Part 4.

James merasa suara dalam hati Nadia, begitu salah menilainya dekat dengan Iriana, karena setelah menikah dengan Nadia, ia selalu menjaga jarak dengan Iriana.

Tidak ada perasaan cinta dalam hatinya untuk Iriana.

"Ehem! ehem!!" Nadia terbatuk membuyarkan pembicaraan, yang sudah mulai lari dari pembahasan perceraian.

Ia teringat dengan kompensasi perceraian, yang akan ia terima dari James harus segera ia dapatkan.

"Kamu tenang saja!" katanya pada Iriana, ia akan mewujudkan keinginan Iriana bersama dengan James.

Ia tidak boleh dekat-dekat dengan hubungan pemeran utama pria, dan pemeran utama wanita, kalau ia ingin hidup lebih lama dan sehat.

"Cepat!" Nadia menunjukkan ponselnya pada James, "Mana? kenapa lama sekali uang kompensasiku belum ditransfer? aku sudah menandatangani perjanjian perceraian, sesuai keinginanmu!"

( Kamu kenapa lambat sekali? bukankah tadi kamu begitu bersemangat menceraikan ku? cepatlah sedikit! aku harus segera pergi menjauh dari kalian! aku tidak mau terkena sial karena kebodohanmu dan keluarga mu! ) bisik hati Nadia tidak sabaran, dengan mata mendelik memandang James.

Jemari James yang akan melakukan transfer, seketika menghentikannya mendengar apa yang dikatakan isi hati Nadia.

Tunggu dulu! tadi suara hati Nadia memang benar mengatakan, kalau Iriana akan menumpahkan bubur panas itu ke tangannya sendiri! pikir James memikirkan sikap Iriana, yang tidak ia ketahui selama ini.

Sepertinya Nadia mengetahui masa depan! tadi dia bilang dalam tiga bulan ke depan, aku akan mati! jadi, kalau aku ingin merubah nasib hidupku, aku harus berhati-hati dekat dengan Iriana! bisik hati James mulai waspada dengan Iriana.

"Cepat! ck! kenapa lama sekali??" tanya Nadia mendesak James untuk segera memberi uang kompensasinya.

"Aku tidak akan menggangu hubungan kalian lagi! semoga ke depannya kalian dapat menikah, dan punya anak, serta hidup bahagia selamanya!" kata Nadia sembari tersenyum ramah memperlihatkan kesungguhannya, tidak akan menggangu kehidupan James lagi.

( Ha ha ha.. iya! yang ada kamu akan mati mengenaskan! dasar bajingan! aku tidak ingin walau sebentar saja tinggal dekat denganmu! )

"Hah?!" wajah Emily seketika panik mendengar suara dalam hati Nadia.

Dan James menggenggam dengan erat ponselnya mendengar suara hati Nadia, yang membuatnya seketika terasa berat untuk melepaskan Nadia.

Raut wajahnya mengeras, dan menjadi dingin, merasa tidak nyaman mendengar apa yang dikatakan suara hati Nadia.

Melihat James tidak segera memberikan kompensasi Nadia, Iriana pun buka suara mewakili James.

"Biar aku saja yang memberikan uang kompensasinya padamu!"

Mata Nadia berbinar mendengar apa yang dikatakan Iriana, "Benarkah? baguslah! Ayo, cepat berikan! agar aku segera pergi meninggalkan James!" kata Nadia begitu bersemangat.

"Baik!" Iriana mengambil ponselnya, "Aku akan menambah uang kompensasinya padamu! setelah aku dan James bersama, uang itu tidak ada apa-apanya bagiku! karena uang James, uangku juga setelah kami menikah!"

Raut wajah James semakin terlihat dingin mendengar apa yang dikatakan Iriana, "Jangan asal bicara kamu, Iriana! aku dan kamu dekat hanya sebatas teman saja!"

Nadia mengabaikan apa yang dikatakan James, ia mendekat pada Iriana, "Iya-iya! benar! kamu tidak salah! cepat kirim uangnya!!" katanya begitu bersemangat.

( Ya, benar! lihatlah akting mu yang sangat meyakinkan itu! tidak hanya kamu racuni, kaki bajingan ini kamu amputasi setelah membuat perusahaan bajingan ini bangkrut, baru setelah itu bajingan ini kau buang ke hutan sana! ) sembari tersenyum lebar hati Nadia membicarakan kebodohan James.

Apa?! wajah James semakin mengeras, dan semakin kencang mengepalkan tangannya dengan erat.

Dan Emily nyaris jatuh terduduk mendengar suara hati Nadia, yang membuat kakinya tiba-tiba menjadi lemas.

Tangan James dengan cepat meraih ponsel Iriana, untuk mencegah Iriana melakukan transfer ke ponsel Nadia.

"Hei! kenapa kamu ambil ponselnya! cepat kembalikan!!" mata Nadia membulat melihat James merampas ponsel Iriana.

James tidak mendengarkan Nadia, ia menutup ponsel Iriana, dan mengembalikan ponsel itu kembali kepada Iriana.

Bersambung.......

Terpopuler

Comments

dome🌬️🌀🌀🌀

dome🌬️🌀🌀🌀

ayooo jaameesss,, kalau kau ingin merubah nasib hidupmu jangan lepaskan Nadia.. ikat yg kencang kalau perlu rantai pakai rantai kapal biar sekali ada didekatmu dan membuang kesialanmu(irian)😁😁😁😁

2026-07-06

0

dome🌬️🌀🌀🌀

dome🌬️🌀🌀🌀

semangat
semangat
semangat
thorrrrrrr
💪💪💪💪💪💪
otot kawat tulang besi hayoooo. semangat mengetik bab nyaa
😄😄😄😄

2026-07-06

0

Fajar Fathur rizky

Fajar Fathur rizky

update yang banyak thor

2026-06-07

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!