Petani Ndeso Di Dunia Game

Petani Ndeso Di Dunia Game

Tiba-Tiba Bisa Masuk ke Dalam Game!

(Dunia paralel, bukan dunia nyata, tidak ada nama tempat maupun negara sungguhan? Tolong jangan terlalu baper!)

Teriknya matahari di bulan Agustus ini sukses bikin hati bawaannya sumuk dan emosi.

Kabupaten Jatiroso.

Sebuah daerah pinggiran yang asyu, di mana gaji UMR warganya rata-rata mentok di enam sampai delapan jutaan, tapi harga rumah gila-gilaan nyekek leher sampai dua puluh empat juta per meter persegi.

Di dalam sebuah warung sayur dan buah yang tidak terlalu besar, Bima memaksakan senyum ramah sambil menyerahkan sekantong kresek berisi sayuran kepada seorang ibu-ibu paruh baya, "Ini sayurnya, Bu. Matur nuwun ya, monggo mampir lagi."

Begitu pelanggannya pergi, Bima langsung cemberut melihat beberapa lalat hijau yang berterbangan menyebalkan di sekitar dagangannya. Mau tak mau, ia meraih raket nyamuk dan mulai melakukan pengusiran.

Setelah peperangan sengit berdarah-darah, beberapa bangkai lalat sukses dieksekusi.

Bima kembali duduk ngedeprok di meja kasir. Ia meraih ponselnya dan membuka sebuah game jadul bernuansa nostalgia yang baru saja dirilis ulang, Harvest Moon.

Ini adalah game simulasi bercocok tanam dengan tingkat kebebasan yang tinggi dan tidak butuh otak mikir keras. Cocok banget buat kaum penunggu warung sepertinya untuk membunuh waktu.

Sudah setahun sejak ia lulus kuliah, tapi hidupnya masih luntang-lantung begini. Sarjana Manajemen Pariwisata, eh ujung-ujungnya malah jadi juragan sayur dan buah. Yah, realita emang sering kali nggak ngasih kita banyak pilihan.

Keluarganya selama tiga generasi ke atas murni berasal dari kelas ekonomi kere. Beberapa tahun lalu, kakeknya jatuh sakit, dan sebelum mendiang kakeknya berpulang, bapaknyalah yang banting tulang dari subuh sampai larut malam ngurus warung buah ini demi nutup biaya berobat dan perut keluarga.

Tapi Gusti Allah sepertinya lagi ngajak bercanda keluarganya. Tak lama setelah sang kakek meninggal, bapaknya juga tumbang. Tubuhnya yang terus-terusan diforsir akhirnya didiagnosis terkena kanker.

Ibunya nyaris tidak bisa bertahan hanya dengan mengandalkan warung kecil ini. Meskipun mereka sudah sampai jual rumah dan menebalkan muka pinjam uang sana-sini sampai berutang ratusan juta rupiah, nyawa bapaknya tetap tak bisa diselamatkan.

Karena terlalu lelah dan banyak pikiran, tubuh ibunya pun ikut-ikutan drop. Hasil pemeriksaan medisnya kurang bagus, sehingga beliau butuh orang untuk merawatnya di rumah.

Itulah kenapa, setelah lulus kuliah, meski Bima sebenarnya punya kesempatan emas buat kerja di sebuah perusahaan besar, ia terpaksa harus pulang kampung demi merawat ibunya, sekaligus mewarisi warung buah gurem ini... dan tumpukan utang keluarganya.

Kalau orang-orang di luar sana bilang titik start kehidupan mereka dimulai dari nol, maka Bima mulainya dari minus ratusan juta.

Hidup emang jian nggak ada adil-adilnya.

Bukannya dia tak pernah kepikiran buat cari kerjaan sampingan sambil jaga warung. Tapi buat ukuran tamatan baru sepertinya, boro-boro modal, pengalaman kerja keras di lapangan aja masih nol putul.

Mengandalkan pendapatan dari warung ini saja sudah bikin napas ngos-ngosan. Harus dipotong biaya operasional, uang nutrisi untuk pengobatan ibunya, ditambah cicilan utang tiap bulan. Saldo di rekening Bima sekarang malah nggak sampai sembilan juta perak.

Jangankan sakit parah, dia bahkan nggak punya hak finansial buat sekadar flu dan pergi ke klinik.

Toh, dia sadar diri. Dia bukan seleb TikTok yang bisa pamer jualan di lapak buah ukuran 30 meter persegi tapi ngaku-ngaku omzetnya tembus puluhan sampai ratusan juta sebulan. Ah, aplikasi ajaib, di mana semua user-nya kelihatannya punya duit miliaran.

Selama ibunya belum sembuh total dan masih butuh perawatan, raga Bima benar-benar terjebak di warung kecil ini hanya sekadar untuk menyambung napas.

Bima mendesah berat. Jari-jarinya kembali mengontrol karakter di dalam layarnya untuk keluar rumah. Di hadapannya kini terpampang 6 petak tanah yang sudah ditanami bibit semangka. Karena dia baru saja mulai main, tanah yang terbuka baru 6 petak itu saja.

Cabut rumput liar, siram air!

Setelah menunggu beberapa saat, 6 petak semangka itu bergantian memunculkan notifikasi panen. Arus waktu di dalam game ini memang beda. Semangka yang di dunia nyata butuh berbulan-bulan untuk panen, di game ini belasan jam saja sudah matang siap petik.

Setiap satu petak tanah biasanya bisa menghasilkan sekitar 15 sampai 20 buah semangka.

Bima baru saja mau menyuruh karakter utamanya memetik semangka tersebut ketika tiba-tiba, sebuah arus listrik melonjak liar dari ponselnya dan seketika membuat seluruh tubuhnya mati rasa kesetrum.

Bocor listrik?!

Refleks, Bima ingin mengumpat kasar.

Asu! Hapenya ini kan bukan merek Samsung, masa bocor listrik sedikit aja setrumannya ngalah-ngalahin gardu PLN?!

"Ding! Jalur permainan khusus diaktifkan. Mengunci game 《Harvest Moon》, harap tunggu sebentar..."

"???" Bima menepuk-nepuk kepalanya pusing.

Kesetrum begini apa bisa bikin halusinasi segala?

"Ding! Jalur permainan khusus berhasil ditautkan. Telah menautkan game 《Harvest Moon》. Apakah Host ingin masuk ke dalam permainan untuk pertama kalinya?"

Tiba-tiba, sebuah pemandangan visual yang sangat surealis terproyeksi di dalam kepala Bima. Itu adalah sebuah lahan peternakan, dan di atas 6 petak tanahnya tergeletak semangka-semangka matang yang montok.

Lho, ini kan visual game Harvest Moon?!

Karakter gamenya bahkan masih berdiri bengong di depan ladang semangka, tepat di posisi saat ia memerintahkannya untuk memanen tadi.

Yang lebih sinting lagi, begitu Bima menggerakkan pikirannya, karakter game itu langsung maju dan memetik satu buah semangka sungguhan!

Gila, jadi dia sekarang bisa main game cuma pakai niat dari dalam otak?

Tak lama setelahnya, Bima menyadari ada sebuah pop-up pilihan khusus yang mengambang di atas visual tersebut: Apakah Anda ingin masuk?!

"Masuk!"

Teringat pada notifikasi sistem barusan, Bima yang masih tak percaya memutuskan untuk nekat mengiyakan pilihan tersebut.

Sensasi sedotan gravitasi yang sangat aneh tiba-tiba menarik tubuhnya. Dalam sekejap mata, pemandangan di sekelilingnya berubah drastis.

Kini, matanya disuguhi hamparan ladang semangka hijau yang luasnya bukan main.

Udara di sekitarnya menguar dengan aroma manis khas semangka yang menyegarkan. Dan yang paling gila... kedua tangannya kini sedang mendekap sebuah semangka bulat yang berat. Ia seolah-olah telah menggantikan posisi karakter game tersebut secara fisik!

"Ini... bukan halusinasi, kan?" Bima bergumam tak percaya. Tekstur semangka di tangannya ini kelewat nyata. Bahkan, ada kotak informasi transparan yang melayang di atas buah tersebut:

【Semangka Tanpa Biji: Kualitas 1】

【Catatan: Meski bukan jenis bibit semangka spesial, namun karena ini adalah produk dari dalam game, tingkat kelezatannya adalah yang terbaik di antara semangka biasa. Lezat +1, Manis +1, Tekstur +1.】

Buah-buahan yang ditanam di Harvest Moon versi ini rupanya punya sistem pembagian kualitas. Semakin tinggi angkanya, makin enak rasanya, dan harga jualnya otomatis makin mahal.

Tapi anehnya, catatan atribut yang muncul ini beda dari yang di layar HP-nya tadi. Kok bisa ada buff atribut tambahan segala?

Bima menaruh semangka di tangannya dan memetik beberapa buah lagi. Hasilnya sama persis. Informasi yang sama muncul melayang, dan semuanya punya keterangan Lezat +1, Manis +1.

Bima lalu memutar pandangannya ke sekeliling. Bangunan kincir angin raksasa, gudang silo penyimpanan, pagar kayu pembatas...

Segala sesuatunya sama persis dengan yang ada di visual game!

Satu-satunya perbedaan hanyalah skala tanah di depannya yang jauh, jauh lebih luas, membentang penuh dengan ladang semangka. Ini bukan lagi kotak-kotak piksel sempit kayak di game. Bahkan hasil panennya ditunjukkan pakai sistem hitungan angka nyata.

Lebih lanjut, saat ia melirik jam di ponselnya, arus waktu setelah ia masuk ke mari ternyata kembali menjadi sinkron dan berjalan normal seperti di dunia nyata.

Tiba-tiba, Bima teringat sesuatu. Ia buru-buru memeriksa layar antarmuka di benaknya.

Duh, kalau dia nggak bisa balik ke dunia nyata gimana? Bisa-bisa ibunya jantungan nyariin dia!

Syukurlah, visual di kepalanya langsung berubah. Kali ini yang terlihat adalah kondisi di dalam warung buahnya. Dan pilihan yang muncul pun berganti: Apakah Anda ingin keluar?

Ternyata dia memang bisa keluar-masuk sesuka hati.

Bima membatin kata 'Keluar'. Sensasi tarikan gravitasi aneh itu muncul lagi, dan seketika ia sudah kembali berpijak di dalam warung buahnya masih dengan posisi memeluk sebiji semangka.

Demi memastikan tingkat kewarasannya, Bima mengambil sebilah pisau besar, menaruh semangka itu di atas talenan, dan langsung membelahnya jadi dua. Daging buah berwarna merah menyala langsung terekspos. Dan benar saja, tak ada sebutir pun biji hitam di dalamnya.

Ini beneran semangka asli!

Bima mengambil separuh potongan itu, membelahnya lagi jadi beberapa irisan memanjang. Dia mengambil sepotong, berniat untuk langsung mencicipinya. Tapi entah kenapa ia mendadak ragu. Takutnya buah gaib ini mengandung racun atau semacamnya, kan? Bagaimanapun asal-usul semangka ini kelewat di luar nalar.

Bima berjalan ke depan warung. Di dekat tong sampah pasar, terlihat seekor anjing jalanan berbulu hitam dekil sedang mondar-mandir mengais sisa makanan.

Lantaran lokasi ini adalah jalanan pasar, mencari sisa makanan memang hal yang gampang, makanya sering banget ada anjing liar berkeliaran. Kalaupun dinas terkait turun tangan dan menangkap satu ekor, beberapa waktu kemudian pasti ada saja anjing liar baru yang datang menggantikan.

Yah, mau bagaimana lagi. Salahkan saja orang-orang kemaki yang pengen gaya-gayaan pelihara anjing tapi pas bokek malah menelantarkannya.

Bima langsung melempar sepotong semangka itu ke arah si anjing hitam. Anjing itu sigap melompat, menahan semangkanya dengan cakar, celingak-celinguk waspada sebentar, baru kemudian menunduk dan melahapnya dengan rakus.

Setelah menunggu beberapa menit dan memastikan anjing hitam itu tak tiba-tiba kejang atau mati busa, barulah Bima berani mengambil satu irisan lagi dan menggigitnya sendiri.

Kres!

Satu gigitan, dan kedua mata Bima langsung berbinar-binar.

Dia akhirnya paham betul apa maksud dari 'Catatan Atribut' di semangka tadi.

Manisnya bukan main! Lezat, juicy, airnya luber di mulut, tingkat gulanya luar biasa tinggi, dan teksturnya sangat renyah menyegarkan.

Kualitas semangka ini benar-benar jauh, jauh melampaui stok semangka supplier yang biasa ia kulak tiap hari!

Jadi, ini efek dari atribut Lezat +1, Manis +1, Tekstur +1 itu?!

Sebagai orang yang tiap hari bergelut di bidang buah, Bima tahu betul kalau semangka dengan kualitas dewa begini peluang ketemunya paling cuma satu banding seratus buah di pasaran. Sedangkan di dalam game sana, semuanya punya standar yang sama rata!

Setelah satu irisan ludes tak bersisa, Bima yang masih ngiler langsung menyikat irisan kedua dengan kalap.

Jujur saja, margin keuntungan jualan semangka itu tipis banget. Walaupun harga jual eceran di pasar sekarang naik jadi Rp 8.000 per kilogram, tapi setelah dipotong modal dari petani, biaya kuli, ongkos angkut, sampai mark-up agen tengkulak... warung kecil kayak miliknya ini mentok-mentok cuma dapat harga grosir Rp 6.000 per kilonya. Untungnya mepet banget.

Tapi... bagaimana kalau dia dapat pasokan semangka tanpa keluar modal sepeser pun? Berapa pun yang laku terjual, seratus persen duitnya masuk ke kantong sebagai untung bersih, kan?!

Begitu teringat akan hamparan ladang semangka luas di dalam ladangnya tadi, mata Bima bersinar makin terang, nyaris membentuk simbol mata uang.

Anggap satu semangka beratnya 5 kilogram. Kalau sekilo dijual Rp 8.000, harganya jadi Rp 40.000 per buah. Sepuluh buah berarti Rp 400.000 untung bersih!

Kalau dalam sehari dia bisa jual 20 buah saja, sebulan dia bisa mengantongi dua puluh empat juta rupiah! Gila, nominal ini jauh lebih besar dari penghasilannya jaga warung sebulan penuh sampai tipus.

Di ladang gamenya tadi, pastinya ada ratusan buah semangka yang siap panen. Dan yang paling penting, tanah di game tersebut bisa ditanami bibit baru terus-menerus. Semangka yang normalnya butuh waktu lama, cuma butuh belasan jam untuk matang di sana!

"Guk! Guk!"

Saat Bima sedang asyik melamun hitung-hitungan cuan, suara gonggongan anjing tiba-tiba membuyarkan lamunannya. Anjing hitam dekil tadi ternyata sudah nongkrong manis di depan pintu warung, menatap lapar ke arah sisa kulit semangka di tangan Bima.

Wah, nih anjing dikasih hati minta ampela rupanya?

Tapi karena suasana hati Bima sedang sangat bagus, ia mengambil satu irisan lagi dan melemparnya ke arah anjing tersebut. Setelah itu, ia berbalik dan menutup rolling door warungnya rapat-rapat.

Dengan begini, orang dari luar tidak akan bisa mengintip apa yang ia lakukan di dalam.

Bima mengambil sebuah keranjang bambu besar yang biasa ia pakai buat kulakan, lalu memusatkan pikirannya. Detik berikutnya, ia kembali masuk ke dalam area peternakan.

Hamparan semangka hijau kembali memenuhi indra penglihatannya. Bima tak mau buang-buang waktu. Ia memungut semangka-semangka besar itu dan memasukkannya ke dalam keranjang.

Setelah memasukkan 15 buah semangka hingga keranjang bambunya penuh sesak, ia mencengkeram gagang keranjang itu dan kembali ke alam nyata.

Melihat keranjang yang penuh dengan semangka premium di depannya, wajah Bima memerah kegirangan.

Sumpah, dia bakal kaya mendadak!

Bima melirik lagi ke layar antarmuka di benaknya. Di dalam visual game, stok semangka di salah satu petak tanah sudah berubah jadi angka 0. Sulur-sulur pohonnya tampak layu mengering, dan sistem memunculkan notifikasi bahwa lahan itu sudah bisa dibersihkan untuk ditanami bibit baru.

Rupanya, sistem cocok tanam di game ini hanya mengizinkan satu kali panen untuk tiap bibit. Beda dengan dunia nyata di mana pohon semangka yang habis dipetik terkadang masih bisa berbuah lagi.

Melihat notifikasi tersebut, otak Bima langsung jalan. Lewat interface di benaknya, ia segera memerintahkan karakter utamanya untuk memanen sisa petak tanah yang belum dipetik.

Hanya dalam sekejap mata, seluruh petak tanah di layar sudah selesai dipanen.

Bima kembali masuk ke dalam game. Benar saja, petak-petak lahan di sana sudah bersih dari semangka matang, hanya menyisakan batang dan daun layu yang meranggas.

Ia segera berjalan menuju bangunan gudang penyimpanan di samping rumah kayunya. Begitu pintu dibuka, ia mendapati ratusan semangka sudah tersusun rapi di sana.

Lah, kalau begitu mending dia langsung bawa masuk keranjangnya ke mari dong buat loading? Ngapain tadi dia sok rajin repot-repot metik manual di luar?

Di depan tumpukan semangka tersebut, tertancap sebuah papan informasi kayu.

Semangka Tanpa Biji: 90 Buah (Kualitas 1).

Artinya, gundukan di depannya ini berisi 90 buah semangka premium! Dilihat dari diameternya yang jumbo, bobot per buahnya pasti tak kurang dari 5 kilo. Tumpukan ini nilainya jelas di atas tiga setengah juta rupiah!

Satu jentikan niat di kepala, dan Bima sudah kembali ke warungnya. Ia membawa masuk keranjang bambu kosong itu lagi dan mengisinya sampai penuh.

Bima juga menyadari sebuah celah praktis: selama tangannya menempel pada keranjang tersebut dan dia berniat 'Keluar', maka satu keranjang penuh semangka itu akan otomatis ikut berteleportasi bersamanya ke warung dunia nyata.

Dengan metode itu, Bima bolak-balik selama beberapa saat untuk memindahkan seluruh isi gudang. Kini, pojokan warung buahnya sudah menggunung dipenuhi tumpukan semangka montok.

Ditambah dengan panen kloter pertamanya tadi, total keseluruhan semangka yang berhasil ia angkut adalah 105 buah.

Setelah urusan angkat-junjung selesai, Bima kembali mengecek layar antarmuka di benaknya. Visualnya kembali menyorot petak-petak lahan yang kini penuh dengan sulur layu, siap untuk dibabat dan ditanami bibit baru.

Ia segera mencabuti tanaman mati itu dan menaburkan bibit semangka yang baru.

Dengan begini, belasan jam lagi ia akan kembali panen semangka premium gratisan!

Nah, urusan produksi sudah beres. Masalah utamanya sekarang adalah... bagaimana cara menjual 105 buah semangka ini dengan cepat?

Bima kembali menggulung rolling door warungnya ke atas. Anjing hitam tadi ternyata masih betah meringkuk di teras. Hewan itu mendongak menatapnya sekilas, lalu kembali menjilati cakarnya dengan santai.

Nih anjing nggak punya niatan pergi apa?

Bima masa bodoh dengan anjing tersebut. Ia mulai menyusun keranjang semangka pertamanya ke rak pajangan depan warung. Ia melirik papan harganya yang bertuliskan: Rp 8.000 / Kg.

Itu adalah harga normal di pasaran saat ini. Masalahnya, dengan harga segitu, warung sepinya ini paling banter cuma bisa laku jual dua atau tiga buah semangka sehari.

Sambil memandangi tumpukan semangka gaib kualitas dewa miliknya, Bima memutuskan untuk mencoret papan harganya menjadi Rp 6.000 / Kg (Harga Grosir). Toh modalnya nol rupiah. Makin murah harganya, makin cepat muter duitnya.

Namun, realita lapangan rupanya tak semudah yang ia bayangkan. Hari sudah beranjak sore, tapi dagangannya baru terjual beberapa buah saja. Bukannya kualitas semangka Bima jelek, tapi karena lalu-lalang pelanggan yang masuk ke warungnya dan kebetulan sedang ngidam semangka memang cuma segelintir orang.

Bima menepuk jidatnya keras-keras. Edan, dia baru sadar kalau target pasarnya salah besar!

Mengingat harganya sudah diturunkan jadi harga tengkulak Rp 6.000 per kilo, buat apa dia repot-repot nungguin laku eceran di pinggir jalan begini?

Ia buru-buru mengeluarkan ponselnya dan membuka aplikasi WhatsApp.

Ia langsung meluncur ke grup "Sedulur Bakul Buah Jatiroso".

Ini adalah grup kumpul-kumpul antar bos warung sayur dan buah di seluruh Kabupaten Jatiroso. Awalnya Bima juga tak tahu siapa admin iseng yang bikin grup ini. Katanya sih niat awalnya buat jaga kekompakan, memantau update harga pasar, dan saling berbagi info biar sesama pedagang nggak gampang dikadalin sama agen supplier.

Biasanya grup ini sepi kayak kuburan, kecuali pas lagi ada bapak-bapak kurang kerjaan yang doyan kirim gambar meme selamat pagi.

Bima langsung mengetik barisan pesan dan menekan tombol Send:

"Permisi sedulur-sedulur sekalian. Info penting, anak dari keponakannya paman kakek saya di kampung baru aja panen gede semangka tanpa biji. Kualitas dijamin mantap, super manis dan luber airnya. Dijual cepat harga grosir Rp 6.000/Kg. Siap antar sampai depan lapak masing-masing! Monggo buat bos-bos yang minat, silakan japri atau mampir dulu ke warung saya buat icip-icip."

Terpopuler

Comments

Sebut Saja Chikal

Sebut Saja Chikal

anj ... jaga warung sampe tipus katanya. /Sob/

2026-06-30

0

Dewiendahsetiowati

Dewiendahsetiowati

hadir thor

2026-05-30

2

Manusia Biasa

Manusia Biasa

auto diborong🤣

2026-05-21

2

lihat semua
Episodes
1 Tiba-Tiba Bisa Masuk ke Dalam Game!
2 Pindahkan Semangka dari Game ke Dunia Nyata buat Dijual!
3 Jalan Ninja Menuju Kaya Raya Murni Lewat Game Ini!
4 Sehari Langsung Tembus Belasan Juta!
5 Sensasi Makan Semangka Rasa Hidangan Bintang Lima!
6 Perluas Saluran Penjualan! Siapa Juga yang Peduli Sama Pemandangan Malam?
7 Naik Level! Buka Lahan Tingkat 2!
8 OTW Omzet Miliaran Sebulan!
9 Definisi Bucin Jalur Anjing! Beneran Ini Stroberi?
10 Yang Harga Ratusan Ribu Kalah Telak Sama yang Puluhan Ribu!
11 Okra Kualitas 2, Anugerah Terindah Buat Para Pria!
12 Pria Mana Pun yang Pernah Coba Pasti Bilang Mantap! Satpol PP Datang Nangkap Anjing!
13 Adopsi Si Hitam! Manajer Cipto Rela Keluar Modal Gede!
14 Fitur Baru! Ikan Liar Kualitas 2!
15 Semuanya Tangkapan Liar Jumbo! Khasiat yang Mengejutkan!
16 Ikan Raksasa Langka yang Nggak Bisa Dibeli Orang Lain, Tinggal Makan Kapan Aja!
17 Bayar Pajak Pertama Dalam Hidupnya! Sampai Kiamat Pun Dia Nggak Bakal Percaya!
18 Hadiah dari Si Kurcaci!
19 Ikan Hias Mahal! Mendadak Jadi Miliarder dalam Sekejap!
20 Sebuah Vila! Level Naik Lagi!
21 Vila di Tangan! Lautan Bunga Bugenvil!
22 Lahan Tingkat 3! Bugenvil Hias 7 Warna!
23 Karyawan Vila! Butuh 15.000 Pohon Bugenvil!
24 Bunga Bugenvil Ini Pasti Mahal Banget, Kan? Waktunya Lunasi Utang!
25 Lunas Utang Hati pun Tenang! Kekhawatiran Bu Laras!
26 Kejutan untuk sang istri
27 Kualitas 3 yang Sempurna! Ini Mah Fix Bakal Meledak!
28 Susah Dibeli Walau Punya Duit 400 Juta! Keajaiban Efek 'Harmoni Ekosistem +3'!
29 Emang Cuma Butuh 'Sedikit' Pengorbanan Kok!
30 Wanita yang Terlalu Percaya Diri!
31 Catat Ya, Guys! Sama-Sama Ngerti Aja!
32 Mana Mungkin Bima yang Buka! Taktik Penjualan Baru Dimulai!
33 Dinda yang Melongo Kaget!
34 Cipokan Ditonton Tupai! Pelanggan Pertama Tiba!
35 Pengunjung Pertama Dibuat Takjub! Ternyata Lokasinya Ada di Kampung Halamanku!
36 Berasa Kayak Makan Hidangan Terapi Medis Ratusan Juta!
37 Berasa Paling Bener Modal Kamera HP?! Tuh Liat, Banyak Mata yang Nyaksiin Kelakuan Minusmu!
38 Kesempatan Emas Buat Promosi! Pantang Ngasih Ampun Kalau Disenggol!
39 Penggiringan Opini! Netizen Hanyalah Bidak Catur!
40 Kena Karma Kan Lu! Tamat Sudah Riwayatnya!
41 Ekseperimen Budidaya Benih Game! Vila Dima Beneran Meledak Viral!
42 Orang Lain Nggak Bisa Makan, Aku Malah Nggak Habis-Habis!
43 Pak Candra Balik Lagi! Sumpah, Tempat Ini Punya Barang Pusaka!
44 Ternyata Aku yang Terlalu Dangkal! Bener-Bener Bikin Jantungan!
45 Omzet Harian Tembus 300 Juta! Minta Jalur Damai Nih Ye!
46 Jalur Damai? Ngimpi!
47 Level Karakter Naik Lagi! Beras Upeti Gunung Kidul!
48 Nanti Bakal Ada Beras Upeti Bima? Orang Dinas Pariwisata Datang!
49 Rejeki Nomplok! Vitamin VPP! Anti-Penuaan?!
50 Bos Bima, Anda Kena Tipu! Nggak Mungkin Ada Barang Asli Sebanyak Ini!
51 Banyak Duit Tapi Goblok! Ternyata Kitalah Badutnya!
52 Bima Ternyata Bos Vilanya!
53 Orang dengan IQ dan EQ Jongkok Itu Ngeri Banget!
54 Ibu Mertua yang Mulutnya Pedas Tapi Hatinya Lembut!
55 Pemanasan Hidup Bareng? Rukun Nikah Harus Jelas!
56 Bu Laras Kegirangan! Pusat Oleh-Oleh Akhirnya Rampung!
57 Benih Semangka dari Game Mulai Bertunas!
58 Produk Game, Madu Hutan Liar yang Gaib!
59 Bukannya Nggak Mampu Beli, Tapi Nggak Ada Barang Aslinya!
60 Orang Itu Datang Bawa Duit
61 Uji Coba Tanam Benih Beras Upeti Gunung Kidul! Kapasitas Pengunjung Vila Mencapai Batas Maksimal!
62 Tembus Angka Rp 250.000.000! Terpaksa Batasi Pengunjung Biar Nggak Membeludak!
63 Anjing Aja Doyan, Apalagi Manusia!
64 Lumayan Punya Status Sosial! Tumbuhnya Semangka Cepet Banget!
65 Potensi Harga Nilai Produk Game Harus Dimaksimalkan!
66 Mau Beli Beras Kayak Gini Puluhan Kilo? Mimpi!
67 Promosi Seduhan Madu Medis! Minuman Harga Sultan?
68 Dampak Vila Bagi Jatiroso! Seduhan Madu Medis Beneran Manjur!
69 Jangan Saling Sikut! Pak Aris Dibuat Melongo!
70 Bedanya Maruk Sendirian Sama Jadi Pemimpin Pionir! Permintaan Pak Aris!
71 Baru Mulai Udah Kelar! Pak Aris Dibuat Melongo!
72 Belum Sempat Bereaksi! Batasi Pembelian!
73 Dana Pinjaman Cair!
74 Keajaiban Sosial: Menikah Harus Punya Rumah!
75 Bab 76
76 Seseorang Tak Boleh Membuat Dirinya Terlihat Murahan!
77 Anggur Herbal Dima!
78 Sinetron Itu Semuanya Bohong! Nggak Ada Akhlak!
79 Identitas Pak Prasetyo! Tambang Mata Air
80 Batu Tulis Misterius! Teknologi Resep Rahasia Saus Tomat Khusus!
81 Produk Pertama yang Bisa Dipasarkan Secara Massal!
82 Ini Adalah Kisah yang Sangat Menyedihkan!
83 Ini Namanya Uang Rp 2 Miliar Berjalan!
84 Produk Pertama dari Brand Dima!
85 Produk Sendiri Lebih Bagus dari Produk Luar Negeri!
86 Lidah Ndak Bakal Bohong! Awal yang Manis!
87 Bertemu Bos Tirto Lagi! Waktu Sesingkat Ini, Terlalu Cepat Kan?
88 Prospek Bisnis yang Sangat Cerah! Mendadak Diserang Berita Hoaks!
89 Dunia Maya Itu Penuh Muslihat! Sang Pemburu Hoaks Mendadak Kena Mental!
90 Barang Langka yang Sangat Diburu! Sayang Kapasitas Ndak Mumpuni!
91 Kritikus Makanan dari Kota Mineral!
92 Buku Panduan Koki: Pengolahan Ikan Tingkat Dewa!
93 Mulai Unjuk Gigi Jadi Koki? Sayang Banget Anggur Ini Dibuka Pas Umur 5 Tahun!
94 Menciptakan Sendiri Atribut +3! Bos Bima Memang Orang Ajaib!
95 Budi Daya Pot Bugenvil Sukses! Resep Kualitas 1 dari Luar!
96 Suvenir Wisata Eksklusif! Harus Pegang Erat-Erat Peluang dari Vila Dima!
97 Udah Bisa Dikirim Surat Somasi! Upgrade Alat Pancing!
98 Akhirnya Bisa Mancing Ikan Hias! Bikin Akuarium Kayaknya Boleh Juga!
99 Turut Bangga! Membawa Pancing Tembaga Keluar untuk Memancing!
100 Mancing Apa Kulakan di Waduk Sih?!
101 Skill Tingkat Dewa!
102 Dapet Monster Air Liar Asli! Posisi Gak Boleh Kalah Saing Sama yang Lain!
103 Bener-Bener Orang yang Ndak Punya Bakat Makan Enak!
104 Kalau Cuma Ngomong Ngawur, Siapa Sih yang Ndak Bisa?
105 Orang Macam Gini Emang Pantes Sukses! Upgrade Level Lagi!
106 Buah Pohon Kekuatan!
107 Keong Sawah yang Bikin Ngiler!
108 Kurcaci Arnie Datang Lagi!
109 Tupai Hedon! Dasar Turis Kurang Piknik, Minus Akhlak!
110 Tupai Kok Dendaman Gitu!
111 Ekspansi Pabrik Besar-besaran! Nambang Dapet Batu Emerald!
112 Liontin dan Gelang dari _Game_!
113 Nusuk Nggak Tuh? Pola Pikir Anak Sekolah Zaman Sekarang Seganas Ini?
114 Anak Muda yang Datang Bawa Peluang!
115 Tupai Vila Dima _Upgrade_ Level?!
116 Hadiah! Harmonisnya Hubungan Dua Keluarga
117 Rumah Tupai! Menjinakkan Tupai Liar Secara Total!
118 Belut Sawah Segede Ular! Bara Emang Pinter Banget!
119 Pemburu Seringkali Muncul Menyamar Sebagai Mangsa!
120 Semangka Kualitas 3! Buset, Gedenya Nggak Ngotak!
121 Semangka Kok Bisa Masuk FYP Sih?!
122 Kulit Semangkanya Juga Secandu Ini! Beneran Bikin Gagal \*Move On\*!
123 Gambar Desain Perhiasan dari Dunia Nyata Bisa Dibawa ke _Game_?!
124 Realita Emang Absurd! Anggur Herbal Punya Atribut Rasa +2!
125 Kalau Terus Gini Bisa Dihukum Sujud di Keyboard! Eh, Kok Ada yang Aneh!
126 Vila Dima Bikin Bangga Warga Kampung Halaman!
127 Paket Istimewa! Semangka di Dunia Nyata Sudah Matang!
128 Pasar Semangka Itu Gede Banget! Padahal Kabin Alam Itu Proyek Beneran Lho!
129 Seseorang Mau Beli Seporsi Makanan Seharga Rp 120 Juta?! Sultan Emang pada Gila!
130 Kelewat Peluang Emas! Pecah Banget!
131 Pengaruh Bos Vila Dima Emang Ngeri! Ada yang Menang _Gacha_ Lagi!
132 _Pay to Win_ Itu Nyata! Fitur Baru: Mesin Pengolah!
133 Botol Anggur Antik Kualitas 1! Sumpah Jangan Asal Diucap!
134 Inilah yang Namanya Kenikmatan Ala Sultan! Main Cewek Juga Harus Pakai Kode Etik!
135 Anggur Herbal Dima Melegenda! Beras Upeti Sekadar Jadi Lauk Pendamping!
136 Mutasi Genetik! Ini Adalah Berkah bagi Kabupaten Jatiroso!
137 Ternyata Ada Anggur dalam Botol Perak Antik?
138 Nama Besar Menentukan Semuanya! Bukan Orang Sembarangan!
139 Pemuda Ini Orang Besar dari Mana?
140 Punya Uang Pun Tak Bisa Beli! Ginseng Liar!
141 Ginseng Liar Kualitas 3
142 Anggur Usia 30 Tahun! Siapa yang Tak Kenal Anggur Herbal Dima?
143 Nyampein Ambeien! Apa Ini Nggak Keterlaluan Mewahnya?
144 Minuman Kualitas 3! Pembibitan Semangka Gagal!
145 Keluarga Prasetyo! Fitur Baru - Penebangan Pohon!
146 Kayu Rosewood Kualitas 2! Emang Aman Majang Papan Nama Miliaran Rupiah di Depan Pintu?
147 Kelas Profesional Memang Beda! Om Kresna yang Absurd!
148 Orang Dalam Harus Dimanfaatkan! Gimana Kalau Beras Upeti Gunung Kidul Dibuat Arak?
149 Sepuluh Pria, Sembilan Ambeien! Pada _Nggak_ Jujur Ya!
150 Memutarbalikkan Fakta! Hari Baik untuk Pasang Papan Nama!
151 Khusus untuk Kaisar! Dupa Gaharu Qinan!
152 Dupa Ajaib! Mau Pakai Hadiah Apa Buat Acara Peresmian Papan Nama?
153 Hari Ini Kita Kasih Kejutan Gratis! Bos Candra dan Mahendra Tercengang!
154 Ada Hal yang Tak Bisa Dibeli Cuma Pakai Uang!
155 Masih Punya Berapa Banyak Keahlian Tersembunyi? Kadang Pria Memang Harus Pasrah pada Nasib!
156 Masalah Besar! Tapi Cara Menyelesaikannya Juga Gampang!
157 Kenapa Bisa Begini? Tulisan Ini Beneran Aku yang Buat?
158 Jalur Kaya Mendadak: Maling Papan Nama Vila Dima!
159 Fitur Baru Game: Belanja Online via TV!
160 Belanja TV Bisa Beli Barang dari Versi Lain?
161 Naik Level Lagi! Ladang Memenuhi Syarat Dibuka!
162 Bangunan Peternakan Pertama! Rencana Baru Area Peternakan!
163 Belum Pernah Nemu yang Kayak Gini! Telur Bebek Kok Segede Ini?
164 Telur Awet Muda! Gila, Ini Beneran Bebek?
165 Terpaksa Naik Kasta! Mata Lele Daun Willow!
166 Skenario Ini Tersusun dengan Sangat Rapi!
167 Bos, Sampeyan Yakin Ini Bebek?
168 Borong 5.000 Are Lahan Tambahan! Bibit Game Berhasil Dibudidayakan!
169 Gaji Ini Terlalu Gila! Gulungan 'Festival Musik'!
170 Pesta Akhir Tahun! Gulungan Festival Musik Mau Dipakai di Dunia Nyata?
171 Item Spesial yang Ajaib!
172 Item Spesial: Gema Hutan!
173 Pohon Ternyata Bisa Bermain Musik! Beringin 500 Tahun Hidup Kembali!
174 Gila, Skenario Buat Pak Manto Udah Disiapin? Mana Mungkin!
175 Wah, Siapa Sangka Bakal Gini? Selamat, Dapet Tanah Ajaib!
176 Tingkat Bertahan Hidup +2, Peluang Memperbaiki Genetik +1!
177 Mustahil Bibit Padi Ini Bisa Tumbuh di Sini!
178 Saling Lempar Kesalahan! Penanaman Perdana Beras Upeti Gunung Kidul!
179 Kawanan Ikan Kualitas 2 yang Spektakuler! Vila Dima Punya Pemandangan Seindah Ini?
180 Ini Beneran Vila Dima! Ternyata Cowok Emang Brengsek Semua?
181 Pertarungan Raja Bebek! Rekor Guinness Hilang Begitu Saja!
182 Masih Bisa Main Jurus Konyol Kayak Gini?
183 Tamu VIP Vila! Khasiat Telur Kecantikan Ini Benar-benar Gila!
184 Saling Sikut Antar Pengunjung! Telur Ini Lebih Ampuh dari Suntik Botox 20 Juta!
185 Sama-Sama Hancur! Otak Bos Bima Sebenarnya Terbuat dari Apa?
186 Tata Krama Sosial! Godaan Telur Ini Terlalu Besar!
187 _Skill_ Interaksi Hewan yang Konyol!
188 Tupai Ini Pinter Banget! Dulu Pernah Sombong Kayak Gini?
189 Masuk Perangkap Sendiri? Kekurangan Energi Vital Butuh Ginseng Ratusan Tahun?
190 Anggur Herbal Dima! Khasiat Macam Apa Ini?!
191 Dokter Dibuat Melongo! Nilai Obat Ini Terlalu Fenomenal!
192 Rencana Satwa! Dua Jenis Biji Semangka!
193 Rencana Bima! Ini Harus Dijelasin Pakai Cara Apa Coba?
194 Sumpah Tadi Kulo Cuma Ngibul! Eh, Ada Masalah Datang!
195 Langsung Kicep! Kok Vila Dima Malah Nanam Semangka?
196 Semangka Ini Kelewat Sinting! Anggur Herbal Dima 40 Tahun!
197 Bangun Laboratorium! Resep Rahasia Baru: Teh Relaksasi!
198 TAMAT
Episodes

Updated 198 Episodes

1
Tiba-Tiba Bisa Masuk ke Dalam Game!
2
Pindahkan Semangka dari Game ke Dunia Nyata buat Dijual!
3
Jalan Ninja Menuju Kaya Raya Murni Lewat Game Ini!
4
Sehari Langsung Tembus Belasan Juta!
5
Sensasi Makan Semangka Rasa Hidangan Bintang Lima!
6
Perluas Saluran Penjualan! Siapa Juga yang Peduli Sama Pemandangan Malam?
7
Naik Level! Buka Lahan Tingkat 2!
8
OTW Omzet Miliaran Sebulan!
9
Definisi Bucin Jalur Anjing! Beneran Ini Stroberi?
10
Yang Harga Ratusan Ribu Kalah Telak Sama yang Puluhan Ribu!
11
Okra Kualitas 2, Anugerah Terindah Buat Para Pria!
12
Pria Mana Pun yang Pernah Coba Pasti Bilang Mantap! Satpol PP Datang Nangkap Anjing!
13
Adopsi Si Hitam! Manajer Cipto Rela Keluar Modal Gede!
14
Fitur Baru! Ikan Liar Kualitas 2!
15
Semuanya Tangkapan Liar Jumbo! Khasiat yang Mengejutkan!
16
Ikan Raksasa Langka yang Nggak Bisa Dibeli Orang Lain, Tinggal Makan Kapan Aja!
17
Bayar Pajak Pertama Dalam Hidupnya! Sampai Kiamat Pun Dia Nggak Bakal Percaya!
18
Hadiah dari Si Kurcaci!
19
Ikan Hias Mahal! Mendadak Jadi Miliarder dalam Sekejap!
20
Sebuah Vila! Level Naik Lagi!
21
Vila di Tangan! Lautan Bunga Bugenvil!
22
Lahan Tingkat 3! Bugenvil Hias 7 Warna!
23
Karyawan Vila! Butuh 15.000 Pohon Bugenvil!
24
Bunga Bugenvil Ini Pasti Mahal Banget, Kan? Waktunya Lunasi Utang!
25
Lunas Utang Hati pun Tenang! Kekhawatiran Bu Laras!
26
Kejutan untuk sang istri
27
Kualitas 3 yang Sempurna! Ini Mah Fix Bakal Meledak!
28
Susah Dibeli Walau Punya Duit 400 Juta! Keajaiban Efek 'Harmoni Ekosistem +3'!
29
Emang Cuma Butuh 'Sedikit' Pengorbanan Kok!
30
Wanita yang Terlalu Percaya Diri!
31
Catat Ya, Guys! Sama-Sama Ngerti Aja!
32
Mana Mungkin Bima yang Buka! Taktik Penjualan Baru Dimulai!
33
Dinda yang Melongo Kaget!
34
Cipokan Ditonton Tupai! Pelanggan Pertama Tiba!
35
Pengunjung Pertama Dibuat Takjub! Ternyata Lokasinya Ada di Kampung Halamanku!
36
Berasa Kayak Makan Hidangan Terapi Medis Ratusan Juta!
37
Berasa Paling Bener Modal Kamera HP?! Tuh Liat, Banyak Mata yang Nyaksiin Kelakuan Minusmu!
38
Kesempatan Emas Buat Promosi! Pantang Ngasih Ampun Kalau Disenggol!
39
Penggiringan Opini! Netizen Hanyalah Bidak Catur!
40
Kena Karma Kan Lu! Tamat Sudah Riwayatnya!
41
Ekseperimen Budidaya Benih Game! Vila Dima Beneran Meledak Viral!
42
Orang Lain Nggak Bisa Makan, Aku Malah Nggak Habis-Habis!
43
Pak Candra Balik Lagi! Sumpah, Tempat Ini Punya Barang Pusaka!
44
Ternyata Aku yang Terlalu Dangkal! Bener-Bener Bikin Jantungan!
45
Omzet Harian Tembus 300 Juta! Minta Jalur Damai Nih Ye!
46
Jalur Damai? Ngimpi!
47
Level Karakter Naik Lagi! Beras Upeti Gunung Kidul!
48
Nanti Bakal Ada Beras Upeti Bima? Orang Dinas Pariwisata Datang!
49
Rejeki Nomplok! Vitamin VPP! Anti-Penuaan?!
50
Bos Bima, Anda Kena Tipu! Nggak Mungkin Ada Barang Asli Sebanyak Ini!
51
Banyak Duit Tapi Goblok! Ternyata Kitalah Badutnya!
52
Bima Ternyata Bos Vilanya!
53
Orang dengan IQ dan EQ Jongkok Itu Ngeri Banget!
54
Ibu Mertua yang Mulutnya Pedas Tapi Hatinya Lembut!
55
Pemanasan Hidup Bareng? Rukun Nikah Harus Jelas!
56
Bu Laras Kegirangan! Pusat Oleh-Oleh Akhirnya Rampung!
57
Benih Semangka dari Game Mulai Bertunas!
58
Produk Game, Madu Hutan Liar yang Gaib!
59
Bukannya Nggak Mampu Beli, Tapi Nggak Ada Barang Aslinya!
60
Orang Itu Datang Bawa Duit
61
Uji Coba Tanam Benih Beras Upeti Gunung Kidul! Kapasitas Pengunjung Vila Mencapai Batas Maksimal!
62
Tembus Angka Rp 250.000.000! Terpaksa Batasi Pengunjung Biar Nggak Membeludak!
63
Anjing Aja Doyan, Apalagi Manusia!
64
Lumayan Punya Status Sosial! Tumbuhnya Semangka Cepet Banget!
65
Potensi Harga Nilai Produk Game Harus Dimaksimalkan!
66
Mau Beli Beras Kayak Gini Puluhan Kilo? Mimpi!
67
Promosi Seduhan Madu Medis! Minuman Harga Sultan?
68
Dampak Vila Bagi Jatiroso! Seduhan Madu Medis Beneran Manjur!
69
Jangan Saling Sikut! Pak Aris Dibuat Melongo!
70
Bedanya Maruk Sendirian Sama Jadi Pemimpin Pionir! Permintaan Pak Aris!
71
Baru Mulai Udah Kelar! Pak Aris Dibuat Melongo!
72
Belum Sempat Bereaksi! Batasi Pembelian!
73
Dana Pinjaman Cair!
74
Keajaiban Sosial: Menikah Harus Punya Rumah!
75
Bab 76
76
Seseorang Tak Boleh Membuat Dirinya Terlihat Murahan!
77
Anggur Herbal Dima!
78
Sinetron Itu Semuanya Bohong! Nggak Ada Akhlak!
79
Identitas Pak Prasetyo! Tambang Mata Air
80
Batu Tulis Misterius! Teknologi Resep Rahasia Saus Tomat Khusus!
81
Produk Pertama yang Bisa Dipasarkan Secara Massal!
82
Ini Adalah Kisah yang Sangat Menyedihkan!
83
Ini Namanya Uang Rp 2 Miliar Berjalan!
84
Produk Pertama dari Brand Dima!
85
Produk Sendiri Lebih Bagus dari Produk Luar Negeri!
86
Lidah Ndak Bakal Bohong! Awal yang Manis!
87
Bertemu Bos Tirto Lagi! Waktu Sesingkat Ini, Terlalu Cepat Kan?
88
Prospek Bisnis yang Sangat Cerah! Mendadak Diserang Berita Hoaks!
89
Dunia Maya Itu Penuh Muslihat! Sang Pemburu Hoaks Mendadak Kena Mental!
90
Barang Langka yang Sangat Diburu! Sayang Kapasitas Ndak Mumpuni!
91
Kritikus Makanan dari Kota Mineral!
92
Buku Panduan Koki: Pengolahan Ikan Tingkat Dewa!
93
Mulai Unjuk Gigi Jadi Koki? Sayang Banget Anggur Ini Dibuka Pas Umur 5 Tahun!
94
Menciptakan Sendiri Atribut +3! Bos Bima Memang Orang Ajaib!
95
Budi Daya Pot Bugenvil Sukses! Resep Kualitas 1 dari Luar!
96
Suvenir Wisata Eksklusif! Harus Pegang Erat-Erat Peluang dari Vila Dima!
97
Udah Bisa Dikirim Surat Somasi! Upgrade Alat Pancing!
98
Akhirnya Bisa Mancing Ikan Hias! Bikin Akuarium Kayaknya Boleh Juga!
99
Turut Bangga! Membawa Pancing Tembaga Keluar untuk Memancing!
100
Mancing Apa Kulakan di Waduk Sih?!
101
Skill Tingkat Dewa!
102
Dapet Monster Air Liar Asli! Posisi Gak Boleh Kalah Saing Sama yang Lain!
103
Bener-Bener Orang yang Ndak Punya Bakat Makan Enak!
104
Kalau Cuma Ngomong Ngawur, Siapa Sih yang Ndak Bisa?
105
Orang Macam Gini Emang Pantes Sukses! Upgrade Level Lagi!
106
Buah Pohon Kekuatan!
107
Keong Sawah yang Bikin Ngiler!
108
Kurcaci Arnie Datang Lagi!
109
Tupai Hedon! Dasar Turis Kurang Piknik, Minus Akhlak!
110
Tupai Kok Dendaman Gitu!
111
Ekspansi Pabrik Besar-besaran! Nambang Dapet Batu Emerald!
112
Liontin dan Gelang dari _Game_!
113
Nusuk Nggak Tuh? Pola Pikir Anak Sekolah Zaman Sekarang Seganas Ini?
114
Anak Muda yang Datang Bawa Peluang!
115
Tupai Vila Dima _Upgrade_ Level?!
116
Hadiah! Harmonisnya Hubungan Dua Keluarga
117
Rumah Tupai! Menjinakkan Tupai Liar Secara Total!
118
Belut Sawah Segede Ular! Bara Emang Pinter Banget!
119
Pemburu Seringkali Muncul Menyamar Sebagai Mangsa!
120
Semangka Kualitas 3! Buset, Gedenya Nggak Ngotak!
121
Semangka Kok Bisa Masuk FYP Sih?!
122
Kulit Semangkanya Juga Secandu Ini! Beneran Bikin Gagal \*Move On\*!
123
Gambar Desain Perhiasan dari Dunia Nyata Bisa Dibawa ke _Game_?!
124
Realita Emang Absurd! Anggur Herbal Punya Atribut Rasa +2!
125
Kalau Terus Gini Bisa Dihukum Sujud di Keyboard! Eh, Kok Ada yang Aneh!
126
Vila Dima Bikin Bangga Warga Kampung Halaman!
127
Paket Istimewa! Semangka di Dunia Nyata Sudah Matang!
128
Pasar Semangka Itu Gede Banget! Padahal Kabin Alam Itu Proyek Beneran Lho!
129
Seseorang Mau Beli Seporsi Makanan Seharga Rp 120 Juta?! Sultan Emang pada Gila!
130
Kelewat Peluang Emas! Pecah Banget!
131
Pengaruh Bos Vila Dima Emang Ngeri! Ada yang Menang _Gacha_ Lagi!
132
_Pay to Win_ Itu Nyata! Fitur Baru: Mesin Pengolah!
133
Botol Anggur Antik Kualitas 1! Sumpah Jangan Asal Diucap!
134
Inilah yang Namanya Kenikmatan Ala Sultan! Main Cewek Juga Harus Pakai Kode Etik!
135
Anggur Herbal Dima Melegenda! Beras Upeti Sekadar Jadi Lauk Pendamping!
136
Mutasi Genetik! Ini Adalah Berkah bagi Kabupaten Jatiroso!
137
Ternyata Ada Anggur dalam Botol Perak Antik?
138
Nama Besar Menentukan Semuanya! Bukan Orang Sembarangan!
139
Pemuda Ini Orang Besar dari Mana?
140
Punya Uang Pun Tak Bisa Beli! Ginseng Liar!
141
Ginseng Liar Kualitas 3
142
Anggur Usia 30 Tahun! Siapa yang Tak Kenal Anggur Herbal Dima?
143
Nyampein Ambeien! Apa Ini Nggak Keterlaluan Mewahnya?
144
Minuman Kualitas 3! Pembibitan Semangka Gagal!
145
Keluarga Prasetyo! Fitur Baru - Penebangan Pohon!
146
Kayu Rosewood Kualitas 2! Emang Aman Majang Papan Nama Miliaran Rupiah di Depan Pintu?
147
Kelas Profesional Memang Beda! Om Kresna yang Absurd!
148
Orang Dalam Harus Dimanfaatkan! Gimana Kalau Beras Upeti Gunung Kidul Dibuat Arak?
149
Sepuluh Pria, Sembilan Ambeien! Pada _Nggak_ Jujur Ya!
150
Memutarbalikkan Fakta! Hari Baik untuk Pasang Papan Nama!
151
Khusus untuk Kaisar! Dupa Gaharu Qinan!
152
Dupa Ajaib! Mau Pakai Hadiah Apa Buat Acara Peresmian Papan Nama?
153
Hari Ini Kita Kasih Kejutan Gratis! Bos Candra dan Mahendra Tercengang!
154
Ada Hal yang Tak Bisa Dibeli Cuma Pakai Uang!
155
Masih Punya Berapa Banyak Keahlian Tersembunyi? Kadang Pria Memang Harus Pasrah pada Nasib!
156
Masalah Besar! Tapi Cara Menyelesaikannya Juga Gampang!
157
Kenapa Bisa Begini? Tulisan Ini Beneran Aku yang Buat?
158
Jalur Kaya Mendadak: Maling Papan Nama Vila Dima!
159
Fitur Baru Game: Belanja Online via TV!
160
Belanja TV Bisa Beli Barang dari Versi Lain?
161
Naik Level Lagi! Ladang Memenuhi Syarat Dibuka!
162
Bangunan Peternakan Pertama! Rencana Baru Area Peternakan!
163
Belum Pernah Nemu yang Kayak Gini! Telur Bebek Kok Segede Ini?
164
Telur Awet Muda! Gila, Ini Beneran Bebek?
165
Terpaksa Naik Kasta! Mata Lele Daun Willow!
166
Skenario Ini Tersusun dengan Sangat Rapi!
167
Bos, Sampeyan Yakin Ini Bebek?
168
Borong 5.000 Are Lahan Tambahan! Bibit Game Berhasil Dibudidayakan!
169
Gaji Ini Terlalu Gila! Gulungan 'Festival Musik'!
170
Pesta Akhir Tahun! Gulungan Festival Musik Mau Dipakai di Dunia Nyata?
171
Item Spesial yang Ajaib!
172
Item Spesial: Gema Hutan!
173
Pohon Ternyata Bisa Bermain Musik! Beringin 500 Tahun Hidup Kembali!
174
Gila, Skenario Buat Pak Manto Udah Disiapin? Mana Mungkin!
175
Wah, Siapa Sangka Bakal Gini? Selamat, Dapet Tanah Ajaib!
176
Tingkat Bertahan Hidup +2, Peluang Memperbaiki Genetik +1!
177
Mustahil Bibit Padi Ini Bisa Tumbuh di Sini!
178
Saling Lempar Kesalahan! Penanaman Perdana Beras Upeti Gunung Kidul!
179
Kawanan Ikan Kualitas 2 yang Spektakuler! Vila Dima Punya Pemandangan Seindah Ini?
180
Ini Beneran Vila Dima! Ternyata Cowok Emang Brengsek Semua?
181
Pertarungan Raja Bebek! Rekor Guinness Hilang Begitu Saja!
182
Masih Bisa Main Jurus Konyol Kayak Gini?
183
Tamu VIP Vila! Khasiat Telur Kecantikan Ini Benar-benar Gila!
184
Saling Sikut Antar Pengunjung! Telur Ini Lebih Ampuh dari Suntik Botox 20 Juta!
185
Sama-Sama Hancur! Otak Bos Bima Sebenarnya Terbuat dari Apa?
186
Tata Krama Sosial! Godaan Telur Ini Terlalu Besar!
187
_Skill_ Interaksi Hewan yang Konyol!
188
Tupai Ini Pinter Banget! Dulu Pernah Sombong Kayak Gini?
189
Masuk Perangkap Sendiri? Kekurangan Energi Vital Butuh Ginseng Ratusan Tahun?
190
Anggur Herbal Dima! Khasiat Macam Apa Ini?!
191
Dokter Dibuat Melongo! Nilai Obat Ini Terlalu Fenomenal!
192
Rencana Satwa! Dua Jenis Biji Semangka!
193
Rencana Bima! Ini Harus Dijelasin Pakai Cara Apa Coba?
194
Sumpah Tadi Kulo Cuma Ngibul! Eh, Ada Masalah Datang!
195
Langsung Kicep! Kok Vila Dima Malah Nanam Semangka?
196
Semangka Ini Kelewat Sinting! Anggur Herbal Dima 40 Tahun!
197
Bangun Laboratorium! Resep Rahasia Baru: Teh Relaksasi!
198
TAMAT

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!