Perjalanan Istimewa

Perjalanan Istimewa

1. Besarnya Kasih Sayang

Ruangan yang dingin itu terasa semakin dingin. Atmosfer ketegangan kental terasa di dalam sana. Arjuna masih dengan pendiriannya, apapun akan ia lakukan untuk membawa Meshwa kembali padanya.

Pak Jamal meminta Arjuna dan keluarganya untuk bermusyawarah di ruang rawat Meshwa kemarin, mengenai permintaan Arjuna yang ingin menikahi kekasihnya itu.

Sementara keluarga Meshwa tetap berada di depan ruang ICU agar bisa mendapatkan informasi jika ada perkembangan dari Meshwa. Juga memberikan kebebasan pada Arjuna dan Keluarganya untuk bermusyawarah.

Sudah lebih dari lima jam, kondisi wanita yang Arjuna cintai itu kritis pasca menjalani operasi pengangkatan endometriosis yang juga merenggut salah satu indung telurnya.

Ya, Meshwa menderita penyakit pada rahimnya yang di sebut sengan endometriosis atau kista coklat. Karena kista itu, salah satu indung telurnya terinfeksi hingga harus di angkat melalui operasi.

Arjuna sudah pernah kehilangan Nayara, kekasih yang sangat ia cintai dulu semasa sedang berkuliah. Dan sekarang ia tak ingin hal itu kembali terulang.

Arjuna masih terdiam. Ingatannya kembali berputar saat ia di beri pengelihatan setelah tau jika kondisi Kekasihnya itu kritis.

Meshwa berada di sebuah padang rumput yang indah. Gadis itu, dengan memakai gaun pengantin tampak duduk tenang. Wajahnya terlihat berseri - seri bahagia.

"Aku menunggu suamiku menjemputku. Kalau dia gak menjemputku, maka aku akan tetap berada di tempat indah ini. Rasanya gak ada yang membuatku berat untuk tinggal di sini kecuali suamiku. Karena jika aku sudah bersuami, maka aku akan mengikuti setiap langkahnya." Ujar Meshwa sambil menatap gelang di tangannya.

Ia tak ingat tentang gelang pemberian dari Biyung Dedes itu. Gelang yang merupakan serpihan dari batu Panca Warna, sebagai penanda kalau dia sudah 'ditandai' oleh leluhur Desa Banyu Alas sebagai calon Biyung selanjutnya.

Suara Meshwa itu masih terngiang - ngiang di telinganya, membuat hati dan pikirannya menjadi semakin kalut. Netranyapun terasa memanas, dalam hati tekadnya semakin bulat untuk menjemput Meshwa yang sedang menunggu suaminya.

"Nang!"

Suara Arsha, Ayahnya, membuat Arjuna tersadar dari lamunannya.

"Kenapa kamu sekukuh ini, Nang. Ada apa sebenarnya? Ceritakan, supaya kami semua mengerti. Kenapa kamu mau menikahi Meshwa saat ini juga, padahal kondisinya masih kritis dan belum sadar." Kata Arsha sambil menatap lurus ke arah Arjuna yang duduk di depannya. Tatapannya teduh, namun cukup tegas.

"Juna harus menjemput Meshwa supaya jiwanya kembali ke raganya, Yah. Entah bagaimana bisa Meshwa ada di sana, Arjuna juga gak tau. Tapi, sekarang dia menunggu suaminya menjemput, dan itu artinya Juna harus menikahi dia sekarang, Yah." Jawab Arjuna.

"Apa dia gak bisa kembali sendiri?" Tanya Aksa.

"Bukan gak bisa, Po. Tapi dia gak mau. Gak ada hal yang membuatnya berat untuk tinggal di sana, kecuali suaminya." Lirih Arjuna dengan suara bergetar.

"Makanya Juna harus jemput dia, supaya Juna bisa bawa dia pulang dan berkumpul dengan kita lagi. Mungkin semua ini karena ia sudah di tandai sebagai calon Biyung. Maka dari itu, yang membuatnya berat bukanlah keluarga atau kedua orang tuanya, melainkan suaminya." Kata Arjuna sambil menunduk.

Sejenak, suasana kembali hening. Meski rasanya tak masuk akal, tapi entah mengapa hal ini bisa terjadi. Para Bopo maupun Para Biyung pun tak habis pikir, karena hal ini baru pertama kali terjadi.

"Tapi, belum ada hari yang baik, Nang." Kata Abimanyu.

"Sampai kapan, Kung? Apa masih harus menunggu sampai tahun depan? Aku gak bisa membiarkan Meshwa terlalu lama seperti itu. Bagaimana, kalau ada bangsa lain yang datang untuk menikahinya, tanpa dia tau kalau dia sudah di tandai untukku. Yang Kung tau sendiri kalau Meshwa itu Balung Kuning." Kata Arjuna.

"Yang Kung hanya takut kamu gak sanggup menanggung konsekuensinya, Nang. Menghindari yang halal itu jauh lebih sulit dari pada menghindari yang haram." Sergah Abimanyu.

"Aku akan menanggung semua konsekuensinya, Kung. Aku akan tanggung semuanya asal Meshwa bisa aku bawa pulang." Jawab Arjuna dengan Tegas.

"Apa Yang Kung mau membiarkan Calon Biyung Desa Banyu Alas sampai kenapa - napa? Enggak, kan. Yang Kung ikut ke sini juga pasti karena sudah merasakan hal ini akan terjadi, kan?" Tanya Arjuna yang membuat Abimanyu terdiam.

Apa yang di katakan cucunya itu benar. Memang ia sudah memiliki firasat mengenai Bopo muda dan Calon Biyung Desa Banyu Alas yang akan kembali di uji.

"Apa gak ada cara lain, Mo?" Tanya Aksa.

"Andai ada cara lain, aku pasti sudah melakukannya dari tadi, Po. Bahkan Mbak Laiba dan Pakde Askara gak bisa membujuk Meshwa." Kata Arjuna yang membuat Para Bopo dan Biyung itu tercengang.

"Itulah kenapa dia yang terpilih. Karena keteguhan hatinya yang luar biasa. Jika dia sudah berkeinginan dengan teguh, bahkan orang terdekatnya gak akan mampu menggoyahkan. Tapi, tekadnya itu bukan sembarang tekad, hanya tekad baik yang akan ia perjuangkan." Lirih Abimanyu.

"Tunggu apa lagi, Mo. Kasihan Meshwa." Lirih Arunika.

Abimanyu menghembuskan nafas panjang. Ini bukanlah sekedar tanggung jawab dan konsekuensi untuk Arjuna dan Meshwa. Jika sampai mereka melanggar, maka yang akan menanggung bebannya adalah seluruh warga desa.

"Yang Kung tanya untuk yang terakhir kalinya. Tolong kamu pikirkan dengan baik, Nang." Pinta Abimanyu.

"Kalau kamu menikah dengan Meshwa saat ini, maka pernikahan kalian adalah pernikahan siri. Kalian memang sah sebagai suami istri, namun hanya di mata Agama. Dan menurut aturan adat kita, kamu bebas melakukan hal apapun sebagai suami istri kecuali berhubungan badan dengan Meshwa sampai ritual Bopo dan Biyung selesai di lakukan. Kalian berdua harus tetap dalam kondisi suci 'perjaka dan perawan'. Sedangkan ritual Bopo dan Biyung bisa di lakukan setelah kita menemukan hari yang baik untuk kalian berdua. Kamu juga harus menjelaskan semua ini pada Meshwa. Apa kamu sanggup, Arjuna?" Tanya Abimanyu sambil menatap dalam - dalam mata Arjuna.

Tatapan dan suara Abimanyu terasa begitu mengintimidasi bagi Arsha, Aksa, Raina, Saira dan Runi. Mereka sampai merinding melihat bagaimana Abimanyu menatap Cucunya.

Namun ternyata, Arjuna sama kerasnya dengan sang Kakek. Ia sama sekali tak terintimidasi dengan tatapan Abimanyu. Nyalinya begitu besar, hingga ia sama sekali tak merasa terancam.

Raina dan Saira saling bergenggaman tangan. Situasi ini terasa begitu tegang hingga rasanya mereka ingin keluar dari ruangan ini sekarang juga.

Abimanyu dan Arjuna yang biasanya tak pernah beradu argumen atau bersitegang, pada akhirnya mengalami fase ini juga. Dan ternyata, ketegangan antara Kakek dan Cucu itu bisa membuat suasana terasa mencekam.

"Sanggup! In Syaa Allah, aku sanggup menjalankan semua konsekuensinya. Apapun itu, akan aku hadapi, selama bisa membawa Meshwa kembali ke sisiku. Aku melakukan semua ini bukan hanya karna cintaku, tapi juga demi calon Bopo yang akan meneruskan tugas keluarga ini dan demi Desa Banyu Alas yang aku jaga dengan segenap jiwa dan raga." Jawab Arjuna dengan tegas. Tak ada keraguan di matanya, pria itu begitu yakin dan tak akan mundur dengan keputusannya.

"Baiklah, kita persiapkan semuanya sekarang." Kata Abimanyu pada akhirnya.

Arsha, Aksa, Raina, Saira dan Runi, tanpa di komando menghembuskan nafas panjang bersamaan. Mereka seolah baru bisa bernafas setelah merasa tercekik beberapa saat lalu.

Perasaan mereka pun campur aduk. Ada perasaan lega dan khawatir yang membelenggu. Mereka tentu mengkhawatirkan Arjuna dan Meshwa yang akan menjalani pernikahan yang mungkin akan terasa hambar.

"Apakah mereka berdua mampu melalui semua itu hingga hari baik di dapatkan? Jika Arjuna mampu, bagaimana dengan Meshwa? apakah Meshwa akan bisa menerima semuanya?"

Pertanyaan - pertanyaan itu terasa menghantui para orang tua. Mereka pun hanya bisa berdoa dan akan terus menguatkan agar Arjuna dan Meshwa bisa melewati ujian pernikahan mereka.

"Lamarkan Meshwa untuk Arjuna pada orang tuanya, Nang. Bagaimanapun, kita tetap harus melamar dengan baik sebelum meminta izin untuk menikahkan Arjuna dan Meshwa." Titah Abimanyu pada Arsha.

"Njih, Mo." Jawab Arsha.

"Alhamdulillah, Matur suwun, Kung." Kata Arjuna yang sampai meneteskan air mata sambil menghambur ke pelukan Kakeknya.

"Makasih, Yah, Po." Ucapnya sambil memeluk Arsha dan Aksa yang duduk bersebelahan.

"Yang Ti, Ibu, Buna, makasih banyak." Ucap Arjuna sambil memeluk tiga wanita yang ia kasihi secara bergantian.

"Sabar ya, Nang. Kamu dan Meshwa harus bisa bertahan. Yang Kung akan carikan waktu terbaik dan yang paling dekat." Kata Abimanyu sambil mengusap sayang kepala Arjuna.

Terpopuler

Comments

syora

syora

ya allah mulai dr kndungan,lhiran
bnr" titisan bopo jatibirowo bth akl,hati danntal yg murni,istimewa sjk lhr,cbaan pun istimewa
ya allah semoga juna dan meshwa bsa hdp brdmpingin slng mlengkapi ibarat tumbu oleh tutup,sndal kiwo tengen
aduh thor penamu lbh tjm dr sjta mnapun👍👍👍👍

2026-03-04

3

Sigit Winaryo

Sigit Winaryo

Ya Allah sampe menetes air mata ku. kenapa ceritanya kok bisa benar benar masuk ke dalam pikiran ku. seperti bisa masuk benar dlm situasi nyata

2026-03-04

6

ikmx_wt16

ikmx_wt16

gak habis" cobaan bopo dan biyung baru desa banyu alas ini. semoga secepatnya semua masalah terselesaikan, semangat kak author biar bisa up episode banyak"😍

2026-03-04

2

lihat semua
Episodes
1 1. Besarnya Kasih Sayang
2 2. Pernikahan Siri
3 3. Seperti Mimpi
4 4. Ledekan Maut
5 5. Tahta Baru
6 6. Bullyan Tiada Henti
7 7. Chef Couple
8 8 Balada Soto
9 9. Nyeri Tengah Malam
10 10. Mesin Jahit
11 11. Mobil Baru
12 12. Tasyakuran
13 13. Tak Sadar
14 14. Solusi
15 15. Kabar Bahagia
16 16. Tahta Tertinggi
17 17. Gadis Kecil yang Cemburu
18 18. Firasat
19 19. Kematian Beruntun
20 20. Kotoran
21 21. Tersangka
22 22. Hukuman
23 23. Menjalankan Hukuman
24 24. Rencana Melamar
25 25. Acara Dagelan
26 26. Kedatangan Dipta
27 27. Hari Baik
28 28. Ritual Bopo dan Biyung
29 29. Petir
30 30. Akhir Ritual
31 31. Unboxing
32 32. Kemasukan
33 33. Gagal Intimate Wedding
34 34. Pembicaraan Pria
35 35. Besarnya Tanggung Jawab
36 36. Ciloko
37 37. Pawang Selalu Benar
38 38. TerBopo - Bopo
39 39. Musibah
40 40. Hilang Ingatan
41 41. Sudah Sehat
42 42. Rencana Resign
43 43. Firasat Ibu
44 44. Masih Ragu
45 45. Panggilan Sayang Seumur Hidup
46 46. Satpam Kecil
47 47. Di Palak Satpam
48 48. Ngidam
49 49. Pernikahan Nala dan Mifta
50 50. Ngambek
51 51. Maafan
52 52. Limbah
53 53. Teluh
54 54. Tasyakuran Empat Bulanan
55 55. Si Pemilik Benang
56 56. Kecolongan
57 57. Mencoba Tegar
58 58. Ritual Duka
59 59. Keikhlasan
60 60. Balada Saat Ke Makam
61 61. Rencana Bulan Madu
62 62. Perjalanan Umrah
63 63. Kenangan Pahit Di Sudut Lain
64 64. Ziarah
65 65. Kembali ke Indonesia
66 66. Geger Di Bandara
67 67. Anak Kecil di Perusahaan
68 68. Drama Oli
69 69. Oli Hitam
70 70. Menang Telak
71 71. Mengantar Pulang
72 72. Perasaan
73 73. Pertimbangan
74 74. Rumah Sakit
75 75. Hukuman
76 76. Empat Kompor
77 77. Khawatir dan Was -Was
78 78. Tanggapan Keluarga
79 79. Masa Lalu
80 80. Kabar Bahagia
81 81. Keluhan si Bumil
82 82. Sensitif
83 83. Sambutan Hangat
84 84. Arjuna Selalu Salah
85 85. Mood Swing
86 86. Panggilan Lucu
87 87. Cinta dan Pengorbanan
88 88. Manusia Jahil
89 89. Tak Mau Pulang.
90 90. Si Paling Kompor
91 91. Masakan Suami
92 92. Janin
93 93. Pemutus Kesakitan
94 94. Memulai Pertarungan
95 95. Makhluk Menjijikkan
96 96. Perubahan Meshwa
97 97. Drama Arjuna
98 98. Bertemu Keluarga Kamelia
99 99. Melamar Pujaan Hati
100 100. Perut Kaku
101 101. Kabar Bahagia Bertubi - Tubi
102 102. Drama Rumah Tangga
103 103. Pelajaran Baik
104 104. Salah Paham
105 105. Dinner Romantis
106 106. Pernikahan Dipta dan Kamelia
107 107. Kakak Io
108 108. Tragedi
109 109. Robek
110 110. Adek
111 111. Doa Istri
112 112. Di Fitnah
113 113. Bukan Sebuah Mitos
114 114. Proses Ritual
115 115. Pasca Ritual
116 116. Kitab Para Bopo
117 117. Menjemput Satrio
118 118. Memancing
119 119. Petak Umpet
120 120. Terkagum - Kagum
121 121. Obrolan Santai
122 122. Keluarga Berisik
123 123. Drama Kepulangan Jilid Dua
124 124. Mengamuk
125 125. Energi Aneh
126 126. Menerawang Kejadian
127 127. Penyebab Kutukan
128 128. Emosian
129 129. Positif
130 130. Penghibur
131 131. Belanja
132 132. Drama Kamar Bayi
133 133. Arjuna vs Shima
134 134. Kontraksi Palsu
135 135. Besar atau Kecil
136 136. Kelahiran Bopo Kecil
137 137. Baby Aka
138 138. Tangan Kecil
139 139. Cobaan Malam Pertama
140 140. Ratu Drama
141 141. Keluhan Arjuna
142 142. Solusi
143 143. Mobil Baru
144 144. Tasyakuran
145 145. Kabar Bahagia Lagi
146 146. Kemampuan Pertama
147 147. Diajeng Sena
148 148. Pergerakan
149 149. Ibu Peri
150 150. Teman
151 151. Kontraksi Tiba - Tiba
152 152. Pak Ade Kesayangan
153 153. Keputusan Berat
154 154. Cinta dan Pengorbanan
155 155. Time Flies.
156 Kelanjutan Novel!
Episodes

Updated 156 Episodes

1
1. Besarnya Kasih Sayang
2
2. Pernikahan Siri
3
3. Seperti Mimpi
4
4. Ledekan Maut
5
5. Tahta Baru
6
6. Bullyan Tiada Henti
7
7. Chef Couple
8
8 Balada Soto
9
9. Nyeri Tengah Malam
10
10. Mesin Jahit
11
11. Mobil Baru
12
12. Tasyakuran
13
13. Tak Sadar
14
14. Solusi
15
15. Kabar Bahagia
16
16. Tahta Tertinggi
17
17. Gadis Kecil yang Cemburu
18
18. Firasat
19
19. Kematian Beruntun
20
20. Kotoran
21
21. Tersangka
22
22. Hukuman
23
23. Menjalankan Hukuman
24
24. Rencana Melamar
25
25. Acara Dagelan
26
26. Kedatangan Dipta
27
27. Hari Baik
28
28. Ritual Bopo dan Biyung
29
29. Petir
30
30. Akhir Ritual
31
31. Unboxing
32
32. Kemasukan
33
33. Gagal Intimate Wedding
34
34. Pembicaraan Pria
35
35. Besarnya Tanggung Jawab
36
36. Ciloko
37
37. Pawang Selalu Benar
38
38. TerBopo - Bopo
39
39. Musibah
40
40. Hilang Ingatan
41
41. Sudah Sehat
42
42. Rencana Resign
43
43. Firasat Ibu
44
44. Masih Ragu
45
45. Panggilan Sayang Seumur Hidup
46
46. Satpam Kecil
47
47. Di Palak Satpam
48
48. Ngidam
49
49. Pernikahan Nala dan Mifta
50
50. Ngambek
51
51. Maafan
52
52. Limbah
53
53. Teluh
54
54. Tasyakuran Empat Bulanan
55
55. Si Pemilik Benang
56
56. Kecolongan
57
57. Mencoba Tegar
58
58. Ritual Duka
59
59. Keikhlasan
60
60. Balada Saat Ke Makam
61
61. Rencana Bulan Madu
62
62. Perjalanan Umrah
63
63. Kenangan Pahit Di Sudut Lain
64
64. Ziarah
65
65. Kembali ke Indonesia
66
66. Geger Di Bandara
67
67. Anak Kecil di Perusahaan
68
68. Drama Oli
69
69. Oli Hitam
70
70. Menang Telak
71
71. Mengantar Pulang
72
72. Perasaan
73
73. Pertimbangan
74
74. Rumah Sakit
75
75. Hukuman
76
76. Empat Kompor
77
77. Khawatir dan Was -Was
78
78. Tanggapan Keluarga
79
79. Masa Lalu
80
80. Kabar Bahagia
81
81. Keluhan si Bumil
82
82. Sensitif
83
83. Sambutan Hangat
84
84. Arjuna Selalu Salah
85
85. Mood Swing
86
86. Panggilan Lucu
87
87. Cinta dan Pengorbanan
88
88. Manusia Jahil
89
89. Tak Mau Pulang.
90
90. Si Paling Kompor
91
91. Masakan Suami
92
92. Janin
93
93. Pemutus Kesakitan
94
94. Memulai Pertarungan
95
95. Makhluk Menjijikkan
96
96. Perubahan Meshwa
97
97. Drama Arjuna
98
98. Bertemu Keluarga Kamelia
99
99. Melamar Pujaan Hati
100
100. Perut Kaku
101
101. Kabar Bahagia Bertubi - Tubi
102
102. Drama Rumah Tangga
103
103. Pelajaran Baik
104
104. Salah Paham
105
105. Dinner Romantis
106
106. Pernikahan Dipta dan Kamelia
107
107. Kakak Io
108
108. Tragedi
109
109. Robek
110
110. Adek
111
111. Doa Istri
112
112. Di Fitnah
113
113. Bukan Sebuah Mitos
114
114. Proses Ritual
115
115. Pasca Ritual
116
116. Kitab Para Bopo
117
117. Menjemput Satrio
118
118. Memancing
119
119. Petak Umpet
120
120. Terkagum - Kagum
121
121. Obrolan Santai
122
122. Keluarga Berisik
123
123. Drama Kepulangan Jilid Dua
124
124. Mengamuk
125
125. Energi Aneh
126
126. Menerawang Kejadian
127
127. Penyebab Kutukan
128
128. Emosian
129
129. Positif
130
130. Penghibur
131
131. Belanja
132
132. Drama Kamar Bayi
133
133. Arjuna vs Shima
134
134. Kontraksi Palsu
135
135. Besar atau Kecil
136
136. Kelahiran Bopo Kecil
137
137. Baby Aka
138
138. Tangan Kecil
139
139. Cobaan Malam Pertama
140
140. Ratu Drama
141
141. Keluhan Arjuna
142
142. Solusi
143
143. Mobil Baru
144
144. Tasyakuran
145
145. Kabar Bahagia Lagi
146
146. Kemampuan Pertama
147
147. Diajeng Sena
148
148. Pergerakan
149
149. Ibu Peri
150
150. Teman
151
151. Kontraksi Tiba - Tiba
152
152. Pak Ade Kesayangan
153
153. Keputusan Berat
154
154. Cinta dan Pengorbanan
155
155. Time Flies.
156
Kelanjutan Novel!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!