Mansion Rafardhan kembali disibukkan dengan sebuah agenda besar. Damar berencana mengadakan acara syukuran tujuh bulanan untuk kehamilan Kirana yang kian membesar. Namun, di balik kemegahan persiapan tersebut, ada sebuah misi rahasia yang jauh lebih krusial sedang berjalan.
Pagi itu, di halaman belakang mansion yang luas, beberapa karyawan kantor pusat tampak sibuk hilir mudik. Damar sengaja memanggil mereka dengan alasan untuk membantu mendekorasi area luar atau merapikan daftar undangan fisik. Padahal, bagi seorang miliarder seperti Damar, urusan dekorasi dan undangan sudah selesai sejak jauh-jauh hari di tangan vendor internasional ternama. Semua ini hanyalah bagian dari skenario rancangan Kirana untuk memberi pelajaran sekaligus memancing asisten kaku suaminya, Ricko.
Dan umpan paling utama dalam rencana ini tentu saja adalah Susan, yang juga "diminta bantuan" oleh Kirana dengan alasan serupa.
"Kak, lihat itu," bisik Kirana sembari bersandar di lengan Damar di beranda lantai dua. Matanya melirik ke arah taman di dekat air mancur.
Di bawah sana, Susan tampak sedang tertawa lepas sembari mencatat sesuatu di papanya. Di sampingnya, berdiri Irsyad, kepala divisi keuangan yang tampan, ramah, dan bertutur kata lembut. Irsyad sesekali membetulkan posisi payung taman agar Susan tidak kepanasan, membuat Susan tersenyum manis sebagai ucapan terima kasih.
Beberapa meter dari mereka, Ricko berdiri tegap dengan posisi bersedekap dada. Meskipun tubuhnya menghadap ke arah pagar pembatas, sepasang netra tajamnya terus melirik ke arah interaksi Susan dan Irsyad. Rahang tegap Ricko mengetat, dan tangannya yang terlipat di dada tampak mengepal kuat hingga kuku-kuku jarinya memutih. Ia tampak sangat terusik, namun bingung setengah mati bagaimana cara masuk ke dalam obrolan itu tanpa terlihat aneh.
Damar yang memperhatikan asistennya sejak tadi akhirnya terkekeh pelan. "Dia benar-benar tersiksa, Sayang."
"Makanya, Kakak bantu dorong sedikit. Kasihan itu si robot es hampir meleleh ka…
MERESET TAKDIR SUAMIKU
LAMPU HIJAU DARI SANG KSATRIA ES
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments