Hari-hari di ruang pemulihan terasa lebih ringan bagi Aurora. Katup mekanis di jantungnya berdenyut stabil, memberikan kehidupan baru pada raga yang selama bertahun-tahun meredup. Namun, ada satu rutinitas yang kini menjadi penyangga jiwanya: ponsel Oppo yang selalu berada di samping bantal.
Aurora kini bisa duduk lebih lama. Waktunya ia habiskan dengan mengobrol lewat pesan teks dengan klien anonimnya. Topiknya sederhana—mulai dari warna cat air favorit, musik klasik yang menenangkan, hingga cerita-cerita tentang dunia luar yang belum pernah ia jelajahi. Setiap kali ponselnya bergetar, ada rona merah tipis di pipi tirusnya, sebuah pemandangan yang membuat para abangnya merasa sangat bersyukur sekaligus merasa sangat asing.
Di sudut ruangan, Juna duduk dengan laptopnya yang terbuka lebar. Sebagai orang yang memiliki kemampuan analitis tertinggi di antara kelima bersaudara Tenggara, Juna sebenarnya tidak pernah benar-benar beristirahat. Ia terus mengawasi sistem keamanan rumah sakit dan memantau trafik data di area tersebut agar tidak ada ancaman eksternal yang mendekat.
Namun, perhatian Juna sering kali teralih kan ke arah Aurora yang tampak tersenyum ke arah layar ponsel.
"Dia selalu tersenyum setiap kali klien itu mengirim pesan," gumam Juna dalam hati.
Rasa penasaran yang bercampur naluri melindungi membuatnya melakukan sesuatu yang sebenarnya melanggar privasi adiknya. Dengan jemari yang menari di atas keyboard super cepat, Juna mencoba melacak jejak digital dari akun "Klien_Anonim" yang menghubungi Aurora.
Juna mengerutkan kening. "Ini aneh."
Ia mengamati log lalu lintas data yang melintas di jaringan nirkabel rumah sakit. Setiap kali Aurora menerima pesan, Juna mendeteksi adanya packet loss yang sangat spesifik dari server lokal rumah sakit. Bukan dari luar, tapi dari jaringan internal lantai VIP ini sendiri.
"Siapa yang menggunakan akun anonim dari dalam rumah sakit?" Juna bergumam, matanya menyipit di balik lensa kacamatanya yang memantulkan deretan kode bin…
Tolong Sayangi Aku
Bab 39: Akun Misterius dan Kecurigaan Juna
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 71 Episodes
Comments