Tamu Paling Berpengaruh

Matahari baru saja naik di ufuk timur, namun bagi Elvano Gavian Narendra, hari sudah dimulai sejak empat jam yang lalu.

Di pusat kebugaran pribadinya yang berdinding kaca, Elvano melakukan deadlift dengan beban yang sanggup membuat pria biasa mengerang kesakitan.

Keringat membasahi kaos hitamnya, menonjolkan otot-otot punggung yang kokoh dan lengan yang penuh urat menonjol yaitu tanda dari disiplin diri yang sangat ekstrem.

Elvano bukan sekadar anak pemilik rumah sakit. Di usianya yang menginjak 30 tahun, ia telah menyandang gelar spesialis bedah toraks dan kardiovaskular. Ia adalah aset paling berharga di Narendra Hospital.

Namanya seringkali muncul di jurnal medis internasional, bukan karena koneksi ayahnya, melainkan karena tangannya yang dikenal sangat presisi dan dingin di meja operasi.

Selesai berlatih, Elvano melangkah menuju kamar mandi. Guyuran air dingin menghantam kulitnya yang tegap. Ia menatap pantulan dirinya di cermin yang beruap. Rambut hitam pekat yang selalu tertata rapi, alis tebal yang hampir selalu bertaut, dan sepasang mata elang yang seolah bisa menembus apa pun yang ia lihat. Wajahnya adalah perpaduan antara ketampanan aristokrat dan ketegasan militer. Namun, di balik itu semua, ada sebuah tembok besar yang ia bangun untuk menjauhkan semua orang.

"Satu hari lagi yang membosankan," gumamnya dengan suara bariton yang rendah.

Pukul delapan pagi, Elvano sudah berada di rumah sakit. Ia melangkah menyusuri koridor VIP dengan langkah lebar dan berwibawa.

Setiap perawat yang berpapasan dengannya otomatis menunduk hormat, sebagian dari mereka tidak bisa menyembunyikan rona merah di pipi saat melihat dokter paling tampan sekaligus paling ditakuti itu lewat.

"Dokter Elvano, laporan pasien di kamar 402 menunjukkan penurunan saturasi oksigen semalam," lapor seorang dokter residen yang mengekor di belakangnya dengan gugup.

Elvano tidak berhenti melangkah. Ia mengambil papan jalan dari tangan residen tersebut, membacanya sekilas dengan kecepatan luar biasa.

"Beri dia dosis tambahan furosemide dan pantau fungsi ginjalnya setiap dua jam. Jika dalam empat jam tidak ada perbaikan, siapkan ruang operasi. Dan satu lagi..." Elvano berhenti mendadak, membuat si residen hampir menabrak punggungnya.

Elvano berbalik, menatap tajam juniornya itu. "Kenapa laporan ini baru sampai ke tanganku sekarang? Apakah kamu menunggu pasien itu berhenti bernapas baru melapor?"

"Ma-maaf, Dok, semalam dokter jaga mengira..."

"Aku tidak butuh perkiraanmu. Di rumah sakit ini, kita bekerja dengan data, bukan asumsimu," potong Elvano dingin. "Perbaiki kinerjamu, atau jangan pernah masuk ke ruang operasiku lagi."

Tanpa menunggu jawaban, Elvano melanjutkan langkahnya. Ia dikenal sebagai Dokter Es bukan tanpa alasan.

Baginya, empati yang berlebihan hanya akan mengaburkan logika medis. Pasien butuh kesembuhan, bukan simpati yang tidak berguna.

Siang harinya, ketenangan Elvano terusik oleh sebuah panggilan telepon. Di layar ponselnya tertera nama Mama Zoya. Ia menghela napas panjang sebelum mengangkatnya.

^^^Elvano: [Ya, Ma?]^^^

Mama Zoya: [Elvano! Kenapa nadamu seperti sedang bicara dengan pasien?] suara wanita di seberang sana terdengar ceria namun menuntut.

Mama Zoya: [Jangan lupa, malam ini adalah anniversary ke-30 Narendra Hospital. Seluruh dewan komisaris akan hadir. Dan kau, sebagai wajah masa depan rumah sakit ini, tidak boleh terlambat.]

^^^Elvano: [Aku punya jadwal visit pasien malam ini, Ma.] ^^^

Elvano mencoba memberi alasan, meski ia tahu itu sia-sia.

Mama Zoya: [Bohong. Mama sudah mengecek jadwalmu pada sekretarismu. Kau kosong setelah pukul tujuh malam. Dan Elvano... Mama sudah mengundang putri dari keluarga Handoko. Dia cantik, lulusan manajemen bisnis dari London, dan dia sangat...]

^^^Elvano: [Ma, Aku datang untuk acara rumah sakit, bukan untuk mencari istri. Jika Mama terus memaksakan ini, aku tidak akan datang sama sekali.] potong Elvano dengan nada tegas.^^^

Mama Zoya: [Baiklah, baiklah! Dasar keras kepala,] keluh Mama Zoya.

Mama Zoya: [Tapi setidaknya pakai jas yang sudah Mama kirimkan ke apartemenmu. Jangan pakai jas putih doktermu itu ke pesta dansa!]

Elvano menutup telepon tanpa berpamitan. Ia memijat pangkal hidungnya yang terasa pening. Dunia medis yang penuh darah dan ketegangan baginya jauh lebih mudah dipahami daripada permainan politik keluarga dan perjodohan.

...****************...

Sementara itu, di sudut lain kota yang jauh lebih berisik dan berdebu, Ashela Safira sedang berjuang dengan rasa kantuknya di kantor logistik. Ia baru saja menyelesaikan laporan pengiriman barang saat ponselnya bergetar. Sebuah pesan singkat dari agen penyalur tenaga kerja paruh waktu masuk.

[Asha, posisi server untuk Gala Dinner di Hotel Grand Hyatt malam ini masih tersedia. Shift pukul 6 sore sampai 1 pagi. Gaji 1,5 juta plus tips kalau kamu beruntung. Mau ambil?]

Mata Ashela langsung membelalak. 1,5 juta untuk satu malam? Itu hampir setengah dari gaji bulanannya di supermarket. Tanpa berpikir dua kali, jemarinya yang lentik segera mengetik balasan.

^^^Ashela: [Saya ambil, Kak. Kirimkan detail seragam dan lokasinya.]^^^

Ashela menyandarkan punggungnya ke kursi kayu yang keras. Ia menghitung cepat dalam kepalanya. Uang itu bisa ia gunakan untuk membayar cicilan hutang bulan ini lebih awal, dan mungkin ia bisa menyisihkan sedikit untuk membeli sepatu baru.

Menjadi pelayan panggilan seperti ini sering Ashela lakukan yang sering kali gajinya lebih besar dari pada pekerjaan nya.

Sepatu kerjanya yang sekarang sudah sangat tipis solnya, bahkan ia bisa merasakan panasnya aspal jalanan saat berjalan kaki.

Ia tidak tahu apa itu Narendra Hospital atau siapa itu Elvano. Baginya, hotel bintang lima hanyalah sebuah gedung megah di mana orang-orang kaya membuang uang mereka, sementara ia berdiri di sana hanya untuk memastikan gelas-gelas mereka tetap terisi.

Waktu menunjukkan pukul tujuh malam. Hotel Grand Hyatt sudah dipenuhi oleh mobil-mobil mewah berplat nomor cantik.

Karpet merah membentang dari lobi hingga ke ballroom utama. Harum parfum mahal dan denting gelas kristal mulai memenuhi udara.

Elvano tiba dengan mobil Lamborghini hitamnya yang elegan. Ia keluar mengenakan jas hitam custom-made yang membungkus tubuh atletisnya dengan sempurna.

Setiap gerakannya memancarkan aura kekuasaan dan kemewahan yang tenang. Begitu ia memasuki ruangan, perhatian hampir seluruh tamu tertuju padanya.

"Dokter Elvano, selamat atas keberhasilan operasi transplantasi minggu lalu!" sapa seorang kolega.

Elvano hanya mengangguk sopan, memberikan senyum formal yang tidak sampai ke mata. Ia segera memisahkan diri ke sudut yang lebih sepi, mencoba menghindari kerumunan. Namun, matanya terus berpendar, merasa tidak nyaman dengan atmosfer yang begitu semu ini.

Di area persiapan pelayan, Ashela sedang sibuk mengancingkan kemeja putihnya. Ia mengenakan rompi hitam dan rok kain yang pas di tubuhnya. Rambutnya disanggul rapi ke atas, memperlihatkan leher jenjangnya yang putih dan mulus. Tanpa riasan yang tebal, kecantikan alaminya justru terpancar dengan kuat.

"Ingat semuanya," instruksi kepala pelayan malam itu. "Tamu kita malam ini adalah orang-orang paling berpengaruh di negeri ini. Jangan ada kesalahan sedikit pun. Terutama untuk meja utama, di sana ada keluarga Narendra."

Ashela menarik napas dalam-dalam. "Keluarga Narendra," bisiknya pelan. Ia hanya berharap pekerjaannya cepat selesai agar ia bisa segera pulang dan tidur.

.

.

Cerita Belum Selesai.....

Terpopuler

Comments

StAr 1086

StAr 1086

Mampir Thor....

2026-08-10

0

Nna Nna 💖

Nna Nna 💖

menurut aku terlalu muda/hmpr ga mungkin dokter spesialis torak dan kardiovaskular berumur 30thn ya setidaknya 32-35 masuk akal. maaf thor sekedar saran walaupun halu tp hrs masuk akal 🙏

2026-05-22

1

lihat semua
Episodes
1 Gadis Yang Tangguh
2 Tamu Paling Berpengaruh
3 Kau Sangat Dingin
4 Malam Yang Panjang
5 Bagaimana Jika Ia Hamil?
6 Rusak?
7 Maafkan Aku
8 Tegas Dan Dingin
9 Di Mana Kau?
10 Dua Garis Merah
11 Rumah Baru
12 Ngidam?
13 Beban Fisik Yang Nyata
14 Waktunya Telah Tiba
15 Salinan Sempurna
16 Dewa Bedah Tanpa Hati
17 Dana Hibah
18 Satu-satunya Jalan
19 Semua Demi Sang Anak
20 Komunikasi Sunyi
21 Firasat Buruk
22 Ketakutan Yang Mencekik
23 Mirip Sekali
24 Dukungan Emosional
25 Pria Paling Bodoh di Dunia
26 Pertaruhan Nyawa Berlangsung
27 Perhatian Kecil
28 Hari Yang Dinantikan Tiba
29 Replika Sempurna
30 Menolak Kemungkinan Itu
31 Korban Tabrak Lari
32 Malaikat Penolong
33 Sensasi Panas Yang Menjalar
34 Leo Hebat
35 Jauh Dari Kata Layak
36 Sebuah Keajaiban
37 Maut Kembali Mengintai
38 Jangan Biarkan Dia Pergi
39 KAMU TIDAK BOLEH!
40 Permohonan Ampun Kepada Tuhan
41 Anak Kita Selamat
42 Kabar Menggembirakan
43 Rasa Nyaman Yang Luar Biasa
44 Pengakuan Hati
45 Bukan Banyak Orang Besar Itu
46 Menikahlah Denganku
47 Aku Tidak Akan Lari
48 Pahlawan Yang Sebenarnya
49 Wanita Adalah Ratunya
50 Aku Menerima Lamaranmu
51 Aku Ingin Pulang
52 Leo punya Papa!
53 Instruksi Rahasia
54 Kita Sampai Sayang
55 Aku Merindukan Kalian
56 Kangen Papa
57 Nilai Tambah
58 Jauh Lebih Berharga
59 Pamit
60 Sedikit Asing
61 Kau Sangat Cantik
62 Pulang Ke Rumah Yang Sebenarnya
63 Jadilah Dirimu Sendiri
64 Permintaan Yang Tidak Biasa
65 Menikah
66 Malam Kalian
67 Puncak Kenikmatan
68 Leher Mama Kenapa?
69 Jangan Terlalu Lelah
70 Dua Kubu
71 Ketegangan Yang Mulai Terbangun
72 Domba Kecil Yang Tersesat
73 Ambisi Bisnis Orang Tua Kita
74 Benar-benar Memabukkan
75 Makan Siang
76 Elvano Sudah Kenyang
77 Hanya Formalitas Bisnis
78 Menerima Tanggung Jawab
79 Terlalu Mempesona
80 Aku Akan Mencoba
81 Gagal lagi, Nona Mayka?
82 Berjuang Dengan Kematian
83 Singa Yang Terluka
84 Terima Kasih Karena Tetap Bertahan
85 Sedikit Lebih Ringan
86 Pulang
87 Sudah Berakhir
88 Merasa Lebih Tenang
89 Satu Hal Yang Belum Selesai
90 Pergilah
91 Garis Merah Yang Tidak Boleh Dilewati
92 Aku Ingin Bernapas Sejenak
93 Liburan
94 Leo Butuh Seorang Adik
95 New Story: Di Bawah Kuasa Mantan Suami
96 Lampu Hijau
97 Rekreasi Terbaik
98 Perasaan Aneh
99 Ashela Adalah Kelemahannya
100 Ancaman Langsung
101 Salah Memilih Lawan
102 Atmosfer Ketegangan
103 Topeng Misterius Telah Hancur
104 Langkah Terakhir
105 Kemenangan Mutlak
106 Semuanya Sudah Benar-benar Berakhir
107 Kebiasaan Kecil Yang Sangat Ia Sukai
108 Wanita Asing
109 Sebuah Serangan Terbuka
110 Mode Siaga Penuh
111 Pembukaan Studio
112 Reaksi Yang Sesungguhnya
113 Jangan mendekat
114 Pohon Mangga Harumanis
115 Satu Permintaan
116 Perubahan Emosi
117 Menangis Saja
118 Nasihat Mama Zoya
119 Dua Garis Merah
120 Luar Biasa Protektif
121 Kabar Yang Menggembirakan
122 Dia Ada Di Sana
123 Demi Keselamatan Anak Kita
124 Drama Penyambutan
125 Selama Kau Bahagia
126 Pertanyaan Aneh
127 Kehebohan Elvano
128 Ini Yang Pertama!
129 Kontraksi Palsu
130 Mitoni
131 Laki-laki Atau Perempuan, Aku Tidak Peduli
132 Sudah Lebih Baik?
133 Aku Takut
134 Selamat
135 Kapten Leo Akan Membuka Jalan!"
136 Pusat Semestaku
137 New Story: Istri Figuran Sang Pewaris
Episodes

Updated 137 Episodes

1
Gadis Yang Tangguh
2
Tamu Paling Berpengaruh
3
Kau Sangat Dingin
4
Malam Yang Panjang
5
Bagaimana Jika Ia Hamil?
6
Rusak?
7
Maafkan Aku
8
Tegas Dan Dingin
9
Di Mana Kau?
10
Dua Garis Merah
11
Rumah Baru
12
Ngidam?
13
Beban Fisik Yang Nyata
14
Waktunya Telah Tiba
15
Salinan Sempurna
16
Dewa Bedah Tanpa Hati
17
Dana Hibah
18
Satu-satunya Jalan
19
Semua Demi Sang Anak
20
Komunikasi Sunyi
21
Firasat Buruk
22
Ketakutan Yang Mencekik
23
Mirip Sekali
24
Dukungan Emosional
25
Pria Paling Bodoh di Dunia
26
Pertaruhan Nyawa Berlangsung
27
Perhatian Kecil
28
Hari Yang Dinantikan Tiba
29
Replika Sempurna
30
Menolak Kemungkinan Itu
31
Korban Tabrak Lari
32
Malaikat Penolong
33
Sensasi Panas Yang Menjalar
34
Leo Hebat
35
Jauh Dari Kata Layak
36
Sebuah Keajaiban
37
Maut Kembali Mengintai
38
Jangan Biarkan Dia Pergi
39
KAMU TIDAK BOLEH!
40
Permohonan Ampun Kepada Tuhan
41
Anak Kita Selamat
42
Kabar Menggembirakan
43
Rasa Nyaman Yang Luar Biasa
44
Pengakuan Hati
45
Bukan Banyak Orang Besar Itu
46
Menikahlah Denganku
47
Aku Tidak Akan Lari
48
Pahlawan Yang Sebenarnya
49
Wanita Adalah Ratunya
50
Aku Menerima Lamaranmu
51
Aku Ingin Pulang
52
Leo punya Papa!
53
Instruksi Rahasia
54
Kita Sampai Sayang
55
Aku Merindukan Kalian
56
Kangen Papa
57
Nilai Tambah
58
Jauh Lebih Berharga
59
Pamit
60
Sedikit Asing
61
Kau Sangat Cantik
62
Pulang Ke Rumah Yang Sebenarnya
63
Jadilah Dirimu Sendiri
64
Permintaan Yang Tidak Biasa
65
Menikah
66
Malam Kalian
67
Puncak Kenikmatan
68
Leher Mama Kenapa?
69
Jangan Terlalu Lelah
70
Dua Kubu
71
Ketegangan Yang Mulai Terbangun
72
Domba Kecil Yang Tersesat
73
Ambisi Bisnis Orang Tua Kita
74
Benar-benar Memabukkan
75
Makan Siang
76
Elvano Sudah Kenyang
77
Hanya Formalitas Bisnis
78
Menerima Tanggung Jawab
79
Terlalu Mempesona
80
Aku Akan Mencoba
81
Gagal lagi, Nona Mayka?
82
Berjuang Dengan Kematian
83
Singa Yang Terluka
84
Terima Kasih Karena Tetap Bertahan
85
Sedikit Lebih Ringan
86
Pulang
87
Sudah Berakhir
88
Merasa Lebih Tenang
89
Satu Hal Yang Belum Selesai
90
Pergilah
91
Garis Merah Yang Tidak Boleh Dilewati
92
Aku Ingin Bernapas Sejenak
93
Liburan
94
Leo Butuh Seorang Adik
95
New Story: Di Bawah Kuasa Mantan Suami
96
Lampu Hijau
97
Rekreasi Terbaik
98
Perasaan Aneh
99
Ashela Adalah Kelemahannya
100
Ancaman Langsung
101
Salah Memilih Lawan
102
Atmosfer Ketegangan
103
Topeng Misterius Telah Hancur
104
Langkah Terakhir
105
Kemenangan Mutlak
106
Semuanya Sudah Benar-benar Berakhir
107
Kebiasaan Kecil Yang Sangat Ia Sukai
108
Wanita Asing
109
Sebuah Serangan Terbuka
110
Mode Siaga Penuh
111
Pembukaan Studio
112
Reaksi Yang Sesungguhnya
113
Jangan mendekat
114
Pohon Mangga Harumanis
115
Satu Permintaan
116
Perubahan Emosi
117
Menangis Saja
118
Nasihat Mama Zoya
119
Dua Garis Merah
120
Luar Biasa Protektif
121
Kabar Yang Menggembirakan
122
Dia Ada Di Sana
123
Demi Keselamatan Anak Kita
124
Drama Penyambutan
125
Selama Kau Bahagia
126
Pertanyaan Aneh
127
Kehebohan Elvano
128
Ini Yang Pertama!
129
Kontraksi Palsu
130
Mitoni
131
Laki-laki Atau Perempuan, Aku Tidak Peduli
132
Sudah Lebih Baik?
133
Aku Takut
134
Selamat
135
Kapten Leo Akan Membuka Jalan!"
136
Pusat Semestaku
137
New Story: Istri Figuran Sang Pewaris

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!