BAB IV: Susu Cokelat

Baru saja Yue Ling ingin memeriksa isi gubugnya untuk mencari makanan, terdengar suara pintu kayu gubug yang reot berderit terbuka pelan. Seorang gadis remaja dengan pakaian pelayan yang robek di beberapa bagian masuk sambil membawa sebuah mangkuk kayu kecil. Wajah gadis itu tampak cemas dan matanya sembap, seperti habis menangis.

Gadis itu adalah Xiao Yu, pelayan setia Yue Ling yang ikut diasingkan dari Sekte Teratai Abadi.

"Nona... Nona Yue Ling, Anda sudah sadar?" tanya Xiao Yu dengan suara bergetar. Dia langsung meletakkan mangkuk kayu di atas meja kecil, lalu berlari mendekati Yue Ling dengan raut wajah lega sekaligus sedih. "Hamba takut sekali... Hamba kira Nona tidak akan bangun lagi setelah pingsan sejak kemarin."

Yue Ling melihat ke arah Xiao Yu. Berdasarkan sisa memori tubuh ini, Xiao Yu adalah satu-satunya orang yang tidak membuang Yue Ling saat seluruh sekte, bahkan keluarga kandungnya sendiri, memalingkan muka ketika tahu Yue Ling hamil tanpa suami yang jelas.

Yue Ling berdeham kecil, mencoba menyesuaikan gaya bicaranya agar tidak terlalu membuat pelayan ini syok, meskipun sifat aslinya yang santai tidak bisa disembunyikan.

"Gue—maksudnya, aku gak apa-apa, Xiao Yu. Cuma pusing dikit aja tadi pas bangun," jawab Yue Ling sambil tersenyum tipis.

Xiao Yu tertegun mendengar cara bicara majikannya yang terdengar lebih tegas dan tidak lagi meratap sedih seperti biasanya. Biasanya, Yue Ling akan langsung menangis dan meratapi nasibnya yang malang setiap kali bangun tidur. Tapi hari ini, mata majikannya tampak hidup dan penuh energi, tidak ada lagi tatapan putus asa yang biasa dia lihat.

"Syukurlah... Syukurlah kalau Nona baik-baik saja," ucap Xiao Yu sambil mengusap air matanya. Dia kemudian mengambil mangkuk kayu dari meja dan menyerahkannya kepada Yue Ling. "Nona, hamba hanya berhasil mengumpulkan beberapa tanaman obat liar dan memasaknya menjadi bubur encer ini. Maafkan hamba karena tidak bisa membelikan makanan yang layak untuk Nona dan calon bayi..."

Yue Ling menerima mangkuk kayu itu. Bau buburnya agak aneh, warnanya hijau pucat dan sama sekali tidak terlihat menggugah selera. Jauh banget kalau dibandingkan dengan mi ramyun instan atau ayam goreng yang biasa dia makan di dunia modern.

Namun, demi menyelesaikan misi sistem dan demi rasa kasihan melihat ketulusan Xiao Yu, Yue Ling langsung duduk di pinggiran tempat tidur tikar itu.

"Ngapain minta maaf? Ini udah lebih dari cukup kok. Makasih ya, Xiao Yu," kata Yue Ling santai.

Tanpa ragu-zagub, Yue Ling langsung menyendok bubur hijau encer itu ke dalam mulutnya. Rasanya pahit dan hambar, membuat lidahnya mendadak mati rasa. Tapi dengan sifat keras kepalanya, Yue Ling langsung menenggak habis seluruh isi mangkuk itu dalam beberapa tegukan besar seperti orang yang sedang minum jamu.

Glek... Glek... Glek...

Mangkuk kayu itu kini kosong melongpong. Yue Ling mengusap bibirnya dengan punggung tangan, lalu menghela napas lega.

Xiao Yu yang melihat hal itu langsung melongo dengan mata membulat sempurna. "No... Nona? Anda menghabiskannya dalam sekali minum? Biasanya Anda selalu kesulitan menelan bubur obat ini..."

Yue Ling terkekeh pelan. "Lagi lapar banget, Xiao Yu. Lagian kalau gak dihabisin, kasihan anak di dalem perut gue—eh, perut aku maksudnya."

Tepat setelah suapan terakhir itu turun ke perutnya, suara mekanis yang dinanti-nanti kembali berbunyi di dalam kepala Yue Ling.

Ting!

[Misi Selesai! Hadiah telah dikirim ke Ruang Penyimpanan Sistem!]

[Segel Aliran Qi Tuan Rumah telah terbuka sebesar 15% (Total saat ini: 25%).]

[Menyalurkan energi pembukaan segel...]

Secara tiba-tiba, Yue Ling merasakan gelombang hawa hangat yang sangat sejuk mengalir dari pergelangan tangan kirinya, menyebar ke seluruh pembuluh darah di tubuhnya. Rasa lemas dan pegal yang tadi bergelayut di badannya lenyap seketika. Kulitnya yang tadinya pucat perlahan-lahat mulai terlihat lebih segar dan memiliki rona kemerahan yang sehat.

Yue Ling mengepalkan tangannya. Dia bisa merasakan ada semacam aliran energi asing yang bergerak aktif di dalam tubuhnya. Energi inilah yang disebut Qi di dunia ini.

"Wah, rasanya seger banget! Kayak habis minum suplemen vitamin dosis tinggi!" gumam Yue Ling kegirangan.

Melihat perubahan drastis pada kondisi tubuh Yue Ling yang mendadak memancarkan aura samar yang bersih, Xiao Yu sampai mengucek matanya berulang kali. "Nona... Anda... kenapa Anda tiba-tiba terlihat sangat segar? Apakah tanaman obat tadi sehebat itu?"

Yue Ling hanya nyengir lebar sambil menepuk bahu pelayan setianya. "Anggap aja ini keajaiban dari kekuatan seorang ibu, Xiao Yu! Mulai hari ini, lo tenang aja. Selama ada gue di sini, kita gak bakal mati kelaparan di gubuk ini. Siapa pun yang udah ngebuang kita, bakal gue bikin menyesal suatu hari nanti!"

Dengan sifat bar-bar dan masa bodohnya, Kim Sejeong yang kini telah sepenuhnya menjadi Yue Ling, siap memulai petualangan barunya di dunia kultivasi sebagai seorang ibu muda yang tidak bisa diremehkan.

Setelah Xiao Yu keluar dari gubuk untuk mencuci mangkuk kayu di sungai terdekat, Yue Ling langsung mengunci pintu gubuknya yang ringkih. Dia tidak sabar untuk memeriksa hadiah misi pertamanya yang masih tersimpan di dalam ruang sistem.

"Sistem, keluar lo! Gimana cara ambil hadiah gue yang tadi?" panggil Yue Ling dalam hati, mencoba berkomunikasi dengan suara mekanis di kepalanya.

Ting!

[Tuan Rumah cukup membayangkan 'Ruang Penyimpanan' di dalam pikiran, maka daftar barang yang Anda miliki akan langsung muncul.]

Yue Ling segera memejamkan mata dan membayangkan sebuah gudang. Detik berikutnya, sebuah layar transparan kembali mengambang di depannya, menampilkan dua buah ikon barang di dalam kotak penyimpanan virtual.

1 Botol Ramuan Pembersih Sumsum Tulang (Tingkat Rendah)

1 Kaleng Susu Ibu Hamil Rasa Cokelat (Brand Dunia Modern)

"Wah, beneran ada!" Mata Yue Ling berbinar-binar kegirangan. "Ambil susunya, Sistem!"

Sret.

Sebuah kaleng aluminium berukuran sedang dengan label bergambar seorang ibu hamil mendadak materialistis—maksudnya memadat secara nyata—dan jatuh tepat di atas pangkuan Yue Ling. Dia buru-buru membolak-balik kaleng tersebut. Semuanya persis seperti yang biasa dia lihat di rak supermarket dunia modern, lengkap dengan petunjuk penyajian berbahasa Indonesia.

"Gila, ini penemuan paling jenius abad ini! Tapi tunggu... gimana cara gue menyeduhnya? Di sini kan gak ada dispenser, apalagi air panas," gumam Yue Ling sambil melihat sekeliling gubuknya yang mengenaskan. Jangankan kompor gas, korek api saja dia tidak punya.

Ting!

[Pemberitahuan: Sebagai bonus pengguna baru, Sistem Mama menyediakan fitur 'Air Hangat Otomatis' pada gelas khusus yang sudah disediakan di dalam ruang penyimpanan. Tuan Rumah hanya perlu memasukkan bubuk susu ke dalam gelas tersebut.]

"Nah, gitu dong! Ini baru namanya pelayanan bintang lima!" puji Yue Ling puas.

Dia segera mengambil gelas khusus yang dimaksud sistem, membuka paksa tutup kaleng susu dengan kuku jarinya yang sekarang tampak sedikit lebih bersih, lalu memasukkan beberapa sendok bubuk cokelat ke dalamnya. Begitu bubuk susu menyentuh dasar gelas, air hangat jernih mendadak muncul dan memenuhi gelas tersebut, mengaduk dirinya sendiri hingga larut sempurna. Aroma manis cokelat yang pekat langsung memenuhi ruangan gubuk yang apek.

"Aah... harum banget!"

Tanpa menunggu lama, Yue Ling langsung meneguk susu cokelat hangat itu dengan nikmat. Rasa manis yang familier langsung memanjakan lidahnya, menghapus sisa-sisa rasa pahit dari bubur obat buatan Xiao Yu tadi.

"Mantap jiwa! Akhirnya ada asupan manusia normal yang masuk ke lambung gue," desah Yue Ling sambil menyeka sisa buih susu di bibirnya. Anehnya, setelah menghabiskan susu tersebut, dia merasa janin di dalam perutnya memberikan tendangan pelan yang lembut, seolah-olah si bayi kecil di dalam sana juga ikut kegirangan mencicipi rasa cokelat untuk pertama kalinya.

Yue Ling mengusap perut buncitnya sambil tersenyum lebar. "Wah, lo suka ya, Nak? Santai aja, selama Emak lo yang bar-bar ini masih hidup, nutrisi lo bakal terjamin. Kita tunjukkin sama sekte sialan itu kalau kita bisa hidup mewah di sini."

...****************...

Jangan lupa untuk support nya guys 😍

TBC

Terpopuler

Comments

Sribundanya Gifran

Sribundanya Gifran

up yg bnyk thor

2026-06-03

0

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!