Sinar matahari pagi menyeruak masuk melalui jendela kamar Diana, membuatnya terbangun dari tidur padahal ia baru terlelap sekitar pukul lima pagi.
Bukan karena Reyhan rewel, melainkan karena ia terus memikirkan ucapan Niel semalam. Siang ini, Niel akan mempertemukannya dengan kedua orang tuanya, dan hal itu membuat Diana gugup setengah mati hingga terus kepikiran.
Apa aku akan diterima bersama Reyhan?
Pertanyaan itu terus berputar di kepalanya.
Diana mulai beranjak dari tempat tidur. Bayi lucunya sudah tidak ada di kamar, dan ia sudah tahu siapa pelakunya.
Tak lain adalah kedua oma yang selalu berebut menggendong Reyhan.
Diana masuk ke dalam toilet lebih dulu, lalu keluar menuju ruang tamu.
Di sana, Kartini dan Kartika terlihat sibuk mengajak Reyhan mengobrol dengan topik random yang tentu saja tidak dipahami bayi itu.
“Pagi, Bu,” sapa Diana.
“Pagi, Sayang,” balas kedua oma itu kompak tanpa menoleh sedikit pun.
Diana hanya menghela napas pelan.
Perhatian mereka benar-benar sudah dialihkan oleh putranya sendiri.
“Na, kamu belum siap-siap?” tanya Kartika.
Diana menggeleng pelan.
“Hari ini aku nggak jadi masuk, Bu.”
Kartika langsung mengerutkan kening.
“Kenapa nggak jadi? Kan kamu bilang hari ini mulai masuk kerja?”
“Hari ini Diana akan dibawa Niel bertemu orang tuanya,” sahut Kartini sambil tertawa kecil.
Kartika langsung menoleh dengan wajah terkejut.
“Hah, serius, Nak?”
Diana tersenyum kecil sebelum menjawab.
“Serius?” tanya Kartika antusias.
Diana mengangguk pelan.
“Iya, Bu… siang ini.”
Kartika langsung berdiri dari duduknya sambil menyerahkan Reyhan pada Kartini.
“Ya ampun, kenapa baru bilang sekarang? Kamu harus siap-siap dari pagi!”
Kartini ikut mengangguk heboh.
“Benar! Kamu harus tampil cantik, tapi jangan terlalu menor juga. Biar kelihatan anggun.”
Diana terkekeh gugup.
“Aku malah takut, Bu…”
Seketika wajah Kartika dan Kartini melembut.
Kartika menghampiri Diana lalu menggenggam tangannya.
“Takut itu wajar, Nak. Tapi ibu yakin kalau orang tua Niel benar-benar…
Dibuang Saat Hamil
Pertemuan yang mengubah segalanya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 89 Episodes
Comments
Iffanaya 😽
pls kk jgn sampe Samuel tau kalo Diana gk jd di aborsi
2026-05-22
0
Eka
dokter jujur saja sama samuel
2026-06-02
0