Bab 23

Aroma antiseptik yang tajam berbaur dengan ketegangan yang belum sepenuhnya reda di dalam kamar perawatan.

Tirai pembatas ditarik cepat, menyembunyikan tubuh kuyu Humairah yang kembali tak sadarkan diri dari pandangan orang-orang di sekitarnya.

Seorang dokter pria paruh baya bersama dua perawat bergerak taktis.

Dengan cekatan, perawat membetulkan posisi jarum infus Humairah, menghentikan aliran darah yang sempat naik ke selang plastik akibat kepanikan sebelum ia pingsan.

Dokter menempelkan stetoskop di dada Humairah, memeriksa denyut nadinya yang melemah, serta memeriksa pupil matanya.

Di balik tirai, Abi Sasongko berdiri mendampingi Umi Mamik yang tak henti-hentinya merapalkan selawat sambil menggenggam tangan putrinya yang sedingin es.

Setelah beberapa menit yang terasa begitu menyiksa, dokter akhirnya melangkah mundur.

Ia merapikan kembali letak selimut Humairah sebelum menoleh ke arah Abi Sasongko dengan raut wajah yang dipenuhi teguran halus.

"Kondisi fisik pasien drop total. Demamnya naik lagi menjadi 39,8'" ucap dokter dengan suara rendah namun tegas.

"Tifusnya belum reda, dan sekarang ada tekanan psikologis yang sangat hebat. Jantungnya dipaksa bekerja terlalu keras dalam kondisi tubuh yang kekurangan nutrisi. Tolong, jangan biarkan pasien mengalami syok atau keributan lagi. Itu bisa membahayakan keselamatannya."

Dokter menghela napas panjang, lalu menatap Abi Sasongko lekat-lekat.

"Tolong untuk sementara Anda yang menjaga pasien. Batasi dulu orang yang menjenguk, termasuk suaminya, sampai kondisi emosionalnya benar-benar stabil."

Abi Sasongko menganggukkan kepalanya dengan berat.

Wajahnya yang kaku menyiratkan ketegasan seorang ayah yang siap menjadi benteng terakhir bagi putrinya.

"Baik, Dokter. Saya sendiri yang akan memastikan tidak ada satu pun orang yang mengganggu putri saya lagi," jawab Abi Sasongko, suaranya sarat akan penekanan yang dingin.

Setelah dokter dan perawat keluar, ruangan itu kembali dicekam kesunyian yang menyakitkan.

Abi Sason…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!