Chapter 5 - Reputasi Palsu

Sosok gadis itu keluar dari balik pintu yang setengah terbuka. Ge yang tadinya berdiri santai langsung mengernyit. Matanya menyipit.

“...Tantri?”

Gadis itu juga tertegun. Matanya membesar saat melihat siapa yang berdiri di depan rumahnya.

“Ge?!”

Beberapa detik mereka hanya saling menatap. Angin malam berhembus pelan di gang sempit itu.

Ge masih menatap Tantri dengan wajah heran. Dia tentu kaget melihat gadis yang dirinya kenal cantik, bersih dan kaya raya, kini terlihat lusuh dengan kaos oblong usang.

Tantri sendiri tampak panik. Rambutnya tidak serapi biasanya. Sangat berbeda dengan penampilannya di sekolah yang selalu terlihat rapi dan mahal.

Bang Ucup lanjut melakukan tugasnya. Dia langsung menunjuk pria kurus yang berdiri di belakang Tantri. “Udah dua bulan lu ngilang! Sekarang bayar!” bentaknya.

Pria itu gugup. “Bang… saya lagi susah…”

Bang Jali langsung memotong. “Semua orang juga susah! Tapi yang penting bayar!"

Tantri terlihat semakin tegang. Dia melirik Ge lagi. Lalu mendekatinya cepat.

“Ge.”

“Hah?”

“Bisa ngomong sebentar?”

Bang Ucup langsung menyela. “WOY! Apa-apaan lu?! Mau ngerayu anak bos kami, hah?!" timpalnya.

Tantri menatap mereka. “Aku mau bicara sama dia. Cuma sebentar.”

Bang Jali memandang Ge. “Lu kenal dia?”

Ge mengangkat bahu. “Temen sekolah.”

Bang Ucup berpikir sebentar. Lalu menunjuk Ge.

“Cepet! Lima menit ya!”

"Makasih, Bang!" Tantri langsung menarik tangan Ge menjauh beberapa meter dari rumah itu.

Mereka berdiri di bawah lampu jalan yang redup. Beberapa detik Tantri hanya diam.

Ge menatapnya. “Lu lagi cosplay atau beneran nih?" pungkasnya.

Tantri terlihat ragu. Namun akhirnya dia bicara pelan. “Yang mereka tagih… itu utang bokap gue.”

"Bukannya itu jelas ya?" Ge melirik ke arah rumah kumuh itu.

Tantri menggigit bibirnya. Dia sebenarnya ragu apakah Ge bisa diajak kerjasama. "Tolong jangan bilang siapa-siapa di sekolah..."

Ge mengangkat alis. “Siapa lu ngatur-ngatur gue? Gue yakin ini bakalan jadi berita panas di sekolah!” balasnya sambil cengengesan mengejek. Ge ingat betul bagaimana sikap Tantri dan geng Bintang di sekolah. Dia ingat mereka sering menindas yang lemah.

Tantri seketika cemberut. Lampu jalan membuat bayangannya terlihat panjang di aspal.

“Gue akan lakukan apapun buat nutup mulut lu. Apapun!" ujar Tantri.

Ge mengernyit. "Emang lu bisa ngasih gue apa? Uang? Cih! Kayaknya lu nggak punya," sahutnya sambil terkekeh. Ge membuang muka sambil memasukkan dua tangan ke saku celananya.

Tantri tersenyum pahit. "Gue emang nggak punya uang, tapi gue punya tubuh gue," ucapnya.

Mata Ge terbelalak. Namun saat itulah Tantri memegangi wajahnya dan langsung melumat bibir Ge dengan mulutnya. Sebuah ciuman mendarat ke bibir Ge begitu saja tanpa aba-aba. Ge bisa merasakan bibir dan lidah Tantri yang membuat bibirnya jadi basah.

Sontak Ge langsung mendorong Tantri. Ciuman mereka seketika terlepas. "Eh! Apa-apaan lu? Udah gila ya?!" timpalnya tak percaya. Ia segera mengusap bibirnya dengan punggung tangan.

"Anggap saja itu imbalan buat lu untuk tutup mulut," kata Tantri.

"Imbalan apaan! Gue nggak nafsu kali sama lu!" balas Ge tegas.

"Ge! Udah nggak? Ini udah lima menit!" panggil Bang Jali.

"Bentar, Bang!" sahut Ge.

Saat itulah Tantri tiba-tiba menjatuhkan kakinya ke tanah. Dia berlutut dan memegangi kaki Ge. "Gue mohon... Bantuin gue, Ge... Jangan kasih tahu tentang keadaan gue ke semua orang, apalagi geng Bintang..." mohonnya.

Ge tercengang. "Gue kira lu mohon biar utang bokap lu dipermudah, lah ternyata buat reputasi palsu lu!" tukasnya.

"Itu segalanya buat gue, Ge... Mengenai hutang bokap, gue punya uang buat bayar separuhnya," kata Tantri. "Plis... Rahasiain ya... Lu mau ngew*e sama gue? Gue jabanin deh!" tambahnya.

"Gila ya lu!" Ge tak menyangka Tantri akan menyerahkan harga dirinya demi reputasinya.

Terpopuler

Comments

W I 2 K

W I 2 K

bisa jd si Tantri piala bergilir di geng bintangnya ni....

2026-03-10

1

Jaka

Jaka

wduh dapet enak² dong ge🤭

2026-05-12

0

Tiara Bella

Tiara Bella

gila si Tantri ternyata ..

2026-03-11

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1 - Sage Iskandar
2 Chapter 2 - Membersihkan Toilet
3 Chapter 3 - Pinjaman Cepat
4 Chapter 4 - Menagih Hutang
5 Chapter 5 - Reputasi Palsu
6 Chapter 6 - Tak Jadi Nongkrong
7 Chapter 7 - Belajar Biologi
8 Chapter 8 - Murid Baru
9 Chapter 9 - Bolos
10 Chapter 10 - Pria Asing
11 Chapter 11 - Membuktikan
12 Chapter 12 - Cerita Arif
13 Chapter 13 - Sampel DNA
14 Chapter 14 - Dihukum Lagi
15 Chapter 15 - Tentang Naya
16 Chapter 16 - Di Ajak Ngobrol Cewek Lagi
17 Chapter 17 - Permohonan Tantri Lagi
18 Chapter 18 - Hasil Tes DNA
19 Chapter 19 - Memberitahu
20 Chapter 20 - Seluruh Warisan Katanya
21 Chapter 21 - Ibu & Dua Saudara Tiri Spek Bidadari
22 Chapter 22 - Bersikap Baik
23 Chapter 23 - Keliling Mansion
24 Chapter 24 - Glow Up
25 Chapter 25 - Musuh Zara
26 Chapter 26 - Kembali Ke Mansion
27 Chapter 27 - Perasaan Aneh Ibu Tiri
28 Chapter 28 - Minta Maaf
29 Chapter 29 - Serangan
30 Chapter 30 - Kuasa Hukum Romy
31 Chapter 31 - Karma
32 Chapter 32 - Menyusul Bapak
33 Chapter 33 - Menerobos
34 Chapter 34 - Hidup Tak Bisa Ditebak
35 Chapter 35 - Kantor Polisi
36 Chapter 36 - Belum Pulang
37 Chapter 37 - Kolam Renang
38 Chapter 38 - Bantuan
39 Chapter 39 - Cuman Mimpi
40 Chapter 40 - Kembali Ke Sekolah
41 Chapter 41 - Idola Sekolah Baru
42 Chapter 42 - Berani
43 Chapter 43 - Rumah Baru Ge
44 Chapter 44 - Serangan Kevin
45 Chapter 45 - Tugas Ge
46 Chapter 46 - Kembali Dengan Motor
47 Chapter 47 - Gebetan Kevin
48 Chapter 48 - Salah Paham
49 Chapter 49 - Ancaman Hukuman
50 Chapter 50 - Hukuman Lain
51 Chapter 51 - Beda Level
52 Chapter 52 - Ketegasan Arif
53 Chapter 53 - Mau Tak Mau
54 Chapter 54 - Teman & Perempuan
55 Chapter 55 - Kabur
56 Chapter 56 - Saudara Tiri
57 Chapter 57 - Ungkapan Zara
58 Chater 58 - Ke Klub Malam
59 Chapter 59 - Gara-Gara Marni
60 Chapter 60 - Berkelahi
61 Chapter 61 - Bukan Bocah Biasa
62 Chapter 62 - Di Blacklist
63 Chapter 63 - Kepergok
64 Chapter 64 - Ada Kabar
65 Chapter 65 - Keadaan Tarno
66 Chapter 66 - Duka
67 Chapter 67 - Memulai Rencana
68 Chapter 68 - Tak Ada Petunjuk
69 Chapter 69 - Berbeda
70 Chater 70 - Cokelat Hangat
71 Chapter 71 - Masih Bertengkar
72 Chater 72 - Ke Kamar
73 Chapter 73 - Aneh
74 Chapter 74 - Hasil Otopsi
75 Chapter 75 - Hukuman
76 Chapter 76 - Dilepaskan
77 Chapter 77 - Permintaan Maaf Kosong
78 Chapter 78 - Pemakaman
79 Chater 79 - Menyusun Rencana
80 Chapter 80 - Pembalasan
81 Chapter 81 - Rencana Di Klub Malam
82 Chapter 82 - Tak Tahu
83 Chapter 83 - Tempat Rahasia
84 Chapter 84 - Rencana Penyusupan
85 Chapter 85 - Misi Bimo & Taufik
86 Chapter 86 - Rekaman CCTV
87 Chapter 87 - Dapat Bukti
88 Chapter 88 - Tidak Gegabah
89 Chapter 89 - Tersebar
90 Chapter 90 - Orang Gila
91 Chapter 91 - Mendapat Balasan
92 Chapter 92 - Lulus
93 Chapter 93 - Dendam
94 Chapter 94 - Saatnya Pergi
95 Chapter 95 - Kuliah
96 Chater 96 - Menolong Naya
97 Chapter 97 - Apartemen Ge
98 Chapter 98 - Terpesona
99 Chapter 99 - Gak Peka
100 Chapter 100 - Seranjang
101 Chapter 101 - Tak Bisa Tidur
102 Chapter 102 - Hanya Mimpi
103 Chapter 103 - Tak Sengaja
104 Chapter 104 - Membersihkan Jejak
105 Chapter 105 - Tak Peduli
106 Chapter 106 - Sekalian Saja
107 Chapter 107 - Dibawa Pergi
108 Chapter 108 - Emergency
109 Chapter 109 - Penemuan Koper
110 Chapter 110 - Pantas Mati
111 Chapter 111 - Ngopi
112 Chapter 112 - Tumbuh Dewasa
113 Chapter 113 - Ending
114 Pengumuman Novel Baru
Episodes

Updated 114 Episodes

1
Chapter 1 - Sage Iskandar
2
Chapter 2 - Membersihkan Toilet
3
Chapter 3 - Pinjaman Cepat
4
Chapter 4 - Menagih Hutang
5
Chapter 5 - Reputasi Palsu
6
Chapter 6 - Tak Jadi Nongkrong
7
Chapter 7 - Belajar Biologi
8
Chapter 8 - Murid Baru
9
Chapter 9 - Bolos
10
Chapter 10 - Pria Asing
11
Chapter 11 - Membuktikan
12
Chapter 12 - Cerita Arif
13
Chapter 13 - Sampel DNA
14
Chapter 14 - Dihukum Lagi
15
Chapter 15 - Tentang Naya
16
Chapter 16 - Di Ajak Ngobrol Cewek Lagi
17
Chapter 17 - Permohonan Tantri Lagi
18
Chapter 18 - Hasil Tes DNA
19
Chapter 19 - Memberitahu
20
Chapter 20 - Seluruh Warisan Katanya
21
Chapter 21 - Ibu & Dua Saudara Tiri Spek Bidadari
22
Chapter 22 - Bersikap Baik
23
Chapter 23 - Keliling Mansion
24
Chapter 24 - Glow Up
25
Chapter 25 - Musuh Zara
26
Chapter 26 - Kembali Ke Mansion
27
Chapter 27 - Perasaan Aneh Ibu Tiri
28
Chapter 28 - Minta Maaf
29
Chapter 29 - Serangan
30
Chapter 30 - Kuasa Hukum Romy
31
Chapter 31 - Karma
32
Chapter 32 - Menyusul Bapak
33
Chapter 33 - Menerobos
34
Chapter 34 - Hidup Tak Bisa Ditebak
35
Chapter 35 - Kantor Polisi
36
Chapter 36 - Belum Pulang
37
Chapter 37 - Kolam Renang
38
Chapter 38 - Bantuan
39
Chapter 39 - Cuman Mimpi
40
Chapter 40 - Kembali Ke Sekolah
41
Chapter 41 - Idola Sekolah Baru
42
Chapter 42 - Berani
43
Chapter 43 - Rumah Baru Ge
44
Chapter 44 - Serangan Kevin
45
Chapter 45 - Tugas Ge
46
Chapter 46 - Kembali Dengan Motor
47
Chapter 47 - Gebetan Kevin
48
Chapter 48 - Salah Paham
49
Chapter 49 - Ancaman Hukuman
50
Chapter 50 - Hukuman Lain
51
Chapter 51 - Beda Level
52
Chapter 52 - Ketegasan Arif
53
Chapter 53 - Mau Tak Mau
54
Chapter 54 - Teman & Perempuan
55
Chapter 55 - Kabur
56
Chapter 56 - Saudara Tiri
57
Chapter 57 - Ungkapan Zara
58
Chater 58 - Ke Klub Malam
59
Chapter 59 - Gara-Gara Marni
60
Chapter 60 - Berkelahi
61
Chapter 61 - Bukan Bocah Biasa
62
Chapter 62 - Di Blacklist
63
Chapter 63 - Kepergok
64
Chapter 64 - Ada Kabar
65
Chapter 65 - Keadaan Tarno
66
Chapter 66 - Duka
67
Chapter 67 - Memulai Rencana
68
Chapter 68 - Tak Ada Petunjuk
69
Chapter 69 - Berbeda
70
Chater 70 - Cokelat Hangat
71
Chapter 71 - Masih Bertengkar
72
Chater 72 - Ke Kamar
73
Chapter 73 - Aneh
74
Chapter 74 - Hasil Otopsi
75
Chapter 75 - Hukuman
76
Chapter 76 - Dilepaskan
77
Chapter 77 - Permintaan Maaf Kosong
78
Chapter 78 - Pemakaman
79
Chater 79 - Menyusun Rencana
80
Chapter 80 - Pembalasan
81
Chapter 81 - Rencana Di Klub Malam
82
Chapter 82 - Tak Tahu
83
Chapter 83 - Tempat Rahasia
84
Chapter 84 - Rencana Penyusupan
85
Chapter 85 - Misi Bimo & Taufik
86
Chapter 86 - Rekaman CCTV
87
Chapter 87 - Dapat Bukti
88
Chapter 88 - Tidak Gegabah
89
Chapter 89 - Tersebar
90
Chapter 90 - Orang Gila
91
Chapter 91 - Mendapat Balasan
92
Chapter 92 - Lulus
93
Chapter 93 - Dendam
94
Chapter 94 - Saatnya Pergi
95
Chapter 95 - Kuliah
96
Chater 96 - Menolong Naya
97
Chapter 97 - Apartemen Ge
98
Chapter 98 - Terpesona
99
Chapter 99 - Gak Peka
100
Chapter 100 - Seranjang
101
Chapter 101 - Tak Bisa Tidur
102
Chapter 102 - Hanya Mimpi
103
Chapter 103 - Tak Sengaja
104
Chapter 104 - Membersihkan Jejak
105
Chapter 105 - Tak Peduli
106
Chapter 106 - Sekalian Saja
107
Chapter 107 - Dibawa Pergi
108
Chapter 108 - Emergency
109
Chapter 109 - Penemuan Koper
110
Chapter 110 - Pantas Mati
111
Chapter 111 - Ngopi
112
Chapter 112 - Tumbuh Dewasa
113
Chapter 113 - Ending
114
Pengumuman Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!