Mendengar permintaan gadis itu, Kevin menutup mata dan membelakanginya, sorot mata gadis itu berubah dingin.
Kilatan niat membunuh muncul seketika.
Diam-diam ia mengambil pisau buah di atas meja.
Dengan langkah yang sangat pelan, ia mendekati Kevin.
Inilah kesempatan yang selama ini ia tunggu.
Di luar gedung, White sudah membidik menggunakan senapan runduk.
Sementara dirinya akan menusuk dari belakang.
Mustahil Kevin bisa menghindari dua serangan sekaligus.
Namun...
Saat ia hendak mengangkat pisau...
Tubuhnya mendadak kehilangan tenaga.
Tangannya melemas.
Pisau itu nyaris terlepas dari genggamannya.
Raut wajahNya langsung berubah drastis.
"Apa... yang terjadi?"
Saat itulah—
Dor!
Suara tembakan memecah keheningan.
Peluru menembus kaca hotel dan melesat lurus ke arah Kevin.
Sudut bibir Kevin justru terangkat membentuk senyum dingin.
Akhirnya datang juga.
Dengan sudut matanya, ia sudah memastikan lokasi penembak di balkon gedung seberang.
Tubuhnya bergeser ringan ke samping.
Peluru itu pun melintas tepat di samping tubuhnya.
Namun peluru tersebut tidak mengenai Kevin.
Sebaliknya—
Ting!
Peluru menghantam pisau buah di tangan gadis itu hingga hancur berkeping-keping.
Kevin perlahan menoleh.
Tatapannya jatuh pada Mawar yang kini terduduk lemas di atas ranjang dengan wajah penuh ketakutan.
Sambil tersenyum tipis ia berkata,
"Aku sudah bilang, jangan main-main dengan pisau. Berbahaya, kan?"
Mendengar nada mengejek itu, Mawar akhirnya sadar.
Matanya membelalak.
"Kau... sejak awal sudah tahu siapa aku?"
"Apa yang kau lakukan padaku?!"
Untuk pertama kalinya, rasa takut memenuhi hati seorang pembunuh profesional seperti dirinya.
Ia ingin mundur menjauh.
Sayangnya, seluruh tubuhnya sama sekali tidak bertenaga.
Ia bahkan tak mampu berdiri dan akhirnya roboh di atas ranjang.
Kevin menatapnya santai sambil menyilangkan tangan.
"Aku memang sudah curiga sejak tadi."
"Pelayan yang menyuguhkan anggur... lalu anggur itu berisi obat halusinasi."
"Awalnya aku hanya bertanya-tanya siapa ya…
Anomali Medis : Warisan Medis & Beladiri Legendaris
Bab 92 : Mengungkap Identitas Sebenarnya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 158 Episodes
Comments
Maz Shell
itu baru bener,tegas
2026-08-07
0
Achmad
semangat sehat
2026-08-05
0