Lepaskan Aku, Tuan Jason

Lepaskan Aku, Tuan Jason

01| Perjodohan

Lelaki tampan dengan balutan jas mahal berwarna hitam memasuki kantor yang sebentar lagi akan berubah menjadi miliknya.

Dengan wajah yang terlihat tegas, lelaki yang menjabat sebagi CEO itu berjalan dengan angkuh dan penuh wibawa. Semua karyawan menundukkan kepalanya memberi salam kepadanya, tak terkecuali. Lelaki itu melangkah ke arah lift khusus untuk pemilik perusahaan ini.

“Maaf, maafkan saya,” ucap salah satu karyawannya yang tidak sengaja menabraknya, wajahnya mulai datar dan ia tidak suka ada orang asing menyentuh tubuhnya. Baik di sengaja atau pun tidak sengaja.

“Apakah matamu sudah tidak berfungsi?” ucap sarkas darinya membuat karyawan tersebut menundukkan kepalanya takut.

“Kau tidak perlu bekerja di sini lagi!” serunya tegas membuat karyawan tersebut gemetar ketakutan. Ia tidak bisa apa-apa saat dua satpam menyeretnya paksa untuk keluar, semua karyawan yang melihat kejadian itu terdiam dan merasa kasihan dengan karyawan yang baru saja di pecat itu.

“Kau sangat kejam dan angkuh,” gumam seseorang yang menatap bagaimana sikapnya terhadap karyawannya sendiri. Orang itu menatapnya dengan tatapan sedihnya, ia sudah tidak mengenalnya lagi, sikapnya sudah berubah sangat jauh dan itu membuatnya merasa terluka.

Jeon Jason nama lengkap dari lelaki yang baru saja memecat karyawannya sendiri, hanya karena tidak sengaja menabraknya.

Jason memasuki ruangannya dan di sambut oleh sekretaris cantik dengan pakaian seksinya. Jason hanya melirik muak sekretarisnya itu, ia sangat benci dengan wanita yang berpenampilan seperti itu dan baginya sangat menjijikkan untuk dilihat, kecuali kekasihnya yang sudah menjalin hubungan dengannya selama sebulan ini.

“Bagaimana bisa kau memecat orang begitu saja?” suara dengan penuh ketegasan itu menyambut Jason yang baru saja sampai di ruangannya. Jason melihat tuan Jeon, ayahnya yang sedang duduk di sofa.

“Dia sudah bersikap kurang ajar, karena menyentuhku!” jawab Jason dengan santai membuat ayahnya menghembuskan napas dan menyuruhnya untuk duduk. Tuan Jeon sengaja menemui putranya untuk membicarakan sebuah hal yang sangat penting.

“Ayah ingin membicarakan sesuatu yang sangat penting kepadamu!” ujar tuan Jeon setelah menyesap kopi di cangkir. Jason hanya terdiam menunggu ayahnya melanjutkan ucapannya.

“Ayah ingin kau menikah!” seru tuan Jeon membuat Jason sedikit terkejut, ia masih muda dan ia tidak ingin sebuah hubungan yang seserius itu.

Lagi pula, ia baru saja menjalin hubungan dan tidak mungkin ia langsung menikah begitu saja. Ayahnya ini memang sangat pintar mengada-ngada, Jason menyandarkan punggungnya di sofa dan tersenyum kecil.

“Ayah sedang bercanda? Aku baru saja menjalin hubungan dengan Heori satu bulan. Tidak mungkin aku langsung mengajaknya untuk menikah,” jelas Jason.

“Ayah tidak bilang kau harus menikahi Heori itu! Ayah sudah menemukan calonmu, sebentar lagi dia akan datang!” Kata tuan Jeon membuat Jason mengepalkan tangannya.

“Jadi, maksud ayah aku di jodohkan begitu?” tanya Jason dengan nada tidak terima.

“Ayah tidak akan memberikan harta Ayah kepadamu kalau kau menolak perjodohan ini!” tegas tuan Jeon yang tidak bisa di bantah oleh Jason.

Mereka berdua sama-sama terdiam cukup lama, tatapan tajam dan dingin satu sama lain membuat suasana ruangan menjadi cukup mencekam. Terdengar suara langkah kaki yang mulai mendekat, sekretaris Jason memberitahu kalau ada ingin bertemu dengannya dan Jason menyuruhnya untuk masuk ke dalam.

“Tuan Jeon memanggil saya?” tanya seseorang dengan suara lembutnya membuat Jason langsung mengalihkan pandangannya.

Jason melihat seorang wanita cantik dengan balutan baju kerja dan ada kartu nama perusahaannya, ternyata wanita itu salah satu karyawannya.

“Iya, kau bisa duduk di sebelah Jason!” perintah tuan Jeon membuat Jason mau pun karyawannya itu sama-sama terkejut mendengarnya, dengan langkah ragunya sang karyawan melangkah mendekati mereka dan duduk di sebelah Jason setelah menundukkan kepalanya sekali.

“Ini adalah Min Ara, calon istrimu!” ujar tuan Jeon membuat Jason terkejut, ia langsung bangkit dari duduknya dan menatap tajam ke arah Ara yang sedang menundukkan kepalanya.

Apa kata ayahnya? Wanita itu adalah calon istrinya? Karyawannya dan pastinya berbeda kasta dengan dirinya.

“Kau apakan Ayahku sampai dia memilihmu menjadi untuk calon istriku?” tanya Jason yang terus menatap tajam Ara.

“Jason! Jaga ucapanmu!” ucap marah tuan Jeon membuat Jason memutar bola matanya jengah. Ayahnya sudah gila menjodohkannya dengan orang miskin seperti wanita itu.

“Ayah tidak lihat dia itu miskin! Lebih baik aku menikahi Heori, wanita kaya dan berkelas,” ujar Jason membuat Ara menaikkan pandangannya. Ara menatap Jason yang terlihat sangat marah.

“Berani kau menatapku seperti itu?” tanya Jason kepada Ara yang begitu berani menatapnya.

“Ayah tidak akan merestuimu kalau bukan Ara calonnya dan ingat kau tidak akan menerima warisan kalau tidak mau menikah dengan Ara. Kau tinggal pilih akan menikah dengan Ara atau Heori itu? Ini keputusan Ayah yang tidak bisa di bantah!” pertanyaan yang sangat sulit untuknya. Jason menatap Ara dan ia sangat marah kepada Ara.

“Baik aku akan ikuti keinginan Ayah,” jawab Jason membuat ayahnya tersenyum senang.

“Besok kalian akan menikah dan semuanya sudah di persiapkan. Ara… kau akan tinggal di rumah hadiah pernikahan dariku dan Ibu Jason. Kalian akan tinggal di sana berdua, di sana juga kalian harus belajar mandiri,” jelas ayah Jason sambil mengusap puncak kepala Ara.

Jason yang melihat itu mengepalkan tangannya, ia tidak bisa menolak keinginan ayahnya. Karena, ia tidak akan mendapatkan warisan nantinya. Ia tidak bisa hidup tanpa harta, karena sedari kecil dirinya selalu di manjakan dan selalu di turuti keinginannya.

“Aku ingin pernikahannya tertutup dan hanya di datangi oleh keluarga saja! Tidak ada publikasi,” pinta Jason membuat ayahnya menatap ke arah Ara. Ara menganggukkan pelan kepalanya. Tuan Jeon menghela nafas dan menganggukkan kepalanya.

“Baik, kalau itu keinginanmu. Ayah akan turuti asalkan kau bersikap baik kepada menantu Ayah!” titah tuan Jeon membuat Jason menatap heran ayahnya.

“Kenapa Ayah bersikap seperti kepadanya? Apakah dia adalah wanita simpanan Ayah?” pertanyaan Jason membuat hati Ara terasa pedih. Tuan Jeon menatap tajam putranya yang sudah berbicara kurang ajar terhadapnya.

“Kau tidak bisa menjaga ucapanmu? Kau bisa saja menyakiti hati Ara!” seru marah tuan Jeon membuat Jason tertawa kencang.

“Ada apa ini? Kenapa Ayah membelanya sampai begitu? Ah—aku mengerti, apakah wanita ini sedang mengandung anak Ayah?” tuan Jeon langsung menampar keras putranya yang sudah kelewatan.

“Kurang ajar! Ayah tidak pernah mengajarkanmu berbicara seperti itu! Jaga ucapanmu atau posisimu akan di gantikan oleh Ara!” ancam ayahnya membuat Jason terdiam. Ia tidak tahu kenapa ayahnya bersikap seperti itu kepada Ara… bahkan sangat menjaga perasaan wanita itu.

“Aku akan membalasnya. Tunggu saja penderitaanmu akan di mulai sebentar lagi!” gumam Jason dengan mengepalkan tangannya sambil terus menatap tajam Ara yang baru saja keluar dari ruangannya bersama ayahnya.

...***...

Selamat datang di ceritaku yang berlatar negeri ginseng atau Korea.

Semoga kalian suka sama ceritanya

Terpopuler

Comments

Ara putri

Ara putri

mampir kak, jika berkenan mampir juga keceritaku PENJELAJAH WAKTU HIDUP DIZAMAN AJAIB

2026-03-06

0

lihat semua
Episodes
1 01| Perjodohan
2 02| Pernikahan
3 03| Permulaan
4 04| Seorang Iblis
5 05| Kekasihnya
6 06| Selingkuh?
7 07| Iblis Bertopeng Malaikat
8 08| Buka Matamu
9 09| Pertengkaran dan Paksaan
10 10| Park Marten
11 11| Kedua Matamu
12 12| Perasaan
13 13| Kau Begitu Jauh
14 14| Menyentuh Hatimu
15 15| Khayalan Sesaat
16 16| Bayanganmu
17 17| Berubah
18 18| Marten
19 19| Bersamamu
20 20| Love
21 21| Seperti Mimpi
22 22| Ancaman
23 23| Ancaman 2
24 24| Kembali Sakit
25 25| Bertahan
26 26| Kejujuran
27 27| Tak Sejalan
28 28| Meninggalkanmu
29 29| Kabar Baik?
30 30| Sungguh-sungguh
31 31| Sosok Itu
32 32| Tak banyak berharap
33 33| Mulai Goyah
34 34| Ketulusan Ara
35 35| Cemburu
36 36| Mimpi buruk
37 37| Memahami
38 38| Luka yang kau beri
39 39| Hati yang lelah
40 40| Kehilangan
41 41| Pergi
42 42| Kembali
43 43| Melepasmu
44 S2| Setelah 5 tahun berlalu
45 S2| Bertemu?
46 S2| Seperti Ada sesuatu yang hilang
47 S2| Kebenaran
48 S2| Tipuan Nara
49 S2| Perasaanku tetap sama
50 S2| Siapa pria itu?
51 S2| Pertemuan tidak terduga
52 S2| Aku tidak bisa berhenti
53 S2| Kembalilah ke pelukanku
54 S2| Seperti mimpi
55 S2| Jangan pergi
56 S2| Kau akan mengerti
57 S2| Acara Amal
58 S2| Kau menarik
59 S2| Jalan kita berbeda
60 S2| Perang dingin
61 S2| Membuka hati
62 S2| Sayang
63 S2| Jingga
64 S2| Pernikahan
65 S2| Tantangan
66 S2| Good day
67 S2| Cemburu
68 S2| Mine
69 S2| Rasa
70 S2| Will be fine
71 S2| You are
72 S2| Permintaan
73 S2| Berakhir
74 S2| Restu
75 S2| Alasan terakhirku
76 S2| Cintai aku
77 S2| Penculikan 1
78 S2| Penculikan 2
79 S2| Propose
80 S2| For you
81 cerita baru
Episodes

Updated 81 Episodes

1
01| Perjodohan
2
02| Pernikahan
3
03| Permulaan
4
04| Seorang Iblis
5
05| Kekasihnya
6
06| Selingkuh?
7
07| Iblis Bertopeng Malaikat
8
08| Buka Matamu
9
09| Pertengkaran dan Paksaan
10
10| Park Marten
11
11| Kedua Matamu
12
12| Perasaan
13
13| Kau Begitu Jauh
14
14| Menyentuh Hatimu
15
15| Khayalan Sesaat
16
16| Bayanganmu
17
17| Berubah
18
18| Marten
19
19| Bersamamu
20
20| Love
21
21| Seperti Mimpi
22
22| Ancaman
23
23| Ancaman 2
24
24| Kembali Sakit
25
25| Bertahan
26
26| Kejujuran
27
27| Tak Sejalan
28
28| Meninggalkanmu
29
29| Kabar Baik?
30
30| Sungguh-sungguh
31
31| Sosok Itu
32
32| Tak banyak berharap
33
33| Mulai Goyah
34
34| Ketulusan Ara
35
35| Cemburu
36
36| Mimpi buruk
37
37| Memahami
38
38| Luka yang kau beri
39
39| Hati yang lelah
40
40| Kehilangan
41
41| Pergi
42
42| Kembali
43
43| Melepasmu
44
S2| Setelah 5 tahun berlalu
45
S2| Bertemu?
46
S2| Seperti Ada sesuatu yang hilang
47
S2| Kebenaran
48
S2| Tipuan Nara
49
S2| Perasaanku tetap sama
50
S2| Siapa pria itu?
51
S2| Pertemuan tidak terduga
52
S2| Aku tidak bisa berhenti
53
S2| Kembalilah ke pelukanku
54
S2| Seperti mimpi
55
S2| Jangan pergi
56
S2| Kau akan mengerti
57
S2| Acara Amal
58
S2| Kau menarik
59
S2| Jalan kita berbeda
60
S2| Perang dingin
61
S2| Membuka hati
62
S2| Sayang
63
S2| Jingga
64
S2| Pernikahan
65
S2| Tantangan
66
S2| Good day
67
S2| Cemburu
68
S2| Mine
69
S2| Rasa
70
S2| Will be fine
71
S2| You are
72
S2| Permintaan
73
S2| Berakhir
74
S2| Restu
75
S2| Alasan terakhirku
76
S2| Cintai aku
77
S2| Penculikan 1
78
S2| Penculikan 2
79
S2| Propose
80
S2| For you
81
cerita baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!