Ara melanjutkan langkahnya memasuki Kafe, setelah pertengkaran kecil tadi. Dirinya menjadi semakin lapar, Ara harus mengisi perutnya sebelum kembali beradu mulut dengan kakaknya yang sampai sekarang masih belum bisa ia hubungi.
Jangan lupakan persoalan pria menyebalkan tadi dan yang bersalah adalah kakaknya juga, kalau saja Ara memeperhatikan jalan dan tidak sibuk menghubungi kakaknya, ia tidak akan menabrak pria tadi.
“Sangat melelahkan,” desah lelah Ara saat duduk di salah satu kursi di dalam Kafe, dirinya sedang menunggu pesanannya.
Ara kembali mencoba menghubungi kakaknya dan masih belum ada jawaban, Ara ingin menghubungi telepon rumahnya setelah selesai makan saja. Karena, pesanannya sudah datang dan ia sudah sangat lapar.
“Siapa yang menyuruhmu duduk di situ?” tanya Ara saat Jason duduk di sebelahnya.
Padahal masih banyak kursi kosong yang bisa Jason duduki, bukan di sebelah Ara.
“Aku ingin duduk di sini,” jawab Jason sambil memakan makanannya.
Ara mendengus kesal dan bangkit dari duduknya, ia ingin berpindah meja. Namun, Jason menahan lengannya dan menariknya, sehingga Ara kembali duduk di kursi sebelumnya.
“Kau mau ke mana?” tanya Jaspn yang menatap Ara dengan tajam.
“Aku ingin mencari meja yang lain,” jawab Ara yang membuat Jason menghembuskan napas lelah.
Jason tersenyum kecil dan kembali menatap Ara.
“Kenapa ingin mencari meja lain? Di sini kan bisa?” tanya Jason sambil menaikkan sebelah alisnya.
Ara juga ikut menaikkan sebelah alisnya sebelum mengucapkan kalimat yang sama dengan yang di ucapkan Jason.
“Kenapa kau di sini? Sedangkan masih banyak meja yang kosong untuk kau tempati?” tanya balik Ara.
Jason tertawa kecil dan tangannya terus menahan tangan Ara.
“Aku hanya ingin bersamamu, jadi aku memilih duduk di sebelahmu. Di sini aku merasa lebih tenang dan nyaman, karena separuh hatiku berada di sampingku,” jelas Jason yang membuat jantung Ara berdebar begitu cepat, bahkan wajahnya mulai memerah.
Jason senang saat melihat Ara tersipu malu olehnya, ia ingi…
Lepaskan Aku, Tuan Jason
S2| Pertemuan tidak terduga
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 81 Episodes
Comments