Transmigrasi Jadi Ibu Lucian?

"Ugh... aduh, kepalaku..."

​Jeslyn mengerang pelan. Sisa rasa perih di tenggorokannya masih terasa samar, seperti bekas tersedak keripik singkong yang banyak.

"Tunggu dulu, keripik?"

​Matanya terbuka perlahan, menyesuaikan dengan cahaya lampu kamar yang terasa lebih temaram dan... mewah? Bukan kosan sempitnya yang penuh tumpukan baju kotor. Ruangan ini luas, bernuansa klasik dengan gorden beludru yang menjuntai anggun.

​"Ini di mana? Gue diculik?" Jeslyn hendak bangkit, tapi sebuah sensasi aneh menahannya. Perutnya terasa berat. Sangat berat.

​Saat ia mencoba duduk, tangannya refleks menyentuh bagian tengah tubuhnya yang membuncit secara drastis. Mata Jeslyn membelalak lebar. Jantungnya seolah berhenti berdetak selama beberapa detik sebelum memompa darah dengan kecepatan dua kali lipat.

​"Hah?! Apa-apaan ini?!" teriak Jeslyn histeris. Ia meraba perutnya yang keras dan membulat sempurna itu dengan gemetar.

"Gue makan apa sampai buncit begini?! Kista? Tumor? Atau ada orang gila yang masukin balon ke dalam perut gue pas gue pingsan?!"

​Jeslyn memukul-mukul perutnya sendiri dengan panik.

"Woi! Keluar lo! Siapa yang naruh gundukan ini di sini? Gue nggak hamil! Gue aja pacar nggak punya, apalagi suami! Jangan bilang gue kena kutukan tidur seribu tahun terus bangun-bangun langsung dapet bayi? Ini nggak masuk akal!"

​Ia bangkit berdiri dengan susah payah, berjalan mondar-mandir di kamar yang asing itu sambil terus meracau.

"Gila, gila, gila! Kalau orang lihat gue begini, mereka pasti mikir gue hamil di luar nikah! Habis reputasi gue! Nggak, nggak, ini pasti mimpi. Iya, mimpi buruk gara-gara kebanyakan makan keripik tadi."

​Jeslyn mencubit lengannya sendiri dengan keras sampai memerah. "Aduh! Sakit! Jadi ini nyata?"

​Ia terus melangkah dengan panik, kakinya yang sedikit bengkak terasa berat. Napasnya terengah-engah hingga langkahnya terhenti tepat di depan cermin besar berbingkai emas yang menempel di dinding.

​"Cermin... oke, gue cuma perlu lihat siapa yang lagi ada di dalam tubuh gue," gumamnya dengan nada yang mencoba tenang, padahal tangannya masih gemetar hebat.

​Namun, saat ia menatap pantulan di kaca, Jeslyn justru mematung. Ia melotot hingga matanya terasa perih. Sosok di dalam cermin itu memiliki paras yang sangat cantik, elegan, dan jauh lebih dewasa dibandingkan dirinya yang asli. Wajahnya pucat dengan riasan yang sudah berantakan, menunjukkan bekas tangisan yang dalam.

​Jeslyn mengangkat tangan kanannya, sosok di cermin pun mengangkat tangan kanan. Jeslyn memiringkan kepalanya, sosok di cermin pun melakukan hal yang sama.

​"Gue... gue pindah tubuh?" bisiknya pelan, suaranya terdengar lebih berwibawa namun rapuh.

​Ia mundur satu langkah, lalu maju lagi. "Bukan tubuh gue. Ini bukan tubuh gue yang bar-bar, kurus, dan hobi pakai kaos oblong. Ini tubuh... wanita lain?"

​Ia meraba wajahnya sendiri, menyentuh pipinya yang halus, lalu turun ke perutnya yang buncit. Sebuah ingatan asing tiba-tiba menghantam kepalanya. Bukan ingatan miliknya, tapi ingatan pemilik tubuh ini. Tentang seorang istri yang diabaikan suaminya yang dingin dan acuh, tentang seorang wanita yang hanya menginginkan uangnya, dan tentang...

​"Lucian?" desis Jeslyn.

​Matanya membulat sempurna. Ingatan tentang novel yang baru saja ia baca tadi malam novel tentang Lucian yang menderita, Lucian yang diabaikan, Lucian yang mati sendirian seketika berputar di otaknya seperti potongan film.

​"Tunggu... jangan bilang..." Jeslyn menempelkan tangannya ke cermin, menatap pantulan dirinya dengan tatapan yang kini berubah drastis.

"Gue ada di dalam tubuh ibunya Lucian? Istri dari bapak yang brengsek itu?"

​Senyum aneh lebih tepatnya senyum sinting terulas di bibirnya. Ia tertawa kecil, yang kemudian berubah menjadi tawa lepas yang menggema di dalam kamar besar itu.

​"Hah! Jadi ini plot twist-nya? Gue masuk ke tubuh antagonis paling menyebalkan yang bikin hidup Lucian hancur?" Jeslyn berkacak pinggang, mengabaikan perutnya yang masih terasa berat.

​"Oke, kalau Tuhan ngasih gue kesempatan buat masuk ke sini, berarti gue punya tugas suci." Ia menunjuk pantulan dirinya di cermin dengan telunjuk yang tegas.

"Dengar ya, Nyonya Besar. Lo boleh jadi sampah di cerita aslinya, tapi sekarang gue yang pegang kendali. Gue nggak akan biarin Lucian kesepian lagi. Gue nggak akan biarin dia mati jadi kerangka di gang sempit itu!"

​Jeslyn memutar tubuhnya di depan cermin, mengamati gaun tidur sutra mewah yang ia kenakan.

"Hamil ya? Hamil anak Lucian... eh, maksud gue, adik Lucian? Atau jangan-jangan ini Lucian-nya sendiri yang masih di dalam? Astaga, kalau ini Lucian yang masih di kandungan, berarti gue punya kesempatan buat benerin semuanya dari nol!"

​Ia kembali tertawa, kali ini dengan mata yang berbinar penuh semangat.

"Bapaknya mau mati? Silakan! Gue bakal cerai juga deh nanti, gue bakal ambil hartanya, dan gue bakal kasih kehidupan yang layak buat Lucian. Nggak ada lagi penderitaan, nggak ada lagi adegan sedih di novel sialan itu!"

​Jeslyn berjalan ke arah jendela, menyingkap gorden dengan satu sentakan. Cahaya pagi yang terik menerpa wajahnya. Ia menarik napas panjang, menikmati kebebasan dalam peran baru ini.

​"Sori ya, Penulis Novel, lo salah pilih target buat jadi antagonis. Karena Jeslyn yang sekarang nggak bakal main drama tragis lagi." Ia mengelus perutnya dengan lembut, tatapannya melembut.

"Tenang aja, jagoan kecil. Mama baru lo ini bakal jadi pelindung paling bar-bar yang pernah ada. Siapa pun yang berani nyakitin Lucian, bakal gue bikin hidupnya lebih sengsara dari karakter manapun di novel ini!"

​Ia memutar tubuhnya lagi, melakukan gerakan menari-nari kecil yang konyol di tengah ruangan.

"Wah, jadi ini rasanya jadi kaya? Hidup di rumah mewah, tapi punya misi penyelamatan dunia fiksi? Seru banget!"

​Jeslyn kembali menatap cermin, kali ini dengan seringai penuh tekad. "Siap-siap aja, Lucian. Mama lagi otw buat jadi ibu paling keren sedunia. Dan untuk Bapak Lucian yang nggak tahu diri itu... persiapkan diri lo buat kena amukan dari seorang Jeslyn!"

​Ia tertawa puas, menatap bayangannya sendiri yang kini tampak jauh lebih berwibawa dan penuh ambisi.

"Sekarang, mending gue cari tahu di mana letak dompet atau brankas di rumah ini. Perjuangan menyelamatkan masa depan Lucian dimulai hari ini!"

Bersambung...

Semoga kalian suka ya, jangan lupa untuk tinggalkan jejak kalian.

Terpopuler

Comments

Bela Viona

Bela Viona

udah semangat² nya jdi istri orkay malah jdi pelakor, apes bener nasib mu jeslyn pindah di tubuh yg salah 🤣🤣🤣

2026-08-20

0

Storyginal Finger

Storyginal Finger

hastaga twistnya

2026-08-26

0

lihat semua
Episodes
1 Jeslyn dan Novel Sialan!
2 Transmigrasi Jadi Ibu Lucian?
3 Ternyata Aku Pelakor dan Istri Kedua!
4 Lucian!
5 Bekal Buat Lucian
6 Mungkin Ibu Tiri Lo Jatuh Cinta Sama Lo!
7 Aku Jijik Padamu!
8 Perasaan Gundah Lucian
9 Panggilan Orangtua
10 Jahui Anakku Hera!
11 Keith Yang Menyebalkan!
12 Jeslyn Terlihat Berbeda?
13 Ada Apa Dengan Lucian?
14 Lucian Sakit
15 Karena Aku Mami Kamu
16 Dibawah Kuasa Jeslyn
17 Daddy Tidak Membuang Mu!
18 Pria Tua Menyebalkan!
19 Menggoda Keith
20 Mami dan Daddy lagi Ngapain?
21 Apa Kamu Punya Kekasih?
22 Aku Tidak Peduli Pada Anak Itu!
23 Aku Sudah Ceraikan Keith!
24 Alur Cerita Yang Berbeda
25 Keraguan Lucian
26 Perang Batin Keith
27 Daddy Melecehkan Mami!
28 Mimisan Karena Perut Berotot!
29 Kecurigaan Daniel
30 Gue Curiga Sama Hera!
31 Pemeriksaan Kandungan
32 Apa Pelakunya Daniel?
33 Sepertinya Aku Jatuh Cinta Padamu!
34 Persiapan Ke Pesta
35 Ternyata Hera Seorang Simpanan!
36 Diperebutkan Ayah dan Anak
37 Gara-gara Motor Kesayangan
38 Mengabaikan Hera
39 Buat Pie Bareng Mami
40 Gagal Dapat Jatah
41 Dokter Kandungan
42 Cemburu?
43 Siapa Stevie?
44 Stevie dan Kegilaannya
45 Rencana Liburan
46 Pantai dan Hangatnya Keluarga
47 Keith Merajuk
48 Malam Panas
49 Daniel Dengan Mulutnya
50 Tiada Henti Tanpa Mesum
51 Diam-diam Pergi ke Mall
52 Tabrakan Maut
53 Pertaruhan Nyawa
54 Lucian Sadar
55 Apa Mami Baik-baik Saja?
56 Mami Tidak Baik-baik Saja Lucian
57 Mau Dihargai Berapa?!
58 Bangun Dari Koma
59 Harga yang Harus Dibayarkan
60 Merajuk
61 First Kiss Lucian
62 Perkara Ciuman Pertama
63 Kamu Terlihat Seperti Gadis Saja Lucian!
64 Bertemu Gadis Aneh Itu Lagi!
65 Pagi Sebelum Berangkat Sekolah
66 Gadis Sialan Itu Lagi!
67 Anjing Galak!
68 Hukum Untuk Anjing Galak
69 Alina VS Hera
70 Baby Kaia
71 Daddy Mengetahuinya?
72 Kucing Kawin
73 Apa Kamu Punya Tujuan Hidup Lucian?
74 Daddy Setuju Kamu Dengan Gadis Itu!
75 Alina Gadis Murahan?
76 Nasehat Seorang Sahabat
77 Labrakan Yang Biasa Saja
78 Ternyata Lucian Orangnya!
79 Lucian Ditusuk?!
80 Jangan Tinggalin Gue
81 Kepanikan Jeslyn
82 Memarahi Lucian
83 Tentang Alina
84 Mami Lucian?
85 Teman atau Pria Yang Diam-diam Kamu Sukai!
86 Lucian Galau
87 Alamat Alina
88 Rumah Alina
89 Salah Tingkah
90 Hinaan Ditengah Malam
91 Lucian Belajar Bisnis
92 Minta Jatah
93 Pesan Aneh Vivian
94 Kedatangan Jhon
95 Vivian Gila?
96 Mommy mu Depresi
97 Menghadiri Pesta
98 Pesona Zephyr
99 Alina dan Emosi Lucian
100 Lucian Cemburu?
101 Menuju Rumah Pujaan Hati
102 Kencan Mendadak
103 Novel Baru!
104 Kamu Berharap Ku cium?
105 Makan Malam Yang Gagal
106 Tante Jeslyn Punya Dua Suami?!
107 Menuntut Perhatian Jeslyn
108 Kenikmatan Suami Istri 1
109 Kenikmatan Suami Istri 2
110 Kenikmatan Sebelum Masalah Datang
111 Rumah Jhon
112 Maaf Yang Terlambat
113 Karma Atas Dosa Masa Lalu
114 Boleh Aku Peluk Mami?
115 Layaknya Kupu-kupu
116 NOVEL BARU LAGI!!
Episodes

Updated 116 Episodes

1
Jeslyn dan Novel Sialan!
2
Transmigrasi Jadi Ibu Lucian?
3
Ternyata Aku Pelakor dan Istri Kedua!
4
Lucian!
5
Bekal Buat Lucian
6
Mungkin Ibu Tiri Lo Jatuh Cinta Sama Lo!
7
Aku Jijik Padamu!
8
Perasaan Gundah Lucian
9
Panggilan Orangtua
10
Jahui Anakku Hera!
11
Keith Yang Menyebalkan!
12
Jeslyn Terlihat Berbeda?
13
Ada Apa Dengan Lucian?
14
Lucian Sakit
15
Karena Aku Mami Kamu
16
Dibawah Kuasa Jeslyn
17
Daddy Tidak Membuang Mu!
18
Pria Tua Menyebalkan!
19
Menggoda Keith
20
Mami dan Daddy lagi Ngapain?
21
Apa Kamu Punya Kekasih?
22
Aku Tidak Peduli Pada Anak Itu!
23
Aku Sudah Ceraikan Keith!
24
Alur Cerita Yang Berbeda
25
Keraguan Lucian
26
Perang Batin Keith
27
Daddy Melecehkan Mami!
28
Mimisan Karena Perut Berotot!
29
Kecurigaan Daniel
30
Gue Curiga Sama Hera!
31
Pemeriksaan Kandungan
32
Apa Pelakunya Daniel?
33
Sepertinya Aku Jatuh Cinta Padamu!
34
Persiapan Ke Pesta
35
Ternyata Hera Seorang Simpanan!
36
Diperebutkan Ayah dan Anak
37
Gara-gara Motor Kesayangan
38
Mengabaikan Hera
39
Buat Pie Bareng Mami
40
Gagal Dapat Jatah
41
Dokter Kandungan
42
Cemburu?
43
Siapa Stevie?
44
Stevie dan Kegilaannya
45
Rencana Liburan
46
Pantai dan Hangatnya Keluarga
47
Keith Merajuk
48
Malam Panas
49
Daniel Dengan Mulutnya
50
Tiada Henti Tanpa Mesum
51
Diam-diam Pergi ke Mall
52
Tabrakan Maut
53
Pertaruhan Nyawa
54
Lucian Sadar
55
Apa Mami Baik-baik Saja?
56
Mami Tidak Baik-baik Saja Lucian
57
Mau Dihargai Berapa?!
58
Bangun Dari Koma
59
Harga yang Harus Dibayarkan
60
Merajuk
61
First Kiss Lucian
62
Perkara Ciuman Pertama
63
Kamu Terlihat Seperti Gadis Saja Lucian!
64
Bertemu Gadis Aneh Itu Lagi!
65
Pagi Sebelum Berangkat Sekolah
66
Gadis Sialan Itu Lagi!
67
Anjing Galak!
68
Hukum Untuk Anjing Galak
69
Alina VS Hera
70
Baby Kaia
71
Daddy Mengetahuinya?
72
Kucing Kawin
73
Apa Kamu Punya Tujuan Hidup Lucian?
74
Daddy Setuju Kamu Dengan Gadis Itu!
75
Alina Gadis Murahan?
76
Nasehat Seorang Sahabat
77
Labrakan Yang Biasa Saja
78
Ternyata Lucian Orangnya!
79
Lucian Ditusuk?!
80
Jangan Tinggalin Gue
81
Kepanikan Jeslyn
82
Memarahi Lucian
83
Tentang Alina
84
Mami Lucian?
85
Teman atau Pria Yang Diam-diam Kamu Sukai!
86
Lucian Galau
87
Alamat Alina
88
Rumah Alina
89
Salah Tingkah
90
Hinaan Ditengah Malam
91
Lucian Belajar Bisnis
92
Minta Jatah
93
Pesan Aneh Vivian
94
Kedatangan Jhon
95
Vivian Gila?
96
Mommy mu Depresi
97
Menghadiri Pesta
98
Pesona Zephyr
99
Alina dan Emosi Lucian
100
Lucian Cemburu?
101
Menuju Rumah Pujaan Hati
102
Kencan Mendadak
103
Novel Baru!
104
Kamu Berharap Ku cium?
105
Makan Malam Yang Gagal
106
Tante Jeslyn Punya Dua Suami?!
107
Menuntut Perhatian Jeslyn
108
Kenikmatan Suami Istri 1
109
Kenikmatan Suami Istri 2
110
Kenikmatan Sebelum Masalah Datang
111
Rumah Jhon
112
Maaf Yang Terlambat
113
Karma Atas Dosa Masa Lalu
114
Boleh Aku Peluk Mami?
115
Layaknya Kupu-kupu
116
NOVEL BARU LAGI!!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!