Ara sedang sendirian di ruangannya. Jason pergi ke kantor, karena lelaki itu ada rapat penting dan Nara tidak di beri cuti oleh manajernya untuk menemani Ara di rumah sakit.
Nara sudah terlalu banyak mengambil cuti, sehingga jatah cutinya sudah habis. Ara membaca novel yang di bawakan Nara agar tidak bosan, Ara tersenyum membaca novel yang bergenre romantis dan komedi itu. Nara sangat pengertian dan selalu membuat moodnya kembali lagi, ia sangat bersyukur memiliki sahabat sepertinya.
“Asik sekali sampai tidak menyadari kedatanganku!” seru seseorang yang berdiri di samping Ara, Ara terkejut dan menemukan sosok Marten yang sudah di ruangannya.
“Kau mengejutkanku saja!” kesal Ara membuat Marten tertawa kecil dan mengacak rambut Wanita itu.
“Kau sangat menggemaskan, jika sedang marah begitu,” goda Marten yang di balas dengus kesal.
“Maaf-maaf, aku tidak sengaja tadi. Habisnya kau dipanggil dari tadi, tapi kau terlalu fokus dengan novel di tanganmu itu,” jelas lelaki itu.
“Kau harus mentraktirku es krim, baru aku akan memaafkanmu!” seru Ara.
“Oke, aku akan mentraktirmu es krim. Tapi, kau berjanji harus kembali sembuh dan jangan lakukan hal berbahaya seperti ini!” titah Marten yang dibalas anggukan dari Ara.
“Kau belum memakan makananmu?” tanya Marten saat melihat makanan untuk Ara yang masih utuh.
Ara hanya memperlihatkan giginya dan lelaki itu sudah tahu dengan jawabannya.
“Kau harus makan! Katanya kau ingin di traktir es krim?”
Ara hanya tersenyum kikuk.
“Iya aku akan makan, tapi nanti,” jawab Ara yang membuat Marten langsung mengambil tempat makan wanita itu.
Ara melihatnya dan ia tidak mengerti sampai lelaki itu menyodorkan sendok yang sudah terisi nasi.
“Kau menyuapiku?” tanya Ara yang di balas anggukan oleh Marten.
Ara menggelengkan kepalanya dan ia membuka mulutnya menerima suapan dari lelaki itu. Marten tersenyum saat Ara tidak menolaknya.
Marten terus menyuapi Ara yang sedang fokus dengan novel, sesekali ia memandangi wajah cantik Ara.
“Sudah habis!” kata Marte…
Lepaskan Aku, Tuan Jason
18| Marten
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 81 Episodes
Comments