menemukan barang berharga. Lalu saat Rahmat sibuk menata barang di toko, tiba-tiba saja sistemnya berbunyi

[Ding!]

[Menemukan barang kuno!]

[Barang berharga ada di sekitar anda!]

Rahmat terkejut, dia langsung melihat sekitar sekali lagi, dan sistemnya memang aktif, Seorang bapak tua berhenti di depan minimarket. Membuka karung kecil.

Rahmat tanpa sadar mengaktifkan kemampuan sistem tersebut.

[Objek: Jam Tangan Mekanik Tua]

[Merek: Terhapus]

[Nilai Pasar Saat Ini: ± Rp300.000]

[Nilai Sebenarnya: ± Rp18.500.000]

[Alasan: Produk langka, edisi lama, kolektor item]

Jantung Rahmat berdetak keras. 18,5 juta, gila itu angka yang sangat fantastis dan tidak pernah ia dengar! Dan ia bisa mendapatkan uang segitu banyak dengan modal uang ratusan ribu ?

Bapak itu jelas tidak tahu harga nilai sebuah barang yang dia kira rongsok tersebut, padahal barang kuno itu laku dengan harga tinggi.

Bapak itu masuk ke dalam toko dan berbicara ke kasir sebelahnya, rekan kerja Rahmat bernama Danu, bisa dibilang dia senior disini.

“Mas, ini jam bisa digadaikan nggak? Saya butuh uang cepat. Tiga ratus ribu saja cukup.”

Rahmat menelan ludah.

Uangnya sendiri cuma ada Rp520.000 di rekening.

Itu pun untuk makan dan biaya rumah sakit ibunya.

Sistem berbunyi.

[Peluang Terdeteksi.]

[Tingkat Risiko: Rendah]

[Tingkat Keuntungan: Sangat Tinggi]

Rahmat mengepalkan tangan. Kalau gagal?Dia bisa kelaparan. Kalau berhasil? Ini langkah pertama.

"Ah, maaf pak. Disini kami tidak menerima pembelian barang aneh," ucap Danu yang terikat akan peraturan toko

Bapak itu tampak kecewa, ia mengangguk paham dan hendak pergi.

Dan saat itulah Rahmat mendekat pelan.

“Pak… kalau Bapak mau, saya bisa beli langsung. Tiga ratus lima puluh ribu.”

Langkah bapak itu terhenti begitu saja saat mendengar perkataan dari Rahmat. Sementara Danu melongo, ia menatap Rahmat tajam.

"Apa yang kamu lakukan mat? Jangan sembarangan, ini melanggar SOP kalau Lo tahu!?"

Tegurnya. Rahmat agak sedikit ragu, tapi meyakinkan rekannya tersebut.

"Jangan khawatir, kak. Aku yakin tidak akan terjadi apapun, lagian ini buat kegunaan pribadiku!"

Danu menghela napas, sungguh junior yang merepotkan. ia tahu bahwa Rahmat hanya bocah part time bukan pegawai tetap sepertinya, itu artinya apapun yang terjadi pasti dia akan kena imbasnya.

"Gue gak peduli sih, kalau Lo mau beli jam rongsok itu ya silahkan, tapi diluar ya! Jangan melakukan transaksi kecuali barang kita di dalam toko! Ngerti?”

Rahmat mengangguk. “Siap, kak! Ayo pak, kita transaksi diluar.”

Bapak tua itu juga menyadari dan paham yang terjadi. Mereka pun sekarang berada di depan minimarket.

“Kamu yakin kan, nak mau beli jam tua ini?”

“Ya saya yakin, pak! Saya suka koleksi barang kuno.”

Transaksi terjadi.  Rahmat gemetar saat memberikan hampir seluruh uangnya.

Di tangannya kini ada jam tua itu. Sebuah jam yang jika dilihat tidak terlalu bernilai bahkan tampak usang dan kumuh, tapi nilai jualnya akan tinggi di tangan orang yang tepat.

Layar sistem muncul.

[Transaksi Berhasil.]

[Estimasi Keuntungan Bersih Jika Dijual Tepat: +Rp18.150.000]

Napas Rahmat terasa berat. Dia akan mendapatkan uang 18 jutaan hanya dengan modal 350 ribu, tapi sekarang pertanyaan terbesit di pikirannya. Ia harus menjual ke siapa? Ia tidak punya kenalan untuk masalah beginian.

“Kalau begitu terima kasih, nak!” Ucap bapak tua itu lantas pergi begitu saja.

Rahmat menganggukan kepala, ia justru yang berterima kasih karena mendapatkan uang besar secara cuma-cuma.

Setelah kembali ke toko, ia pun langsung disapa Danu selaku rekan kasir minimarket.

“Gimana jadi beli tu jam?” Tanya dia sambil berselancar di dunia sosial media.

Rahmat menjawab, “iya kak Danu, jadi, hehe.”

“Kamu juga punya selera yang aneh, mat. Ini bukan urusanku juga sih, tapi jam kuno murahan kaya gitu kamu suka?”

Murahan? Rahmat tertawa di dalam hatinya. Dasar orang bodoh yang tidak tahu nilai sebuah benda—walau kemungkinan kalau saja ia tidak punya sistem, ia juga akan berpendapat demikian.

“Aku punya hobi koleksi ginian, kak, barang-barang kuno, hehe.”

“Terserah kamu sih, yuk semangat. Waktu cuma tinggal 30 menit buat jaga toko. Setelah toko tutup, aku traktir makan nanti.”

Danu tahu kondisi keuangan yang terjadi di kehidupan Rahmat, ia merasa iba, sekaligus salut karena anak muda seperti ini bisa berjuang, tentu sebagai senior dan orang yang lebih tua dan berhati mulia dia akan mendukung paling tidak mengratisi makanan.

Rahmat melonggo, ia tersenyum ke arah rekan Danu, dia  memang agak kolot kalau masalah aturan toko dan pekerjaan tetapi sejatinya dia adalah orang baik, dia banyak mendapatkan pertolongan darinya. Mungkin jika dia sudah menjual jam ini ditangan yang tepat, ia akan balik traktir Danu.

“Siap, makasih kak.”

Ia kembali ke kasir, lalu mengaktifkan Analisis Nilai ke internet melalui ponselnya.

Ia membuka forum kolektor jam.

Sistem menampilkan highlight pada satu akun.

[Akun: KolektorPremium_ID]

[Tingkat Kepercayaan: Tinggi]

[Riwayat Pembelian: Barang Langka]

Rahmat mengirim pesan, memfoto barang dan menawarkan kepada pemilik akun beberapa saat kemudian—balasan datang.

“Masih ada? Saya cari seri ini dari lama. Saya berani 18 juta langsung.”

Rahmat hampir menjatuhkan ponselnya. Benar-benar laku terjual 18 juta dalam satu malam bermodal dari 350 ribu.

Tangannya gemetar saat mengetik.

“Deal. Mari kita ketemuan besok.”

Keesokan Harinya

Transfer masuk.

Rp18.000.000.

Rahmat menatap angka itu lama sekali.

Bukan 1 miliar,  bahkan masih sangat jauh untuk membayar hutangnya,tapi ini awal dari semua.

Layar sistem muncul lagi.

[Anda Naik leve.]

 

Sekarang anda Nilai Lv.2

Kemampuan meningkat

-Dapat membaca tren jangka pendek

-Dapat mendeteksi barang undervalue dalam radius 10 meter

Rahmat tersenyum tipis. “Kalau begini…aku bisa dengan cepat kaya!”

Dia mulai berpikir lebih besar,

Sistem luar biasa, bukan cuma lihat harga, tapi lihat masa depan nilai.

...----------------...

A/N : jangan lupa baca novel terbaru author

Judul : Sistem Analisis nilai : Dari sales Menjadi Penguasa Bisnis

Naufal hanyalah seorang sales smartphone miskin yang sering diremehkan karena tidak pernah mencapai target. Ditekan oleh target yang mustahil, dikhianati oleh rekan kerja, dan dianggap remeh oleh pelanggan sombong adalah makanan sehari-harinya.

​Namun, segalanya berubah saat sebuah suara mekanis bergema di kepalanya:

[Ding! Sistem Analisis Nilai Aktif!]

[Menganalisis Target...]

[Budget: Rp150.000.000 ]

[ Keinginan: memboron 50 unit untuk yayasan pendidikan |

[Tingkat Kepercayaan: 15%]

[Misi Terbuka! Closing produk!]

[Hadiah misi pembukaan RP 10.000.000!]

​Dengan bantuan Sistem Analisis Nilai, Naufal tidak hanya bisa melihat isi dompet pelanggan, tapi juga titik lemah kompetitor dan tren pasar masa depan. Dari seorang sales yang hampir dipecat, ia merangkak naik menjadi raja industri teknologi.

​Satu per satu wanita hebat mulai masuk ke dalam hidupnya.

Terpopuler

Comments

Jack Strom

Jack Strom

Beh... yang koment cuma 2 e***... 😁😛

2026-03-15

2

Night Watcher

Night Watcher

mboh lah... gak ngerti..😇

2026-07-15

0

Reza Maulana

Reza Maulana

👍

2026-05-16

1

lihat semua
Episodes
1 BAB 1—Sistem Analisis Nilai
2 BAB 2—Mendapatkan Keuntungan
3 BAB 3—Membeli Motor Untuk Dijual
4 BAB 4—Akan Langsung Kubeli
5 BAB 5--Meluniasi Biaya Perawatan Ibu
6 BAB 6--Misi Menangkap jambret
7 BAB 7—Mengejar Jabret
8 Bab 8—Menjual Motor
9 Bab 8.5—Putri si pak tua
10 BAB 9—Kegaduhan di pagi hari
11 BAB 9.5—Dipanggil ke BK dan ketertarikan seorang ketos
12 Bab 10—Koin Emas
13 Bab 11—Meminta Nomer Yang Berujung Dengan Kesalahan Pahaman
14 Bab 11.5—Menjual Emas
15 Bab 12—Menuju Pelelangan
16 Bab 13—Pelelangan
17 Bab 14--Deal Dengan keuntungan Tinggi
18 Bab 15--Mencoba diperas
19 Bab 16—kebenaran
20 Bab 17--Memberi Pelajaran
21 Bab 18--Hadiah Paling Mantap
22 Bab 19—Rumah Sakit Dan ceramah Seorang Ibu
23 Bab 20—Sebuah Ajakan
24 Bab 21—Kehebohan di rumah
25 Bab 21.5—Izin Seorang Gentleman
26 Bab 22—Idol Itu Bernama Kanaya Arcelia
27 Bab 22.5—Konser yang tiba-tiba terganggu
28 Bab 23--Fans fanatik
29 Bab 24—Malam Ini Untukmu Akan Kutunjukkan Yang terbaik
30 Bab 25—Perform Terbaik Dari Seorang Idol
31 Bab 26—KesalahPahaman Terbesar
32 bAB 27--Kemampuan Melihat Potensi Manusia Dan 75% Itu Besar Gak Sih?
33 Bab 28—Murid Pindahan Yang Mengejutkan
34 Bab 29—Misi Melindungi Idol
35 Bab 30--Rapat Pemilik Saham
36 bab 31--Black Spider
37 Bab 32--Kalung Valora
38 Bab 33--Kehebohan Di pagi Hari
39 Bab 34—Kebencian Ardi
40 Bab 35—Acara Main Bersama Teman Masa Kecil
41 Bab 36—Bermain Dengan Teman Masa Kecil Pertemuan Kompleks Lama
42 Bab 36.5—Idol Dan Masalah Program Dietnya
43 Bab 37—Black VIP Card
44 Bab 38—Keributan Di Mall Dan si cheater
45 Bab 39—Dibawa oleh Satpam
46 Bab 40—Aku Akan Menginap Satu Malam
47 Bab 41—Alat Penyedap
48 Bab 42—Makan Malam
49 Bab 43—Drama Berat Badan Naik
50 Bab 44--Artefak Baru
51 Bab 45--Artefak baru 2
52 Bab 46—Hotel
53 Bab 47—Dasar sombong
54 Bab 47.5—Menyelesaikan misi Rahasia Membuka Potensi Seseorang
55 Bab 48—Membawa Ortu ke Hotel
56 Bab 49--Membawa Ortu ke hotel 2
57 Bab 50--Acara Makan Malam Dan Tamu Sombong
58 Bab 50.5—Acara Makan Malam Dan Tamu Sombong #2
59 Bab 51—Kekuatan Artefak Yang Tersegel
60 Bab 52—Joging
61 Bab 53—Joging #2
62 Bab 54--Menjual Saham
63 Bab 55—Lupa PR Dan Drama Olimpiade
64 Bab 56—Mendadak Populer
65 Bab 57
66 Bab 58—Kegaduhan Di Kantin Dan Bocah Pemberani
67 59--Drama Kantin Dan Manusia Satu Pukulan
68 Bab 60—Hadiah Bonus
69 Bab 61—Vas Mahal
70 Bab 62—Drama Pelukan Manajer Cantik
71 Bab 63—Ruko
72 64—Membeli Ruko
73 bab 65--Ulangan Dadakan Dan kehebohan siswa jenius
74 Bab 65.5--Ulangan Dadakan dan Kehebohan Siswa Jenius #2
75 Bab 66—Tawaran Ketua Osis
76 Bab 67—Sang penantang
77 Bab 67.5—Jadikan Aku Bawahanmu Master
78 Bab 68—Tujuan Si Penantang
79 Bab 68.5—Penyamaran
80 Bab 69—Runtuhnya Si Sombong Dan Pukulan Si Manusia Yang Terlalu Kuat
81 Bab 70—Semua Tertangkap Dan Misteri Si MR Black
82 Bab 71—Hadiah Spesial Dari Kanaya
83 Bab 72—Sistem Level 3
84 Bab 73—Sampah Bagi Papa Dan Bella si Detektif barang bekas
85 Bab 73.5 — Sampah Bagi Papa Dan Bella si Detektif barang bekas #2
86 Bab 74—Alasan di Balik Topi Telinga Kucing
87 Bab 75—Tantangan Untuk Si Jenius
88 Bab 76—Maaf Pak Pengawas, Soalnya Terlalu Gampang Buat Saya
89 Bab 77—Si jenius Peringkat 1
90 Bab 78—Tamparan bagi si Sombong
91 Bab 78.5—Anak kelas 10 Yang Mengejutkan Dan Manusia Anomali
92 Bab 79—Aku gak Butuh Hadiah Buat Kamu Aja
93 Bab 80—Mendesain Galeri
94 Bab 81—Stiker Kucing Dan Foto Salah Alamat
95 Bab 81.5—Stiker Kucing Dan Foto Salah Alamat #2
96 Bab 82—Keuntungan 10x lipat Pertama
97 Bab 83—Bidadari Galeri Vs Musang Birahi
98 Bab 84—Serangan Musuh Yang Mengejutkan
99 Bab 85—Hacker Jenius Dan Bukti Video Rekaman
100 Bab 86—Konspirasi dari 99% (Penutupan Season 1)
101 PENGUMUMAN SEASON 2
102 PROMOSI KARYA MENARIK LAINNYA
103 SEASON 2 SUDAH 40 BAB LEBIH + SAATNYA MARATON
104 PROMO NOVEL BARU
105 PROMO NOVEL BARU TEMA SISTEM
Episodes

Updated 105 Episodes

1
BAB 1—Sistem Analisis Nilai
2
BAB 2—Mendapatkan Keuntungan
3
BAB 3—Membeli Motor Untuk Dijual
4
BAB 4—Akan Langsung Kubeli
5
BAB 5--Meluniasi Biaya Perawatan Ibu
6
BAB 6--Misi Menangkap jambret
7
BAB 7—Mengejar Jabret
8
Bab 8—Menjual Motor
9
Bab 8.5—Putri si pak tua
10
BAB 9—Kegaduhan di pagi hari
11
BAB 9.5—Dipanggil ke BK dan ketertarikan seorang ketos
12
Bab 10—Koin Emas
13
Bab 11—Meminta Nomer Yang Berujung Dengan Kesalahan Pahaman
14
Bab 11.5—Menjual Emas
15
Bab 12—Menuju Pelelangan
16
Bab 13—Pelelangan
17
Bab 14--Deal Dengan keuntungan Tinggi
18
Bab 15--Mencoba diperas
19
Bab 16—kebenaran
20
Bab 17--Memberi Pelajaran
21
Bab 18--Hadiah Paling Mantap
22
Bab 19—Rumah Sakit Dan ceramah Seorang Ibu
23
Bab 20—Sebuah Ajakan
24
Bab 21—Kehebohan di rumah
25
Bab 21.5—Izin Seorang Gentleman
26
Bab 22—Idol Itu Bernama Kanaya Arcelia
27
Bab 22.5—Konser yang tiba-tiba terganggu
28
Bab 23--Fans fanatik
29
Bab 24—Malam Ini Untukmu Akan Kutunjukkan Yang terbaik
30
Bab 25—Perform Terbaik Dari Seorang Idol
31
Bab 26—KesalahPahaman Terbesar
32
bAB 27--Kemampuan Melihat Potensi Manusia Dan 75% Itu Besar Gak Sih?
33
Bab 28—Murid Pindahan Yang Mengejutkan
34
Bab 29—Misi Melindungi Idol
35
Bab 30--Rapat Pemilik Saham
36
bab 31--Black Spider
37
Bab 32--Kalung Valora
38
Bab 33--Kehebohan Di pagi Hari
39
Bab 34—Kebencian Ardi
40
Bab 35—Acara Main Bersama Teman Masa Kecil
41
Bab 36—Bermain Dengan Teman Masa Kecil Pertemuan Kompleks Lama
42
Bab 36.5—Idol Dan Masalah Program Dietnya
43
Bab 37—Black VIP Card
44
Bab 38—Keributan Di Mall Dan si cheater
45
Bab 39—Dibawa oleh Satpam
46
Bab 40—Aku Akan Menginap Satu Malam
47
Bab 41—Alat Penyedap
48
Bab 42—Makan Malam
49
Bab 43—Drama Berat Badan Naik
50
Bab 44--Artefak Baru
51
Bab 45--Artefak baru 2
52
Bab 46—Hotel
53
Bab 47—Dasar sombong
54
Bab 47.5—Menyelesaikan misi Rahasia Membuka Potensi Seseorang
55
Bab 48—Membawa Ortu ke Hotel
56
Bab 49--Membawa Ortu ke hotel 2
57
Bab 50--Acara Makan Malam Dan Tamu Sombong
58
Bab 50.5—Acara Makan Malam Dan Tamu Sombong #2
59
Bab 51—Kekuatan Artefak Yang Tersegel
60
Bab 52—Joging
61
Bab 53—Joging #2
62
Bab 54--Menjual Saham
63
Bab 55—Lupa PR Dan Drama Olimpiade
64
Bab 56—Mendadak Populer
65
Bab 57
66
Bab 58—Kegaduhan Di Kantin Dan Bocah Pemberani
67
59--Drama Kantin Dan Manusia Satu Pukulan
68
Bab 60—Hadiah Bonus
69
Bab 61—Vas Mahal
70
Bab 62—Drama Pelukan Manajer Cantik
71
Bab 63—Ruko
72
64—Membeli Ruko
73
bab 65--Ulangan Dadakan Dan kehebohan siswa jenius
74
Bab 65.5--Ulangan Dadakan dan Kehebohan Siswa Jenius #2
75
Bab 66—Tawaran Ketua Osis
76
Bab 67—Sang penantang
77
Bab 67.5—Jadikan Aku Bawahanmu Master
78
Bab 68—Tujuan Si Penantang
79
Bab 68.5—Penyamaran
80
Bab 69—Runtuhnya Si Sombong Dan Pukulan Si Manusia Yang Terlalu Kuat
81
Bab 70—Semua Tertangkap Dan Misteri Si MR Black
82
Bab 71—Hadiah Spesial Dari Kanaya
83
Bab 72—Sistem Level 3
84
Bab 73—Sampah Bagi Papa Dan Bella si Detektif barang bekas
85
Bab 73.5 — Sampah Bagi Papa Dan Bella si Detektif barang bekas #2
86
Bab 74—Alasan di Balik Topi Telinga Kucing
87
Bab 75—Tantangan Untuk Si Jenius
88
Bab 76—Maaf Pak Pengawas, Soalnya Terlalu Gampang Buat Saya
89
Bab 77—Si jenius Peringkat 1
90
Bab 78—Tamparan bagi si Sombong
91
Bab 78.5—Anak kelas 10 Yang Mengejutkan Dan Manusia Anomali
92
Bab 79—Aku gak Butuh Hadiah Buat Kamu Aja
93
Bab 80—Mendesain Galeri
94
Bab 81—Stiker Kucing Dan Foto Salah Alamat
95
Bab 81.5—Stiker Kucing Dan Foto Salah Alamat #2
96
Bab 82—Keuntungan 10x lipat Pertama
97
Bab 83—Bidadari Galeri Vs Musang Birahi
98
Bab 84—Serangan Musuh Yang Mengejutkan
99
Bab 85—Hacker Jenius Dan Bukti Video Rekaman
100
Bab 86—Konspirasi dari 99% (Penutupan Season 1)
101
PENGUMUMAN SEASON 2
102
PROMOSI KARYA MENARIK LAINNYA
103
SEASON 2 SUDAH 40 BAB LEBIH + SAATNYA MARATON
104
PROMO NOVEL BARU
105
PROMO NOVEL BARU TEMA SISTEM

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!