Pagi itu, gedung pusat Vasiliev Group terlihat lebih sibuk dari biasanya.
Para staf berjalan cepat.
Asisten keluar masuk ruang direksi sambil membawa dokumen.
Beberapa manajer bahkan sudah datang sebelum matahari benar-benar tinggi.
Karena hari ini…
Elara Vasiliev akan memimpin rapat eksekutif pertamanya secara resmi.
Bukan sebagai pewaris.
Bukan sebagai simbol keluarga.
Tapi sebagai orang yang benar-benar memegang kendali.
Dan banyak orang datang dengan satu harapan yang sama:
melihatnya gagal.
Di lantai paling atas gedung utama, ruang rapat eksekutif sudah dipenuhi beberapa direktur senior.
Harold duduk sambil menyeruput kopi dengan ekspresi dingin.
Di sebelahnya, dua direktur lain berbisik pelan.
“Apa dia benar-benar siap?”
“Kita lihat saja. Teori selalu mudah sebelum tekanan datang.”
“Anak muda terlalu cepat naik biasanya terlalu cepat jatuh.”
Mereka tertawa kecil.
Namun begitu pintu ruang rapat terbuka…
suasana langsung berubah.
Elara masuk bersama Viktor.
Langkahnya tenang.
Tatapannya lurus.
Tak ada usaha untuk terlihat mengintimidasi.
Namun entah kenapa, kehadirannya membuat percakapan langsung mati.
Ia duduk di kursi utama tanpa banyak bicara.
Posisi yang dulu bahkan tidak mungkin ia sentuh.
Viktor membagikan dokumen rapat.
“Agenda hari ini mencakup restrukturisasi operasional, evaluasi proyek pelabuhan timur, dan laporan internal divisi investasi.”
Harold mengangkat alis.
“Langsung tiga agenda besar?”
Elara membuka mapnya.
“Kalau masalahnya besar, waktunya tidak boleh kecil.”
Jawaban singkat itu membuat beberapa orang langsung diam.
Rapat dimulai.
Direktur investasi mulai menjelaskan laporan kuartal.
Awalnya semua berjalan normal.
Sampai Elara tiba-tiba memotong.
“Slide keempat.”
Pria itu berhenti.
“Maaf?”
“Slide keempat. Kembali.”
Ruangan sedikit bingung.
Slide ditampilkan kembali.
Grafik keuntungan regional muncul di layar besar.
Elara menatap beberapa detik.
Lalu berkata tenang,
“Angka ini dimanipulasi.”
Sunyi.
Seluruh ruangan langsung menoleh.
Direktur…
ART Yang Diremehkan Itu Ternyata Pewaris Konglomerat
BAB 23 Rapat Pertama yang Mengejutkan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 106 Episodes
Comments