Jalan Ninja Menuju Kaya Raya Murni Lewat Game Ini!

Setelah membersihkan hama-hama yang menempel manja di sulur-sulur semangkanya, Bima kembali mengalihkan pandangan ke area lahan lain di dalam peternakannya.

Saat ini, 6 petak tanah yang dimilikinya mampu menghasilkan 105 buah semangka. Tapi area peternakan di dalam game ini tentu saja tidak sebatas 6 petak itu saja. Kalau dia bisa membuka lahan baru, otomatis dia bisa menanam lebih banyak semangka lagi.

Dalam setting game Harvest Moon versi ini, total keseluruhan lahan tanam yang tersedia berjumlah 100 petak. Sayangnya, lahan-lahan tersebut masih tertutup oleh rimbunnya rumput liar, bongkahan batu, batang kayu, hingga tunggul pohon... sehingga belum bisa digunakan untuk bercocok tanam.

Selain itu, karena adanya sistem batasan level karakter, beberapa lahan masih terkunci dan berwarna abu-abu kusam.

Peraturannya cukup simple: selama karakter pemain terus melakukan aktivitas bertani, levelnya akan berangsur naik dan membuka lahan baru. Pemain cuma perlu membersihkan rumput liar dan batu-batu sialan itu, lalu mencangkul tanahnya untuk menjadikannya lahan siap tanam.

Yang paling keren, seiring dengan naiknya level karakter, lahan tanah juga bisa di-upgrade untuk menanam bibit tanaman yang lebih premium, bahkan membuka fitur-fitur baru yang belum terungkap.

Melihat masih ada lahan yang bisa digarap, Bima segera mengendalikan karakternya menuju gudang peralatan. Mengambil berbagai alat yang diperlukan, ia mulai mengeksekusi rumput liar, kayu, dan bebatuan di lahan yang sudah unlocked. Setelah berjibaku beberapa saat, 6 petak tanah baru sukses dibuka, dan bibit-bibit semangka pun langsung ditebar.

Besok siang, 6 petak lahan baru ini mestinya sudah siap panen. Itu berarti tambahan seratusan buah semangka lagi!

Bima tidak lanjut membuka sisa lahan. Sebagai gantinya, ia meraih ponsel dan mulai asyik scroll situs web sewa properti lokal untuk mencari info penyewaan gudang.

Bima itu orangnya waspada pol. Di tengah kota yang padat, tidak peduli di pojokan mana pun dia bolak-balik mengeluarkan ratusan semangka dari alam gaib, pasti cepat atau lambat bakal mengundang kecurigaan tetangga. Sekalipun dia mencari lahan kosong di pinggiran yang sepi, risiko kepergok orang saat proses 'loading' semangka tetap saja besar. Ujung-ujungnya cuma nambah beban pikiran.

Makanya, dia wajib menyewa sebuah gudang tertutup. Lokasinya harus terpencil dan jauh dari keramaian warga.

Dengan begitu, dia tinggal mengunci pintunya rapat-rapat dari dalam, lalu voila, dia bisa menumpahkan semangka dari dalam game tanpa ada yang tahu.

Informasi gudang disewakan di situs properti memang bertebaran, dan setelah scrolling sampai jempol keriting, Bima akhirnya menemukan satu yang paling pas di hati.

Lokasinya ada di pinggiran asri Kabupaten Jatiroso. Dulu, tempat itu adalah sebuah peternakan babi besar yang punya bangunan gudang khusus untuk menyimpan pakan rumput babi. Akses jalannya bahkan sudah dicor khusus, dan di hari biasa, nyaris tidak ada manusia yang sudi lewat sana.

Sayangnya, bisnis peternakan itu risikonya tinggi. Peternakan babi tersebut gulung tikar gara-gara dihantam wabah flu babi. Sekarang, eks-gudang pakan itu malah disewakan. Harga sewanya cukup miring, cuma Rp 4.000.000 sebulan! Areanya luas, dan gila-nya lagi, si pemilik tidak minta uang deposit! Satu-satunya minus hanyalah lokasinya yang terlalu mblusuk ke pelosok, makanya iklannya sudah mejeng lama tapi tak kunjung laku.

Tapi buat Bima, tempat ini perfect banget!

Keesokan harinya.

Begitu melek di pagi hari, Bima langsung memfokuskan pikirannya ke visual game di dalam benaknya.

Di 6 petak lahan pertamanya, semangka-semangka jumbo yang montok sudah berjejer rapi minta dipetik. Ia segera menggerakkan karakternya untuk memanen dan memasukkan buah-buah itu ke dalam gudang penyimpanan. Setelah itu, ia membabat habis sulur-sulur layunya dan kembali menanam bibit baru.

Di 6 petak lahan kedua yang baru dibuka kemarin, sulur-sulurnya sudah menjalar rimbun dan mulai memunculkan bakal buah semangka yang segar. Namun di sana juga mulai ditumbuhi rumput liar dan disatroni hama perusak.

Bima gercep memerintahkan karakternya untuk membersihkan hama dan rumput liar tersebut. Setelah sarapan seadanya, ia keluar rumah, menghubungi pemilik gudang, dan janjian untuk ketemuan di lokasi.

Jarak menuju gudang tersebut butuh waktu sekitar 10 menit lebih naik motor Tossa roda tiga miliknya. Lokasinya memang sangat terpencil, wajar kalau jarang ada orang awam yang kelayapan di daerah sini.

Bangunan gudangnya masih sangat kokoh dan terawat. Bahkan ada halaman kosong luas yang muat dipakai parkir sampai truk tronton sekalipun.

Halaman ini aslinya memang dipakai untuk area manuver truk pengangkut pakan babi.

Si pemilik adalah seorang bapak-bapak paruh baya dengan perut buncit tanda makmur. Setelah mengecek kondisi dan memastikan semuanya sesuai dengan iklan, Bima langsung tanda tangan kontrak sewa untuk 3 bulan ke depan.

Uang sewa Rp 12.000.000 pun melayang. Saldo di rekening Bima langsung sekarat berteriak minta tolong. Tapi santuy, duit segini mah bakal balik modal dalam sekejap mata.

Usai teken kontrak, Bima dan bapak buncit itu saling bertukar nomor WhatsApp. Urusan perpanjang sewa nanti tinggal ditransfer pakai m-banking saja.

Tak lama setelahnya, si pemilik pamit undur diri karena hapenya sedari tadi bunyi ditelepon bestie-nya untuk main gaple, meninggalkan Bima sendirian dengan kontrak di tangan.

Bima membuka gembok, menggeser pintu seng yang berat itu, lalu melangkah masuk. Bagian dalamnya kosong melompong, penuh sarang laba-laba, dan berdebu tebal.

Tapi karena Bima tidak butuh estetika yang Instagramable, ia tidak terlalu peduli. Ia cuma menyapu seadanya, lalu menurunkan beberapa keranjang rotan dari motor Tossanya ke dalam gudang. Klik. Pintu gudang dikunci rapat dari dalam.

Aman terkendali.

Satu niatan melintas di kepalanya, dan Bima beserta keranjang rotannya sudah masuk ke dalam alam game. Ia mulai memindahkan tumpukan semangka dari gudang penyimpanan game ke dalam keranjang.

Niat kembali muncul, dan keranjang yang sudah penuh semangka itu pun berteleportasi kembali ke dunia nyata.

Setelah bolak-balik beberapa kali menjadi kuli panggul lintas dimensi, total 106 buah semangka sudah menumpuk rapi di hadapannya. Semuanya berukuran super jumbo di atas 5 kilogram per buah, dan semuanya berstatus Kualitas 1.

Bima mengangkut semangka-semangka itu ke bak belakang Tossanya. Ia kemudian merogoh saku, merekam video tumpukan semangka montok itu, lalu mengirimkannya ke grup WhatsApp bos warung buah. Tak lupa ia menambahkan caption promo:

"Semangka tanpa biji bos! Manisnya pol, airnya lumer di mulut. Harga grosir Rp 6.000/Kg aja, siap antar sampai depan lapak sampeyan semua!"

Tak butuh waktu lama, pesannya langsung disambut oleh Darjo: "Wah, Bim, isuk-isuk wis kulakan ae kowe? Semangkamu emang jian jos gandos. Sing nyicipi pasti langsung beli. Tadi malem aja laku sepuluh lebih. Kowe kirim 20 buah lagi ke tempatku ya!"

"Bim, aku yo pesen 10 buah!" Hasan ikut nongol membalas.

"Aku tambah 20 buah ya, Le," sambung Bu Ningsih.

"Siap laksanakan! Sebentar lagi saya meluncur ke lapak Sampeyan bertiga," balas Bima dengan cepat.

Melihat semangka produksi game ini laku keras sama sekali bukan hal yang mengagetkan. Toh, kualitas rasa setiap buahnya memang menempati kasta tertinggi di jajaran semangka pada umumnya.

Grup WhatsApp mendadak ramai, beberapa pemilik warung buah yang silent reader mulai gatal ikut berkomentar.

"Mas Bima, beneran itu harga grosir udah free ongkir?"

"Mantap juga penampakan semangkanya. Boleh deh kirim sekalian ke lapakku."

"Aku ngambil 30 buah dulu buat tester."

"..."

Melihat tiga bos veteran macam Darjo dkk saja nekat repeat order berturut-turut tanpa repot-repot ngecek barang, pedagang lain pun merasa aman.

Toh pesanan mereka tidak terlalu banyak. Kalaupun Bima main curang, ruginya nggak seberapa. Tapi kalau barangnya beneran bagus, mereka malah untung tenaga karena dikirim langsung sampai tempat.

Bima mengetik balasan di grup: "Siap Bos-bosku! Sekarang saya mau ngirim pesanan Pak Darjo dan kawan-kawan dulu. Yang minat lagi, monggo langsung japri alamatnya ya, nanti saya kirim siang-siangan."

Setelah mematikan layar ponsel, ia melompat ke jok Tossa dan tancap gas kembali ke wilayah kota.

Tiba di jalanan pasar, ia langsung membagikan jatah untuk Darjo, Hasan, dan Bu Ningsih.

Pesanan Darjo: 20 buah, berat 115 Kg, tagihan Rp 690.000.

Pesanan Hasan: 10 buah, berat 57,5 Kg, tagihan Rp 345.000.

Pesanan Bu Ningsih: 20 buah, berat 122,5 Kg, tagihan Rp 735.000.

Cring! Uang tunai sebesar Rp 1.770.000 masuk mulus ke kantong Bima.

Usai drop barang ketiga orang itu, Bima mengecek WhatsApp-nya lagi. Sudah ada 6 chat japri dari bos warung yang minat order. Memang jumlahnya kecil-kecil, maklumlah rata-rata cuma UMKM kaki lima.

Setelah direkap, 4 warung pesan 10 buah, dan 2 warung pesan 20 buah.

Stok di bak Tossanya sekarang tinggal 55 buah. Bima memutuskan untuk menyetor ke 2 warung yang order 20 buah, dan 1 warung yang order 10 buah. Ia membalas pesan 3 warung sisanya, memohon pengertian mereka agar sabar menunggu pengiriman kloter siang nanti.

Tiga warung langganan barunya ini jaraknya lumayan jauh dari jalan raya pasar. Satu mangkal di depan sekolahan, dua sisanya ada di deretan jalan ruko sebelah selatan. Total pengiriman 55 buah semangka ini memiliki berat 316 Kg.

Cring! Tambahan Rp 1.896.000 sukses diamankan.

Artinya, dari omzet panen kloter pagi saja, Bima sudah meraup pemasukan sebesar Rp 3.666.000.

Dan yang paling bikin senyumnya makin lebar: nanti siang, bakal ada kloter panen yang siap dieksekusi lagi!

Dengan hati yang berbunga-bunga bagai habis gajian, Bima menyetir Tossanya yang sudah kosong melompong kembali ke warung buahnya. Begitu ia mengerek naik rolling door...

"Kaing! Kaing!"

Suara gonggongan manja yang sangat familiar kembali menyapanya.

Seekor anjing hitam dekil terlihat berlari antusias dari lorong seberang jalan, dan target lokasinya tak lain dan tak bukan adalah warungnya!

Bima langsung mendelik tajam ke arah si anjing hitam itu, lalu membentaknya pelan, "Hus, hus! Bubar!"

Jangkrik! Nih anjing niat mau ngekos gratis di mari apa gimana?!

Bukannya kicep dibentak, anjing hitam itu malah menyeringai lebar, menjulurkan lidahnya ngos-ngosan kegirangan, dan menambah kecepatan larinya. Dalam sekejap, ia sudah tiba di depan warung Bima. Tanpa rasa dosa sedikit pun, ia menjatuhkan perutnya ke lantai aspal, ngedeprok santai sambil asyik menjilati cakarnya sendiri.

Wah, dasar asu tenan...

Bima akhirnya menyerah dan memilih bodo amat menanggapi anjing tersebut. Ia kembali duduk ke kursi kasirnya, mengalihkan fokus ke visual antarmuka di benaknya, dan menekan tombol siram air untuk bibit semangka yang baru ditanamnya.

Menjelang jam makan siang, bunyi 'ding' notifikasi sistem kembali bergema di kepalanya. Enam petak lahan baru yang dibuka kemarin akhirnya matang sempurna! Bima secepat kilat memerintahkan karakternya untuk memanen seluruh buah, membersihkan sulurnya, dan menanam bibit yang baru.

Ia melirik jam di dinding. Tanggung kalau mau pulang ke rumah buat makan. Setelah menelepon ibunya sebentar, ia kembali menaiki Tossa bututnya dan melaju ke arah luar kota.

Tiba di gudang sewaan, ia langsung mengunci gembok dari dalam, lalu masuk ke dimensi game untuk memboyong seluruh semangka yang baru saja dipanennya.

Kloter kedua ini menghasilkan total 110 buah semangka semuanya Kualitas 1 pastinya.

Membawa muatan penuh ke arah kota, ia memprioritaskan sisa tiga warung yang gagal disuplai pagi tadi. Meski masing-masing cuma ambil 10 buah, total yang diturunkan ada 30 buah. Berat totalnya 160,5 Kg.

Cring! Pemasukan bertambah lagi Rp 963.000.

Jika ditotal sejak pertama kali dia bisa menyelinap masuk ke dalam game kemarin hingga detik ini, uang yang sudah berhasil dikantonginya menyentuh angka fantastis: Rp 8.035.000.

Cari duit udah berasa murni kayak mulung!

Begitu kembali memarkir motor di depan warungnya, cacing-cacing di perut Bima mulai demo menuntut jatah. Mumpung mood lagi bagus-bagusnya, Bima hedon dikit dengan pesan GoFood: Nasi rames topping barbar, lauknya dobel dua telur ceplok dan dua paha ayam!

Tak lama berselang, abang ojol datang membawa pahlawan kelaparannya. Bima langsung membuka bungkusan itu dan siap menyantapnya dengan kalap.

Aroma telurnya... gila, sedap bener. Aroma paha ayam gorengnya... beuh, nikmat abis!

"Kaing! Kaing!"

Baru juga suapan pertama masuk mulut, suara rengekan annoying itu kembali terdengar.

Anjing hitam itu kini duduk tegap di depan pintu, matanya melotot lurus mengunci target ke arah bungkusan nasi Bima. Begitu Bima menoleh, anjing itu otomatis nyengir kuda, menjulurkan lidah panjangnya dengan penuh harap.

Benar-benar wajah memelas ala pengemis jalanan profesional.

Wajah Bima langsung masam. Gila aja, nih anjing beneran fix mau numpang hidup apa?! Sekarang berani-beraninya minta jatah makan siangnya?!

Sebagai pria teguh pendirian, Bima menolak luluh. Ia terus mengunyah nasinya tanpa belas kasih.

"Kaing... kaing..." Volume rengekan si anjing perlahan mengecil. Nada suaranya mendadak dipenuhi getaran kekecewaan mendalam. Kepalanya tertunduk lesu. Sorot matanya yang basah persis mirip bocah TK yang menangis merana karena nggak dibelikan gulali.

"..." Bima yang melihat pemandangan teatrikal itu perlahan berhenti mengunyah. Matanya melirik sisa paha ayam berdaging tebal di tangannya. Entah kenapa tangannya mendadak kaku, nggak tega mau masukin ayam itu ke mulut. Sambil menggertakkan gigi kesal, ia akhirnya melempar ayam goreng lezat itu ke arah si anjing hitam.

Emang bener kata pepatah, cowok cool itu selalu kalah sama hati nuraninya yang kelewat soft.

Tapi sialnya, si anjing hitam itu seolah-olah memang sudah membaca gerak-geriknya! Kepala yang tadinya lemas menye-menye langsung tegak seketika bak dicolok listrik. Mulutnya sigap menangkap paha ayam itu di udara, lalu melahapnya dengan rakus sambil mengibaskan ekor bahagia.

"Jangkrik, pinter banget ganti topengnya!" Bima mengumpat sebal, merasa harga dirinya baru saja dipelorotin oleh strategi playing victim seekor anjing jalanan. Ia buru-buru menghabiskan sisa nasinya agar tak ada adegan pemalakan jilid dua.

Setelah kenyang dan kembali bertenaga, Bima merekam sisa 80 buah semangka di atas motornya, lalu memposting videonya lagi ke grup WhatsApp untuk memancing para buyer.

Kini saatnya ia kembali menatap visual game di kepalanya. Lahan semangkanya harus diperluas lebih gila lagi, karena makin banyak semangka yang ditanam, cuan yang mengalir bakal makin deras.

Saat ini, masih ada 12 petak lahan yang tersedia untuk di-unlock.

Ia mulai mengayunkan sabitnya untuk memangkas habis rumput-rumput liar yang menghalangi, lalu meraih kapaknya untuk membelah gelondongan kayu kering, dan diakhiri dengan hantaman palu besar untuk menghancurkan batu-batu raksasa. Setelah proses clearing selesai, cangkul pusaka pun mulai beraksi untuk merombak 12 lahan itu menjadi tanah gembur siap tanam.

Tepat di sela-sela aktivitas bertaninya, sebuah pesan WhatsApp baru masuk berdenting manis di layarnya: "Mas Bima, kenalin aku Tarjo, adiknya Darjo. Mas-ku bilang semangkamu top markotop kualitasnya. Bisa minta tolong dikirim 50 buah ke lapakku nggak?"

Mata Bima seketika berbinar terang.

Wah, ini dia kakapnya!

Begitu mengecek alamat lapak yang dikirimkan Tarjo Depan SMA Negeri 1 Jatiroso Bima langsung manggut-manggut paham. Semua orang seantero Jatiroso juga tahu, kalau mau buka warung tapi pengen omzetnya gila-gilaan, lapak incaran paling strategis ya di depan wilayah padat sekolahan SD, SMP, SMA! Apalagi ini di depan SMA Negeri 1 yang notabene sekolah paling elit di kabupaten.

Di musim kemarau sumuk begini, dagang semangka potong yang disajikan dingin pakai cup plastik bening dan tusuk sate, dijamin ludes diserbu anak-anak SMA. Apalagi kalau jam istirahat, satu murid kadang beli dua cup buat bekal makan di kelas.

Cara jualan begini margin keuntungannya jauh lebih barbar dibanding jualan utuhan kiloan!

Bima segera membalas pesan tersebut dengan penuh semangat. Ia menurunkan 30 buah semangka ke dalam warungnya sendiri untuk stok, dan sisa 50 buahnya langsung ia gas pol menuju lapak Tarjo.

Berat total 50 buah semangka jumbo itu mencapai 287,5 Kg.

Cring! Saldo Bima kembali disuntik dengan nominal segar Rp 1.724.000.

Begitu pantatnya kembali menempel di kursi kasir, Bima langsung menyelam ke dimensi visual gamenya. Tanpa ampun, 12 petak lahan yang sudah dibersihkannya tadi segera digarap dan ditaburi benih.

Hanya dalam satu hari singkat, pemasukannya sudah nyaris menembus angka sepuluh juta rupiah. Jalan ninjanya menuju kaya raya jelas bergantung sepenuhnya pada game ini!

Terpopuler

Comments

ZHIVER

ZHIVER

thor tak bisa bahasa jawa

2026-05-19

2

lihat semua
Episodes
1 Tiba-Tiba Bisa Masuk ke Dalam Game!
2 Pindahkan Semangka dari Game ke Dunia Nyata buat Dijual!
3 Jalan Ninja Menuju Kaya Raya Murni Lewat Game Ini!
4 Sehari Langsung Tembus Belasan Juta!
5 Sensasi Makan Semangka Rasa Hidangan Bintang Lima!
6 Perluas Saluran Penjualan! Siapa Juga yang Peduli Sama Pemandangan Malam?
7 Naik Level! Buka Lahan Tingkat 2!
8 OTW Omzet Miliaran Sebulan!
9 Definisi Bucin Jalur Anjing! Beneran Ini Stroberi?
10 Yang Harga Ratusan Ribu Kalah Telak Sama yang Puluhan Ribu!
11 Okra Kualitas 2, Anugerah Terindah Buat Para Pria!
12 Pria Mana Pun yang Pernah Coba Pasti Bilang Mantap! Satpol PP Datang Nangkap Anjing!
13 Adopsi Si Hitam! Manajer Cipto Rela Keluar Modal Gede!
14 Fitur Baru! Ikan Liar Kualitas 2!
15 Semuanya Tangkapan Liar Jumbo! Khasiat yang Mengejutkan!
16 Ikan Raksasa Langka yang Nggak Bisa Dibeli Orang Lain, Tinggal Makan Kapan Aja!
17 Bayar Pajak Pertama Dalam Hidupnya! Sampai Kiamat Pun Dia Nggak Bakal Percaya!
18 Hadiah dari Si Kurcaci!
19 Ikan Hias Mahal! Mendadak Jadi Miliarder dalam Sekejap!
20 Sebuah Vila! Level Naik Lagi!
21 Vila di Tangan! Lautan Bunga Bugenvil!
22 Lahan Tingkat 3! Bugenvil Hias 7 Warna!
23 Karyawan Vila! Butuh 15.000 Pohon Bugenvil!
24 Bunga Bugenvil Ini Pasti Mahal Banget, Kan? Waktunya Lunasi Utang!
25 Lunas Utang Hati pun Tenang! Kekhawatiran Bu Laras!
26 Kejutan untuk sang istri
27 Kualitas 3 yang Sempurna! Ini Mah Fix Bakal Meledak!
28 Susah Dibeli Walau Punya Duit 400 Juta! Keajaiban Efek 'Harmoni Ekosistem +3'!
29 Emang Cuma Butuh 'Sedikit' Pengorbanan Kok!
30 Wanita yang Terlalu Percaya Diri!
31 Catat Ya, Guys! Sama-Sama Ngerti Aja!
32 Mana Mungkin Bima yang Buka! Taktik Penjualan Baru Dimulai!
33 Dinda yang Melongo Kaget!
34 Cipokan Ditonton Tupai! Pelanggan Pertama Tiba!
35 Pengunjung Pertama Dibuat Takjub! Ternyata Lokasinya Ada di Kampung Halamanku!
36 Berasa Kayak Makan Hidangan Terapi Medis Ratusan Juta!
37 Berasa Paling Bener Modal Kamera HP?! Tuh Liat, Banyak Mata yang Nyaksiin Kelakuan Minusmu!
38 Kesempatan Emas Buat Promosi! Pantang Ngasih Ampun Kalau Disenggol!
39 Penggiringan Opini! Netizen Hanyalah Bidak Catur!
40 Kena Karma Kan Lu! Tamat Sudah Riwayatnya!
41 Ekseperimen Budidaya Benih Game! Vila Dima Beneran Meledak Viral!
42 Orang Lain Nggak Bisa Makan, Aku Malah Nggak Habis-Habis!
43 Pak Candra Balik Lagi! Sumpah, Tempat Ini Punya Barang Pusaka!
44 Ternyata Aku yang Terlalu Dangkal! Bener-Bener Bikin Jantungan!
45 Omzet Harian Tembus 300 Juta! Minta Jalur Damai Nih Ye!
46 Jalur Damai? Ngimpi!
47 Level Karakter Naik Lagi! Beras Upeti Gunung Kidul!
48 Nanti Bakal Ada Beras Upeti Bima? Orang Dinas Pariwisata Datang!
49 Rejeki Nomplok! Vitamin VPP! Anti-Penuaan?!
50 Bos Bima, Anda Kena Tipu! Nggak Mungkin Ada Barang Asli Sebanyak Ini!
51 Banyak Duit Tapi Goblok! Ternyata Kitalah Badutnya!
52 Bima Ternyata Bos Vilanya!
53 Orang dengan IQ dan EQ Jongkok Itu Ngeri Banget!
54 Ibu Mertua yang Mulutnya Pedas Tapi Hatinya Lembut!
55 Pemanasan Hidup Bareng? Rukun Nikah Harus Jelas!
56 Bu Laras Kegirangan! Pusat Oleh-Oleh Akhirnya Rampung!
57 Benih Semangka dari Game Mulai Bertunas!
58 Produk Game, Madu Hutan Liar yang Gaib!
59 Bukannya Nggak Mampu Beli, Tapi Nggak Ada Barang Aslinya!
60 Orang Itu Datang Bawa Duit
61 Uji Coba Tanam Benih Beras Upeti Gunung Kidul! Kapasitas Pengunjung Vila Mencapai Batas Maksimal!
62 Tembus Angka Rp 250.000.000! Terpaksa Batasi Pengunjung Biar Nggak Membeludak!
63 Anjing Aja Doyan, Apalagi Manusia!
64 Lumayan Punya Status Sosial! Tumbuhnya Semangka Cepet Banget!
65 Potensi Harga Nilai Produk Game Harus Dimaksimalkan!
66 Mau Beli Beras Kayak Gini Puluhan Kilo? Mimpi!
67 Promosi Seduhan Madu Medis! Minuman Harga Sultan?
68 Dampak Vila Bagi Jatiroso! Seduhan Madu Medis Beneran Manjur!
69 Jangan Saling Sikut! Pak Aris Dibuat Melongo!
70 Bedanya Maruk Sendirian Sama Jadi Pemimpin Pionir! Permintaan Pak Aris!
71 Baru Mulai Udah Kelar! Pak Aris Dibuat Melongo!
72 Belum Sempat Bereaksi! Batasi Pembelian!
73 Dana Pinjaman Cair!
74 Keajaiban Sosial: Menikah Harus Punya Rumah!
75 Bab 76
76 Seseorang Tak Boleh Membuat Dirinya Terlihat Murahan!
77 Anggur Herbal Dima!
78 Sinetron Itu Semuanya Bohong! Nggak Ada Akhlak!
79 Identitas Pak Prasetyo! Tambang Mata Air
80 Batu Tulis Misterius! Teknologi Resep Rahasia Saus Tomat Khusus!
81 Produk Pertama yang Bisa Dipasarkan Secara Massal!
82 Ini Adalah Kisah yang Sangat Menyedihkan!
83 Ini Namanya Uang Rp 2 Miliar Berjalan!
84 Produk Pertama dari Brand Dima!
85 Produk Sendiri Lebih Bagus dari Produk Luar Negeri!
86 Lidah Ndak Bakal Bohong! Awal yang Manis!
87 Bertemu Bos Tirto Lagi! Waktu Sesingkat Ini, Terlalu Cepat Kan?
88 Prospek Bisnis yang Sangat Cerah! Mendadak Diserang Berita Hoaks!
89 Dunia Maya Itu Penuh Muslihat! Sang Pemburu Hoaks Mendadak Kena Mental!
90 Barang Langka yang Sangat Diburu! Sayang Kapasitas Ndak Mumpuni!
91 Kritikus Makanan dari Kota Mineral!
92 Buku Panduan Koki: Pengolahan Ikan Tingkat Dewa!
93 Mulai Unjuk Gigi Jadi Koki? Sayang Banget Anggur Ini Dibuka Pas Umur 5 Tahun!
94 Menciptakan Sendiri Atribut +3! Bos Bima Memang Orang Ajaib!
95 Budi Daya Pot Bugenvil Sukses! Resep Kualitas 1 dari Luar!
96 Suvenir Wisata Eksklusif! Harus Pegang Erat-Erat Peluang dari Vila Dima!
97 Udah Bisa Dikirim Surat Somasi! Upgrade Alat Pancing!
98 Akhirnya Bisa Mancing Ikan Hias! Bikin Akuarium Kayaknya Boleh Juga!
99 Turut Bangga! Membawa Pancing Tembaga Keluar untuk Memancing!
100 Mancing Apa Kulakan di Waduk Sih?!
101 Skill Tingkat Dewa!
102 Dapet Monster Air Liar Asli! Posisi Gak Boleh Kalah Saing Sama yang Lain!
103 Bener-Bener Orang yang Ndak Punya Bakat Makan Enak!
104 Kalau Cuma Ngomong Ngawur, Siapa Sih yang Ndak Bisa?
105 Orang Macam Gini Emang Pantes Sukses! Upgrade Level Lagi!
106 Buah Pohon Kekuatan!
107 Keong Sawah yang Bikin Ngiler!
108 Kurcaci Arnie Datang Lagi!
109 Tupai Hedon! Dasar Turis Kurang Piknik, Minus Akhlak!
110 Tupai Kok Dendaman Gitu!
111 Ekspansi Pabrik Besar-besaran! Nambang Dapet Batu Emerald!
112 Liontin dan Gelang dari _Game_!
113 Nusuk Nggak Tuh? Pola Pikir Anak Sekolah Zaman Sekarang Seganas Ini?
114 Anak Muda yang Datang Bawa Peluang!
115 Tupai Vila Dima _Upgrade_ Level?!
116 Hadiah! Harmonisnya Hubungan Dua Keluarga
117 Rumah Tupai! Menjinakkan Tupai Liar Secara Total!
118 Belut Sawah Segede Ular! Bara Emang Pinter Banget!
119 Pemburu Seringkali Muncul Menyamar Sebagai Mangsa!
120 Semangka Kualitas 3! Buset, Gedenya Nggak Ngotak!
121 Semangka Kok Bisa Masuk FYP Sih?!
122 Kulit Semangkanya Juga Secandu Ini! Beneran Bikin Gagal \*Move On\*!
123 Gambar Desain Perhiasan dari Dunia Nyata Bisa Dibawa ke _Game_?!
124 Realita Emang Absurd! Anggur Herbal Punya Atribut Rasa +2!
125 Kalau Terus Gini Bisa Dihukum Sujud di Keyboard! Eh, Kok Ada yang Aneh!
126 Vila Dima Bikin Bangga Warga Kampung Halaman!
127 Paket Istimewa! Semangka di Dunia Nyata Sudah Matang!
128 Pasar Semangka Itu Gede Banget! Padahal Kabin Alam Itu Proyek Beneran Lho!
129 Seseorang Mau Beli Seporsi Makanan Seharga Rp 120 Juta?! Sultan Emang pada Gila!
130 Kelewat Peluang Emas! Pecah Banget!
131 Pengaruh Bos Vila Dima Emang Ngeri! Ada yang Menang _Gacha_ Lagi!
132 _Pay to Win_ Itu Nyata! Fitur Baru: Mesin Pengolah!
133 Botol Anggur Antik Kualitas 1! Sumpah Jangan Asal Diucap!
134 Inilah yang Namanya Kenikmatan Ala Sultan! Main Cewek Juga Harus Pakai Kode Etik!
135 Anggur Herbal Dima Melegenda! Beras Upeti Sekadar Jadi Lauk Pendamping!
136 Mutasi Genetik! Ini Adalah Berkah bagi Kabupaten Jatiroso!
137 Ternyata Ada Anggur dalam Botol Perak Antik?
138 Nama Besar Menentukan Semuanya! Bukan Orang Sembarangan!
139 Pemuda Ini Orang Besar dari Mana?
140 Punya Uang Pun Tak Bisa Beli! Ginseng Liar!
141 Ginseng Liar Kualitas 3
142 Anggur Usia 30 Tahun! Siapa yang Tak Kenal Anggur Herbal Dima?
143 Nyampein Ambeien! Apa Ini Nggak Keterlaluan Mewahnya?
144 Minuman Kualitas 3! Pembibitan Semangka Gagal!
145 Keluarga Prasetyo! Fitur Baru - Penebangan Pohon!
146 Kayu Rosewood Kualitas 2! Emang Aman Majang Papan Nama Miliaran Rupiah di Depan Pintu?
147 Kelas Profesional Memang Beda! Om Kresna yang Absurd!
148 Orang Dalam Harus Dimanfaatkan! Gimana Kalau Beras Upeti Gunung Kidul Dibuat Arak?
149 Sepuluh Pria, Sembilan Ambeien! Pada _Nggak_ Jujur Ya!
150 Memutarbalikkan Fakta! Hari Baik untuk Pasang Papan Nama!
151 Khusus untuk Kaisar! Dupa Gaharu Qinan!
152 Dupa Ajaib! Mau Pakai Hadiah Apa Buat Acara Peresmian Papan Nama?
153 Hari Ini Kita Kasih Kejutan Gratis! Bos Candra dan Mahendra Tercengang!
154 Ada Hal yang Tak Bisa Dibeli Cuma Pakai Uang!
155 Masih Punya Berapa Banyak Keahlian Tersembunyi? Kadang Pria Memang Harus Pasrah pada Nasib!
156 Masalah Besar! Tapi Cara Menyelesaikannya Juga Gampang!
157 Kenapa Bisa Begini? Tulisan Ini Beneran Aku yang Buat?
158 Jalur Kaya Mendadak: Maling Papan Nama Vila Dima!
159 Fitur Baru Game: Belanja Online via TV!
160 Belanja TV Bisa Beli Barang dari Versi Lain?
161 Naik Level Lagi! Ladang Memenuhi Syarat Dibuka!
162 Bangunan Peternakan Pertama! Rencana Baru Area Peternakan!
163 Belum Pernah Nemu yang Kayak Gini! Telur Bebek Kok Segede Ini?
164 Telur Awet Muda! Gila, Ini Beneran Bebek?
165 Terpaksa Naik Kasta! Mata Lele Daun Willow!
166 Skenario Ini Tersusun dengan Sangat Rapi!
167 Bos, Sampeyan Yakin Ini Bebek?
168 Borong 5.000 Are Lahan Tambahan! Bibit Game Berhasil Dibudidayakan!
169 Gaji Ini Terlalu Gila! Gulungan 'Festival Musik'!
170 Pesta Akhir Tahun! Gulungan Festival Musik Mau Dipakai di Dunia Nyata?
171 Item Spesial yang Ajaib!
172 Item Spesial: Gema Hutan!
173 Pohon Ternyata Bisa Bermain Musik! Beringin 500 Tahun Hidup Kembali!
174 Gila, Skenario Buat Pak Manto Udah Disiapin? Mana Mungkin!
175 Wah, Siapa Sangka Bakal Gini? Selamat, Dapet Tanah Ajaib!
176 Tingkat Bertahan Hidup +2, Peluang Memperbaiki Genetik +1!
177 Mustahil Bibit Padi Ini Bisa Tumbuh di Sini!
178 Saling Lempar Kesalahan! Penanaman Perdana Beras Upeti Gunung Kidul!
179 Kawanan Ikan Kualitas 2 yang Spektakuler! Vila Dima Punya Pemandangan Seindah Ini?
180 Ini Beneran Vila Dima! Ternyata Cowok Emang Brengsek Semua?
181 Pertarungan Raja Bebek! Rekor Guinness Hilang Begitu Saja!
182 Masih Bisa Main Jurus Konyol Kayak Gini?
183 Tamu VIP Vila! Khasiat Telur Kecantikan Ini Benar-benar Gila!
184 Saling Sikut Antar Pengunjung! Telur Ini Lebih Ampuh dari Suntik Botox 20 Juta!
185 Sama-Sama Hancur! Otak Bos Bima Sebenarnya Terbuat dari Apa?
186 Tata Krama Sosial! Godaan Telur Ini Terlalu Besar!
187 _Skill_ Interaksi Hewan yang Konyol!
188 Tupai Ini Pinter Banget! Dulu Pernah Sombong Kayak Gini?
189 Masuk Perangkap Sendiri? Kekurangan Energi Vital Butuh Ginseng Ratusan Tahun?
190 Anggur Herbal Dima! Khasiat Macam Apa Ini?!
191 Dokter Dibuat Melongo! Nilai Obat Ini Terlalu Fenomenal!
192 Rencana Satwa! Dua Jenis Biji Semangka!
193 Rencana Bima! Ini Harus Dijelasin Pakai Cara Apa Coba?
194 Sumpah Tadi Kulo Cuma Ngibul! Eh, Ada Masalah Datang!
195 Langsung Kicep! Kok Vila Dima Malah Nanam Semangka?
196 Semangka Ini Kelewat Sinting! Anggur Herbal Dima 40 Tahun!
197 Bangun Laboratorium! Resep Rahasia Baru: Teh Relaksasi!
198 TAMAT
Episodes

Updated 198 Episodes

1
Tiba-Tiba Bisa Masuk ke Dalam Game!
2
Pindahkan Semangka dari Game ke Dunia Nyata buat Dijual!
3
Jalan Ninja Menuju Kaya Raya Murni Lewat Game Ini!
4
Sehari Langsung Tembus Belasan Juta!
5
Sensasi Makan Semangka Rasa Hidangan Bintang Lima!
6
Perluas Saluran Penjualan! Siapa Juga yang Peduli Sama Pemandangan Malam?
7
Naik Level! Buka Lahan Tingkat 2!
8
OTW Omzet Miliaran Sebulan!
9
Definisi Bucin Jalur Anjing! Beneran Ini Stroberi?
10
Yang Harga Ratusan Ribu Kalah Telak Sama yang Puluhan Ribu!
11
Okra Kualitas 2, Anugerah Terindah Buat Para Pria!
12
Pria Mana Pun yang Pernah Coba Pasti Bilang Mantap! Satpol PP Datang Nangkap Anjing!
13
Adopsi Si Hitam! Manajer Cipto Rela Keluar Modal Gede!
14
Fitur Baru! Ikan Liar Kualitas 2!
15
Semuanya Tangkapan Liar Jumbo! Khasiat yang Mengejutkan!
16
Ikan Raksasa Langka yang Nggak Bisa Dibeli Orang Lain, Tinggal Makan Kapan Aja!
17
Bayar Pajak Pertama Dalam Hidupnya! Sampai Kiamat Pun Dia Nggak Bakal Percaya!
18
Hadiah dari Si Kurcaci!
19
Ikan Hias Mahal! Mendadak Jadi Miliarder dalam Sekejap!
20
Sebuah Vila! Level Naik Lagi!
21
Vila di Tangan! Lautan Bunga Bugenvil!
22
Lahan Tingkat 3! Bugenvil Hias 7 Warna!
23
Karyawan Vila! Butuh 15.000 Pohon Bugenvil!
24
Bunga Bugenvil Ini Pasti Mahal Banget, Kan? Waktunya Lunasi Utang!
25
Lunas Utang Hati pun Tenang! Kekhawatiran Bu Laras!
26
Kejutan untuk sang istri
27
Kualitas 3 yang Sempurna! Ini Mah Fix Bakal Meledak!
28
Susah Dibeli Walau Punya Duit 400 Juta! Keajaiban Efek 'Harmoni Ekosistem +3'!
29
Emang Cuma Butuh 'Sedikit' Pengorbanan Kok!
30
Wanita yang Terlalu Percaya Diri!
31
Catat Ya, Guys! Sama-Sama Ngerti Aja!
32
Mana Mungkin Bima yang Buka! Taktik Penjualan Baru Dimulai!
33
Dinda yang Melongo Kaget!
34
Cipokan Ditonton Tupai! Pelanggan Pertama Tiba!
35
Pengunjung Pertama Dibuat Takjub! Ternyata Lokasinya Ada di Kampung Halamanku!
36
Berasa Kayak Makan Hidangan Terapi Medis Ratusan Juta!
37
Berasa Paling Bener Modal Kamera HP?! Tuh Liat, Banyak Mata yang Nyaksiin Kelakuan Minusmu!
38
Kesempatan Emas Buat Promosi! Pantang Ngasih Ampun Kalau Disenggol!
39
Penggiringan Opini! Netizen Hanyalah Bidak Catur!
40
Kena Karma Kan Lu! Tamat Sudah Riwayatnya!
41
Ekseperimen Budidaya Benih Game! Vila Dima Beneran Meledak Viral!
42
Orang Lain Nggak Bisa Makan, Aku Malah Nggak Habis-Habis!
43
Pak Candra Balik Lagi! Sumpah, Tempat Ini Punya Barang Pusaka!
44
Ternyata Aku yang Terlalu Dangkal! Bener-Bener Bikin Jantungan!
45
Omzet Harian Tembus 300 Juta! Minta Jalur Damai Nih Ye!
46
Jalur Damai? Ngimpi!
47
Level Karakter Naik Lagi! Beras Upeti Gunung Kidul!
48
Nanti Bakal Ada Beras Upeti Bima? Orang Dinas Pariwisata Datang!
49
Rejeki Nomplok! Vitamin VPP! Anti-Penuaan?!
50
Bos Bima, Anda Kena Tipu! Nggak Mungkin Ada Barang Asli Sebanyak Ini!
51
Banyak Duit Tapi Goblok! Ternyata Kitalah Badutnya!
52
Bima Ternyata Bos Vilanya!
53
Orang dengan IQ dan EQ Jongkok Itu Ngeri Banget!
54
Ibu Mertua yang Mulutnya Pedas Tapi Hatinya Lembut!
55
Pemanasan Hidup Bareng? Rukun Nikah Harus Jelas!
56
Bu Laras Kegirangan! Pusat Oleh-Oleh Akhirnya Rampung!
57
Benih Semangka dari Game Mulai Bertunas!
58
Produk Game, Madu Hutan Liar yang Gaib!
59
Bukannya Nggak Mampu Beli, Tapi Nggak Ada Barang Aslinya!
60
Orang Itu Datang Bawa Duit
61
Uji Coba Tanam Benih Beras Upeti Gunung Kidul! Kapasitas Pengunjung Vila Mencapai Batas Maksimal!
62
Tembus Angka Rp 250.000.000! Terpaksa Batasi Pengunjung Biar Nggak Membeludak!
63
Anjing Aja Doyan, Apalagi Manusia!
64
Lumayan Punya Status Sosial! Tumbuhnya Semangka Cepet Banget!
65
Potensi Harga Nilai Produk Game Harus Dimaksimalkan!
66
Mau Beli Beras Kayak Gini Puluhan Kilo? Mimpi!
67
Promosi Seduhan Madu Medis! Minuman Harga Sultan?
68
Dampak Vila Bagi Jatiroso! Seduhan Madu Medis Beneran Manjur!
69
Jangan Saling Sikut! Pak Aris Dibuat Melongo!
70
Bedanya Maruk Sendirian Sama Jadi Pemimpin Pionir! Permintaan Pak Aris!
71
Baru Mulai Udah Kelar! Pak Aris Dibuat Melongo!
72
Belum Sempat Bereaksi! Batasi Pembelian!
73
Dana Pinjaman Cair!
74
Keajaiban Sosial: Menikah Harus Punya Rumah!
75
Bab 76
76
Seseorang Tak Boleh Membuat Dirinya Terlihat Murahan!
77
Anggur Herbal Dima!
78
Sinetron Itu Semuanya Bohong! Nggak Ada Akhlak!
79
Identitas Pak Prasetyo! Tambang Mata Air
80
Batu Tulis Misterius! Teknologi Resep Rahasia Saus Tomat Khusus!
81
Produk Pertama yang Bisa Dipasarkan Secara Massal!
82
Ini Adalah Kisah yang Sangat Menyedihkan!
83
Ini Namanya Uang Rp 2 Miliar Berjalan!
84
Produk Pertama dari Brand Dima!
85
Produk Sendiri Lebih Bagus dari Produk Luar Negeri!
86
Lidah Ndak Bakal Bohong! Awal yang Manis!
87
Bertemu Bos Tirto Lagi! Waktu Sesingkat Ini, Terlalu Cepat Kan?
88
Prospek Bisnis yang Sangat Cerah! Mendadak Diserang Berita Hoaks!
89
Dunia Maya Itu Penuh Muslihat! Sang Pemburu Hoaks Mendadak Kena Mental!
90
Barang Langka yang Sangat Diburu! Sayang Kapasitas Ndak Mumpuni!
91
Kritikus Makanan dari Kota Mineral!
92
Buku Panduan Koki: Pengolahan Ikan Tingkat Dewa!
93
Mulai Unjuk Gigi Jadi Koki? Sayang Banget Anggur Ini Dibuka Pas Umur 5 Tahun!
94
Menciptakan Sendiri Atribut +3! Bos Bima Memang Orang Ajaib!
95
Budi Daya Pot Bugenvil Sukses! Resep Kualitas 1 dari Luar!
96
Suvenir Wisata Eksklusif! Harus Pegang Erat-Erat Peluang dari Vila Dima!
97
Udah Bisa Dikirim Surat Somasi! Upgrade Alat Pancing!
98
Akhirnya Bisa Mancing Ikan Hias! Bikin Akuarium Kayaknya Boleh Juga!
99
Turut Bangga! Membawa Pancing Tembaga Keluar untuk Memancing!
100
Mancing Apa Kulakan di Waduk Sih?!
101
Skill Tingkat Dewa!
102
Dapet Monster Air Liar Asli! Posisi Gak Boleh Kalah Saing Sama yang Lain!
103
Bener-Bener Orang yang Ndak Punya Bakat Makan Enak!
104
Kalau Cuma Ngomong Ngawur, Siapa Sih yang Ndak Bisa?
105
Orang Macam Gini Emang Pantes Sukses! Upgrade Level Lagi!
106
Buah Pohon Kekuatan!
107
Keong Sawah yang Bikin Ngiler!
108
Kurcaci Arnie Datang Lagi!
109
Tupai Hedon! Dasar Turis Kurang Piknik, Minus Akhlak!
110
Tupai Kok Dendaman Gitu!
111
Ekspansi Pabrik Besar-besaran! Nambang Dapet Batu Emerald!
112
Liontin dan Gelang dari _Game_!
113
Nusuk Nggak Tuh? Pola Pikir Anak Sekolah Zaman Sekarang Seganas Ini?
114
Anak Muda yang Datang Bawa Peluang!
115
Tupai Vila Dima _Upgrade_ Level?!
116
Hadiah! Harmonisnya Hubungan Dua Keluarga
117
Rumah Tupai! Menjinakkan Tupai Liar Secara Total!
118
Belut Sawah Segede Ular! Bara Emang Pinter Banget!
119
Pemburu Seringkali Muncul Menyamar Sebagai Mangsa!
120
Semangka Kualitas 3! Buset, Gedenya Nggak Ngotak!
121
Semangka Kok Bisa Masuk FYP Sih?!
122
Kulit Semangkanya Juga Secandu Ini! Beneran Bikin Gagal \*Move On\*!
123
Gambar Desain Perhiasan dari Dunia Nyata Bisa Dibawa ke _Game_?!
124
Realita Emang Absurd! Anggur Herbal Punya Atribut Rasa +2!
125
Kalau Terus Gini Bisa Dihukum Sujud di Keyboard! Eh, Kok Ada yang Aneh!
126
Vila Dima Bikin Bangga Warga Kampung Halaman!
127
Paket Istimewa! Semangka di Dunia Nyata Sudah Matang!
128
Pasar Semangka Itu Gede Banget! Padahal Kabin Alam Itu Proyek Beneran Lho!
129
Seseorang Mau Beli Seporsi Makanan Seharga Rp 120 Juta?! Sultan Emang pada Gila!
130
Kelewat Peluang Emas! Pecah Banget!
131
Pengaruh Bos Vila Dima Emang Ngeri! Ada yang Menang _Gacha_ Lagi!
132
_Pay to Win_ Itu Nyata! Fitur Baru: Mesin Pengolah!
133
Botol Anggur Antik Kualitas 1! Sumpah Jangan Asal Diucap!
134
Inilah yang Namanya Kenikmatan Ala Sultan! Main Cewek Juga Harus Pakai Kode Etik!
135
Anggur Herbal Dima Melegenda! Beras Upeti Sekadar Jadi Lauk Pendamping!
136
Mutasi Genetik! Ini Adalah Berkah bagi Kabupaten Jatiroso!
137
Ternyata Ada Anggur dalam Botol Perak Antik?
138
Nama Besar Menentukan Semuanya! Bukan Orang Sembarangan!
139
Pemuda Ini Orang Besar dari Mana?
140
Punya Uang Pun Tak Bisa Beli! Ginseng Liar!
141
Ginseng Liar Kualitas 3
142
Anggur Usia 30 Tahun! Siapa yang Tak Kenal Anggur Herbal Dima?
143
Nyampein Ambeien! Apa Ini Nggak Keterlaluan Mewahnya?
144
Minuman Kualitas 3! Pembibitan Semangka Gagal!
145
Keluarga Prasetyo! Fitur Baru - Penebangan Pohon!
146
Kayu Rosewood Kualitas 2! Emang Aman Majang Papan Nama Miliaran Rupiah di Depan Pintu?
147
Kelas Profesional Memang Beda! Om Kresna yang Absurd!
148
Orang Dalam Harus Dimanfaatkan! Gimana Kalau Beras Upeti Gunung Kidul Dibuat Arak?
149
Sepuluh Pria, Sembilan Ambeien! Pada _Nggak_ Jujur Ya!
150
Memutarbalikkan Fakta! Hari Baik untuk Pasang Papan Nama!
151
Khusus untuk Kaisar! Dupa Gaharu Qinan!
152
Dupa Ajaib! Mau Pakai Hadiah Apa Buat Acara Peresmian Papan Nama?
153
Hari Ini Kita Kasih Kejutan Gratis! Bos Candra dan Mahendra Tercengang!
154
Ada Hal yang Tak Bisa Dibeli Cuma Pakai Uang!
155
Masih Punya Berapa Banyak Keahlian Tersembunyi? Kadang Pria Memang Harus Pasrah pada Nasib!
156
Masalah Besar! Tapi Cara Menyelesaikannya Juga Gampang!
157
Kenapa Bisa Begini? Tulisan Ini Beneran Aku yang Buat?
158
Jalur Kaya Mendadak: Maling Papan Nama Vila Dima!
159
Fitur Baru Game: Belanja Online via TV!
160
Belanja TV Bisa Beli Barang dari Versi Lain?
161
Naik Level Lagi! Ladang Memenuhi Syarat Dibuka!
162
Bangunan Peternakan Pertama! Rencana Baru Area Peternakan!
163
Belum Pernah Nemu yang Kayak Gini! Telur Bebek Kok Segede Ini?
164
Telur Awet Muda! Gila, Ini Beneran Bebek?
165
Terpaksa Naik Kasta! Mata Lele Daun Willow!
166
Skenario Ini Tersusun dengan Sangat Rapi!
167
Bos, Sampeyan Yakin Ini Bebek?
168
Borong 5.000 Are Lahan Tambahan! Bibit Game Berhasil Dibudidayakan!
169
Gaji Ini Terlalu Gila! Gulungan 'Festival Musik'!
170
Pesta Akhir Tahun! Gulungan Festival Musik Mau Dipakai di Dunia Nyata?
171
Item Spesial yang Ajaib!
172
Item Spesial: Gema Hutan!
173
Pohon Ternyata Bisa Bermain Musik! Beringin 500 Tahun Hidup Kembali!
174
Gila, Skenario Buat Pak Manto Udah Disiapin? Mana Mungkin!
175
Wah, Siapa Sangka Bakal Gini? Selamat, Dapet Tanah Ajaib!
176
Tingkat Bertahan Hidup +2, Peluang Memperbaiki Genetik +1!
177
Mustahil Bibit Padi Ini Bisa Tumbuh di Sini!
178
Saling Lempar Kesalahan! Penanaman Perdana Beras Upeti Gunung Kidul!
179
Kawanan Ikan Kualitas 2 yang Spektakuler! Vila Dima Punya Pemandangan Seindah Ini?
180
Ini Beneran Vila Dima! Ternyata Cowok Emang Brengsek Semua?
181
Pertarungan Raja Bebek! Rekor Guinness Hilang Begitu Saja!
182
Masih Bisa Main Jurus Konyol Kayak Gini?
183
Tamu VIP Vila! Khasiat Telur Kecantikan Ini Benar-benar Gila!
184
Saling Sikut Antar Pengunjung! Telur Ini Lebih Ampuh dari Suntik Botox 20 Juta!
185
Sama-Sama Hancur! Otak Bos Bima Sebenarnya Terbuat dari Apa?
186
Tata Krama Sosial! Godaan Telur Ini Terlalu Besar!
187
_Skill_ Interaksi Hewan yang Konyol!
188
Tupai Ini Pinter Banget! Dulu Pernah Sombong Kayak Gini?
189
Masuk Perangkap Sendiri? Kekurangan Energi Vital Butuh Ginseng Ratusan Tahun?
190
Anggur Herbal Dima! Khasiat Macam Apa Ini?!
191
Dokter Dibuat Melongo! Nilai Obat Ini Terlalu Fenomenal!
192
Rencana Satwa! Dua Jenis Biji Semangka!
193
Rencana Bima! Ini Harus Dijelasin Pakai Cara Apa Coba?
194
Sumpah Tadi Kulo Cuma Ngibul! Eh, Ada Masalah Datang!
195
Langsung Kicep! Kok Vila Dima Malah Nanam Semangka?
196
Semangka Ini Kelewat Sinting! Anggur Herbal Dima 40 Tahun!
197
Bangun Laboratorium! Resep Rahasia Baru: Teh Relaksasi!
198
TAMAT

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!