4. Tabrakan Diujung Senja

Langit berubah warna menjadi jingga kemerahan, tanda magrib mulai menyapa bumi. Di dalam kabin mobil mewah yang melaju tenang menuju kediaman Megantara, suasana terasa sunyi. Ardan fokus pada kemudi, sementara Nick di sampingnya menyandarkan kepala, memejamkan mata mencoba mengusir bayangan ultimatum ayahnya.

"Lo tidur, Nick?" tanya Ardan pelan.

"Gak. Gue cuma lagi mikir cara paling cepet buat dapet cewek tanpa harus ngomong," gumam Nick tanpa membuka mata.

"Halah, pake jasa dating app aja kalo gitu," ledek Ardan.

BRAKK!

Hantaman keras dari arah belakang mengejutkan keduanya. Tubuh Nick terhentak ke depan, matanya langsung terbuka lebar penuh kilat amarah yang berkobar.

"Sialan! Siapa yang berani nyari mati?!" geram Nick rendah.

Ardan segera menginjak rem dan menepi ke pinggir jalan yang mulai temaram. "Tenang, Nick. Biar gue yang cek. Jangan sampe lo mukul orang di jalanan umum, bisa berabe karier lo."

Namun, Nick tidak mendengarkan. Ia sudah lebih dulu membuka pintu mobil dengan bantingan keras yang membuat Ardan meringis. Nick turun dengan langkah lebar, tangannya berkacak pinggang, mobilnya yang kini lecet parah di bagian bumper belakang.

Di aspal, sebuah motor sport tergeletak miring, dan seorang pengendara yang memakai jaket varsity racing serta celana jeans sobek-sobek tampak terduduk meringis kesakitan. Penampilan pengendara itu sangat maskulin dari belakang, membuat Nick tidak ragu untuk segera memuntahkan amarahnya.

"Woi! Lo punya mata nggak sih?! Kalau nggak bisa bawa motor, nggak usah sok jago ugal-ugalan di jalanan!" bentak Nick sompral.

Pengendara itu terdiam sejenak, lalu perlahan berdiri sambil membersihkan debu di jaketnya. Saat tangan itu melepas helm full-face nya....

Suasana mendadak melambat bagi Nick. Rambut panjang yang tadinya tersembunyi kini tergerai indah, terurai berantakan tertiup angin yang dingin. Wajah cantik yang kemarin menyiramnya dengan kopi kini terpampang nyata.

"Eh... Kakak pembalap? Kita ketemu lagi ya?" celetuk Elea sambil meringis, mencoba tersenyum paksa. "Jangan-jangan... kita jodoh?"

Nick membeku di tempat. Lidahnya yang tadi sudah menyiapkan rentetan makian mendadak kelu tak bersisa. Ia menatap Elea dari ujung kepala sampai ujung kaki. Gadis itu terlihat sangat keren sekaligus cantik dalam balutan jaket racing, menciptakan kontras yang membuat sistem saraf Nick error seketika.

Ardan yang sudah berdiri di dekat Nick hanya bisa melongo, lalu menahan tawa sampai bahunya berguncang. Anjing, ngomong lo Nick! Malah bengong. Mana wajah sangar lo yang tadi? batin Ardan gemas melihat telinga Nick yang mulai memerah di balik keremangan senja.

"Maaf ya, Kak. Temen-temen gue emang rada kurang ajar ninggalin cewek cantik pas balapan barusan," ucap Elea berusaha mencairkan suasana sambil memijat lututnya yang perih.

Nick berdehem canggung, mencoba mencari kembali kewarasannya. Ia ingin marah, tapi melihat Elea yang tampak ringkih di depan motor besarnya, hatinya malah baperan tidak keruan.

"Lo... Lo kenapa?!" tanya Nick kaku.

Ardan menepuk jidatnya sendiri. "Bego... malah nanya dia kenapa. Ya tabrakan lah, Nick! Tanya kondisinya kek!" bisik Ardan gemas.

"Hah? Ya... ya jatoh, Kak. Masa lagi joget," jawab Elea polos, matanya berkilat jahil melihat kekakuan Nick. "Gimana? Kemeja kemarin udah bersih? Mau gue kotorin lagi pakai debu jalanan?"

Nick tidak sanggup membalas. Ia merasa semakin salting dan tidak sanggup menatap mata Elea lebih lama lagi. Tanpa sepatah kata pun, Nick langsung berbalik badan dan berjalan cepat masuk kembali ke dalam mobil.

BLAM!

Pintu mobil ditutup rapat. Nick bersembunyi di balik kaca film yang gelap, jantungnya berdegup kencang seolah ia baru saja menyelesaikan lap terakhir di kejuaraan dunia.

Melihat bos mudanya kabur seperti pengecut, Ardan mengambil alih situasi. Ia mendekat ke arah Elea, membantu gadis itu memberdirikan motor sport-nya yang cukup berat.

"Bos gue emang agak unik kalau ketemu bidadari jatuh dari aspal. Jangan masukin hati ya, Elea," ledek Ardan santai.

"Unik atau emang antisosial, Kak?" Elea meringis sambil memegang stang motornya. "Makasih bantuannya. gue pergi dulu ya, buru-buru ngejar curut-curut!"

"Eits, tunggu dulu," Ardan mencekal stang motor Elea, mencegah gadis itu naik. Ia mengeluarkan ponselnya dengan wajah serius yang dibuat-buat. "Mobil tadi itu edisi terbatas, Elea. Lecet dikit biayanya bisa buat beli motor lo dua biji. Catat nomor lo di hp gue sekarang."

Elea memutar bola matanya. "Modus ya, Kak? Nanti gue bayar, Kak. Kasih alamat kantornya aja."

"Enggak bisa. Catat nomor lo, atau terpaksa kita minta ganti rugi tiga miliar buat kelecetan itu sekarang juga. Gimana? Mau bayar cash?" ancam Ardan asal.

Elea mendengus, berpura-pura pasrah. Ia meraih ponsel Ardan, mengetikkan nomornya dengan cepat. "Nih! Udah ya!!"

Saat Elea bersiap menstarter motor dan memasang ancang-ancang untuk kabur, tangan Ardan dengan sigap mencekal pergelangan tangan Elea.

"Jangan pikir trik kali ini bakal berhasil dua kali, Elea Quenby," bisik Ardan sambil tersenyum penuh kemenangan. "Gue bakal cek nomor ini aktif atau enggak detik ini juga. Kalau lo kabur atau nomornya palsu, gue sama Nick, Bakal Teror lo setiap hari"

Elea terbelalak. Ia melirik ke arah kaca mobil, tahu betul Nick sedang mengintipnya dari sana.

Elea tersenyum miring, lalu sengaja berteriak kencang agar terdengar sampai ke dalam mobil. "Bilang sama temen lo yang kaku itu! Lain kali kalau mau minta nomor cewek, jangan pake asisten! Nggak macho! Cupu banget!"

Setelah itu, Elea menarik gas motornya dalam-dalam. Motor sport itu menderu, meninggalkan Ardan yang tertawa puas dan Nick yang nyaris meledak karena malu di dalam mobil.

"Denger tuh, Nick? Katanya lo nggak macho," ledek Ardan saat kembali masuk ke mobil.

"Jalan, Dan. Sebelum gue beneran pecat lo," desis Nick dengan wajah semerah cabai.

Episodes
1 1. Kopi, Harga Diri, Dan Trik Receh
2 2. Ultimatum Dan Ancaman
3 3. Aspal Dan Tembok Beton
4 4. Tabrakan Diujung Senja
5 5. Glitch Dalam sistem Megantara
6 6. Notifikasi Pemutus Syaraf
7 7. Memikirkan Si Cewek Kopi
8 8. Insiden Di Area Parkir
9 9. Getaran di garis start
10 10. Nenek Lampir
11 11. Serangan Jantung Dadakan
12 12. Sidang Calon Menantu Ugal Ugalan
13 13. Sinyal Darurat dan Cubitan Maut
14 14. Skandal Dan Malam Tanpa Kabar
15 15. Topeng Dan Sesi Pemotretan
16 16. Panggilan Si Cewek Kopi
17 17. Godaan Bertubi Tubi
18 18. Isyarat Dibalik Canda
19 19. Sinyal Di Ujung Malam
20 20. Gara Gara Ardan
21 21. Keakraban Nick Dan Ardan
22 22. Menunggu Kabar Si Cewek Kopi
23 23. Benalu Dan Tamparan Kenyataan
24 24. Bayang Bayang Ibu Tiri
25 25. Pertemuan Di Puncak Awan
26 26. Gengsi Di Puncak
27 27. Dekapan Didalam Kabut
28 28. Jealousy In The Afterglow
29 29. Luka Elea
30 30. Jejak Kasih
31 31. Deru Mesin
32 32. Keresahan Nick, Dan Rencana Pengasingan
33 33. Perlindungan Nicktan
34 34. Pereda Nyeri
35 35. Asap Dibalik Tawa
36 36. Rokok?
37 37. Penawaran
38 38. Gelisah
39 39. Singa Sirkuit
40 40. Podium Dan Chat Spesial
41 41. Wawancara
42 42. Hapus PP Lo! Jelek.
43 43. Buket Bunga
44 44. Drama Ditengah Jalan
45 45. Ciuman Dari Elea
46 46. Mimpi Buruk Atau Mimpi Indah?
47 47. Hampir Gila
48 48. Hantu Cantik Dan Penghinaan
49 49. Demam
50 50. Mencari Ibu Sambung?
51 51. Titik Terendah Singa
52 52. Rahasia yang Terkubur 20 Tahun
53 53. Kebenaran
54 54. VC Elea Dan Hasil AI Facial Recognition
55 55. Kasih Sayang Azeus
56 56. Terjebak Macet
57 57. Harga Sebuah Ikatan
58 58. Latihan GT3
59 59. Ego Di Lintasan Dan Pencarian Sunyi
60 60. Prahara di paddock
61 61. Luka di Antara Debar dan Takdir
62 62. Menunggu Kabar
63 63. Telepon Dari Elea
64 64. Bayangan Yang Hidup Kembali
65 65. Ulah Clarissa
66 66. Siasat Azeus
67 67. Janji Azeus
68 68. Ciuman Nick
69 69. Antara Drama Dan Realita
70 70. Cil...?
71 71. Kepulangan Memori
72 72. Persimpangan Takdir
73 73. Gema Di Lorong Lantai 7
74 74. Pertemuan Menyesakkan
75 75. Rampasan Takdir
76 76. Kembali
77 77. Suasana Kamar
78 78. Kepulangan Yang Utuh
79 79. Kalimat Keramat
80 80. Ciuman Dibelakang Nick
81 81. Azeus Kasmaran
82 82. Momen Penantian 20th
83 83. Perpisahan
84 84. Jakarta Dan Pengakuan Elea
85 85. Mabuk
86 86. Gosip Bromance
87 87. Back To Sirkuit
88 88. Kecelakaan Kecil
89 89. Pertarungan Dipinggir Jalan
90 90. Tikus Sirkuit
91 91. Interogasi Azeus
92 92. Azeus Super Protektif
93 93. Jelek
94 94. Glitch Saat Balap
95 95. Putus Asa
96 96. Bunuh Diri Perlahan
97 97. Karir Di Ujung Tanduk
98 98. Terbangun, Terisolasi And Back To Sirkuit
99 99. Semakin Dingin
100 100. Perubahan Nicktan
101 101. Debut Aktor: Menyibukkan Diri
102 102. Penggemar Spesial
103 103. Sebuah Lagu Dan Keluarga Besar Megantara
104 104. Anomali: Bersinar Karena Dingin nya
105 105. Spasi Di Antara Kita
106 106. 1 Tahun Dalam 1 Detik
107 107. Tak Sadarkan Diri
108 108. Rahasia Dibalik UGD
109 109. Amarah Nicktan
110 110. Amarah Nicktan Part 2
111 111. Kesibukan Aktor Papan Atas
112 112. Private Medical Suite Sirkuit MIC
113 113. Nicktan Laughs
114 114. Backstreet
115 115. Tragedi
116 116. Protektif Azeus
117 117 Menerima Tawaran
118 118. Kontrak
119 119. Kehadiran Penulis Naskah: EQV
120 120. Gengsi Sang Singa Dan Sesi Foto
121 121. Cemburu & Pemeriksaan Rutin
122 122. Pembacaan Naskah & Dimulainya Syuting
123 123. Kesibukan Di Lokasi Syuting
124 124. Nicktan Kangen
125 125. Dunia Nicktan Megantara
126 126. Azeus Posesif
127 127. Sasaeng Dan Hantaman
128 128. Kesibukan Seorang Megabintang
129 129. Fitting Baju
130 130. Puncak Popularitas
131 131. Titik Rawan
132 132. Menuju Ruang Resusitasi Jantung
133 133. Ardan Di Pecat
134 134. Keputusan Mutlak
135 135. Kangen Ardan
136 136. Ardan Comeback
137 137. Kabar Dari Pasadena
138 138. Meminta Izin
139 139. Menunggu Keputusan Azeus
140 140. Rencana Keberangkatan
141 141. Perjalanan
142 142. Pertemuan Di Pasadena
143 143. Abang Salting
144 144. Salah Teguk
145 145. Perhatian Nick
146 146. Rekatan Dalam Diam
147 147. Ciuman Malam
148 148. Nicktan Si Ketus
149 149. Lemparan Bantal Dan Pusat Perhatian
150 150. Suasana Malam Pasedana
151 151. Kronologi Kecelakaan
152 152. Xavier?
153 153. Murni Ulah Xavier
154 154. Lucas
155 155. Frustasi Dan Kekacauan
156 156. Isakan
157 157. Kemampuan Velix
158 158. Menghancurkan Xavier
159 159. Cahaya Yang Kembali
160 160. Perpisahan
161 161. Sebuah Email
162 162. Peran Cowok Nya Harus Gue!
163 163. Syarat mutlak
164 164. Perjanjian Dibalik Layar
165 165. Syarat Papa
166 166. Kawatir
167 167. Protokol Rapat
168 168. Ciuman Kangen
169 169. Pembacaan Naskah Perdana
170 170. Pemotretan
171 171. Badai Popularitas
172 172. Latihan Akting
173 173. Tips Di Sore Hari
174 174. Intensitas Di Meja Panjang
175 175. Syuting Pertama
176 176. Batasan Profesionalitas
177 177. Jarak Ditengah Publik
178 178. Tamparan Nyata
179 179. Kulminasi Emosi Diatas Ranjang
180 180. 1 Hari Pasca Lens
181 181. Gak Usah Lebay!
182 182. Salting Nick
183 183. Dunia Maya Bergejolak
184 184. Gala Premiere
185 185. Dusk In Your Eyes
186 186. Tumbang
187 187. Elea Demam
188 188. Glitch Gara Gara Kaget
189 189. Kemarahan Azeus
190 190. Kembali Damai
191 191. Rutinitas Pagi Nicktan
192 192. Rilis Film
193 193. Sandiwara Nick
194 194. Ancaman Nicktan
195 195. Meledak
196 196. Gala Dinner
197 197. Rahasia Azeus Dan Ardan
198 198. Prank Ardan Untuk Ultah Nick
199 199. Hari Bahagia Nicktan
200 200. Batuk
201 201. Kolaps
202 202. Nyawa Di Ujung Tanduk
203 203. Kata Kata Perpisahan
204 204. Harapan
205 205. Koma?
206 206. Protokol Krisis Stellar Management
207 207. Rintihan Doa
208 208. Masih Tenggelam
209 209. Ocehan Ardan
210 210. Membuka Mata
211 211. Keadaan Nicktan
212 212. Ruang HCU
213 213. Menjalani Fisioterapi
214 214. Mencari Sosok Gadis Arsitektur
215 215. Interaksi Yang Hangat
216 216. Bangkitnya Raja Lintasan
217 217. Persahabatan
218 218. Azeus Super Protektif
219 219. Unboxing Kado
220 220. Kado Yang Tertukar Dan Hadiah Elea
221 221. Kangen Elea
222 222. Hujatan Haters
223 223. Perintah Nick
224 224. Rakyat Internet Bergejolak
225 225. Kejaran Wartawan
226 226. Proses Pemeriksaan
227 227. Serbuan Wartawan
228 228. Amarah Nick
229 229. Masih Dalam Pantauan
230 230. Sarapan
231 231. Mengetahui Keadaan Elea
232 232. Klarifikasi Nicktan
233 233. Kabar Elea
234 234. Akting Azeus
235 235. Pantauan Radar Absolut
236 236. Secarik Kabar Dari Pasadena
237 237. Sekat Dan Analogi
238 238. Harga Sebuah Perlindungan
239 239. Frekuensi Yang Retak
240 240. Putus?
241 241. Memutus Akses Komunikasi
242 242. Los Kontak
243 243. Gravitasi Dan Pacuan Baru
244 244. Sirkuit Laguna Seca
245 245. Kilas Balik
246 246. Pertemuan Setelah 2 Tahun
247 247. Tetap Dingin
248 248. Gempa Bumi
249 249. Masih Gengsi
250 250. Kecanggungan
251 251. Pelukan Yang Tersisa.
252 252. Jakarta Dan Segala Kegundahan
253 253. Kemiripan Yang Semu
254 254. Dilarang Kabur
255 255. Batas Dominasi
256 256. Pengusiran
257 257. Gak Usah Dengerin Papa!
258 258. Kejujuran Elea Dan Foto Nekat
259 259. Gangguan Ardan
260 260. Kemarahan Di Tengah Kerumunan
261 261. Nicktan Protektif
262 262. Elea Mode Nakal
263 263. Ternyataaa???
264 264. Kendali Yang tenang.
265 265. Warisan Tahta Megantara
266 266. Kompromi 2 Dunia
267 267. Ciuman Rasa Cake
268 268. Sengaja Lo Begitu, Hah?
269 269. Kedatangan Papa Posesif
270 270. Menjemput Unyil Nya Azeus
271 271. Ngaca!
272 272. Valerin Group
273 273. Lamunan
274 274. Kecelakaan
275 275. Kekawatiran Azeus
276 276. Hubungan Erat Ayah Dan Anak
277 277. Pemeriksaan.
278 278. Akting Bersama Ardan
279 279. Menjahili Nicktan
280 280. Berita Kecelakaan Di Lintasan
281 281. Rencana Healing
282 282. Kencan Ugal-ugalan
283 283. Momen Kencan Tuan Muda
284 284. Makan Makan Dipinggir Sungai
285 285. Suapan Elea Dan Ledekan Ardan
286 286. Mesra Mesraan
287 287. Tenggelam
288 288. Mode Jail
289 289. Pulang Ke Apartemen Elea
290 290. Serbuan Sasaeng
291 291. Aksi Bucin Nick
292 292. Panggilan Rey Dan Kurir Pengantar
293 293. Sasaeng Brutal
294 294. Pindah Kondo
295 295. Hari Pertama Masuk Kantor
296 296. Sesi Mentoring Eksekutif
297 297. Sindirian Pedas Sang Papa
298 298. Elea Kehilangan Ponsel
299 299. Pertemuan 2 Ceo
300 300. Siapa Dia?
301 301. Obsesi
302 302. Keributan Dipersimpangan
303 303. Adu Jotos
304 304. Foto Elea Dan Sean
305 305. Perubahan Azeus
306 306. Pembatalan Kerja Sama Sepihak
307 307. Rumah Sakit Dan Sasaeng Nekat
308 308. Sebenernya Lo Kenapa?
309 309. Gue Butuh Duit!
310 310. Mengumpulkan Aset
311 311. Tuh Pake Duit Gue
312 312. Menggoda Kakak Pembalap
313 313. Pacar Vs Mantan
314 314. Tanda Kepemilikan Elea Yang Bucin
315 315. Interogasi Azeus Di Belakang Nick
316 316. Kabar Tak Mengenakkan
317 317. Menerobos Hotel
318 318. Provokasi Sean
319 319. Salah Paham
320 320. Down
321 321. Demam
322 322. Rumah Sakit Mmc
323 323. Panggilan Elea
324 324. Bayangan Mengerikan
325 325. Penolakan Nicktan
326 326. Usaha Elea
327 327. Video Cctv
328 328. Ardan Tersepona
329 329. Lo Naksir Sama Cewek Gue?
330 330. Ide Elea Untuk Menemui Nick
331 331. Kurir Anomali
332 332. Kurir Menggemaskan
333 333. Cuma Kamu Yang Boleh Pegang Pegang
334 334. Kedatangan Papa Azeus
335 335. Anomali Berkumis
336 336. Terjebak Rencana Sendiri
337 337. Aku Kan Mau Perjuangin Cinta Kita
338 338. Azeus Nonton Film
339 339. Glitch Jantung
340 340. Merasa Bersalah
341 341. Sama Hana Mau?
342 342. Gebetan Ardan
343 343. Minder Karena Perbedaan Kasta
344 344. Mengundang Si Omeng Makan Malam
345 345. Gue Ini Udah Kayak Abang Lo
346 346. Persiapan Jamuan Makan Malam
347 347. Reuni Singa Masa Lalu
348 348. Kedatangan Si Omeng
349 349. Suasana Jamuan Makan Malam
350 350. Jamuan Makan Malam Part 2
351 351. Momen Ardan Dan Hana
352 352. Ciuman Di Ruang Lego
353 353. Omeng Yang Barbar
354 354. Azeus Dan Omeng
355 355. Kepulangan Si Omeng.
356 356. Rekaman Cctv Dan Mimpi Buruk
357 357. Sisi Manja Nicktan Terhalang Gengsi
358 358. Kesalahpahaman Stadium Akhir
359 359. Calon Mantu
360 360. Cemburu Dan Rencana Batal
361 361. Pertemuan Tidak Disengaja
362 362. Benturan Restu Dan Dilema Ardan
363 363. Kepastian Hati
364 364. Sinyal Cinta Dan Lamaran Mendadak
365 365. Rencana Balap Round 2
366 366. Hari Keberangkatan Ke Mandalika
367 367. Menggoda Kakak Pembalap Di Villa
368 368. Elea Mode Agresif
369 369. Balap Round 2 Dan Insiden Kecil
370 370. Barikade Perlindungan
371 371. Kecapan Dibalik Pintu Steril
372 372. Selebrasi Dan Seleman Podium
373 373. Gangguan Azeus Dan Cicilan Honeymoon Ardan
374 374. Air Mata Di Balik Dinding Malam
375 375. Ciuman Penawar
376 376. Dibawah Langit Rolling Hills
377 377. Identitas Omeng Terbongkar
378 378. Tawa Langka Diatas Bukit
379 379. Kemarahan Azeus
380 380. Sekat Di Antara Kita
381 381. Azeus Tidur Bersama Nick
382 382. Hilang Kabar
383 383. Penculikan Terencana
384 384. Jangan Ngawur Lo!
385 385. Operasi Penyelamatan
386 386. Provokasi Dan Perang Marunda
387 387. Penikaman
388 388. Mimpi Buruk Yang Menjadi Nyata
389 389. Menuju Rumah Sakit
390 390. Mengambil Alih Megantara Group
391 391. Takhta Yang Berganti
392 392. Masa Kelam Ardan
393 393. Ruang ICU yang Kosong
394 394. Reuni Diruang Rawat
395 395. Kerasukan Apa Tuh Bocah?
396 396. Sebuah Dokumen Rahasia
397 397. Jerat Di Tengah Badai
398 398. Hubungan Yang Retak
399 399. Kolaps Untuk Kesekian Kalinya
400 400. Kenyataan Pahit
401 401. Nafas Terakhir
402 402. Secercah Harapan Untuk Pulang
403 403. Analisis Dan Kalkulasi Dingin Baskara
404 404. Permintaan Maaf Azeus
405 405. Elea Yg Kesepian Dan Kunjungan Ke ICU
406 406. Keputusan Elea Dan Nikah Kilat Ardan
407 407. Seorang Ayah Yang Rapuh
408 408. Putaran Memori Masa Lalu
409 409. Harapan Yang Terkabul
410 410. Perubahan Nicktan & Suasana Rumah Ardan
411 411. Ujian Rumah Tangga Ardan
412 412. Merawat Baby Nicktan
413 413. Comebacknya Sang Pangeran Porsche
414 414. Kabar Hamil Dan Rasa Cemas
415 415. Menemukan Kamu
416 416. Mengambil Alih Miliknya
417 417. Elea Yang Menahan Rindu
418 418. Luke Zoeynan Caviero
Episodes

Updated 418 Episodes

1
1. Kopi, Harga Diri, Dan Trik Receh
2
2. Ultimatum Dan Ancaman
3
3. Aspal Dan Tembok Beton
4
4. Tabrakan Diujung Senja
5
5. Glitch Dalam sistem Megantara
6
6. Notifikasi Pemutus Syaraf
7
7. Memikirkan Si Cewek Kopi
8
8. Insiden Di Area Parkir
9
9. Getaran di garis start
10
10. Nenek Lampir
11
11. Serangan Jantung Dadakan
12
12. Sidang Calon Menantu Ugal Ugalan
13
13. Sinyal Darurat dan Cubitan Maut
14
14. Skandal Dan Malam Tanpa Kabar
15
15. Topeng Dan Sesi Pemotretan
16
16. Panggilan Si Cewek Kopi
17
17. Godaan Bertubi Tubi
18
18. Isyarat Dibalik Canda
19
19. Sinyal Di Ujung Malam
20
20. Gara Gara Ardan
21
21. Keakraban Nick Dan Ardan
22
22. Menunggu Kabar Si Cewek Kopi
23
23. Benalu Dan Tamparan Kenyataan
24
24. Bayang Bayang Ibu Tiri
25
25. Pertemuan Di Puncak Awan
26
26. Gengsi Di Puncak
27
27. Dekapan Didalam Kabut
28
28. Jealousy In The Afterglow
29
29. Luka Elea
30
30. Jejak Kasih
31
31. Deru Mesin
32
32. Keresahan Nick, Dan Rencana Pengasingan
33
33. Perlindungan Nicktan
34
34. Pereda Nyeri
35
35. Asap Dibalik Tawa
36
36. Rokok?
37
37. Penawaran
38
38. Gelisah
39
39. Singa Sirkuit
40
40. Podium Dan Chat Spesial
41
41. Wawancara
42
42. Hapus PP Lo! Jelek.
43
43. Buket Bunga
44
44. Drama Ditengah Jalan
45
45. Ciuman Dari Elea
46
46. Mimpi Buruk Atau Mimpi Indah?
47
47. Hampir Gila
48
48. Hantu Cantik Dan Penghinaan
49
49. Demam
50
50. Mencari Ibu Sambung?
51
51. Titik Terendah Singa
52
52. Rahasia yang Terkubur 20 Tahun
53
53. Kebenaran
54
54. VC Elea Dan Hasil AI Facial Recognition
55
55. Kasih Sayang Azeus
56
56. Terjebak Macet
57
57. Harga Sebuah Ikatan
58
58. Latihan GT3
59
59. Ego Di Lintasan Dan Pencarian Sunyi
60
60. Prahara di paddock
61
61. Luka di Antara Debar dan Takdir
62
62. Menunggu Kabar
63
63. Telepon Dari Elea
64
64. Bayangan Yang Hidup Kembali
65
65. Ulah Clarissa
66
66. Siasat Azeus
67
67. Janji Azeus
68
68. Ciuman Nick
69
69. Antara Drama Dan Realita
70
70. Cil...?
71
71. Kepulangan Memori
72
72. Persimpangan Takdir
73
73. Gema Di Lorong Lantai 7
74
74. Pertemuan Menyesakkan
75
75. Rampasan Takdir
76
76. Kembali
77
77. Suasana Kamar
78
78. Kepulangan Yang Utuh
79
79. Kalimat Keramat
80
80. Ciuman Dibelakang Nick
81
81. Azeus Kasmaran
82
82. Momen Penantian 20th
83
83. Perpisahan
84
84. Jakarta Dan Pengakuan Elea
85
85. Mabuk
86
86. Gosip Bromance
87
87. Back To Sirkuit
88
88. Kecelakaan Kecil
89
89. Pertarungan Dipinggir Jalan
90
90. Tikus Sirkuit
91
91. Interogasi Azeus
92
92. Azeus Super Protektif
93
93. Jelek
94
94. Glitch Saat Balap
95
95. Putus Asa
96
96. Bunuh Diri Perlahan
97
97. Karir Di Ujung Tanduk
98
98. Terbangun, Terisolasi And Back To Sirkuit
99
99. Semakin Dingin
100
100. Perubahan Nicktan
101
101. Debut Aktor: Menyibukkan Diri
102
102. Penggemar Spesial
103
103. Sebuah Lagu Dan Keluarga Besar Megantara
104
104. Anomali: Bersinar Karena Dingin nya
105
105. Spasi Di Antara Kita
106
106. 1 Tahun Dalam 1 Detik
107
107. Tak Sadarkan Diri
108
108. Rahasia Dibalik UGD
109
109. Amarah Nicktan
110
110. Amarah Nicktan Part 2
111
111. Kesibukan Aktor Papan Atas
112
112. Private Medical Suite Sirkuit MIC
113
113. Nicktan Laughs
114
114. Backstreet
115
115. Tragedi
116
116. Protektif Azeus
117
117 Menerima Tawaran
118
118. Kontrak
119
119. Kehadiran Penulis Naskah: EQV
120
120. Gengsi Sang Singa Dan Sesi Foto
121
121. Cemburu & Pemeriksaan Rutin
122
122. Pembacaan Naskah & Dimulainya Syuting
123
123. Kesibukan Di Lokasi Syuting
124
124. Nicktan Kangen
125
125. Dunia Nicktan Megantara
126
126. Azeus Posesif
127
127. Sasaeng Dan Hantaman
128
128. Kesibukan Seorang Megabintang
129
129. Fitting Baju
130
130. Puncak Popularitas
131
131. Titik Rawan
132
132. Menuju Ruang Resusitasi Jantung
133
133. Ardan Di Pecat
134
134. Keputusan Mutlak
135
135. Kangen Ardan
136
136. Ardan Comeback
137
137. Kabar Dari Pasadena
138
138. Meminta Izin
139
139. Menunggu Keputusan Azeus
140
140. Rencana Keberangkatan
141
141. Perjalanan
142
142. Pertemuan Di Pasadena
143
143. Abang Salting
144
144. Salah Teguk
145
145. Perhatian Nick
146
146. Rekatan Dalam Diam
147
147. Ciuman Malam
148
148. Nicktan Si Ketus
149
149. Lemparan Bantal Dan Pusat Perhatian
150
150. Suasana Malam Pasedana
151
151. Kronologi Kecelakaan
152
152. Xavier?
153
153. Murni Ulah Xavier
154
154. Lucas
155
155. Frustasi Dan Kekacauan
156
156. Isakan
157
157. Kemampuan Velix
158
158. Menghancurkan Xavier
159
159. Cahaya Yang Kembali
160
160. Perpisahan
161
161. Sebuah Email
162
162. Peran Cowok Nya Harus Gue!
163
163. Syarat mutlak
164
164. Perjanjian Dibalik Layar
165
165. Syarat Papa
166
166. Kawatir
167
167. Protokol Rapat
168
168. Ciuman Kangen
169
169. Pembacaan Naskah Perdana
170
170. Pemotretan
171
171. Badai Popularitas
172
172. Latihan Akting
173
173. Tips Di Sore Hari
174
174. Intensitas Di Meja Panjang
175
175. Syuting Pertama
176
176. Batasan Profesionalitas
177
177. Jarak Ditengah Publik
178
178. Tamparan Nyata
179
179. Kulminasi Emosi Diatas Ranjang
180
180. 1 Hari Pasca Lens
181
181. Gak Usah Lebay!
182
182. Salting Nick
183
183. Dunia Maya Bergejolak
184
184. Gala Premiere
185
185. Dusk In Your Eyes
186
186. Tumbang
187
187. Elea Demam
188
188. Glitch Gara Gara Kaget
189
189. Kemarahan Azeus
190
190. Kembali Damai
191
191. Rutinitas Pagi Nicktan
192
192. Rilis Film
193
193. Sandiwara Nick
194
194. Ancaman Nicktan
195
195. Meledak
196
196. Gala Dinner
197
197. Rahasia Azeus Dan Ardan
198
198. Prank Ardan Untuk Ultah Nick
199
199. Hari Bahagia Nicktan
200
200. Batuk
201
201. Kolaps
202
202. Nyawa Di Ujung Tanduk
203
203. Kata Kata Perpisahan
204
204. Harapan
205
205. Koma?
206
206. Protokol Krisis Stellar Management
207
207. Rintihan Doa
208
208. Masih Tenggelam
209
209. Ocehan Ardan
210
210. Membuka Mata
211
211. Keadaan Nicktan
212
212. Ruang HCU
213
213. Menjalani Fisioterapi
214
214. Mencari Sosok Gadis Arsitektur
215
215. Interaksi Yang Hangat
216
216. Bangkitnya Raja Lintasan
217
217. Persahabatan
218
218. Azeus Super Protektif
219
219. Unboxing Kado
220
220. Kado Yang Tertukar Dan Hadiah Elea
221
221. Kangen Elea
222
222. Hujatan Haters
223
223. Perintah Nick
224
224. Rakyat Internet Bergejolak
225
225. Kejaran Wartawan
226
226. Proses Pemeriksaan
227
227. Serbuan Wartawan
228
228. Amarah Nick
229
229. Masih Dalam Pantauan
230
230. Sarapan
231
231. Mengetahui Keadaan Elea
232
232. Klarifikasi Nicktan
233
233. Kabar Elea
234
234. Akting Azeus
235
235. Pantauan Radar Absolut
236
236. Secarik Kabar Dari Pasadena
237
237. Sekat Dan Analogi
238
238. Harga Sebuah Perlindungan
239
239. Frekuensi Yang Retak
240
240. Putus?
241
241. Memutus Akses Komunikasi
242
242. Los Kontak
243
243. Gravitasi Dan Pacuan Baru
244
244. Sirkuit Laguna Seca
245
245. Kilas Balik
246
246. Pertemuan Setelah 2 Tahun
247
247. Tetap Dingin
248
248. Gempa Bumi
249
249. Masih Gengsi
250
250. Kecanggungan
251
251. Pelukan Yang Tersisa.
252
252. Jakarta Dan Segala Kegundahan
253
253. Kemiripan Yang Semu
254
254. Dilarang Kabur
255
255. Batas Dominasi
256
256. Pengusiran
257
257. Gak Usah Dengerin Papa!
258
258. Kejujuran Elea Dan Foto Nekat
259
259. Gangguan Ardan
260
260. Kemarahan Di Tengah Kerumunan
261
261. Nicktan Protektif
262
262. Elea Mode Nakal
263
263. Ternyataaa???
264
264. Kendali Yang tenang.
265
265. Warisan Tahta Megantara
266
266. Kompromi 2 Dunia
267
267. Ciuman Rasa Cake
268
268. Sengaja Lo Begitu, Hah?
269
269. Kedatangan Papa Posesif
270
270. Menjemput Unyil Nya Azeus
271
271. Ngaca!
272
272. Valerin Group
273
273. Lamunan
274
274. Kecelakaan
275
275. Kekawatiran Azeus
276
276. Hubungan Erat Ayah Dan Anak
277
277. Pemeriksaan.
278
278. Akting Bersama Ardan
279
279. Menjahili Nicktan
280
280. Berita Kecelakaan Di Lintasan
281
281. Rencana Healing
282
282. Kencan Ugal-ugalan
283
283. Momen Kencan Tuan Muda
284
284. Makan Makan Dipinggir Sungai
285
285. Suapan Elea Dan Ledekan Ardan
286
286. Mesra Mesraan
287
287. Tenggelam
288
288. Mode Jail
289
289. Pulang Ke Apartemen Elea
290
290. Serbuan Sasaeng
291
291. Aksi Bucin Nick
292
292. Panggilan Rey Dan Kurir Pengantar
293
293. Sasaeng Brutal
294
294. Pindah Kondo
295
295. Hari Pertama Masuk Kantor
296
296. Sesi Mentoring Eksekutif
297
297. Sindirian Pedas Sang Papa
298
298. Elea Kehilangan Ponsel
299
299. Pertemuan 2 Ceo
300
300. Siapa Dia?
301
301. Obsesi
302
302. Keributan Dipersimpangan
303
303. Adu Jotos
304
304. Foto Elea Dan Sean
305
305. Perubahan Azeus
306
306. Pembatalan Kerja Sama Sepihak
307
307. Rumah Sakit Dan Sasaeng Nekat
308
308. Sebenernya Lo Kenapa?
309
309. Gue Butuh Duit!
310
310. Mengumpulkan Aset
311
311. Tuh Pake Duit Gue
312
312. Menggoda Kakak Pembalap
313
313. Pacar Vs Mantan
314
314. Tanda Kepemilikan Elea Yang Bucin
315
315. Interogasi Azeus Di Belakang Nick
316
316. Kabar Tak Mengenakkan
317
317. Menerobos Hotel
318
318. Provokasi Sean
319
319. Salah Paham
320
320. Down
321
321. Demam
322
322. Rumah Sakit Mmc
323
323. Panggilan Elea
324
324. Bayangan Mengerikan
325
325. Penolakan Nicktan
326
326. Usaha Elea
327
327. Video Cctv
328
328. Ardan Tersepona
329
329. Lo Naksir Sama Cewek Gue?
330
330. Ide Elea Untuk Menemui Nick
331
331. Kurir Anomali
332
332. Kurir Menggemaskan
333
333. Cuma Kamu Yang Boleh Pegang Pegang
334
334. Kedatangan Papa Azeus
335
335. Anomali Berkumis
336
336. Terjebak Rencana Sendiri
337
337. Aku Kan Mau Perjuangin Cinta Kita
338
338. Azeus Nonton Film
339
339. Glitch Jantung
340
340. Merasa Bersalah
341
341. Sama Hana Mau?
342
342. Gebetan Ardan
343
343. Minder Karena Perbedaan Kasta
344
344. Mengundang Si Omeng Makan Malam
345
345. Gue Ini Udah Kayak Abang Lo
346
346. Persiapan Jamuan Makan Malam
347
347. Reuni Singa Masa Lalu
348
348. Kedatangan Si Omeng
349
349. Suasana Jamuan Makan Malam
350
350. Jamuan Makan Malam Part 2
351
351. Momen Ardan Dan Hana
352
352. Ciuman Di Ruang Lego
353
353. Omeng Yang Barbar
354
354. Azeus Dan Omeng
355
355. Kepulangan Si Omeng.
356
356. Rekaman Cctv Dan Mimpi Buruk
357
357. Sisi Manja Nicktan Terhalang Gengsi
358
358. Kesalahpahaman Stadium Akhir
359
359. Calon Mantu
360
360. Cemburu Dan Rencana Batal
361
361. Pertemuan Tidak Disengaja
362
362. Benturan Restu Dan Dilema Ardan
363
363. Kepastian Hati
364
364. Sinyal Cinta Dan Lamaran Mendadak
365
365. Rencana Balap Round 2
366
366. Hari Keberangkatan Ke Mandalika
367
367. Menggoda Kakak Pembalap Di Villa
368
368. Elea Mode Agresif
369
369. Balap Round 2 Dan Insiden Kecil
370
370. Barikade Perlindungan
371
371. Kecapan Dibalik Pintu Steril
372
372. Selebrasi Dan Seleman Podium
373
373. Gangguan Azeus Dan Cicilan Honeymoon Ardan
374
374. Air Mata Di Balik Dinding Malam
375
375. Ciuman Penawar
376
376. Dibawah Langit Rolling Hills
377
377. Identitas Omeng Terbongkar
378
378. Tawa Langka Diatas Bukit
379
379. Kemarahan Azeus
380
380. Sekat Di Antara Kita
381
381. Azeus Tidur Bersama Nick
382
382. Hilang Kabar
383
383. Penculikan Terencana
384
384. Jangan Ngawur Lo!
385
385. Operasi Penyelamatan
386
386. Provokasi Dan Perang Marunda
387
387. Penikaman
388
388. Mimpi Buruk Yang Menjadi Nyata
389
389. Menuju Rumah Sakit
390
390. Mengambil Alih Megantara Group
391
391. Takhta Yang Berganti
392
392. Masa Kelam Ardan
393
393. Ruang ICU yang Kosong
394
394. Reuni Diruang Rawat
395
395. Kerasukan Apa Tuh Bocah?
396
396. Sebuah Dokumen Rahasia
397
397. Jerat Di Tengah Badai
398
398. Hubungan Yang Retak
399
399. Kolaps Untuk Kesekian Kalinya
400
400. Kenyataan Pahit
401
401. Nafas Terakhir
402
402. Secercah Harapan Untuk Pulang
403
403. Analisis Dan Kalkulasi Dingin Baskara
404
404. Permintaan Maaf Azeus
405
405. Elea Yg Kesepian Dan Kunjungan Ke ICU
406
406. Keputusan Elea Dan Nikah Kilat Ardan
407
407. Seorang Ayah Yang Rapuh
408
408. Putaran Memori Masa Lalu
409
409. Harapan Yang Terkabul
410
410. Perubahan Nicktan & Suasana Rumah Ardan
411
411. Ujian Rumah Tangga Ardan
412
412. Merawat Baby Nicktan
413
413. Comebacknya Sang Pangeran Porsche
414
414. Kabar Hamil Dan Rasa Cemas
415
415. Menemukan Kamu
416
416. Mengambil Alih Miliknya
417
417. Elea Yang Menahan Rindu
418
418. Luke Zoeynan Caviero

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!