3. Seperti Mimpi

"Assalamualaikum, Istriku." Sapa Arjuna kala mendatangi Meshwa yang masih ada di ruang ICU.

Hatinya terasa ngilu saat melihat berbagai macam alat terpasang di tubuh gadis yang kini sudah menjadi istrinya itu.

Arjuna kemudian memegang ubun - ubun Meshwa.

"Bismillahhirrahmannirrahim Allahumma inni as-aluka min khoirihaa wa khoirimaa jabaltahaa 'alaih. Wa a'udzubika min syarrihaa wa syarrimaa jabaltahaa 'alaih." Doanya yang di akhirI dengan mengecup dahi Meshwa.

Arjuna kemudian duduk di kursi yang ada di sebelah ranjang Meshwa. Ia meraih tangan Meshwa dan mengecup punggung tangan wanitanya.

"Maaf ya, Mas baru lihat kamu. Sabar njih, Cintaku, sebentar lagi Mas jemput kamu." Kata Arjuna sambil memandang wajah Meshwa yang netranya masih setia terpejam.

"Sayang, istrinya Mas. Maaf, karena setelah menikah pun kita masih harus banyak berjuang. Maafkan Mas karena sudah mengambil keputusan ini secara sepihak. Mas gak tau, apakah kamu bisa terima atau enggak nantinya. Tapi, satu hal yang harus kamu tau, Mas lakukan semua ini demi kamu, Dek." Lirih Arjuna sambil menggenggam erat tangan Meshwa.

Netranya terasa memanas saat bercerita semuanya pada istrinya yang hanya bisa terdiam. Sunyi, tak ada jawaban atau omelan dari Meshwa seperti biasanya ketika ia sedang bercerita.

Ia merasa sangat takut melihat Meshwa yang seperti ini. Ingatannya pun kembali pada Nay, gadis itu pun hanya terdiam seperti Meshwa saat ini ketika Arjuna ajak bicara.

"Kita pulang ya, Cintaku. Kita berkumpul lagi di sini. Jangan tinggalin Mas ya, Sayang. Tolong temani Mas di sini." Lirih Arjuna sambil mengusap pipi Meshwa.

Arjuna kemudian melepaskan kalungnya dan gelang yang di pakai oleh Meshwa. Ia membuka telapak tangan kanan Meshwa dan meletakkan kalung juga gelang itu di sana. Kemudian Arjuna mengepalkan tangan Meshwa lalu menggenggam kepalan tangan istrinya itu.

Arjuna memejamkan mata, ia kemudian merapalkan bacaan dengan khusuk. Suasana malam itu terasa semakin hening. Namun tak lama, Arjuna kembali membuka matanya.

"Astaghfirullah..." Lirihnya. Ia belum bisa menemui Istrinya.

Tak menyerah, Arjuna kembali mengulanginya lagi. Namun hingga beberapa kali ia mengulangi, tetap saja ia gagal.

"Ya Allah, Sayang..." Lirih Arjuna dengan perasaan gelisah. Air mata mulai menggenang di pelupuk matanya. Sungguh, ia sangat takut kehilangan istrinya.

Arjuna beristirahat sejenak, mengumpulkan energi sembari terus berdoa pada Allah. Supaya berkenan menyatukannya kembali dengan Istri tercintanya.

"Nang..." Suara itu terdengar di telinga Arjuna. Suara yang tentu tak asing baginya.

"Dalem, Bopo." Jawabnya.

"Cobalah lagi. Biar Bopo bantu kamu menjemput Istrimu." Ujar Bopo Jati Birowo.

"Njih, matur sembah nuwun, Bopo." Kata Arjuna yang kini merasa sedikit lega.

Arjuna mulai memejamkan mata sambil menggenggam erat tangan Meshwa. Mulutnya berkomat - kamit merapalkan bacaan.

Tak lama angin lembut datang. Angin yang terasa hangat itu berputar di sekitar tubuh Arjuna. Entah mengapa Arjuna merasa begitu mengantuk. Perlahan, kesadarannya pun hilang.

Begitu membuka mata, ia sudah berada di sebuah hamparan padang rumput. Tak jauh darinya, Bopo Jati Birowo berdiri bersama Biyung Dedes. Keduanya tersenyum pada Arjuna yang baru terbangun.

"Bopo, Biyung." Lirih Arjuna yang langsung menghampiri dan menyalami dua leluhur yang cukup sering datang menemuinya.

"Selamat ya, Nang. Terima kasih karena sudah memperjuangkan Biyung Desa Banyu Alas." Kata Biyung Dedes.

"Semua juga karena bantuan Bopo dan Biyung." Jawab Arjuna.

"Ayo, kita jemput istrimu." Ajak Bopo Jati Birawa.

Mereka bertiga melangkah bersama mendaki sebuah bukit kecil. Dari puncak bukit, Arjuna melihat gadis cantik yang berbalut gaun putih dengan roncean melati khas pengantin yang menghiasi kepala.

Dada Arjuna berdebar keras, netranya pun kembali berkaca - kaca. Ia begitu bahagia bisa melihat Kekasihnya yang sedang tersenyum bersama Mbak dan Pakdenya.

"Jemputlah, Nang. Bawa dia pulang." Titah Bopo Jati Birawa sambil mengusap - usap punggung Arjuna.

"Njih, matur sembah nuwun, Bopo, Biyung." Ucap Arjuna sebelum beranjak menuruni bukit untuk menghampiri Meshwa.

Dengan langkah setengah berlari, Arjuna menuruni bukit. Rasanya ia ingin cepat - cepat bertemu dengan Kekasihnya.

"Assalamualaikum." Ucap Arjuna dengan nafas yang terengah - engah karena berlari menuruni bukit.

"Waalaikumsalam." Jawab Meshwa, Laiba dan Askara bersamaan.

"Nang..." Panggil Askara sambil tersenyum. Ini adalah kali kedua mereka bertemu.

"Dalem, Pakde." Jawab Arjuna yang langsung menghampiri dan menyalami Askara. Askara pun memeluk dan mengecup dahi keponakannya.

"Mbak..." Lirih Arjuna sambil menyalami Laiba. Arjuna kemudian memeluk erat Laiba dan mencium dahi saudara kandungnya.

"Selamat ya, Dek. Semoga kalian selalu bahagia." Ucap Laiba yang masih memeluk Arjuna.

"Terima kasih, Mbak, Pakde. Terima kasih karena sudah menjaga dan menemani Meshwa." Ucap Arjuna.

"Njih, sami - sami, Cah Bagus." Jawab Askara sambil mengusap sayang kepala Arjuna.

"Sayang..." Lirih Arjuna sambil tersenyum menatap Meshwa.

Meshwa pun tersenyum sambil menatap mata Arjuna yang berkaca - kaca.

"Mas, Mas sudah menikahiku?" Tanya Meshwa.

"Sampun, Sayang. (Sudah, Sayang.)" Jawab Arjuna sambil menganggukan kepala.

"Kita sudah sah menjadu suami - istri." Imbuh Arjuna.

Meshwa pun tersenyum, ia lalu meraih tangan Arjuna dan mencium tangan suaminya itu.

"Maa Syaa Allah, Sayangku." Lirih Arjuna. Ia kembali memegang ubun - ubun Meshwa dan membacakan doa untuk istrinya. Saking khusuknya, Ia sampai meneteskan air mata kala membacakan doa untuk Meshwa.

Setelahnya, Arjuna menangkup wajah Meshwa dan Mengecup dahi istrinya. Hatinya terasa tenang dan bahagia yang tak bisa lagi terlukiskan.

"Pulang lah, kalian harus segera pulang." Kata Askara yang mengingatkan.

"Iya, Dek. Kasihan Meshwa sudah lama di sini." Timpal Laiba.

"Njih Pakde, Mbak. Aku dan Meshwa pulang dulu." Pamit Arjuna. Ia pun kembali menyalami dan memeluk Askara dan Laiba. Meshwa juga mengikuti apa yang di lakukan oleh suaminya.

Dengan bergandengan tangan, Arjuna dan Meshwa berjalan menaiki bukit tempat Arjuna datang.

"Sudah lama nunggunya, Sayang?" Tanya Arjuna yang di jawab anggukan oleh Meshwa.

"Maaf ya." Ucap Arjuna sambil menatap Istrinya.

"Gak apa - apa, Mas. Untung ada Mbak Laiba dan Pakde yang menemani." Jawab Meshwa sambil tersenyum. Senyum yang menular pada Arjuna. Tiba - tiba, Arjuna menghentikan langkahnya.

"Kenapa, Mas?" Tanya Meshwa.

"Gak apa - apa. Mas cuma mau peluk kamu." Jawab Arjuna yang kemudian memeluk erat Meshwa. Seolah sedang melepaskan rindu dan kekhawatirannya. Ia pun menghujani puncak kepala Meshwa dengan kecupan.

"Maa Syaa Allah, nikmatnya." Lirih Arjuna yang kini bisa mengecup kekasihnya.

Arjuna kemudian menangkup wajah Meshwa. Ia mencium dahi dan juga pipi Meshwa, terakhir ia mencium mesra bibir istrinya.

...****************...

Suara berisik monitor yang menunjukkan tanda vital pasien, membuat Arjuna terbangun. Ia pun merasakan gerakan pada tangan Meshwa yang ia genggam.

Begitu membuka mata, Arjuna langsung melihat Meshwa yang ternyata sudah sadar dan sedang menatapnya sambil tersenyum.

"Sayang? Kamu udah sadar?" Tanya Arjuna yang di jawab anggukan oleh Meshwa.

"Mas capek ya, sampe ketiduran gitu?" Tanya Meshwa dengan suara lirih.

"Enggak. Mas cuma ngantuk aja." Jawab Arjuna.

"Mas..."

"Dalem, Cintaku."

"Aku tadi mimpi, menikah sama Mas." Lirih Meshwa.

Terpopuler

Comments

ms. yati74

ms. yati74

sabar yaa mas Jun menjalani ujian ujian selanjutnya...kalo sama mba fira di lamain Nemu hari baiknya buat nikah ala adat gedor aja rumah mba fira nya mas Jun🤣🤣🤣kasian aja emak tuu udah halal tapi ga bisa hoo aaa hooo eee🙈

2026-03-05

1

Ita Rcwt

Ita Rcwt

akhirnya sah juga juna sama meshwa,selamet yah semoga godaan kedepannya ga sulit😊,sama kaya yangkung dan ayah arsha ga boleh di apain2 istriny😄😄

2026-03-05

1

Amalia Putri

Amalia Putri

Selamat buat Arjuna dan meshwa semawah ya,di tunggu lanjutan nya thor💪💪💪💪/Heart//Heart//Heart//Heart/

2026-03-05

2

lihat semua
Episodes
1 1. Besarnya Kasih Sayang
2 2. Pernikahan Siri
3 3. Seperti Mimpi
4 4. Ledekan Maut
5 5. Tahta Baru
6 6. Bullyan Tiada Henti
7 7. Chef Couple
8 8 Balada Soto
9 9. Nyeri Tengah Malam
10 10. Mesin Jahit
11 11. Mobil Baru
12 12. Tasyakuran
13 13. Tak Sadar
14 14. Solusi
15 15. Kabar Bahagia
16 16. Tahta Tertinggi
17 17. Gadis Kecil yang Cemburu
18 18. Firasat
19 19. Kematian Beruntun
20 20. Kotoran
21 21. Tersangka
22 22. Hukuman
23 23. Menjalankan Hukuman
24 24. Rencana Melamar
25 25. Acara Dagelan
26 26. Kedatangan Dipta
27 27. Hari Baik
28 28. Ritual Bopo dan Biyung
29 29. Petir
30 30. Akhir Ritual
31 31. Unboxing
32 32. Kemasukan
33 33. Gagal Intimate Wedding
34 34. Pembicaraan Pria
35 35. Besarnya Tanggung Jawab
36 36. Ciloko
37 37. Pawang Selalu Benar
38 38. TerBopo - Bopo
39 39. Musibah
40 40. Hilang Ingatan
41 41. Sudah Sehat
42 42. Rencana Resign
43 43. Firasat Ibu
44 44. Masih Ragu
45 45. Panggilan Sayang Seumur Hidup
46 46. Satpam Kecil
47 47. Di Palak Satpam
48 48. Ngidam
49 49. Pernikahan Nala dan Mifta
50 50. Ngambek
51 51. Maafan
52 52. Limbah
53 53. Teluh
54 54. Tasyakuran Empat Bulanan
55 55. Si Pemilik Benang
56 56. Kecolongan
57 57. Mencoba Tegar
58 58. Ritual Duka
59 59. Keikhlasan
60 60. Balada Saat Ke Makam
61 61. Rencana Bulan Madu
62 62. Perjalanan Umrah
63 63. Kenangan Pahit Di Sudut Lain
64 64. Ziarah
65 65. Kembali ke Indonesia
66 66. Geger Di Bandara
67 67. Anak Kecil di Perusahaan
68 68. Drama Oli
69 69. Oli Hitam
70 70. Menang Telak
71 71. Mengantar Pulang
72 72. Perasaan
73 73. Pertimbangan
74 74. Rumah Sakit
75 75. Hukuman
76 76. Empat Kompor
77 77. Khawatir dan Was -Was
78 78. Tanggapan Keluarga
79 79. Masa Lalu
80 80. Kabar Bahagia
81 81. Keluhan si Bumil
82 82. Sensitif
83 83. Sambutan Hangat
84 84. Arjuna Selalu Salah
85 85. Mood Swing
86 86. Panggilan Lucu
87 87. Cinta dan Pengorbanan
88 88. Manusia Jahil
89 89. Tak Mau Pulang.
90 90. Si Paling Kompor
91 91. Masakan Suami
92 92. Janin
93 93. Pemutus Kesakitan
94 94. Memulai Pertarungan
95 95. Makhluk Menjijikkan
96 96. Perubahan Meshwa
97 97. Drama Arjuna
98 98. Bertemu Keluarga Kamelia
99 99. Melamar Pujaan Hati
100 100. Perut Kaku
101 101. Kabar Bahagia Bertubi - Tubi
102 102. Drama Rumah Tangga
103 103. Pelajaran Baik
104 104. Salah Paham
105 105. Dinner Romantis
106 106. Pernikahan Dipta dan Kamelia
107 107. Kakak Io
108 108. Tragedi
109 109. Robek
110 110. Adek
111 111. Doa Istri
112 112. Di Fitnah
113 113. Bukan Sebuah Mitos
114 114. Proses Ritual
115 115. Pasca Ritual
116 116. Kitab Para Bopo
117 117. Menjemput Satrio
118 118. Memancing
119 119. Petak Umpet
120 120. Terkagum - Kagum
121 121. Obrolan Santai
122 122. Keluarga Berisik
123 123. Drama Kepulangan Jilid Dua
124 124. Mengamuk
125 125. Energi Aneh
126 126. Menerawang Kejadian
127 127. Penyebab Kutukan
128 128. Emosian
129 129. Positif
130 130. Penghibur
131 131. Belanja
132 132. Drama Kamar Bayi
133 133. Arjuna vs Shima
134 134. Kontraksi Palsu
135 135. Besar atau Kecil
136 136. Kelahiran Bopo Kecil
137 137. Baby Aka
138 138. Tangan Kecil
139 139. Cobaan Malam Pertama
140 140. Ratu Drama
141 141. Keluhan Arjuna
142 142. Solusi
143 143. Mobil Baru
144 144. Tasyakuran
145 145. Kabar Bahagia Lagi
146 146. Kemampuan Pertama
147 147. Diajeng Sena
148 148. Pergerakan
149 149. Ibu Peri
150 150. Teman
151 151. Kontraksi Tiba - Tiba
152 152. Pak Ade Kesayangan
153 153. Keputusan Berat
154 154. Cinta dan Pengorbanan
155 155. Time Flies.
156 Kelanjutan Novel!
Episodes

Updated 156 Episodes

1
1. Besarnya Kasih Sayang
2
2. Pernikahan Siri
3
3. Seperti Mimpi
4
4. Ledekan Maut
5
5. Tahta Baru
6
6. Bullyan Tiada Henti
7
7. Chef Couple
8
8 Balada Soto
9
9. Nyeri Tengah Malam
10
10. Mesin Jahit
11
11. Mobil Baru
12
12. Tasyakuran
13
13. Tak Sadar
14
14. Solusi
15
15. Kabar Bahagia
16
16. Tahta Tertinggi
17
17. Gadis Kecil yang Cemburu
18
18. Firasat
19
19. Kematian Beruntun
20
20. Kotoran
21
21. Tersangka
22
22. Hukuman
23
23. Menjalankan Hukuman
24
24. Rencana Melamar
25
25. Acara Dagelan
26
26. Kedatangan Dipta
27
27. Hari Baik
28
28. Ritual Bopo dan Biyung
29
29. Petir
30
30. Akhir Ritual
31
31. Unboxing
32
32. Kemasukan
33
33. Gagal Intimate Wedding
34
34. Pembicaraan Pria
35
35. Besarnya Tanggung Jawab
36
36. Ciloko
37
37. Pawang Selalu Benar
38
38. TerBopo - Bopo
39
39. Musibah
40
40. Hilang Ingatan
41
41. Sudah Sehat
42
42. Rencana Resign
43
43. Firasat Ibu
44
44. Masih Ragu
45
45. Panggilan Sayang Seumur Hidup
46
46. Satpam Kecil
47
47. Di Palak Satpam
48
48. Ngidam
49
49. Pernikahan Nala dan Mifta
50
50. Ngambek
51
51. Maafan
52
52. Limbah
53
53. Teluh
54
54. Tasyakuran Empat Bulanan
55
55. Si Pemilik Benang
56
56. Kecolongan
57
57. Mencoba Tegar
58
58. Ritual Duka
59
59. Keikhlasan
60
60. Balada Saat Ke Makam
61
61. Rencana Bulan Madu
62
62. Perjalanan Umrah
63
63. Kenangan Pahit Di Sudut Lain
64
64. Ziarah
65
65. Kembali ke Indonesia
66
66. Geger Di Bandara
67
67. Anak Kecil di Perusahaan
68
68. Drama Oli
69
69. Oli Hitam
70
70. Menang Telak
71
71. Mengantar Pulang
72
72. Perasaan
73
73. Pertimbangan
74
74. Rumah Sakit
75
75. Hukuman
76
76. Empat Kompor
77
77. Khawatir dan Was -Was
78
78. Tanggapan Keluarga
79
79. Masa Lalu
80
80. Kabar Bahagia
81
81. Keluhan si Bumil
82
82. Sensitif
83
83. Sambutan Hangat
84
84. Arjuna Selalu Salah
85
85. Mood Swing
86
86. Panggilan Lucu
87
87. Cinta dan Pengorbanan
88
88. Manusia Jahil
89
89. Tak Mau Pulang.
90
90. Si Paling Kompor
91
91. Masakan Suami
92
92. Janin
93
93. Pemutus Kesakitan
94
94. Memulai Pertarungan
95
95. Makhluk Menjijikkan
96
96. Perubahan Meshwa
97
97. Drama Arjuna
98
98. Bertemu Keluarga Kamelia
99
99. Melamar Pujaan Hati
100
100. Perut Kaku
101
101. Kabar Bahagia Bertubi - Tubi
102
102. Drama Rumah Tangga
103
103. Pelajaran Baik
104
104. Salah Paham
105
105. Dinner Romantis
106
106. Pernikahan Dipta dan Kamelia
107
107. Kakak Io
108
108. Tragedi
109
109. Robek
110
110. Adek
111
111. Doa Istri
112
112. Di Fitnah
113
113. Bukan Sebuah Mitos
114
114. Proses Ritual
115
115. Pasca Ritual
116
116. Kitab Para Bopo
117
117. Menjemput Satrio
118
118. Memancing
119
119. Petak Umpet
120
120. Terkagum - Kagum
121
121. Obrolan Santai
122
122. Keluarga Berisik
123
123. Drama Kepulangan Jilid Dua
124
124. Mengamuk
125
125. Energi Aneh
126
126. Menerawang Kejadian
127
127. Penyebab Kutukan
128
128. Emosian
129
129. Positif
130
130. Penghibur
131
131. Belanja
132
132. Drama Kamar Bayi
133
133. Arjuna vs Shima
134
134. Kontraksi Palsu
135
135. Besar atau Kecil
136
136. Kelahiran Bopo Kecil
137
137. Baby Aka
138
138. Tangan Kecil
139
139. Cobaan Malam Pertama
140
140. Ratu Drama
141
141. Keluhan Arjuna
142
142. Solusi
143
143. Mobil Baru
144
144. Tasyakuran
145
145. Kabar Bahagia Lagi
146
146. Kemampuan Pertama
147
147. Diajeng Sena
148
148. Pergerakan
149
149. Ibu Peri
150
150. Teman
151
151. Kontraksi Tiba - Tiba
152
152. Pak Ade Kesayangan
153
153. Keputusan Berat
154
154. Cinta dan Pengorbanan
155
155. Time Flies.
156
Kelanjutan Novel!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!