Sistem Gadis Kaya Raya

Sistem Gadis Kaya Raya

Mendapatkan Sistem

Karina baru saja dipecat dari perusahaan dengan uang pesangon terkena potongan hingga 50 persen.

“Sial! Hanya gara-gara anak Bos ingin magang kerja, aku yang merupakan karyawan paling muda langsung dikorbankan!”

Di bawah panas teriknya sinar matahari pagi, Karina yang baru melangkah keluar dari tempatnya bekerja, tiba-tiba suara lembut muncul dalam pikirannya~

[Ding!]

[Sistem telah menyatu dengan Host baru.]

[Selamat Host mendapatkan hadiah perkenalan 10.000.000.000 rupiah.]

[Terdapat tugas Sistem yang harus Host selesaikan: Habiskan seluruh uang selama 1 jam untuk mendapatkan hadiah rabat 10 kali lipat dari uang yang Host habiskan.]

Melihat sekeliling, Karina memastikan tak ada orang lain di sekelilingnya, tapi suara yang dia dengar sangat jelas.

‘Suara siapa barusan?’ batinnya bingung.

“Ting!~”

Suara notifikasi dari ponselnya tiba-tiba terdengar.

Mendengar suara itu, Karina cepat memeriksa ponselnya, dan ternyata itu adalah notifikasi dari pihak Bank, memberitahunya uang senilai 10 Miliar baru saja masuk ke rekeningnya.

“Wah! Benar-benar sepuluh miliar seperti apa yang baru aku dengar.”

[Ding!]

[Host harap segera menyelesaikan tugas dari Sistem! Saat ini hanya tersisa waktu 55 menit sebelum tugas dinyatakan gagal, dan Host akan kehilangan Sistem serta uang 10 Miliar.]

Suara yang menyebut dirinya sebagai Sistem kembali terdengar, sementara Karina meyakinkan dirinya kalau tak ada orang lain yang mendengar suara itu.

“Aku nggak ingin kehilangan hal baik yang belum aku nikmati!”

Karina melihat sekelilingnya, dan untung saja gedung perusahaan tempatnya bekerja berada di pusat kota, dekat dengan sebuah tempat perbelanjaan terbesar, dan di dalamnya terdapat banyak toko barang bermerek dengan harga tinggi.

Dengan gaji UMR yang tak seberapa, biasanya Karina hanya melihat tempat perbelanjaan itu dari luar, tapi dengan uang miliaran yang harus dihabiskan kurang dari 1 jam, dia sudah membayangkan apa saja yang ingin dibeli.

“Diamond Palace Mall, aku datang untuk berbelanja!”

Karina tersenyum lebar, melupakan jika baru saja dia telah kehilangan pekerjaan, bahkan uang pesangon miliknya dipotong 50 persen.

Jam tangan mewah, tas mewah, perhiasan, ponsel keluaran terbaru, peralatan kosmetik terbaik, pakaian-pakaian bermerek yang selama ini hanya bisa dilihat dari layar ponsel retaknya, semuanya dibeli oleh Karina tanpa terkecuali.

Uang senilai sepuluh miliar rupiah akhirnya habis hanya dalam kurun waktu beberapa menit, dan di pembelian terakhir Karina membeli motor impiannya yang hanya seharga puluhan juta.

Awalnya dia tadi ingin membeli mobil, tapi ingat kalau mengemudikan mobil bukan keahliannya, cepat saja Karina beralih ke sepeda motor, kendaraan yang biasa dikendarainya, sebelum akhirnya motor tua miliknya rusak parah dan terpaksa dijual sebagai besi tua.

“Meski aku berpenampilan sederhana. Selama punya uang, nggak ada yang berani meremehkanku!”

[Ding!]

[Host telah menyelesaikan Tugas Sistem untuk pertama kalinya, yaitu Tugas menghabiskan uang tunai senilai 10.000.000.000 rupiah.]

[Hadiah berupa rabat 10 kali lipat dari uang yang telah dihabiskan segera ditransfer ke rekening Hos.]

[Dikarenakan ini adalah Tugas pertama yang berhasil diselesaikan dengan sempurna, Hos mendapatkan hadiah tambahan, sebuah Mansion nomor 01 di perumahan Skyline Royal Residence.]

Karina dibuat melongo oleh hadiah-hadiah yang didapatkannya, bahkan tubuhnya sempat oleng dan hampir terjatuh.

Bibirnya melengkung, dan dia terkekeh pelan, hingga tiba-tiba perhatiannya tertuju pada suara notifikasi, dimana itu adalah notifikasi dari pihak Bank, memberitahunya jika uang senilai 100.000.000.000 rupiah baru saja masuk ke rekeningnya.

“Auh!~”

Karina mencubit lengannya, dan itu rasanya sakit.

“Ini bukan mimpi di siang bolong.”

Sebenarnya dia sudah tau kalau apa yang dialaminya bukan mimpi, hanya saja saat ini Karina sedang terlihat linglung, tapi untungnya dia cepat mendapatkan kembali kesadaran dan ketenangannya.

“Ayah, Ibu, anakmu kaya raya, tapi sekarang aku bingung bagaimana cara menjelaskan pada mereka tentang kekayaan yang aku miliki!”

Dari senang, cepat perasaan Karina berubah menjadi bingung.

“Sudahlah, nanti saja itu aku pikirkan sambil jalan, lagipula kekayaan ini aku dapatkan bukan dari hasil pekerjaan yang melanggar hukum.”

[Ding!]

[Tugas Darurat terpicu!]

[Selamatkan seorang anak kecil yang akan jatuh dari lantai tiga Mall!]

[Hadiah: Dirahasiakan.]

“I-Inisih bukan tugas, tapi keharusan!”

Saat ini Karina berada di lantai dua, dimana sebelumnya dia berencana langsung pulang, tapi karena adanya Tugas Darurat, cepat dia berlari menuju lantai ketiga.

Larinya sangat cepat, tetapi sebisa mungkin dia tak mengganggu pengunjung lain, dan setelah beberapa menit berlalu, akhirnya dia tiba di lantai tiga.

“Sistem, dimana anak itu?”

[Ding!]

[Host lurus saja, dan nanti akan melihat keberadaan anak itu.]

“Wush!~”

Karina berlari cepat, dan di ujung dia akhirnya melihat keberadaan anak yang sedang dicari, tapi melihat anak itu menaiki pagar pembatas, kata Karina melotot dan sebisa mungkin dia menambah kecepatan larinya.

“Grep!~”

Cepat kedua tangan Karina menangkap kedua kaki anak laki-laki yang hampir jatuh, sementara orang-orang di sekeliling yang baru menyadari kalau ada anak laki-laki hampir jatuh, mereka teriak histeris, membuat banyak pasang mata mengarahkan pandangan ke arah unung lantai tiga.

Suasana baru kembali tenang setelah Karina berhasil menaikkan anak laki-laki yang kini berada di pelukannya.

“Mommy!” seru anak laki-laki begitu melihat wajah Karina.

“Anak kecil, dimana Mommy kamu?” tanya Karina, belum tau siapa yang dipanggil mommy oleh anak di pangkuannya.

“Mommy... Mommy... Mommy!”

“Grep!~”

Anak laki-laki itu tiba-tiba memeluk Karina sambil terus mengulang kata Mommy.

Di tengah kebingungan yang seketika melanda pikiran Karina, datang pria dengan wajah pucat pasi dari arah kerumunan orang-orang yang berkerumun di sekitar tempat Karina berada.

“Tuan Muda, syukurlah Tuan Muda baik-baik saja!”

Mendengar itu Karina tau kalau pria yang baru datang memiliki hubungan dengan anak laki-laki di pelukannya.

“Tuan, sepertinya Tuan Kecil ini ketiduran. Apa Tuan bisa membantuku mengangkat tubuhnya?”

Anak laki-laki itu berusia 4 atau lima tahun dengan tubuh tumbuh ideal, membuat Karina kesulitan bangun karena berat tubuh anak itu.

Begitu anak laki-laki berpindah ke tangan sosok pria yang wajahnya kembali berwarna, cepat saja Karina pergi, masuk ke tengah-tengah kerumunan orang, menghilangkan jejak keberadaannya.

“Kemana perginya wanita barusan?”

Pria yang sadar belum berterimakasih pada penyelamat Tuan Mudanya, dia kehilangan jejak wanita yang wajahnya sangat mirip dengan seseorang, tapi jelas mereka bukan orang yang sama, dikarenakan seseorang yang dia maksud adalah mendiang Ibu Tuan Mudanya, sosok yang tiada setelah berjuang melahirkan seorang putra untuk pria yang disayanginya.

Sayangnya pengorbanan itu tak berhasil menarik perhatian pria yang disayanginya, dimana pria itu justru membencinya, bahkan kematiannya berhubungan dengan perbuatan pria itu.

“Sebaiknya aku rahasiakan kejadian hari ini dari Tuan, termasuk keberadaan wanita yang mirip dengan mendiang Nyonya.”

Pria itu pergi sembari menggendong Tuan Mudanya yang tertidur pulas, membuat suasana Mall kembali berjalan seperti biasanya.

Di tempat berbeda. Karina yang akhirnya bisa membawa motor barunya pulang, dia sama sekali tak tau apa yang terjadi setelah kepergiannya dari Mall.

“Hei Sistem! Jangan dulu memberikan hadiah saat aku sedang mengendarai motor! Bisa-bisa ini terjadi kecelakaan tunggal kalau nanti aku terkejut mendengar hadiah yang kau berikan padaku!”

Mengerti keinginan Karina, sepanjang jalan pulang, Sistem diam membisu, membuat perjalanan pulang Karina berjalan lancar tanpa adanya hambatan.

Tetapi begitu tiba di rumah kontrakan yang ditempatinya bersama kedua orangtuanya. Karina dikejutkan dengan barang-barang miliknya juga milik orangtuanya yang sudah ada di luar.

Setelah memarkirkan motor, cepat Karina menghampiri orangtuanya, mencari tahu apa yang sebenarnya telah terjadi.

Dari ayahnya, akhirnya Karina tau kalau pemilik kontrakan mengusir keluarganya, padahal masih ada 10 hari lagi sebelum kontrak berakhir.

Hanya karena ada saudara jauhnya yang membutuhkan kontrakan, Karina dan keluarganya menjadi korban ketidak adilan pemilik kontrakan.

‘Kebetulan aku punya rumah baru. Jadi sekarang saja aku ajak Ayah dan Ibu pindah ke rumah baru!’

Karina tersenyum kecil, meski dia tau nanti akan dituntut banyak penjelasan dari orangtuanya tentang darimana uang yang digunakan untuk membeli rumah.

Tetapi sebuah alasan telah dipersiapkan, dan Karina yakin alasan itu cukup untuk menjawab seluruh pertanyaan orangtuanya.

Terpopuler

Comments

Justmeen

Justmeen

keren, salam kenal Kaka 🙏🙏🙏

2026-04-19

1

Ambu Rinddiany Thea

Ambu Rinddiany Thea

gila ya d suruh ngabisin uang 10 m dlm sejam 🤭 ,

2026-06-13

0

Erna Ladi Yanti

Erna Ladi Yanti

sistem adalah novel kesukaan qu,semngt thor ♥️

2026-05-09

0

lihat semua
Episodes
1 Mendapatkan Sistem
2 Pindah Ke Rumah Baru
3 Karma Datang Begitu Cepat
4 Kembalinya Mereka Yang Tak Diinginkan
5 Terus Belanja Untuk Mendapatkan Uang
6 Jujur Ke Orangtua
7 Tugas Sistem Di Pagi Hari
8 Menyelamatkan Pria Tampan
9 identitas Misterius
10 Membalas Ancaman Dengan Ancaman
11 Keputusan Sophia
12 Mempermalukan Pemancing Masalah
13 Bertemu Mantan Bos
14 Perjuangan Kedua Orangtua Karina
15 Ketertarikan Nicholas
16 Kemunculan Tiga Sosok Asisten Karina
17 Rencana Licik Keluarga Pratama
18 Pertemuan Yang Tak Diinginkan
19 Kemunculan Keluarga Adrian
20 Menjadi Jauh Lebih Kuat
21 Terungkapnya Alamat Tempat Tinggal Karina
22 Mengusir Keluarga Pratama
23 Membubarkan Tawuran Pelajar
24 Dua Wanita Pengganggu
25 Rumitnya Masalah Keluarga Nicholas
26 Membersihkan Sampah Masyarakat
27 Keluarga Salim
28 Memberi Pelajaran Pada Keluarga Salim
29 Tempat Untuk Menghabiskan Uang
30 Mengejutkan Banyak Orang
31 Kedatangan Valerie
32 Tingkah Ajaib Nicholas
33 Melepaskan Wendy
34 Diusir Utuk Kedua Kalinya
35 Ditinggalkan Sistem Untuk Sementara Waktu
36 Keluarga Maheswara
37 Rencana Keluarga Salim
38 Informasi Keluarga Kandung
39 Pertemuan Tidak Disengaja
40 Persiapan Keluarga Maheswara
41 Kehangatan Sebuah Keluarga
42 Akhirnya Bertemu Dengan Mereka
43 Menolak Ikut Orangtua Kandung
44 Pergi Berlibur
45 Pengakuan Nicholas
46 Keiinginan Yang Menggebu-gebu
47 Menangkap Penjahat
48 Perguruan Elang Langit
49 Adik Tiri Wiryawan
50 Diusir Dari Celestial Plate
51 Menemui Teman Lama Yang Sedang Kesusahan
52 Membantu Teman Lama
53 Bertemu Para Kakak
54 Hubungan Keluarga Yang Sangat Buruk
55 Rasa Kagum Giselle
56 Rencana Orangtua Kandung Karina
57 Menangkap Komplotan Pencuri
58 Menonton Pertunjukan Menarik
59 Mengunjungi Star Entertainment
60 Rencana Busuk Seorang Ayah Kandung
61 Sifat Asli Adrian
62 Pemilik Garis Keturunan Iblis
63 Mengaktifkan Roh Pelindung
64 Kedatangan Wakil Pemimpin Perguruan Pedang Langit
65 Semangat Seorang Ayah
66 Tidak Membutuhkan Orangtua Kandung
67 Mendapatkan Seorang Budak
68 Melihat Perguruan Awan Surgawi
69 Memberi Sedikit Pelajaran
70 Meningkatkan Kekuatan Jiwa
71 Ingatan Penting Yang Perlahan Menghilang
72 Berhasil Mencapai Puncak Tangga Jiwa
73 Menjalin Kontak Dengan Pedang Cahaya
74 Hari Berlangsungnya Pertemuan Di Istana Awan
75 Kekuatan Yang Mengejutkan Semua Orang
76 Mengumumkan Identitas Karina
77 Memberi Hadiah
78 Racun Pemakan Jiwa
79 Kemunculan Awan Petir
80 Petir Langit
81 Gagal Bersantai
82 Kejadian Yang Tidak Seharusnya Terjadi
83 Fenomena Awan Aneh
84 Pertarungan Singkat Melawan Iblis
85 Kebangkitan Keluarga Salim
86 Kedatangan Tamu Tidak Diundang
87 Menguji Kekuatan Jiwa
88 Berlomba Meningkatkan Kekuatan
89 Ketakutan Umat Manusia
90 Keadaan Memprihatinkan Keluarga Salim
91 Terungkapnya Sebuah Rahasia Besar
92 Kemarahan Nicholas
93 Mengiyakan Keinginan Nicholas
94 Pembantaian Di Malam Hari
95 Bukannya Untung Tapi Buntung
96 Hari Pembukaan Butik Giselle
97 Situasi Keluarga Giselle
98 Karma Dibayar Tuntas
99 Kehidupan Keluarga Nicholas
100 Berkumpulnya Seluruh Anggota Keluarga Maheswara
101 Pergi Ke Wilayah Bangsa Iblis
102 Tinggal Di Rumah Kosong
103 Fokus Mengumpulkan Informasi
104 Umat Manusia Yang Semakin Kuat
105 Sama-Sama Mengirim Mata-Mata
106 Seleksi Pejuang Bangsa Iblis
107 Mulai Mendapat Kepercayaan
108 Pengumuman Dari Raja Iblis
109 Melihat Langsung Sosok Raja Iblis
110 Meninggalkan Wilayah Kekuasaan Bangsa Iblis
111 Kepulangan Karina Dan Alaska
112 Tidur Selagi Ada Waktu
113 Berkumpul Kembali Dengan Semua Orang
114 Melakukan Konferensi Pers
115 Kegelisahan Raja Iblis
116 Menjadi Yang Pertama
117 Hari Terakhir Untuk Bersantai
118 Hari-Hari Sebelum Dimulainya Perang
119 Tugas Yang Wajib Diselesaikan
120 Memulai Proses Mensucikan Jiwa Iblis
121 Akhir Yang Bahagia
Episodes

Updated 121 Episodes

1
Mendapatkan Sistem
2
Pindah Ke Rumah Baru
3
Karma Datang Begitu Cepat
4
Kembalinya Mereka Yang Tak Diinginkan
5
Terus Belanja Untuk Mendapatkan Uang
6
Jujur Ke Orangtua
7
Tugas Sistem Di Pagi Hari
8
Menyelamatkan Pria Tampan
9
identitas Misterius
10
Membalas Ancaman Dengan Ancaman
11
Keputusan Sophia
12
Mempermalukan Pemancing Masalah
13
Bertemu Mantan Bos
14
Perjuangan Kedua Orangtua Karina
15
Ketertarikan Nicholas
16
Kemunculan Tiga Sosok Asisten Karina
17
Rencana Licik Keluarga Pratama
18
Pertemuan Yang Tak Diinginkan
19
Kemunculan Keluarga Adrian
20
Menjadi Jauh Lebih Kuat
21
Terungkapnya Alamat Tempat Tinggal Karina
22
Mengusir Keluarga Pratama
23
Membubarkan Tawuran Pelajar
24
Dua Wanita Pengganggu
25
Rumitnya Masalah Keluarga Nicholas
26
Membersihkan Sampah Masyarakat
27
Keluarga Salim
28
Memberi Pelajaran Pada Keluarga Salim
29
Tempat Untuk Menghabiskan Uang
30
Mengejutkan Banyak Orang
31
Kedatangan Valerie
32
Tingkah Ajaib Nicholas
33
Melepaskan Wendy
34
Diusir Utuk Kedua Kalinya
35
Ditinggalkan Sistem Untuk Sementara Waktu
36
Keluarga Maheswara
37
Rencana Keluarga Salim
38
Informasi Keluarga Kandung
39
Pertemuan Tidak Disengaja
40
Persiapan Keluarga Maheswara
41
Kehangatan Sebuah Keluarga
42
Akhirnya Bertemu Dengan Mereka
43
Menolak Ikut Orangtua Kandung
44
Pergi Berlibur
45
Pengakuan Nicholas
46
Keiinginan Yang Menggebu-gebu
47
Menangkap Penjahat
48
Perguruan Elang Langit
49
Adik Tiri Wiryawan
50
Diusir Dari Celestial Plate
51
Menemui Teman Lama Yang Sedang Kesusahan
52
Membantu Teman Lama
53
Bertemu Para Kakak
54
Hubungan Keluarga Yang Sangat Buruk
55
Rasa Kagum Giselle
56
Rencana Orangtua Kandung Karina
57
Menangkap Komplotan Pencuri
58
Menonton Pertunjukan Menarik
59
Mengunjungi Star Entertainment
60
Rencana Busuk Seorang Ayah Kandung
61
Sifat Asli Adrian
62
Pemilik Garis Keturunan Iblis
63
Mengaktifkan Roh Pelindung
64
Kedatangan Wakil Pemimpin Perguruan Pedang Langit
65
Semangat Seorang Ayah
66
Tidak Membutuhkan Orangtua Kandung
67
Mendapatkan Seorang Budak
68
Melihat Perguruan Awan Surgawi
69
Memberi Sedikit Pelajaran
70
Meningkatkan Kekuatan Jiwa
71
Ingatan Penting Yang Perlahan Menghilang
72
Berhasil Mencapai Puncak Tangga Jiwa
73
Menjalin Kontak Dengan Pedang Cahaya
74
Hari Berlangsungnya Pertemuan Di Istana Awan
75
Kekuatan Yang Mengejutkan Semua Orang
76
Mengumumkan Identitas Karina
77
Memberi Hadiah
78
Racun Pemakan Jiwa
79
Kemunculan Awan Petir
80
Petir Langit
81
Gagal Bersantai
82
Kejadian Yang Tidak Seharusnya Terjadi
83
Fenomena Awan Aneh
84
Pertarungan Singkat Melawan Iblis
85
Kebangkitan Keluarga Salim
86
Kedatangan Tamu Tidak Diundang
87
Menguji Kekuatan Jiwa
88
Berlomba Meningkatkan Kekuatan
89
Ketakutan Umat Manusia
90
Keadaan Memprihatinkan Keluarga Salim
91
Terungkapnya Sebuah Rahasia Besar
92
Kemarahan Nicholas
93
Mengiyakan Keinginan Nicholas
94
Pembantaian Di Malam Hari
95
Bukannya Untung Tapi Buntung
96
Hari Pembukaan Butik Giselle
97
Situasi Keluarga Giselle
98
Karma Dibayar Tuntas
99
Kehidupan Keluarga Nicholas
100
Berkumpulnya Seluruh Anggota Keluarga Maheswara
101
Pergi Ke Wilayah Bangsa Iblis
102
Tinggal Di Rumah Kosong
103
Fokus Mengumpulkan Informasi
104
Umat Manusia Yang Semakin Kuat
105
Sama-Sama Mengirim Mata-Mata
106
Seleksi Pejuang Bangsa Iblis
107
Mulai Mendapat Kepercayaan
108
Pengumuman Dari Raja Iblis
109
Melihat Langsung Sosok Raja Iblis
110
Meninggalkan Wilayah Kekuasaan Bangsa Iblis
111
Kepulangan Karina Dan Alaska
112
Tidur Selagi Ada Waktu
113
Berkumpul Kembali Dengan Semua Orang
114
Melakukan Konferensi Pers
115
Kegelisahan Raja Iblis
116
Menjadi Yang Pertama
117
Hari Terakhir Untuk Bersantai
118
Hari-Hari Sebelum Dimulainya Perang
119
Tugas Yang Wajib Diselesaikan
120
Memulai Proses Mensucikan Jiwa Iblis
121
Akhir Yang Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!