Bab 101
Alya kembali ke rumah sakit dua minggu setelah luka di dadanya dinyatakan cukup aman.
Bukan untuk operasi besar. Reza melarangnya menyentuh meja operasi sebelum pemeriksaan lanjutan. Tetapi Alya tetap datang memakai jas dokter putih, name tag, dan rambut yang diikat rapi.
Di pintu IGD RSUD, beberapa perawat berhenti melihatnya.
"Dokter Alya?"
Alya mengangkat alis. "Kenapa? Saya terlihat seperti hantu?"
Perawat Dina hampir menangis. "Sedikit."
"Kalau begitu beri saya pasien yang tidak takut hantu."
Suasana pecah. Ada yang tertawa, ada yang mengusap mata. Selama kasus Karsa meledak di berita, nama Alya muncul dalam banyak kalimat yang tidak ia pilih: korban eksperimen, ibu anak yang diculik, dokter kunci, saksi utama. Di rumah sakit, ia ingin kembali menjadi satu hal yang ia pilih sendiri.
Dokter.
Damar mengantarnya sampai pintu, lalu berhenti.
"Kamu tidak masuk?" tanya Alya.
"Ini wilayahmu."
Alya menatapnya, memastikan ia tidak menyindir.
Damar mengangkat map kecil. "Rendra menempatkan dua personel pengamanan di area parkir dan satu di lobi, pakai baju sipil. Mereka tidak masuk ruang tindakan kecuali kamu minta."
"Kamu mengatur tanpa bertanya?"
"Aku sudah kirim detailnya semalam. Kamu menjawab, 'Jangan mengganggu pasien.'"
Alya ingat. Ia memang menjawab begitu sambil menyuapi Nara.
"Baik."
"Kalau kamu mau ubah, bilang."
"Aku akan bilang."
Damar mengangguk. "Aku jemput sore?"
"Aku belum tahu pulang jam berapa."
"Kalau begitu aku tanya jam empat."
Kalimat itu membuat Alya diam sebentar. Dulu Damar akan menentukan. Sekarang ia menawarkan waktu bertanya.
"Jam empat," katanya.
Di dalam IGD, hari langsung menyambutnya dengan cara rumah sakit: seorang anak demam tinggi, ibu hamil pusing, sopir ojek patah tulang, dan pasien BPJS yang keluarganya panik karena surat rujukan belum lengkap.
Alya memakai sarung tangan.
"Dina, anak demam cek suhu ulang dan riwayat kejang. Pak Joko, pasien patah tulang jangan digerakkan dulu, pasang bidai sementara. Ibu hamil masuk ruang pe…
Istri Pengganti Sang Komandan
Episode 101
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments