Dikhianati Saat Buta, Dicintai Musuh Lama

Dikhianati Saat Buta, Dicintai Musuh Lama

Antara Coklat Dan Pengkhianatan

Tangannya meraba ke arah dinding, mencari jalan yang benar. Tidak ada yang terlihat di matanya, tatapan matanya kosong.”Danu! Danu!” Panggil wanita yang tertuju untuk kekasihnya, wanita cantik yang tengah menggunakan gaun pengantinnya. Wanita buta itu kehilangan arah lagi. 

Tapi tiba-tiba, pergelangan tangannya dipegang oleh seseorang.”Danu?” Panggilnya menyangka itu adalah tunangannya. 

“Orang bodoh sepertimu tersesat lagi. Hal yang membuatku tidak dapat berkata-kata betapa bodohnya dirimu.” Suara yang dikenali olehnya, suara musuhnya ketika SMU. Suara yang begitu berat, begitu indah dan dingin terkesan menusuk. 

“Chandra? Kenapa kamu ada di tempat ini? Aku sama sekali tidak mengundangmu!” Wanita itu menarik jemari tangannya dengan cepat. Bagaikan tangan pemuda itu dilumuri bakteri. 

Chandra tertawa kecil, wajahnya begitu rupawan. Sebuah tawa yang bagaikan mengejek dirinya.”Kamu mengundang perusahaan tempatku bekerja. Dan aku adalah wakil CEO, CEO tidak dapat hadir karena sibuk dengan urusan pribadinya. Jadi aku sebagai wakilnya yang datang. Masih bilang kamu tidak mengundangku? Aku curiga Kamu sengaja mengundangku, tapi gengsi. Mengaku saja, kamu benar-benar menyukaiku.” Tangan pria itu bergerak memegang dagunya. Hal yang membuat jantungnya berdegup cepat, benar-benar ketakutan. Mengingat pria ini adalah musuhnya di masa SMU.

“Jangan bicara omong kosong!” Stefanie berusaha bergerak. Tangannya meraba-raba ke arah samping dengan cepat. Dirinya ingin segera pergi. 

Tapi…dengan cepat Chandra kembali menariknya.

“Chandra lepaskan aku! Ini adalah hari pernikahanku apa yang kamu lakukan!” Suara teriakan darinya ketakutan. Pria ini adalah musuhnya, pria yang bahkan pernah berusaha menciumnya ketika SMU. Walaupun dirinya berakhir menampar orang ini. 

“Memperlihatkanmu sebuah pertunjukan yang menarik. Stefanie, Aku memiliki hadiah khusus untukmu. Kamu hanya buta tapi tidak tuli bukan?” Kalimat yang diucapkan oleh Chandra, tertawa penuh arti. 

“Lepas! Lepas! Tolong! Tolong!” Dirinya meronta-ronta, tapi mulutnya malah dibekap. Bagaikan tidak ingin Stefanie bicara atau berteriak lagi, tidak dapat menahan tenaga orang ini. Dirinya hanya dapat mendengar suara Chandra tapi tidak dapat melihatnya. Akibat kebutaan yang dari 2 tahun lalu dialami olehnya. 

Hingga tiba saatnya, langkah pemuda itu terhenti. Pemuda yang masih membekap mulut Stefanie. 

“Di tempat ini tidak ada orang bukan?” Suara seorang pria terdengar. Itu adalah suara Danu? Suara tunangan Stefanie, suara kekasihnya. Dirinya meronta-ronta lebih keras, dari dekapan Chandra yang bersembunyi sembari memeluknya dan menutup mulutnya. 

Pria bernama Chandra ini berbisik.”Stefanie, kamu itu hanya buta. Tapi tidak tuli, karena itu tutup mulutmu, diam dan dengarkan! Maka kamu akan tahu apa itu keindahan cinta. Bagaimana tahi kucing bisa terasa seperti coklat, Bagaimana tahi kambing terasa seperti choco chip, atau bagaimana kotoran tikus bagaikan ceres. Bisa juga, kotoran sapi seperti coklat Dubai. Diam dan dengarkan betapa indah cinta Danu padamu…”

Stefanie hanya dapat diam, mendengarkan apa yang terjadi di dalam sana. Dirinya tidak dapat melihat, tidak dapat juga melawan apa yang dilakukan oleh Chandra saat ini. Kenapa musuh besarnya ketika SMU dapat muncul di hari pernikahannya?

“Tentu saja tidak ada orang. Aku sudah benar-benar memastikannya, Chandra mengatakan di tempat ini tidak ada siapapun.” Suara seorang wanita terdengar, Stefanie membulatkan matanya. Itu adalah suara sepupunya, Gina?

Suara kecupan terdengar, Stephanie memang tidak melihatnya, tapi dia dapat mendengarnya. Apa yang dilakukan kedua orang ini? Sebuah bayangan penuh kecurigaan, karena tidak dapat melihat apapun. Apa Chandra menyewa orang yang memiliki suara yang mirip dengan Danu dan Gina? 

Itu sempat terpikirkan olehnya…

“Ah…nakal sekali… Ya…begitu…begitu…” suara racauan dari Danu.

Hal yang membuat hatinya bagaikan tertusuk, air matanya mengalir. Tubuhnya bergetar hebat menahan tangis. Perlahan Chandra yang masih menutup mulut Stefanie berbisik di telinganya. Pria itu kemudian berbisik.”Saat ini, calon suamimu duduk di sofa ruang ganti. Ikat pinggangnya terbuka, resleting celananya juga terbuka. Sedangkan sepupumu, sedang berlutut di hadapannya, dengan mulut dipenuhi oleh…”

“Diam! Kamu menyewa orang yang memiliki suara yang sama dengan mereka bukan?” Suara Stefanie pelan, saat pemuda ini tidak membekap mulutnya lagi, dirinya tidak ingin tertipu oleh permainan pria ini lagi. 

“Dasar…memang benar-benar tahi kucing rasa coklat, tahi kambing rasa choco chip, tahi sapi rasa coklat Dubai, bahkan tahi tikus rasa meses. Bagaimana kamu bisa menganggap tunanganmu begitu suci? Mereka berencana merebut semua milikmu, kemudian membuang ke tempat sampah. Tentu saja aku akan tertawa setelah melihat kehancuranmu.” Chandra berbisik di telinganya. Nafasnya terasa, satu persatu kalimat menusuk yang terasa mengerikan. 

“Ini hanya kebohonganmu.” Stefanie masih berkeras, sama sekali tidak dapat menerima kenyataan. 

“Baik, kalau begitu masuklah ke dalam ruangan ini. Aku tidak akan membimbingmu, berjalanlah dengan tongkatmu sendiri dan pastikan apa kedua orang yang ada di dalam itu adalah mereka? Atau aku memang begitu usil, hingga menyewa orang yang memiliki suara yang mirip dengan mereka. Hanya untuk mempermainkan gadis buta di hari pernikahannya.” Chandra tersenyum menyeringai, senyuman yang sama sekali tidak dapat dilihat oleh Stefanie.

Wanita itu menghapus air matanya, dirinya mengalami kebutaan setelah kejadian perampokan yang menimpa rumahnya. Sebuah insiden kecelakaan terjadi, kedua orang tuanya dibunuh sedangkan dirinya didorong dari tangga. Hingga mengalami kebutaan akibat benturan pada bagian sarafnya.

Wanita yang melangkah, benar-benar berakting seolah-olah tidak mengetahui dan sempat mendengar apapun. 

“Danu!? Danu!?” Suara panggilannya, melangkah memasuki ruangan. Berharap dirinya salah, berharap semuanya adalah perangkap dari Chandra. 

Tapi.

“Stefanie, aku sudah bilang lebih baik kamu diam di ruang riasmu sendiri. Kenapa kamu berkeliling?” Pertanyaan dari Danu dengan nada berat. 

Dirinya menelan ludah penuh kekecewaan. Berusaha untuk berpikir positif. Tapi apa yang dapat dipikirkannya dari segalanya?

“Aku hanya ingin mencarimu. Bagaimana membicarakan pernikahan kita? Di mana kita akan berbulan madu dan tinggal setelahnya? Aku mungkin hanya mengalami ketegangan sebelum pernikahan.” Ucapnya berusaha tersenyum dengan bibir yang bergetar. Sebuah alasan yang dibuat-buat olehnya. 

“Tapi apa kamu hanya sendiri di sini? Ke mana semua orang?” Tanya Stefanie berhati-hati. 

“Aku hanya sendiri…ah!” Kalimat Danu terhenti, sebuah kalimat dengan nada berat, diakhiri dengan desahan. 

“Danu kamu kenapa!?” Tanya Stefanie menggerakkan tongkatnya, melangkah lebih dekat. 

Dan benar saja. 

“Jangan mendekat! Aku tidak apa-apa…sebaiknya kamu kembali ke ruang gantimu. Kita akan menjadi pasangan suami istri setelah ini…oh…” kalimat yang diucapkan oleh Danu, menjambak rambut wanita yang kini berlutut di antara pangkal pahanya. 

Stefanie mengepalkan tangannya.”Danu, berapa harga cincin berlian pernikahan kita?” Otaknya kembali mengelak, benar-benar tidak ingin percaya dengan kata-kata Chandra. Benar-benar berharap ini hanya perangkap saja, orang yang dihadapannya bukanlah Danu.

“Tujuh miliar tujuh ratus tujuh puluh tujuh juta tujuh ratus tujuh puluh tujuh ribu rupiah. Kamu bilang kamu sendiri yang memesannya pada pengrajin perhiasan dengan harga tersebut. Sebagai simbol keberuntungan…ah…sshh…” kalimat yang diucapkan oleh Danu.

Hal yang membuat Stefanie kini yakin, yang ada di hadapannya adalah tunangannya. Semua penggambaran Chandra tentang yang mereka lakukan mungkin benar. 

Dirinya berusaha tidak mengalirkan air mata di hadapan mereka. Tapi bagaimana caranya berpura-pura tidak mengetahuinya? Rasa sakit bagaikan menghujam dadanya. Tapi jika dirinya bertindak gegabah, maka segalanya mungkin akan berakhir buruk. 

Hingga…

“Stefanie, Kenapa kamu tersesat sampai ke tempat ini?” Tiba-tiba saja suara Chandra terdengar, merangkul bahunya. 

Disertai dengan suara resleting dari tempat suara Danu sebelumnya berasal. 

“Danu, maafkan aku sudah mengganggu urusanmu. Stefanie tersesat, Aku akan mengantarkannya kembali ke ruang ganti.” Chandra berucap begitu tenang. 

Sedangkan Stefanie mengepalkan tangannya. Dirinya tidak mengetahui kini, yang mana lawan dan yang mana kawan. 

Bagaimana bisa dirinya dikhianati oleh keluarganya sendiri? 

“Stefanie yang bodoh, lain kali jangan berkeliaran lagi. Kamu hanya bisa merepotkan Danu yang sedang sibuk. Kamu tahu apa yang sedang dilakukan Danu saat ini? Dia sedang uji coba untuk mempersiapkan malam pertama yang mengesankan denganmu!” Sebuah kata-kata aneh yang keluar dari mulut Chandra. 

“Persiapan malam pertama!? Uji coba!? Tutup mulutmu!” Danu bagaikan ingin menutup-nutupi apa yang sedang dilakukannya tadi. Bagaimana jika mulut Chandra begitu bocor?

“Aku hanya mengatakan uji coba malam pertama. Seperti, merasakan betapa halus sprei nanti, harus betapa empuk kasurnya. Jangan-jangan kamu belum memeriksa kamar pengantin untuk malam pertama?” Kalimat demi kalimat yang begitu ambigu dan menyebalkan, dari pemuda yang sejatinya tersenyum tengil.

Terpopuler

Comments

Muzaata Alenmiyu

Muzaata Alenmiyu

hadir lagi thor 😍 selamat atas launching karya barunya 🤗 gak mungkin nabung thor, nunggu up aja kayaknya lama banget 🤭 kecuali kalo lagi belum sempet karna riwueh sama bocil 😁

2026-07-06

0

chataleya

chataleya

semoga yang buta cuma matanya aja ya stef.. jangan buta melihat kenyataan. meskipun pahit....
semangat Thor...👍

2026-07-06

0

yesi yuniar

yesi yuniar

hadir kak ko, jangan sampai ketinggalan spt novel sebelumnya 🤗🤗🤗

2026-07-05

1

lihat semua
Episodes
1 Antara Coklat Dan Pengkhianatan
2 Ide
3 Wedding
4 Mencuri Pengantin
5 Kuras
6 Kelinci
7 Predator
8 Koalisi
9 Tuan Besar
10 Wajar
11 Peliharaan
12 Polos
13 Harga Diri
14 Keputusan
15 Cantik
16 Sepupu
17 Rasa Takut
18 Kunci
19 Pahlawan
20 Kasih Sayang Pasangan
21 Ladang Uang
22 Ibu Mertua
23 Medan Perang
24 Wanita Idaman
25 Tenang
26 Ibu Mertua VVIP
27 Cara Lain
28 Hubungan
29 Mencoba
30 Trauma
31 Cemburu
32 Keributan
33 Konspirasi
34 Percaya Diri
35 Panik
36 Terlalu Agresif
37 Kembalikan
38 Benalu
39 Akhiri
40 Aborsi
41 Serangan Balik
42 Operasi
43 Satu Saja
44 Cake
45 Panggilan Tanda Cinta
46 Keluarga Konglomerat
47 Serba Salah
48 Tinggal Terima
49 Mencari Kesempurnaan
50 Dia Mencintaiku?
51 Perasaannya Padaku
52 Uji Coba
53 Penjilat
54 Bantuan
55 Pembuktian
56 Sentuhan
57 Alasan
58 Aku Kaya
59 Menjadi Lebih Tegar
60 Honeymoon
61 Kita Akan Bertemu Lagi
62 Salah Sasaran
63 Tidak Ada Duanya
64 Perpisahan
65 Keberangkatan
66 Dipecat
67 Boneka
68 Mengungkapkan Rasa
69 Terkam
70 Terlalu Cantik
71 Fatamorgana
72 Pakaian
73 Interogasi
74 Perselingkuhan
75 Boneka Berkelas
76 Pertemuan
77 Menangkap Perselingkuhan
78 Nilai Lelang Tertinggi
79 Menantu Idaman
80 Mengakui
81 Racun Cinta Ibu Mertua
82 Cara Kedua
83 Pengganti
84 Pembuktian
85 Usulan
86 Bukan Update
87 Persiapan
88 Pernyataan Perasaan
89 Terlalu Percaya Diri
90 Pengantin Lama
91 Second
92 Kembali
93 Realistis
94 Tukang Pijat
95 Bukan Update
Episodes

Updated 95 Episodes

1
Antara Coklat Dan Pengkhianatan
2
Ide
3
Wedding
4
Mencuri Pengantin
5
Kuras
6
Kelinci
7
Predator
8
Koalisi
9
Tuan Besar
10
Wajar
11
Peliharaan
12
Polos
13
Harga Diri
14
Keputusan
15
Cantik
16
Sepupu
17
Rasa Takut
18
Kunci
19
Pahlawan
20
Kasih Sayang Pasangan
21
Ladang Uang
22
Ibu Mertua
23
Medan Perang
24
Wanita Idaman
25
Tenang
26
Ibu Mertua VVIP
27
Cara Lain
28
Hubungan
29
Mencoba
30
Trauma
31
Cemburu
32
Keributan
33
Konspirasi
34
Percaya Diri
35
Panik
36
Terlalu Agresif
37
Kembalikan
38
Benalu
39
Akhiri
40
Aborsi
41
Serangan Balik
42
Operasi
43
Satu Saja
44
Cake
45
Panggilan Tanda Cinta
46
Keluarga Konglomerat
47
Serba Salah
48
Tinggal Terima
49
Mencari Kesempurnaan
50
Dia Mencintaiku?
51
Perasaannya Padaku
52
Uji Coba
53
Penjilat
54
Bantuan
55
Pembuktian
56
Sentuhan
57
Alasan
58
Aku Kaya
59
Menjadi Lebih Tegar
60
Honeymoon
61
Kita Akan Bertemu Lagi
62
Salah Sasaran
63
Tidak Ada Duanya
64
Perpisahan
65
Keberangkatan
66
Dipecat
67
Boneka
68
Mengungkapkan Rasa
69
Terkam
70
Terlalu Cantik
71
Fatamorgana
72
Pakaian
73
Interogasi
74
Perselingkuhan
75
Boneka Berkelas
76
Pertemuan
77
Menangkap Perselingkuhan
78
Nilai Lelang Tertinggi
79
Menantu Idaman
80
Mengakui
81
Racun Cinta Ibu Mertua
82
Cara Kedua
83
Pengganti
84
Pembuktian
85
Usulan
86
Bukan Update
87
Persiapan
88
Pernyataan Perasaan
89
Terlalu Percaya Diri
90
Pengantin Lama
91
Second
92
Kembali
93
Realistis
94
Tukang Pijat
95
Bukan Update

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!