Setelah makan siang yang emosional di ruang kerja Damar, atmosfer ketegangan perlahan mereda, digantikan oleh kehangatan yang belum pernah Kirana rasakan sebelumnya. Namun, tiba-tiba Kirana teringat, kalau hari ini sudah tanggal 6 April. Artinya, esok lusa adalah tanggal 8 April hari pertama yang harus ia ubah.
Kirana duduk di sofa ruang kerja suaminya, memperhatikan Damar yang kembali fokus memeriksa tumpukan berkas di meja kebesarannya. Sorot mata pria itu tampak begitu tajam dan berwibawa. Rasa kagum dan cinta tumbuh semakin subur di hati Kirana, sekaligus mempertebal rasa takutnya akan kehilangan pria itu untuk kedua kalinya.
"Kak Damar," panggil Kirana memecah keheningan ruangan.
Damar mendongak, langsung menyunggingkan senyum hangat yang seketika mencairkan ekspresi tegasnya. Ia meletakkan pena sewarna emas miliknya. "Ada apa, Sayang? Kamu butuh sesuatu? Atau tubuhmu masih terasa lemas?"
Kirana menggeleng pelan, lalu beranjak dari sofa dan berjalan mendekati meja kerja Damar. Ia berdiri di sisi kursi suaminya, menatap lekat-lekat wajah tampan itu.
"Aku tidak apa-apa, Kak. Aku hanya ingin mengingatkan kembali soal ucapanku kemarin," ujar Kirana dengan raut wajah yang kembali serius. "Tentang tanggal delapan April. Tolong, Kak, pastikan semua pengamanan di kantor ini diperketat, ya."
Damar meraih tangan Kirana, membawa jemari lentik itu ke bibirnya untuk memberikan kecupan lembut. ia bisa merasakan sisa kecemasan dari getaran tangan istrinya.
"Iya, Sayang. Aku tidak pernah melupakan satu pun ucapanmu," jawab Damar dengan nada yang sangat menenangkan. "Tadi aku sudah menginstruksikan Ricko secara pribadi untuk menggandakan jumlah personel keamanan di seluruh area gedung. Jadi, kamu tidak perlu khawatir lagi, hm?"
Kirana mengembuskan napas lega, meski dadanya masih terasa sedikit sesak. "Terima kasih, Kak. Aku hanya... aku hanya sangat takut terjadi sesuatu yang buruk padamu dan orang-orang di sekitarmu."
Damar menarik tubuh Kirana dengan lembut hingga wanita itu…
MERESET TAKDIR SUAMIKU
DETAK WAKTU YANG MENGHANTUI.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments
Lia siti marlia
cie cie masa masa bucin mulai terealisasikan 🤭🤭🤭meskipun bahaya mengintai untumgnya punya asisten yang gercep seperti ricko dan kawan kawan 😁😁😁
2026-06-30
1