BAB 3—Membeli Motor Untuk Dijual

Angka itu masih terpampang di layar ponselnya. Ini pertama kali bagi dia mendapatkan uang sebesar belasan juta, ia hanya bocah berumur 16 tahun, masih sekolah maka dari itu ia sebenarnya agak ngeri-ngeri juga.

Rahmat duduk di tepi ranjang kamarnya yang sempit. Cat dindingnya mengelupas, kipas angin tua berdecit pelan di langit-langit. Semua masih sama seperti kemarin.

“Dengan uang ini, paling tidak cukup untuk membiayai ibu di rumah sakit.” 

Rahmat bergegas menelpon pihak rumah sakit ternyata pihak sana belum bisa menerima jengukan karena masih hari sibuk, jadi besok rahmat akan menjenguk sang ibu sekalian melunas semua keperluan dan kesehatannya.

Ia sekarang bukan Rahmat yang dulu, ia tidak sama. Ia membuka kembali layar sistem.

━━━━━━━━━━━━━━━

Host: Rahmat

Level ; 2

Kekuatan: 6

Kecerdasan: 8

Ketahanan: 7

Keberuntungan: 5

━━━━━━━━━━━━━━━

Sekarang ia naik level 2 bersamaan dengan kemampuan sistem analisis nilai yang bertambah. Itu artinya ia dan sistem akan terus berekmbang.

[Ding!]

[Anda baru saja naik level]

[Anda punya 3 poin status sekarang]

[Status apa saja yang anda ingin tambahkan?]

Rahmat menatap statusnya. Ini sudah benar-benar game, kalau saja ini bergenre RPG action, maka ia akan meningkatkan kekuatan.

Tapi di sini ia ibaratkan sebuah mage. Kemampuan sistemnya adalah analisis nilai, ia butuh kepintaran yang hebat untuk mendapatkan hasil lagi, maka jawabannya sudah jelas.

Jarinya menekan poin status, meningkatkan semua kecerdasan. 

Tiba-tiba saja tubuh Rahmat terasa hangat, otaknya menjadi lebih ringan.

[Ding!]

[Selamat tuan, kecerdasan anda meningkat sebesar 3 poin]

Rahmat menganggukan kepala puas, ia menatap ke atas, lalu menghela napas.

“Satu miliar dalam dua bulan. Kalau aku mau lunasi itu artinya aku harus mendapatkan paling tidak puluhan juta di setiap minggu.”

Itu artinya barang kecil seperti jam tangan akan kurang untuk kedepannya, ia butuh lebih banyak lagi, batu lonjakan yang lebih dan saat itulah sistem berbunyi untuk kesekian kalinya.

[Ding!]

[Analisis Makro terdeteksi.]

Rahmat membuka mata. Makro? Di hadapannya muncul sebuah layar yang lebih kompleks dari sebelumnya.

Perusahaan: PT Andalan Sentosa Finance]

[Status: Stabil (Publik)]

[Nilai Fundamental Sebenarnya: Overvalued]

[Indikasi: Manipulasi Laporan Arus Kas]

[Potensi Koreksi Pasar: 38% dalam 10–14 Hari]

Rahmat menelan ludah, perusahaan itu, perusahaan yang memberi hutang pada ayahnya.

Jadi sekarang kondisinya sedang begitu, jika sahamnya jatuh, maka banyak investor akan panik, harga akan anjlok, dan disitu ada peluangnya.

Tapi … ia belum pernah menyentuh saham seumur hidup. Ia hanya bocah SMA kelas dua, anak kasir part-time.

Namun ketika ia membuka aplikasi sekuritas dan membaca grafik, entah kenapa semuanya terasa lebih mudah dipahami. Seolah otaknya bekerja lebih cepat dari biasanya, mungkin efek dari peningkatan status poin kecerdasan.

Ia melihat pola, volume, dan ada pergerakan yang tidak wajar.

“Ada yang sedang bermain…” gumamnya. 'Pasti seseorang yang memanipulasi laporan kas .. orang dewasa penuh dengan kelicikan memang.”

Sistem mengonfirmasi.

[Indikasi Distribusi Saham oleh Pemegang Mayoritas.]

Rahmat tersenyum tipis. Artinya orang dalam sedang menjual perlahan sebelum harga jatuh.

Kalau begitu… Ia bisa ikut partisipasi.

Jika ia membeli saat turun… lalu menjual saat rebound… Atau masuk sebelum kejatuhan dan keluar tepat waktu… Keuntungan bisa berkali lipat.

Namun sistem kembali berbunyi.

[Peringatan.]

[Level Host Tidak Cukup untuk Investasi Skala Besar.]

[Rekomendasi: Bangun Modal Awal 100 Juta.]

Benar juga, Ia butuh setidaknya 100 juta pertama untuk terasa signifikan. 18 juta tidak cukup.

Rahmat berdiri. Ia tidak bisa hanya duduk dan menunggu. Saatnya memanfaatkan waktu dengan tepat.

**

Jika kita mencari barang-barang kuno maka rahmat tahu jawabanya. Ia pergi menuju deretan kios tua dan beberapa penjualan obral barang antik.

Bau oli, karet, dan debu bercampur jadi satu. Pasar jual barang kuno ini dipenuhi oleh pedagang, walau minim yang lewat.

Kemampuan sistem Rahmat terus aktif dalam radius 10 meter seolah memindai dunia.

Ia melihat beberapa nilai sebuah barang, beberapa bernilai jutaan, ratusan ribu, jutaan lagi, lalu puluhan ribu.

[Radio Tua – Margin Rendah]

[Laptop Rusak – Risiko Tinggi]

[Lukisan Replika – Nilai Palsu]

[Batu akik tua–nilai palsu]

Hingga—

[Ding.]

[Peluang Signifikan Terdeteksi.]

Rahmat berhenti.

Di depannya, sebuah motor tua dipajang seadanya. Catnya kusam, stiker asal tempel, knalpot bukan bawaan pabrik. Joknya sedikit robek dan rangka terlihat berkarat tipis.

Sekilas, itu hanya RX King tua yang sudah lewat masa jayanya.

Tapi sistem tidak pernah menilai dari tampilan.

Salin kode

[Objek: Yamaha RX-King 2002]

[Status: Surat Lengkap, Pajak Mati 3 Tahun]

[Harga Jual: Rp6.000.000]

[Nilai Pasar Aktual (Jika Direstorasi): ± Rp15.500.000 – Rp18.000.000]

[Kondisi Mesin Internal: Sangat Baik (Belum Overhaul)]

[Kerusakan: Karburator Kotor, Kampas Rem Aus, Kabel Speedometer Putus]

[Originalitas: 70% (Beberapa Part Aftermarket)]

[Biaya Restorasi + Pajak: ± Rp1.200.000]

[Potensi Keuntungan Bersih: ± Rp7.800.000 – Rp9.500.000]

[Tingkat Risiko: Rendah–Sedang]

[Alasan Harga Murah: Pemilik Terdesak Hutang Judi]

Rahmat merasakan sensasi yang sama seperti saat melihat jam tangan kemarin, adrenalin, ini bukan keberuntungan, melainkan takdir dan rezeki. 

Jadi motor ini memiliki mesin yang masih sangat bagus, jika dengan modal tambahan paling tidak 1,2 juta ia bisa untung banyak.

[Ding! Anda mendapatkan misi acak]

[Beli motor tua ini]

[Hadiah

-Anda akan naik level

-Uang senilai rp 100.000.000

-Bonus fitur terbuka : Analis Tren sosial]

“BUSET 100 juta, langsung 1/10 dari hutangku!”

Rahmat tersenyum. “Sekarang semua jadi makin menarik.”

Total modal 7,2  juta termasuk harga perbaikan dia sekarang punya 18 juta itu artinya dia untung hampir 50% lebih belum ditambah hadiah dari sistem sebesar 100 juta.

Artinya uang 18 juta bisa menjadi hampir menjadi berkali-kali lipat.

Tapi kali ini sedikit berbeda, penjualnya bukan bapak tua, melainkan dua pria bertato dengan tatapan tidak ramah.

“Kenapa, dek? Mau beli?” Salah satu dari mereka menyeringai. “Apakah bahkan adek mampu, maksudku lihat penampilan adik, terlihat banget aura miskinnya.”

“Cih, dasar orang yang menilai dari penampilan saja,” gumamnya. “Orang dewasa memang pada licik.”

“Ha? Lo bisik-bisik apa bocah!” Seru temannya yang terlihat lebih garang.

Sistem berbunyi pelan.

[Tingkat Risiko: Sedang.]

[Catatan: Motor bukan hasil curian.]

[Alasan Harga Murah: Pemilik terdesak hutang judi.]

Rahmat mengangguk pelan. 'Asal bukan curian paling tidak aman.’

“Pergi sana bocah kalau cuma lihat–”

“Gue bayar om, gue beli motor sekarang juga!” Ucap Rahmat tegas.

A/N : jangan lupa baca novel terbaru atuhor

Judul : sistem analisis nilai : Dari sales Menjadi Penguasa bisnis

Naufal hanyalah seorang sales smartphone miskin yang sering diremehkan karena tidak pernah mencapai target. Ditekan oleh target yang mustahil, dikhianati oleh rekan kerja, dan dianggap remeh oleh pelanggan sombong adalah makanan sehari-harinya.

Namun, segalanya berubah saat sebuah suara mekanis bergema di kepalanya:

[Ding! Sistem Analisis Nilai Aktif!]

[Menganalisis Target...]

[Budget: Rp150.000.000 ]

[ Keinginan: memboron 50 unit untuk yayasan pendidikan |

[Tingkat Kepercayaan: 15%]

[Misi Terbuka! Closing produk!]

[Hadiah misi pembukaan RP 10.000.000!]

Dengan bantuan Sistem Analisis Nilai, Naufal tidak hanya bisa melihat isi dompet pelanggan, tapi juga titik lemah kompetitor dan tren pasar masa depan. Dari seorang sales yang hampir dipecat, ia merangkak naik menjadi raja industri teknologi.

Satu per satu wanita hebat mulai masuk ke dalam hidupnya.

Terpopuler

Comments

✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ

✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ

besok lagi lanjutnya kak Othor gw beri vote ya✌🏻

2026-03-09

1

Alfa

Alfa

akhir cerita ada novel baru, bikin risih

2026-05-21

1

kaleng biskuit

kaleng biskuit

iklan novel baru berulang mengganggu

2026-06-08

1

lihat semua
Episodes
1 BAB 1—Sistem Analisis Nilai
2 BAB 2—Mendapatkan Keuntungan
3 BAB 3—Membeli Motor Untuk Dijual
4 BAB 4—Akan Langsung Kubeli
5 BAB 5--Meluniasi Biaya Perawatan Ibu
6 BAB 6--Misi Menangkap jambret
7 BAB 7—Mengejar Jabret
8 Bab 8—Menjual Motor
9 Bab 8.5—Putri si pak tua
10 BAB 9—Kegaduhan di pagi hari
11 BAB 9.5—Dipanggil ke BK dan ketertarikan seorang ketos
12 Bab 10—Koin Emas
13 Bab 11—Meminta Nomer Yang Berujung Dengan Kesalahan Pahaman
14 Bab 11.5—Menjual Emas
15 Bab 12—Menuju Pelelangan
16 Bab 13—Pelelangan
17 Bab 14--Deal Dengan keuntungan Tinggi
18 Bab 15--Mencoba diperas
19 Bab 16—kebenaran
20 Bab 17--Memberi Pelajaran
21 Bab 18--Hadiah Paling Mantap
22 Bab 19—Rumah Sakit Dan ceramah Seorang Ibu
23 Bab 20—Sebuah Ajakan
24 Bab 21—Kehebohan di rumah
25 Bab 21.5—Izin Seorang Gentleman
26 Bab 22—Idol Itu Bernama Kanaya Arcelia
27 Bab 22.5—Konser yang tiba-tiba terganggu
28 Bab 23--Fans fanatik
29 Bab 24—Malam Ini Untukmu Akan Kutunjukkan Yang terbaik
30 Bab 25—Perform Terbaik Dari Seorang Idol
31 Bab 26—KesalahPahaman Terbesar
32 bAB 27--Kemampuan Melihat Potensi Manusia Dan 75% Itu Besar Gak Sih?
33 Bab 28—Murid Pindahan Yang Mengejutkan
34 Bab 29—Misi Melindungi Idol
35 Bab 30--Rapat Pemilik Saham
36 bab 31--Black Spider
37 Bab 32--Kalung Valora
38 Bab 33--Kehebohan Di pagi Hari
39 Bab 34—Kebencian Ardi
40 Bab 35—Acara Main Bersama Teman Masa Kecil
41 Bab 36—Bermain Dengan Teman Masa Kecil Pertemuan Kompleks Lama
42 Bab 36.5—Idol Dan Masalah Program Dietnya
43 Bab 37—Black VIP Card
44 Bab 38—Keributan Di Mall Dan si cheater
45 Bab 39—Dibawa oleh Satpam
46 Bab 40—Aku Akan Menginap Satu Malam
47 Bab 41—Alat Penyedap
48 Bab 42—Makan Malam
49 Bab 43—Drama Berat Badan Naik
50 Bab 44--Artefak Baru
51 Bab 45--Artefak baru 2
52 Bab 46—Hotel
53 Bab 47—Dasar sombong
54 Bab 47.5—Menyelesaikan misi Rahasia Membuka Potensi Seseorang
55 Bab 48—Membawa Ortu ke Hotel
56 Bab 49--Membawa Ortu ke hotel 2
57 Bab 50--Acara Makan Malam Dan Tamu Sombong
58 Bab 50.5—Acara Makan Malam Dan Tamu Sombong #2
59 Bab 51—Kekuatan Artefak Yang Tersegel
60 Bab 52—Joging
61 Bab 53—Joging #2
62 Bab 54--Menjual Saham
63 Bab 55—Lupa PR Dan Drama Olimpiade
64 Bab 56—Mendadak Populer
65 Bab 57
66 Bab 58—Kegaduhan Di Kantin Dan Bocah Pemberani
67 59--Drama Kantin Dan Manusia Satu Pukulan
68 Bab 60—Hadiah Bonus
69 Bab 61—Vas Mahal
70 Bab 62—Drama Pelukan Manajer Cantik
71 Bab 63—Ruko
72 64—Membeli Ruko
73 bab 65--Ulangan Dadakan Dan kehebohan siswa jenius
74 Bab 65.5--Ulangan Dadakan dan Kehebohan Siswa Jenius #2
75 Bab 66—Tawaran Ketua Osis
76 Bab 67—Sang penantang
77 Bab 67.5—Jadikan Aku Bawahanmu Master
78 Bab 68—Tujuan Si Penantang
79 Bab 68.5—Penyamaran
80 Bab 69—Runtuhnya Si Sombong Dan Pukulan Si Manusia Yang Terlalu Kuat
81 Bab 70—Semua Tertangkap Dan Misteri Si MR Black
82 Bab 71—Hadiah Spesial Dari Kanaya
83 Bab 72—Sistem Level 3
84 Bab 73—Sampah Bagi Papa Dan Bella si Detektif barang bekas
85 Bab 73.5 — Sampah Bagi Papa Dan Bella si Detektif barang bekas #2
86 Bab 74—Alasan di Balik Topi Telinga Kucing
87 Bab 75—Tantangan Untuk Si Jenius
88 Bab 76—Maaf Pak Pengawas, Soalnya Terlalu Gampang Buat Saya
89 Bab 77—Si jenius Peringkat 1
90 Bab 78—Tamparan bagi si Sombong
91 Bab 78.5—Anak kelas 10 Yang Mengejutkan Dan Manusia Anomali
92 Bab 79—Aku gak Butuh Hadiah Buat Kamu Aja
93 Bab 80—Mendesain Galeri
94 Bab 81—Stiker Kucing Dan Foto Salah Alamat
95 Bab 81.5—Stiker Kucing Dan Foto Salah Alamat #2
96 Bab 82—Keuntungan 10x lipat Pertama
97 Bab 83—Bidadari Galeri Vs Musang Birahi
98 Bab 84—Serangan Musuh Yang Mengejutkan
99 Bab 85—Hacker Jenius Dan Bukti Video Rekaman
100 Bab 86—Konspirasi dari 99% (Penutupan Season 1)
101 PENGUMUMAN SEASON 2
102 PROMOSI KARYA MENARIK LAINNYA
103 SEASON 2 SUDAH 40 BAB LEBIH + SAATNYA MARATON
104 PROMO NOVEL BARU
105 PROMO NOVEL BARU TEMA SISTEM
Episodes

Updated 105 Episodes

1
BAB 1—Sistem Analisis Nilai
2
BAB 2—Mendapatkan Keuntungan
3
BAB 3—Membeli Motor Untuk Dijual
4
BAB 4—Akan Langsung Kubeli
5
BAB 5--Meluniasi Biaya Perawatan Ibu
6
BAB 6--Misi Menangkap jambret
7
BAB 7—Mengejar Jabret
8
Bab 8—Menjual Motor
9
Bab 8.5—Putri si pak tua
10
BAB 9—Kegaduhan di pagi hari
11
BAB 9.5—Dipanggil ke BK dan ketertarikan seorang ketos
12
Bab 10—Koin Emas
13
Bab 11—Meminta Nomer Yang Berujung Dengan Kesalahan Pahaman
14
Bab 11.5—Menjual Emas
15
Bab 12—Menuju Pelelangan
16
Bab 13—Pelelangan
17
Bab 14--Deal Dengan keuntungan Tinggi
18
Bab 15--Mencoba diperas
19
Bab 16—kebenaran
20
Bab 17--Memberi Pelajaran
21
Bab 18--Hadiah Paling Mantap
22
Bab 19—Rumah Sakit Dan ceramah Seorang Ibu
23
Bab 20—Sebuah Ajakan
24
Bab 21—Kehebohan di rumah
25
Bab 21.5—Izin Seorang Gentleman
26
Bab 22—Idol Itu Bernama Kanaya Arcelia
27
Bab 22.5—Konser yang tiba-tiba terganggu
28
Bab 23--Fans fanatik
29
Bab 24—Malam Ini Untukmu Akan Kutunjukkan Yang terbaik
30
Bab 25—Perform Terbaik Dari Seorang Idol
31
Bab 26—KesalahPahaman Terbesar
32
bAB 27--Kemampuan Melihat Potensi Manusia Dan 75% Itu Besar Gak Sih?
33
Bab 28—Murid Pindahan Yang Mengejutkan
34
Bab 29—Misi Melindungi Idol
35
Bab 30--Rapat Pemilik Saham
36
bab 31--Black Spider
37
Bab 32--Kalung Valora
38
Bab 33--Kehebohan Di pagi Hari
39
Bab 34—Kebencian Ardi
40
Bab 35—Acara Main Bersama Teman Masa Kecil
41
Bab 36—Bermain Dengan Teman Masa Kecil Pertemuan Kompleks Lama
42
Bab 36.5—Idol Dan Masalah Program Dietnya
43
Bab 37—Black VIP Card
44
Bab 38—Keributan Di Mall Dan si cheater
45
Bab 39—Dibawa oleh Satpam
46
Bab 40—Aku Akan Menginap Satu Malam
47
Bab 41—Alat Penyedap
48
Bab 42—Makan Malam
49
Bab 43—Drama Berat Badan Naik
50
Bab 44--Artefak Baru
51
Bab 45--Artefak baru 2
52
Bab 46—Hotel
53
Bab 47—Dasar sombong
54
Bab 47.5—Menyelesaikan misi Rahasia Membuka Potensi Seseorang
55
Bab 48—Membawa Ortu ke Hotel
56
Bab 49--Membawa Ortu ke hotel 2
57
Bab 50--Acara Makan Malam Dan Tamu Sombong
58
Bab 50.5—Acara Makan Malam Dan Tamu Sombong #2
59
Bab 51—Kekuatan Artefak Yang Tersegel
60
Bab 52—Joging
61
Bab 53—Joging #2
62
Bab 54--Menjual Saham
63
Bab 55—Lupa PR Dan Drama Olimpiade
64
Bab 56—Mendadak Populer
65
Bab 57
66
Bab 58—Kegaduhan Di Kantin Dan Bocah Pemberani
67
59--Drama Kantin Dan Manusia Satu Pukulan
68
Bab 60—Hadiah Bonus
69
Bab 61—Vas Mahal
70
Bab 62—Drama Pelukan Manajer Cantik
71
Bab 63—Ruko
72
64—Membeli Ruko
73
bab 65--Ulangan Dadakan Dan kehebohan siswa jenius
74
Bab 65.5--Ulangan Dadakan dan Kehebohan Siswa Jenius #2
75
Bab 66—Tawaran Ketua Osis
76
Bab 67—Sang penantang
77
Bab 67.5—Jadikan Aku Bawahanmu Master
78
Bab 68—Tujuan Si Penantang
79
Bab 68.5—Penyamaran
80
Bab 69—Runtuhnya Si Sombong Dan Pukulan Si Manusia Yang Terlalu Kuat
81
Bab 70—Semua Tertangkap Dan Misteri Si MR Black
82
Bab 71—Hadiah Spesial Dari Kanaya
83
Bab 72—Sistem Level 3
84
Bab 73—Sampah Bagi Papa Dan Bella si Detektif barang bekas
85
Bab 73.5 — Sampah Bagi Papa Dan Bella si Detektif barang bekas #2
86
Bab 74—Alasan di Balik Topi Telinga Kucing
87
Bab 75—Tantangan Untuk Si Jenius
88
Bab 76—Maaf Pak Pengawas, Soalnya Terlalu Gampang Buat Saya
89
Bab 77—Si jenius Peringkat 1
90
Bab 78—Tamparan bagi si Sombong
91
Bab 78.5—Anak kelas 10 Yang Mengejutkan Dan Manusia Anomali
92
Bab 79—Aku gak Butuh Hadiah Buat Kamu Aja
93
Bab 80—Mendesain Galeri
94
Bab 81—Stiker Kucing Dan Foto Salah Alamat
95
Bab 81.5—Stiker Kucing Dan Foto Salah Alamat #2
96
Bab 82—Keuntungan 10x lipat Pertama
97
Bab 83—Bidadari Galeri Vs Musang Birahi
98
Bab 84—Serangan Musuh Yang Mengejutkan
99
Bab 85—Hacker Jenius Dan Bukti Video Rekaman
100
Bab 86—Konspirasi dari 99% (Penutupan Season 1)
101
PENGUMUMAN SEASON 2
102
PROMOSI KARYA MENARIK LAINNYA
103
SEASON 2 SUDAH 40 BAB LEBIH + SAATNYA MARATON
104
PROMO NOVEL BARU
105
PROMO NOVEL BARU TEMA SISTEM

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!