3 Misi Selesai

BRAKK!

Jeruji besi ventilasi itu jebol seketika, tubuh Alneo turun ke bawah. Dua kaki sandal jepitnya menghantam tepat di pundak pengawal sebelah kanan dengan kekuatan penuh.

KRETEK!

"Argh!"

Pengawal itu bahkan tidak sempat menarik pelatuk senjatanya, karena Alneo menendang kepala bagian belakang pria itu hingga jatuh

[Anda beruntung, pengawal lainnya sedang pergi ke toilet, Anda harus pergi dalam waktu 2 menit]

Inilah kesempatan Alneo untuk menyelamatkan Riani.

Alneo mengendap-endap dan akhirnya ia berhenti di dekat Riani.

"Hmm mmph! Mmmph!" Riani terkejut, bukannya kakaknya tadi. sudah mati di pukul oleh ayahnya, tapi sekarang kakaknya baik-baik saja?

"Riani! Kau tidak apa-apa?!" Alneo dengan cepat membuka sumpalan kain di mulut adiknya, lalu membuka tali di tangan dan kakinya.

Begitu ikatan itu terlepas, Riani langsung menghambur ke pelukan Alneo, menangis sejadi-jadinya. "Kak Alneo! Hiks... Aku takut sekali! Ayah... Ayah jahat, Kak! Dia menjualku!"

Alneo memeluk adiknya erat-erat, mengelus rambutnya yang berantakan. "Kakak tahu, Riani. Kakak tahu. Sekarang ada Kakak di sini. Tidak akan ada yang bisa menyentuhmu lagi."

"Ayo pergi dari tempat terkutuk ini, Riani," bisik Alneo.

Alneo terus memacu kedua kakinya menuruni anak tangga darurat dengan kecepatan penuh.

Di punggungnya, Riani mendekap leher Alneo erat-erat. Suara sirine alarm gedung berbunyi menandakan bahaya.

Para pengawal Bos Reno pun bergerak untuk mencari bahaya tersebut.

"Kak... mereka masih mengejar kita?" bisik Riani dengan suara bergetar ketakutan.

"Tidak akan Kakak biarkan mereka mendekatimu lagi, Riani. Pegangan yang erat," jawab Alneo.

[Peringatan. Tiga armada kendaraan milik anak buah Bos Reno di area parkir luar telah diaktifkan. Mereka mulai memblokade gerbang keluar utama.]

"Sial, mereka bergerak cepat sekali," umpat Alneo dalam hati.

 "Sistem, apa ada jalan keluar lain yang tidak dijaga?"

[Menganalisis cetak biru digital area belakang... Terdapat sebuah pagar pembatas besi yang berbatasan langsung dengan area perkebunan warga di sisi barat. Jarak: 50 meter. Namun, tinggi pagar mencapai 2,5 meter dengan kawat berduri di atasnya.]

"Bisa kau beri aku tambahan kekuatan lompatan seperti tadi?" tanya Alneo sambil terus berlari.

[Bisa, Tuan. Namun energi fisik Anda saat ini berada di batas kritis 15%. Mengaktifkan Lompatan Pegas Instan dalam kondisi ini akan menguras energi Anda dan menyebabkan efek kelelahan otot yang parah setelahnya. Apakah Anda tetap ingin mengeksekusinya?]

Alneo melirik ke belakang. Di kejauhan beberapa pria berbadan kekar mengejarnya sambil berteriak.

"Berhenti kalian! Jika tidak akan ku tembak!" kata pengawal yang mengejar Alneo saat itu.

"Tidak ada pilihan lain! Lakukan sekarang!" kata Alneo.

[Perintah diterima. Mempersiapkan otot kaki... Sekarang!]

Begitu Alneo mencapai area pagar pembatas di sisi barat, ia merasakan otot kakinya yang telah di perkuat.

"Riani, pejamkan matamu!" teriak Alneo.

BOOM!

Dengan satu hentakan kaki yang kuat, tubuh Alneo melesat tinggi ke udara. Mereka berdua melayang melewati kawat berduri tajam di atas pagar pembatas setinggi dua setengah meter itu dan akhirnya mendarat di atas tanah area perkebunan warga.

BRUK!

Alneo sedikit berguling memastikan Riani tetap aman dalam dekapannya.

Sesaat setelah mendarat, rasa sakit yang luar biasa hebat langsung menjalar ke seluruh tubuh Alneo.

Ia seolah-olah kehabisan oksigen.

[Energi tubuh Anda habis. Kerja bagus, Tuan Alneo.]

Alneo yang terengah-engah di atas tanah, mencengkeram lututnya yang gemetar hebat.

"Kak Alneo! Kakak tidak apa-apa?! Kaki Kakak terluka?" kata Riani dengan raut wajah sangat cemas.

"Kakak... tidak apa-apa, Riani. Hanya sedikit lelah," bohong Alneo, mencoba tersenyum.

Tapi pada akhirnya, ia pun pingsan.

"Kakak! Kakak!" teriak Riani panik, tapi mau tak mau, gantian ia membohongi tubuh kakaknya yang pingsan untuk segera bersembunyi.

******

Ting!

[Misi Selesai]

[Anda dapat memilih angka undian!]

[Silakan pilih dari angka 1-10]

[Tentukan pilihan Anda]

Seketika Alneo tersadarkan, hal. pertama setelah ia sadar dari pingsannya ia melihat layar sistem denga misi selesai.

Tangannya mengulur ke depan. "Apa ini?" tanya Alneo penasaran

"Ini adalah hadiah setelah misi Anda selesai, Anda bisa memilih undian angka, silakan di pilih]

"Aku pilih... angka... 2," kata Alneo ragu-ragu, karena ini adalah hadiah perdananya.

Ting!

[Pilihan jatuh angka 2]

[Selamat Anda mendapatkan uang 2.000.000]

[Selamat, Anda mendapatkan 2 buah ponsel]

[Selamat Anda mendapatkan 2000 poin]

[Selamat Anda mendapatkan 2 potion. Satunya untuk memperkuat tubuh, dan satunya menyembuhkan tubuh Anda yang sakit]

"Wah, hadiah luar biasa sekali," kata Alneo dengan mata membulat.

Ia melihat ke kiri dan kanan, tapi tidak menemukan Riani. Dan juga tempat itu sebuah gubuk reot yang seperti sudah lama di tinggalkan.

"Riani! Riani!" teriak Alneo ingin berbagi kebahagiaannya. "Aku ingin mengatakan jika aku mendapatkan sistem."

[Maaf Tuan, sebaiknya Anda tidak memberi tahu keberadaan sistem sekalipun dengan adik Anda, sistem harap ini adalah menajdi rahasia bagi Anda]

"Begitu ya, tidak apa-apa, Terima kasih sistem karena sudah memberi kehidupan baru untuk ku, tapi bisakah aku tahu di mana Riani?" taya Alneo penasaran.

[Saat ini adik Anda sedang pergi mencari air minum untuk Anda, di sumur tidak jauh dari gubuk reot ini]

"Syukurlah kalau begitu," kata Alneo lega

"Oh ya, bagaimana aku mengambil uang dan ponselnya?" tanya Alneo penasaran.

[Anda tinggal sentuh layar hologram, dan Anda uang dan ponsel Anda menjadi nyata]

"Benarkah? Segampang itu?" tayang Alneo tak percaya.

[Cobalah]

Alneo pun menyentuh layar hologramnya, ia menyentuh gambar uang dan ponsel, dan seketika menjadi nyata.

"Wow, ini sangat luar biasa sekali!" kata Alneo terpukau.

Terpopuler

Comments

Muhamad Rizky

Muhamad Rizky

hadiah perdananya keluar jadi nyata dari kehampaan hologram 😄

2026-08-17

0

lihat semua
Episodes
1 1
2 2
3 3 Misi Selesai
4 4 Misi Sampingan
5 5 Misi Selesai
6 6
7 7 Membeli nasi Goreng
8 8
9 9 Misi Baru
10 10 Misi Selesai
11 11
12 12
13 13
14 14
15 15 Membayar Ongkos Taksi
16 16
17 17
18 18 Misi Baru
19 19 Misi Selesai
20 20 Uang Untuk Supir Taksi
21 21
22 22
23 23
24 24 Misi Sampingan
25 25
26 26 Hadiah Misi
27 27
28 29
29 30
30 31
31 32
32 33
33 34
34 33
35 34 Misi Baru
36 35
37 36
38 37
39 39 Misi Selesai
40 40
41 41
42 42 Misi Baru
43 43
44 44 Misi Selesai
45 45
46 46 Misi Selesai
47 47
48 48
49 47
50 50
51 51 Misi Selesai
52 52
53 53
54 54
55 55
56 56
57 57
58 58
59 59
60 60
61 61
62 62 Misi Selesai
63 63
64 64
65 65
66 66
67 67
68 68
69 69
70 70 Jajan Untuk Riani.
71 71 Misi Baru
72 72 Poin Untuk Membantu Mahasiswi
73 73 Misi Selesai
74 74
75 75
76 76
77 78
78 78
79 79
80 80
81 81 Misi Selesai
82 82
83 83
84 84
85 85
86 86
87 87
88 88
89 89
90 90
91 91
92 92 Misi Baru
93 93 Pemotongan Poin
94 94
95 95
96 96 Misi Selesai
97 97 Pemotongan Poin
98 98
99 99
100 100
101 101 Mis Selesai
102 102
103 103
104 104
105 105
106 106
107 107
108 108
109 109
110 110
111 111
112 112
113 113 Misi Selesai
114 114
115 115
116 116
117 117
118 118
119 119
120 120 Misi Selesai
121 121
122 122
123 124
124 124
125 125
126 126
127 Pengumuman
Episodes

Updated 127 Episodes

1
1
2
2
3
3 Misi Selesai
4
4 Misi Sampingan
5
5 Misi Selesai
6
6
7
7 Membeli nasi Goreng
8
8
9
9 Misi Baru
10
10 Misi Selesai
11
11
12
12
13
13
14
14
15
15 Membayar Ongkos Taksi
16
16
17
17
18
18 Misi Baru
19
19 Misi Selesai
20
20 Uang Untuk Supir Taksi
21
21
22
22
23
23
24
24 Misi Sampingan
25
25
26
26 Hadiah Misi
27
27
28
29
29
30
30
31
31
32
32
33
33
34
34
33
35
34 Misi Baru
36
35
37
36
38
37
39
39 Misi Selesai
40
40
41
41
42
42 Misi Baru
43
43
44
44 Misi Selesai
45
45
46
46 Misi Selesai
47
47
48
48
49
47
50
50
51
51 Misi Selesai
52
52
53
53
54
54
55
55
56
56
57
57
58
58
59
59
60
60
61
61
62
62 Misi Selesai
63
63
64
64
65
65
66
66
67
67
68
68
69
69
70
70 Jajan Untuk Riani.
71
71 Misi Baru
72
72 Poin Untuk Membantu Mahasiswi
73
73 Misi Selesai
74
74
75
75
76
76
77
78
78
78
79
79
80
80
81
81 Misi Selesai
82
82
83
83
84
84
85
85
86
86
87
87
88
88
89
89
90
90
91
91
92
92 Misi Baru
93
93 Pemotongan Poin
94
94
95
95
96
96 Misi Selesai
97
97 Pemotongan Poin
98
98
99
99
100
100
101
101 Mis Selesai
102
102
103
103
104
104
105
105
106
106
107
107
108
108
109
109
110
110
111
111
112
112
113
113 Misi Selesai
114
114
115
115
116
116
117
117
118
118
119
119
120
120 Misi Selesai
121
121
122
122
123
124
124
124
125
125
126
126
127
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!