Satu bulan berlalu seperti angin yang menyapu dedaunan kering.
Arga kini berdiri di depan cermin perunggu kamarnya, menatap bayangan yang hampir tidak dikenalnya. Pemuda di cermin itu masih sama—rambut hitam kusut, wajah kurus, mata cekung. Tapi ada sesuatu yang berbeda. Postur tubuhnya lebih tegak. Bahunya lebih lebar, meski hanya sedikit. Dan di matanya, ada nyala api kecil yang tidak pernah ada sebelumnya.
Ia mengepalkan tangannya. Benang Perak di Dantian-nya kini sepanjang hampir enam ruas jari.
Satu bulan di Hutan Timur telah mengubahnya. Puluhan monster telah ia hadapi—dari Serigala Bulan Sabit hingga Macan Kabut, dari Ular Beludak hingga Babi Hutan Bermata Merah. Setiap pertarungan memicu pertumbuhan Benang Perak. Setiap luka mengajarinya sesuatu yang baru.
Teknik Langkah Bayangan Bulan-nya kini jauh lebih lancar. Ia bisa bergerak seperti bayangan dalam radius tiga meter—cukup untuk menghindari sebagian besar serangan monster tingkat rendah hingga menengah. Dan yang lebih penting, retakan di sumbatan meridiannya kini semakin lebar. Qi yang bisa ia serap sudah setara dengan kultivator Pemurnian Qi tahap ketiga puncak.
Tapi itu belum cukup.
Festival Perebutan Warisan tinggal tiga hari lagi. Lawan-lawannya adalah kultivator terbaik dari berbagai klan dan sekte—banyak yang sudah mencapai tahap kelima atau bahkan keenam. Dengan kekuatannya saat ini, ia mungkin bisa bertahan. Tapi bertahan tidak cukup. Ia harus menang.
Atau setidaknya, menunjukkan sesuatu yang membuat mereka tidak bisa mengabaikanku lagi.
"Tuan Muda!" Suara Sari terdengar dari luar. "Ada tamu!"
Arga mengernyit. Tamu? Untuknya? Sejak kapan ada yang mau mengunjungi "sampah klan"?
Ia membuka pintu dan mendapati Bima berdiri di sana, tersenyum lebar. Di tangannya, sebungkus daun pisang yang menguarkan aroma daging bakar.
"Kau tidak kunjung datang ke hutan," kata Bima sambil menyodorkan bungkusan itu. "Aku jadi khawatir. Ternyata kau hanya bersembunyi di sini."
Arga mengambil bungkusan itu. "Aku tidak b…
Sang Kaisar Abadi Yang Terlahir Kembali
Bab 9: Menjelang Festival
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 92 Episodes
Comments
Mommy Dza
Wah..wah..Arga menunjukkan taringnya dan peserta lain pasti tercengang 😁 gak nyangka kan Luh pade
2026-04-11
2
hbb
mc tidak ada nama tingkatan kultivasi nya jadi susah
2026-04-19
1