Ide

Stefanie berusaha keras untuk tersenyum. Masih berusaha keras bagaikan tidak mengetahui segalanya. Ini adalah acara pernikahannya, bagaimana bisa Danu berkhianat dengan saudara sepupunya?

“Aku ingin kembali ke ruang ganti, bisa kamu mengantarku…” ucap Stefanie dengan nada bergetar. Bagaikan wanita itu memberikan kesempatan kepada Danu untuk menentukan pilihan. 

Apa akan memilih dirinya? Atau akan memilih Gina? Mungkin ini terlihat begitu bodoh. Bagaimana dirinya dikhianati, dan bagaimana pria ini benar-benar tidak mencintainya. 

“Chandra, bisa kamu mengantar Stefanie? Aku berjanji tentang masalah yang kita bicarakan sebelumnya, aku akan mempertimbangkan semua yang kamu katakan.” Kalimat yang diucapkan oleh Danu, jelas pilihannya bukan Stefanie.

“Tentu saja, kamu benar-benar harus menepati janji. Jika tidak, kamu akan tahu akibatnya…” Chandra mengangkat salah satu alisnya, wajahnya tersenyum menyeringai penuh kelicikan. 

“Danu bisa kamu yang mengantarku? Aku ketakutan…” kalimat yang diucapkan oleh Stefani dengan air mata yang mengalir. Wanita itu mengepalkan tangannya, benar-benar tidak dapat menahan air matanya lagi. Walaupun dirinya tidak bisa melihat terang-terangan. Tapi segalanya bagaikan masuk akal. Keberadaan Gina di ruangan ini tidak mungkin tidak ada. 

Dan Danu menyembunyikannya…hal yang mereka lakukan, bahkan lebih buruk. Mungkin untuk pertama kalinya Stefanie mensyukuri bahwa dirinya tidak bisa melihat. Jika bisa melihat…akan menjadi luka yang tidak pernah sembuh. 

“Stephanie, aku tahu saat SMU Chandra adalah musuhmu. Tapi sekarang keadaan sudah berbeda, dia sama sekali tidak akan bisa mengganggumu. Beberapa jam lagi kita akan menikah, karena itu biarkan Chandra untuk membimbingmu. Ya?” Suara Danu terdengar begitu tenang.

Stephanie mengangguk pelan. Air matanya masih mengalir tanpa henti. Semuanya bagaikan hal yang sia-sia, hubungan yang sudah terjalin lebih dari 2 tahun. Tepatnya beberapa bulan sebelum kecelakaan terjadi. Pria yang katanya bersedia mencintainya apa adanya. 

“Baik…” Stephanie hanya mengangguk, membiarkan Chandra yang membimbingnya keluar. 

Dua orang yang berjalan di sepanjang lorong. Wanita itu tidak henti-hentinya menangis. 

“Bisa kamu berhenti menangis!?” Suara Chandra terdengar, pria yang tengah membimbingnya menelusuri lorong. 

“Tidak bisa! Tidak bisa…” jawaban dari Stefanie dengan nada parau.

“Ini! Permen! Sudah aku bukakan! Jangan menangis lagi! Telingaku sakit!” Sebuah peringatan dari Chandra, benar-benar meletakkan sebiji permen di jemari tangan wanita buta itu. 

Tapi wanita itu malah menangis semakin kencang. Beberapa orang tamu hotel yang melewati koridor, menatap aneh padanya. 

Hal yang membuat Chandra dengan cepat memeluk wanita ini. Wanita yang merupakan musuhnya ketika masa SMU.”Jangan menangis! Kamu berani-beraninya merusak nama baik seorang Chandra! Aku ini pria sejati yang tidak pernah melukai wanita!” 

“Bohong! Kamu itu pria jahat! Pria jahat!” Wanita yang memukul-mukul dada bidang Chandra. Membuat sang pemuda tidak dapat berkata-kata. Mengapa Danu yang salah, malah dirinya yang menjadi samsak tinju untuk dipukuli. 

“Aku memang pria jahat. Memang aku pernah baik padamu?” Pemuda yang mengusap punggung wanita itu lembut. 

“Kalau ingin menangis, menangis saja…jangan mencari alasan untuk menahannya. Karena kamu tahu? Wajah jelekmu bertambah jelek ketika menahan air mata. Membuatku benar-benar mual untuk menatapmu.” Mulut pedas dari Chandra kembali begitu lemas berucap. 

“Kamu yang jelek! Setelah sekian tahun tidak pernah muncul. Tiba-tiba muncul di hidupku dan menunjukkanku hal-hal yang mengerikan! Kamu yang jelek! Benar-benar pria jahat!” Wanita buta itu kembali memukul-mukul dada Chandra. 

Sedangkan Chandra mengangkat alisnya sembari tersenyum, masih memeluk tubuh Stefanie. 

“Sebenarnya ada yang ingin aku katakan. Apa kamu bersedia menjadi istri pajangan seumur hidupmu?” Pertanyaan yang tertuju kepada wanita ini. Apa otak wanita ini akan sebodoh keledai?

“Istri pajangan? Apa maksudmu?” Stephanie menatap ke arahnya, bibirnya bergetar ketika berucap. 

“Kamu tahu pertukaran apa yang dikatakan oleh Danu padaku? Dia akan menguasai Triatmaja Group setelah acara pernikahan. Selaku wali dari kamu yang begitu buta dan bodoh.” Pemuda yang kembali merangkul Stefanie berjalan. Hanya membimbing jalannya menuju ruang ganti. 

“Ada papan yang membantuku mengelola aset. Tidak mungkin jika—” kalimat Stephanie disela.

“Bukankah kamu seharusnya mengetahui isi surat wasiat dari kedua orang tuamu? Jika mereka tiada nanti, kemudian kamu mengalami kecelakaan atau sebagainya yang membuat nyawamu terenggut. Maka seluruh aset yang diwariskan padamu akan jatuh menjadi milik negara. Kecuali kamu sudah memiliki anak, baru aset itu akan jatuh ke anakmu Jika kamu sudah meninggal.” Kata demi kata yang diucapkan oleh Chandra, membuat Stefani sama sekali tidak mengerti.

“Apa hubungan semuanya dengan istri pajangan?” Lagi lagi wanita itu bertanya. 

“Kapan Danu mulai mendekatimu? Kapan pangeran impianmu mulai jatuh cinta padamu?” Pertanyaan yang diucapkan oleh Chandra. 

“Beberapa bulan sebelum aku mengalami kebutaan. Kami mulai dekat saat itu, dulu Aku adalah penggemarnya. Tapi tiba-tiba dia mendekatiku, tidak disangka malah menjadi seperti ini.” Stephanie menitihkan air matanya. Tidak dapat berbuat apapun lagi dalam hidupnya. Bagaikan seekor kupu-kupu yang cantik terjerat oleh sarang laba-laba. 

“Kamu benar-benar tidak tahu? Sangat bodoh, walaupun pintar dibidang akademis tapi bodoh dibidang sosiologi…kamu tidak pernah menyadari kedekatan antara sepupumu dengan kekasihmu? Mereka sudah menjalin hubungan sejak lama. Ini adalah sebuah konspirasi untuk memiliki semua hak waris yang ada di tanganmu. Kamu kira pamanmu dapat melindungimu? Dia bahkan mungkin terlibat dengan segalanya, termasuk terlibat dalam kematian kedua orang tuamu yang disebabkan oleh perampokan…” Chandra masih membimbing langkah Stefani. 

Jemari tangan Stefani mengepal, jadi sama sekali tidak ada orang yang dapat dipercayai olehnya. Semua yang dikatakan oleh Chandra benar-benar masuk akal. Tapi dirinya tidak memiliki bukti sama sekali. Jika menikah dengan Danu, itu akan menjadi perangkap yang besar. 

“Lalu Apa tujuanmu datang ke acara pernikahanku?” Tanya Stefanie pada orang yang membimbingnya. 

“Tujuanku? Tentu saja melihat kehancuran musuh bebuyutanku…dan mengambil keuntungan darimu. Stefanie…” pemuda yang berbisik berucap pelan. 

Tapi memang benar, sama sekali tidak ada jalan kembali untuknya. Pamannya berada di tempat ini, mengatur pernikahannya dengan Danu. Sepupunya ternyata menjalin hubungan dengan Danu. Sedangkan jika menikah dengan Danu, dirinya hanya akan terperangkap semakin dalam. Apa karena kebutaannya? Benar-benar sial! 

Air mata Stefanie semakin mengalir. Tapi Chandra bagaikan tidak peduli. 

“Nona cantik…kita sudah sampai. Saatnya kamu merias wajahmu, kemudian nikahi pangeranmu. Pangeran yang akan menarikmu ke neraka.” Chandra menertawakannya, meninggalkannya dibimbing masuk oleh penata rias. 

Stefanie tidak berucap apapun. Wanita yang menghapus air matanya berkali-kali. Berusaha untuk tenang memikirkan solusi dari semua masalahnya. 

“Nona, wajah anda sangat cantik. Saya akan memulai make up nya, jangan menangis dan tegang. Pernikahan memang hal yang membuat ketakutan. Tapi nanti malam pasti nikmat…” celetuk sang penata rias bercanda. 

“Rika (nama sang penata rias)! Kamu ingat customer yang kita rias kemarin. Acara pernikahannya batal, karena ternyata pengantin wanita hamil anak pria lain.” Asisten sang penata rias terdengar heboh, membicarakan pelanggannya sebelumnya.

“Hamil anak orang lain?” Pada akhirnya wanita itu memiliki inspirasi. Bagaimana caranya membuat pamannya, tidak bisa menikahkannya dengan Danu. Bagaimana untuk membalas mereka…yang mungkin terlibat dalam kematian kedua orang tuanya dan kebutaannya.

Terpopuler

Comments

Yana Phung

Yana Phung

aku penasaran dg kata "Kartanegara grup"
apakah stefanie masih ada hubungan keluarga dg sion??

2026-07-06

2

Miss Typo

Miss Typo

semangat Stefanie kau pasti bisa, awas aja tuh Danu dan yg lainnya.
semoga Stefanie bisa sembuh bisa melihat kembali

2026-07-06

1

Yunita Sophi

Yunita Sophi

klo orang orang itu hanya untuk menguras harta mu Stefanie... cari jalan kluar nya agar bisa lepas dari mereka

2026-07-18

0

lihat semua
Episodes
1 Antara Coklat Dan Pengkhianatan
2 Ide
3 Wedding
4 Mencuri Pengantin
5 Kuras
6 Kelinci
7 Predator
8 Koalisi
9 Tuan Besar
10 Wajar
11 Peliharaan
12 Polos
13 Harga Diri
14 Keputusan
15 Cantik
16 Sepupu
17 Rasa Takut
18 Kunci
19 Pahlawan
20 Kasih Sayang Pasangan
21 Ladang Uang
22 Ibu Mertua
23 Medan Perang
24 Wanita Idaman
25 Tenang
26 Ibu Mertua VVIP
27 Cara Lain
28 Hubungan
29 Mencoba
30 Trauma
31 Cemburu
32 Keributan
33 Konspirasi
34 Percaya Diri
35 Panik
36 Terlalu Agresif
37 Kembalikan
38 Benalu
39 Akhiri
40 Aborsi
41 Serangan Balik
42 Operasi
43 Satu Saja
44 Cake
45 Panggilan Tanda Cinta
46 Keluarga Konglomerat
47 Serba Salah
48 Tinggal Terima
49 Mencari Kesempurnaan
50 Dia Mencintaiku?
51 Perasaannya Padaku
52 Uji Coba
53 Penjilat
54 Bantuan
55 Pembuktian
56 Sentuhan
57 Alasan
58 Aku Kaya
59 Menjadi Lebih Tegar
60 Honeymoon
61 Kita Akan Bertemu Lagi
62 Salah Sasaran
63 Tidak Ada Duanya
64 Perpisahan
65 Keberangkatan
66 Dipecat
67 Boneka
68 Mengungkapkan Rasa
69 Terkam
70 Terlalu Cantik
71 Fatamorgana
72 Pakaian
73 Interogasi
74 Perselingkuhan
75 Boneka Berkelas
76 Pertemuan
77 Menangkap Perselingkuhan
78 Nilai Lelang Tertinggi
79 Menantu Idaman
80 Mengakui
81 Racun Cinta Ibu Mertua
82 Cara Kedua
83 Pengganti
84 Pembuktian
85 Usulan
86 Bukan Update
87 Persiapan
88 Pernyataan Perasaan
89 Terlalu Percaya Diri
90 Pengantin Lama
91 Second
92 Kembali
93 Realistis
94 Tukang Pijat
95 Bukan Update
Episodes

Updated 95 Episodes

1
Antara Coklat Dan Pengkhianatan
2
Ide
3
Wedding
4
Mencuri Pengantin
5
Kuras
6
Kelinci
7
Predator
8
Koalisi
9
Tuan Besar
10
Wajar
11
Peliharaan
12
Polos
13
Harga Diri
14
Keputusan
15
Cantik
16
Sepupu
17
Rasa Takut
18
Kunci
19
Pahlawan
20
Kasih Sayang Pasangan
21
Ladang Uang
22
Ibu Mertua
23
Medan Perang
24
Wanita Idaman
25
Tenang
26
Ibu Mertua VVIP
27
Cara Lain
28
Hubungan
29
Mencoba
30
Trauma
31
Cemburu
32
Keributan
33
Konspirasi
34
Percaya Diri
35
Panik
36
Terlalu Agresif
37
Kembalikan
38
Benalu
39
Akhiri
40
Aborsi
41
Serangan Balik
42
Operasi
43
Satu Saja
44
Cake
45
Panggilan Tanda Cinta
46
Keluarga Konglomerat
47
Serba Salah
48
Tinggal Terima
49
Mencari Kesempurnaan
50
Dia Mencintaiku?
51
Perasaannya Padaku
52
Uji Coba
53
Penjilat
54
Bantuan
55
Pembuktian
56
Sentuhan
57
Alasan
58
Aku Kaya
59
Menjadi Lebih Tegar
60
Honeymoon
61
Kita Akan Bertemu Lagi
62
Salah Sasaran
63
Tidak Ada Duanya
64
Perpisahan
65
Keberangkatan
66
Dipecat
67
Boneka
68
Mengungkapkan Rasa
69
Terkam
70
Terlalu Cantik
71
Fatamorgana
72
Pakaian
73
Interogasi
74
Perselingkuhan
75
Boneka Berkelas
76
Pertemuan
77
Menangkap Perselingkuhan
78
Nilai Lelang Tertinggi
79
Menantu Idaman
80
Mengakui
81
Racun Cinta Ibu Mertua
82
Cara Kedua
83
Pengganti
84
Pembuktian
85
Usulan
86
Bukan Update
87
Persiapan
88
Pernyataan Perasaan
89
Terlalu Percaya Diri
90
Pengantin Lama
91
Second
92
Kembali
93
Realistis
94
Tukang Pijat
95
Bukan Update

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!