Merasa dicurangi : 58

“Saya Helyara Utomo, pada tanggal 07 Juli, tahun 2026, memberikan kuasa penuh kepada Prayoga Pratama, yang tidak lain adalah sepupu saya — untuk mengelola toko Emas Utomo. Pernyataan ini saya buat dalam keadaan sadar, sehat jasmani maupun rohani, dan tidak dalam tekanan. Terima kasih.”

Helyara menutup video pendek dengan senyum manis, tatapan mata tegas, setiap kata keluar dari mulutnya terdengar tegas, dan fokusnya selama berbicara sama sekali tidak memperlihatkan seseorang mengidap gangguan kejiwaan.

Pernyataan itu tidak memberi tahu sampai kapan batas waktu kuasa yang dilimpahkan ke sepupu Helyara Utomo.

Kesunyian terasa menyesakkan bagi mereka yang sudah membayangkan gaji berikut bonusnya.

“Apa sudah jelas, atau masih kurang? Jika iya, silahkan ajukan protes di pengadilan!” Abi Sakta mendorong kopian surat bertanda tangan Helyara.

Alandi menyambarnya, membaca dengan gemuruh dada seperti deru ombak. Berisik.

“Ini tidak sah!” ia masih keras kepala, menyangkal.

Prayoga sudah muak, langsung nge-ultimatum. “Carilah keadilan jika kamu keberatan!”

Kemudian Prayoga menatap satu persatu para peserta rapat yang kebingungan, memendam kekhawatiran tergambar jelas pada wajah mereka.

“Saya tidak akan berbelas kasih apabila diantara kalian telah berbuat curang, namun enggan mengakui. Sebelum hukum yang berbicara, serahkan keseluruhan pembukuan toko Emas Utomo kepada mereka!”

Tidak ada yang bergerak, jelas mereka enggan. Sedikit banyaknya terlibat melakukan kecurangan demi mengeruk keuntungan haram.

Para karyawan lama, orang kepercayaan keluarga Utomo — satu persatu beranjak. Merebut tumpukan kertas, laptop.

“Jangan kurang ajar!” Zanaya berteriak kencang.

Tiba-tiba pintu dibuka dari luar, lima pria berpakaian santai masuk begitu saja. Salah satu dari mereka menunjukkan tanda pengenal.

“Kami dari kepolisian, bertugas menjaga keamanan toko ini. Harap diperhatikan ucapan, tingkah laku, dan kesediaannya bekerja sama!”

Pihak berwajib memang dipinta memakai pakaian santai, menghindar…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Shee_👚

Shee_👚

duh kapan kamu memantauku sak, aku pun mau di perhatikan 😂

2026-07-18

1

ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ

ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ

mau apa elu! masih ngeyelll mau berbuat curang 😂 jangan kau fikirr helya bodohh yaa? sebelum elu mengurass habis harta helya, helya sudah lebih dulu mengamankan seluruh harta keluarga utomo 😂 lagian masih kurang kah kau mengurass harta keluarga utomo, kau bisa menguliahkan lontong kau, membangun rumah di desa, membangun toko apotek juga buat lontong elu! sekrang elu masih mau bertingkah 😂jangan harap kali ini kau bisa seenaknya merampas harta helya.

2026-07-18

5

Al Fatih

Al Fatih

Yaa Allah,, nih orangnya kulit wajahnya dari kulit badak kali yaa,, saking tebalnya sampe ga punya urat malu. Toko emas milik putramu...,, halumu itu lho pak pak...,, ga ketulungan...,, toko emas warisan dari Fir'aun yaa,, atw Qorun...,, jadi bisa memahami kalo kalian punya sifat rakus,, tamak,, sombong ga tau diri.

2026-07-18

6

lihat semua
Episodes
1 Vonis Mandul : 01
2 Kedatangan mertua : 02
3 Sepasang mata yang mirip : 03
4 Bibi pensiun : 04
5 misophonia kambuh : 05
6 Pertolongan orang asing : 06
7 Perasaan tak nyaman : 07
8 Dalih anak rindu dekapan : 08
9 Perlahan diperlihatkan : 09
10 Bisikan bi Mirma : 10
11 Dicurangi : 11
12 Tangis kesakitan : 12
13 Mencari bantuan : 13
14 Kedatangan pengacara : 14
15 Interogasi : 15
16 Menakar untung ruginya : 16
17 Perlahan-lahan : 17
18 Seperti batang pohon : 18
19 Sebuah tekad : 19
20 Gelombang kejut pertama : 20
21 Termasuk harta bersama : 21
22 Tugas pembantu : 22
23 Mengajari adab : 23
24 Laporan bi Mirma : 24
25 Pamer cincin berlian : 25
26 Menjemput hasil tes : 26
27 Shock : 27
28 Es krim : 28
29 Sulit percaya, tapi fakta : 29
30 Kedatangan pembantu baru : 30
31 Menguras harta : 31
32 Sesi konseling perdana : 32
33 Misi pertama: 33
34 Pura-pura tidak kenal : 34
35 Melangkah lebih berani : 35
36 Rencana vs strategi : 36
37 Harta lainnya : 37
38 Selesai 1 urusan : 38
39 Kembali mengenang : 39
40 Kenangan tertimbun : 40
41 Hadiah dari Tomi : 41
42 Alasan berkelanjutan : 42
43 Pertengkaran sengit : 43
44 Mulai jalan santai : 44
45 Terpesona : 45
46 Tidak ada sopan-sopan nya : 46
47 Bersedekah ke pencopet : 47
48 Babak mendebarkan : 48
49 Kejanggalan : 49
50 Senyum miring : 50
51 Amarah Helyara : 51
52 Cedera hidung : 52
53 Hunian Utomo : 53
54 Babak belur : 54
55 Hari menarik keuntungan : 55
56 Detik-detik gajian : 56
57 Sidak toko emas : 57
58 Merasa dicurangi : 58
59 Hutang wajib dibayar : 59
60 Cukup senang : 60
61 Flashback singkat : 61
62 Pertama kali naik kereta : 62
63 Hampir diteriaki Maling : 63
64 Pernah gagal : 64
65 Hunian di desa : 65
66 Bukan minta izin : 66
67 Tentang harga diri : 67
68 Gosip panas : 68
69 Kemalangan beruntun : 69
70 Kabar buruk : 70
71 Logo pengadilan : 71
72 Sidang perdana : 72
73 Sanksi sosial : 73
74 Persiapan sidang lanjutan : 74
75 Bagai langit dan bumi : 75
76 Putusan: 76
77 Faktanya aku tidak mandul : 77
78 Merayakan : 78
79 Kehilangan fokus : 79
80 Laporan lanjutan : 80
81 Terbuat dari apa hatimu : 81
82 Mengemis kesempatan ke2: 82
83 Nasib para penjahat : 83
84 Kuatlah Nak! : 84
85 Diskriminasi kah? 85
86 Terdengar ambigu : 86
87 Nonton bioskop : 87
88 Pura-pura gila : 88
89 Mulut beracun : 89
90 Terpaksa minta temani : 90
91 Seperti Dejavu : 91
92 Baby Ganta : 92
93 Melepas anak gadis : 93
94 Bukan yang pertama : 94
95 Terkagum-kagum : 95
96 Satu tahun berlalu : 96
97 Selangkah lagi : 97
98 Ibu : 98
99 Pesta kebun : 99
100 Telat keluar kamar : 100
101 Penyesalan : 101
102 Saat-saat mendebarkan : 102
103 Anugerah terindah : 103
104 Menantikan : 104
105 Baby twins : 105
Episodes

Updated 105 Episodes

1
Vonis Mandul : 01
2
Kedatangan mertua : 02
3
Sepasang mata yang mirip : 03
4
Bibi pensiun : 04
5
misophonia kambuh : 05
6
Pertolongan orang asing : 06
7
Perasaan tak nyaman : 07
8
Dalih anak rindu dekapan : 08
9
Perlahan diperlihatkan : 09
10
Bisikan bi Mirma : 10
11
Dicurangi : 11
12
Tangis kesakitan : 12
13
Mencari bantuan : 13
14
Kedatangan pengacara : 14
15
Interogasi : 15
16
Menakar untung ruginya : 16
17
Perlahan-lahan : 17
18
Seperti batang pohon : 18
19
Sebuah tekad : 19
20
Gelombang kejut pertama : 20
21
Termasuk harta bersama : 21
22
Tugas pembantu : 22
23
Mengajari adab : 23
24
Laporan bi Mirma : 24
25
Pamer cincin berlian : 25
26
Menjemput hasil tes : 26
27
Shock : 27
28
Es krim : 28
29
Sulit percaya, tapi fakta : 29
30
Kedatangan pembantu baru : 30
31
Menguras harta : 31
32
Sesi konseling perdana : 32
33
Misi pertama: 33
34
Pura-pura tidak kenal : 34
35
Melangkah lebih berani : 35
36
Rencana vs strategi : 36
37
Harta lainnya : 37
38
Selesai 1 urusan : 38
39
Kembali mengenang : 39
40
Kenangan tertimbun : 40
41
Hadiah dari Tomi : 41
42
Alasan berkelanjutan : 42
43
Pertengkaran sengit : 43
44
Mulai jalan santai : 44
45
Terpesona : 45
46
Tidak ada sopan-sopan nya : 46
47
Bersedekah ke pencopet : 47
48
Babak mendebarkan : 48
49
Kejanggalan : 49
50
Senyum miring : 50
51
Amarah Helyara : 51
52
Cedera hidung : 52
53
Hunian Utomo : 53
54
Babak belur : 54
55
Hari menarik keuntungan : 55
56
Detik-detik gajian : 56
57
Sidak toko emas : 57
58
Merasa dicurangi : 58
59
Hutang wajib dibayar : 59
60
Cukup senang : 60
61
Flashback singkat : 61
62
Pertama kali naik kereta : 62
63
Hampir diteriaki Maling : 63
64
Pernah gagal : 64
65
Hunian di desa : 65
66
Bukan minta izin : 66
67
Tentang harga diri : 67
68
Gosip panas : 68
69
Kemalangan beruntun : 69
70
Kabar buruk : 70
71
Logo pengadilan : 71
72
Sidang perdana : 72
73
Sanksi sosial : 73
74
Persiapan sidang lanjutan : 74
75
Bagai langit dan bumi : 75
76
Putusan: 76
77
Faktanya aku tidak mandul : 77
78
Merayakan : 78
79
Kehilangan fokus : 79
80
Laporan lanjutan : 80
81
Terbuat dari apa hatimu : 81
82
Mengemis kesempatan ke2: 82
83
Nasib para penjahat : 83
84
Kuatlah Nak! : 84
85
Diskriminasi kah? 85
86
Terdengar ambigu : 86
87
Nonton bioskop : 87
88
Pura-pura gila : 88
89
Mulut beracun : 89
90
Terpaksa minta temani : 90
91
Seperti Dejavu : 91
92
Baby Ganta : 92
93
Melepas anak gadis : 93
94
Bukan yang pertama : 94
95
Terkagum-kagum : 95
96
Satu tahun berlalu : 96
97
Selangkah lagi : 97
98
Ibu : 98
99
Pesta kebun : 99
100
Telat keluar kamar : 100
101
Penyesalan : 101
102
Saat-saat mendebarkan : 102
103
Anugerah terindah : 103
104
Menantikan : 104
105
Baby twins : 105

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!