"Fiuh... akhirnya beres juga."
Samuel akhirnya bisa bernapas lega.
Setelah sekian lama dihantam berbagai masalah, kondisi perusahaan perlahan mulai stabil. Memang masih ada beberapa klien yang belum kembali bekerja sama, tetapi itu bukan prioritasnya saat ini.
Baginya, menyelamatkan perusahaan lebih dulu jauh lebih penting.
Soal klien, ia bisa mengurusnya nanti.
"Dika."
Dika yang sedang memeriksa beberapa berkas langsung menoleh.
"Iya, Tuan?"
"Kosongkan jadwalku satu minggu ke depan."
Dika mengernyit.
"Tuan?"
"Kamu yang tangani semuanya dulu. Saat saya kembali, saya kasih bonus dan cuti sesuka hati."
Wajah Dika yang semula keberatan langsung berubah cerah.
"Siap, Tuan!"
Samuel berdiri dari kursinya.
Tanpa membuang waktu, ia mulai membereskan barang-barangnya.
Laptop masuk ke dalam tas.
Beberapa dokumen penting dirapikan.
Ponsel dan dompet langsung disimpan.
"Dika."
"Iya, Tuan."
"Pesankan tiket ke kota Velmora. Yang paling cepat."
Dika berkedip beberapa kali.
"Kota Velmora?"
"Iya."
Dika menatap Samuel dengan penasaran.
"Tuan mau ngapain ke kota Velmora?"
Samuel bahkan tidak mengangkat kepala saat memasukkan berkas terakhir ke dalam tasnya.
"Itu bukan urusanmu."
Dika langsung menutup mulut.
"Baik, Tuan."
Tak lama kemudian, tiket berhasil dipesan.
Dika segera menyerahkan informasi penerbangan pada Samuel.
"Sudah, Tuan."
Samuel melihat jadwal keberangkatan itu sekilas lalu mengangguk puas.
"Bagus."
Tanpa membuang waktu lagi, ia menyambar tasnya.
"Saya pergi."
"Selamat jalan, Tuan."
Samuel hanya mengangguk singkat.
Langkahnya cepat meninggalkan ruang kerja.
Melewati koridor perusahaan.
Turun menuju lobi.
Lalu masuk ke mobil yang sudah menunggunya.
Tak lama kemudian, kendaraan itu melaju menuju bandara.
Dan untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun, Samuel merasa tidak sabar menunggu sesuatu.
—
Ketika Samuel tiba di kota Velmora, matahari baru saja muncul di ufuk timur, menyelimuti kota itu dengan cahaya keemasan.
Samuel memejamkan mata sejenak, menghirup udara pagi se…
Dibuang Saat Hamil
Pertemuan yang tertunda
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 89 Episodes
Comments
Eka
kenapa ndak dikasih tau kasih tau saja samuel biar merasakan sakitnya tdk biaa diakui anaknya yg mau dibuang itu
2026-06-09
0
Ds Phone
dia dah siap sedia
2026-08-25
0