Tawa kecil Ellea berderai pelan di keheningan pagi, memecah sekat ribuan kilometer yang membentang antara Kairo dan Jakarta.
Di ujung sambungan, Albiru mendengus pelan, namun tarikan senyum di bibir pria itu tak dapat disembunyikan. Suara tawa istrinya adalah obat mujarab yang seketika meredakan sisa-sisa ketegangan di dadanya setelah belasan jam berada di udara.
"Jangan menantang mas, Sayang," balas Albiru dengan nada suara yang dibuat-buat serius, meski kehangatan dan rasa rindu telak menyelimuti setiap kata yang ia ucapkan. "Kalau visa mas sudah selesai, mas akan benar-benar terbang detik ini juga."
Ellea kembali terkekeh, jemarinya merapikan lipatan mukena yang baru saja ia lepas, sementara sebelah tangannya mendekatkan ponsel semakin erat ke telinga.
"Ah, Mas. Selalu saja bisa membuatku tersenyum. Bagaimana perjalananmu? Apakah bangku pesawatnya cukup nyaman? Atau jangan-jangan di sebelah Mas ..." Ellea menggantung kalimatnya, sengaja memancing.
“Ada wanita cantik?” lanjut Ellea menggoda.
"Hei, mas bukan pria yang mudah jatuh cinta," protes Albiru pura-pura tersinggung.
“Iya, iya, aku percaya,” ucap Ellea. “Mas, kamu sudah makan siang? Jangan bilang karena sibuk mengurusi istri yang tertidur lelap ini, Mas jadi mengabaikan perut sendiri.”
"Belum. Gimana mas bisa tenang? Kamu sendiri? Sudah sarapan?"
"Belum, Mas. Baru saja selesai salat, bersiap untuk aktivitas hari ini. Tapi rasanya ada yang kurang ..." Ellea menggantung kalimatnya sesaat, sengaja membuat suaminya penasaran.
Albiru yang tadinya menyandarkan kepala langsung menegakkan punggungnya, insting protektif dan rindunya langsung bergolak. "Kurang apa, Sayang? Ada apa di sana? Atau ada yang mengganggumu?"
"Kurang pelukan hangat dari suamiku," lanjut Ellea dengan nada manja yang jarang sekali ia tunjukkan jika tidak benar-benar merindukan pria itu.
Di Jakarta, Albiru mengusap wajahnya dengan sebelah tangan, mendesah pasrah atas daya tarik sang istri yang luar biasa kuat meski terpisahkan jarak benua.
"A…
Kapten Basket Itu Suamiku
Sayang, apa kabar?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 97 Episodes
Comments