Malam itu, pusat kota dihiasi lampu neon yang berkedip genit. Lana, dengan gaun mini perak yang memantulkan cahaya seperti bola disko, menarik paksa Evelyn masuk ke dalam Blue Velvet, klub malam paling eksklusif sekaligus paling rawan di wilayah kekuasaan rival mereka.
Evelyn mengenakan daster hitam yang ia modifikasi sedikit—ditambah ikat pinggang besar dan kardigan abu-abu yang sengaja ia kancingkan miring. Kacamata tebalnya tetap bertengger di hidung, diikat dengan tali elastis agar tidak jatuh saat ia "berakting" mabuk nanti.
"Lana, Tuan Arkan bisa membakarku kalau tahu kita ke sini. Dia bilang tempat ini adalah sarang kuman yang sedang berpesta pora," bisik Evelyn, berpura-pura cemas sambil memegangi tas kecilnya yang sebenarnya berisi alat peretas sinyal.
Lana tertawa, suaranya tenggelam dalam dentuman bass yang menggetarkan dada. "Tenang saja, Kak! Kak Arkan sedang sibuk menghitung jumlah koloni bakteri di sprei barunya. Dia tidak akan tahu kita di sini untuk mencari info tentang transaksi Sebastian Black."
Evelyn menyisir ruangan dengan pandangan tajam di balik lensa kacamatanya. Di sudut VIP, ia melihat target mereka: seorang perantara senjata faksi Sebastian.
Namun, yang tidak mereka ketahui adalah sebuah van putih dengan stiker "Dinas Kebersihan Steril" baru saja parkir di gang samping klub. Di dalamnya, Arkan Alesandro Knight sedang memakai peralatan tempur paling aneh yang pernah ada.
"Kenan, pastikan tekanan semprotan disinfektan ini stabil. Aku tidak mau menghirup satu pun molekul keringat orang-orang di dalam sana," perintah Arkan.
Arkan mengenakan seragam petugas kebersihan biru tua, namun bahannya terbuat dari serat sintetis kedap udara. Ia memakai masker N95 hitam yang dilapisi masker kain, kacamata pelindung transparan, dan sarung tangan karet tipis yang ia semprot alkohol setiap tiga puluh detik. Di punggungnya, ada tangki kecil berisi cairan antiseptik dosis tinggi yang terhubung ke sebuah spray gun.
"Bos, apa Anda yakin? Kita bisa mengirim tim…
"STERILIZED SECRETS: MY HYGIENIC MAFIA HUSBAND"
Bab 16
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 47 Episodes
Comments