Bekal Buat Lucian

Suasana dapur mansion yang biasanya sedingin kulkas industri kini mendadak berubah menjadi hiruk-pikuk yang aneh. Aroma tumis bawang, ayam goreng, dan wangi mentega memenuhi ruangan. Di tengah kepulan asap yang sedap, Jeslyn atau Jeje tengah berjoget kecil mengikuti irama lagu yang ia senandungkan sendiri.

​"Dikit lagi... tambahin kecap manis, kasih sedikit cinta, terus... ta-da!" Jeje menyeka keringat di dahinya dengan punggung tangan, senyum lebarnya tak kunjung pudar.

​Di sudut ruangan, dua orang pelayan berbisik-bisik, melirik Jeje dengan tatapan sinis.

"Lihat deh, Nyonya Jeslyn sudah gila ya? Biasanya bangun tidur cuma minta kopi sama kartu kredit, sekarang malah sibuk main masak-masakan," bisik salah satu pelayan.

​"Cari muka kali," balas yang lain.

"Mau sok jadi ibu yang baik buat Tuan Muda Lucian, padahal kan dia yang bikin rumah tangga Tuan Keith berantakan."

​Jeje mendengar jelas bisikan itu, tapi ia hanya memutar bola mata.

"Cari muka? Emang iya! Gue emang lagi cari muka sama Lucian, bukan sama kalian," batinnya geli. Ia tidak peduli dengan aib peran "pelakor" yang ia sandang. Baginya, mengubah nasib tragis Lucian adalah misi utama.

​Tak lama, suara langkah kaki berat terdengar mendekat. Jeje menoleh dan matanya langsung berbinar. Lucian muncul di ambang pintu dapur. Remaja itu tampak berantakan kemeja seragamnya keluar dari celana, dasinya miring, dan rambut cokelatnya yang acak-acakan justru membuatnya terlihat seperti model majalah yang baru bangun tidur.

"Ganteng banget, ampun!" batin Jeje histeris.

​"Selamat pagi, anak mami!" seru Jeje dengan nada ceria yang hampir memekakkan telinga.

​Sontak, dapur yang tadi berisik karena gosip langsung hening. Para pelayan melongo, mulut mereka terbuka lebar. Lucian sendiri berhenti melangkah, matanya membelalak sedikit sebelum kembali ke ekspresi datarnya yang menusuk.

​"Apa... apa kamu bilang?" tanya Lucian, suaranya sedingin es kutub.

​"Anak mami! Kamu ganteng banget sih pagi ini, Lucian. Sini, sini, mami udah masak sarapan spesial!" Jeje melambai-lambaikan spatula dengan semangat.

​Lucian menatap Jeje seolah wanita di depannya baru saja menelan alien.

"Drama apalagi yang kamu lakukan sekarang, Jeslyn?" tanyanya dingin, menekan nama Jeje dengan nada penuh peringatan.

​"Drama? Enggak, ini murni kasih sayang seorang ibu!" Jeje berjalan mendekat, tapi Lucian malah melangkah mundur.

​"Jangan panggil aku dengan sebutan itu. Kamu bukan ibuku. Kamu cuma orang asing yang merusak rumah ini." Lucian berbalik badan, berniat pergi meninggalkan dapur tanpa menghiraukan tawaran sarapan.

​"Eh, tunggu!" Jeje tidak tinggal diam. Ia berlari kecil sebisanya, dengan perut buncit yang masih terasa sedikit aneh lalu menangkap lengan Lucian dengan mantap.

​"Lepaskan!" perintah Lucian tegas.

​"Nggak mau! Sebelum kamu ambil ini," Jeje menyodorkan sebuah lunch box berwarna merah muda terang yang dihiasi stiker kartun lucu di tutupnya.

​Lucian menatap kotak bekal itu dengan pandangan jijik seolah bertanya "Apa itu?".

​"Ini sarapan buat kamu. Kalau kamu nggak mau makan di rumah, setidaknya makanlah di sekolah. Aku yang masak sendiri, lho! Sumpah, tenang aja, itu nggak beracun. Aku nggak mungkin ngeracunin anak kesayangan aku sendiri, kan?" Jeje nyengir lebar.

​Lucian menatap wajah Jeje, mencari kebohongan di sana. Namun, yang ia temukan hanya binar tulus yang aneh. Ia kembali menatap kotak bekal pink yang mencolok itu.

"Kamu benar-benar sudah gila."

​"Mungkin iya, tapi aku gila karena sayang sama kamu," balas Jeje tanpa ragu sedikit pun.

"Semangat belajarnya ya, Lucian! Mami bakal tunggu kamu di rumah. Nanti sore kita main bareng, ya? Kamu mau main game? Atau nonton film? Aku punya banyak ide!"

​"Aku tidak akan pulang cepat," ujar Lucian datar, lalu dengan gerakan kasar, ia menyambar kotak bekal pink itu dari tangan Jeje.

"Jangan berharap banyak!"

​Lucian berjalan pergi dengan langkah lebar, menyisakan Jeje yang masih berdiri di tengah dapur dengan wajah berseri-seri. Ia memperhatikan punggung Lucian sampai remaja itu menghilang di balik pintu besar mansion.

​"Tadi dia bilang nggak mau, tapi akhirnya diambil juga," gumam Jeje sambil menahan tawa.

"Duh, Lucian, kamu itu sebenarnya manja ya kalau dilihat dari dekat."

​Salah satu pelayan memberanikan diri mendekat. "Nyonya... apa Anda tidak merasa aneh dengan diri Anda sendiri? Tuan Muda Lucian tidak pernah suka diganggu."

​Jeje menoleh, tersenyum lebar hingga matanya menyipit. "Kalian denger ya, mulai hari ini, kehidupan di mansion ini bakal berubah total. Kalau Lucian nggak suka diganggu, berarti dia harus belajar suka. Karena aku nggak bakal berhenti sampai dia merasa bahagia di rumah ini."

​Jeje kembali ke mejanya, mengambil sisa keripik singkong yang sempat ia beli kemarin.

"Hmm, besok harus masak apa ya buat dia? Bento karakter? Atau nasi goreng pelangi?"

​Sementara itu, di koridor panjang menuju pintu keluar, Lucian berhenti sejenak. Ia menatap kotak bekal berwarna merah muda di tangannya dengan tatapan yang sulit diartikan. Ia mendengus pelan, seolah ingin membuang kotak itu, tapi tangannya justru memegangnya lebih erat.

​"Wanita aneh," gumamnya, namun sudut bibirnya yang dingin nyaris hanya nyaris terangkat sedikit.

​Jeje di dapur masih asyik dengan dunianya sendiri, tidak menyadari bahwa satu tindakan "cari muka" yang ia lakukan barusan telah menanamkan satu benih kecil rasa bingung di hati sang anak tiri yang dingin. Baginya, ini adalah awal dari perubahan besar yang akan menyelamatkan nyawa Lucian dari alur cerita yang tragis.

​"Satu langkah buat Lucian, satu langkah buat perubahan takdir!" seru Jeje pelan, menutup sarapannya dengan segelas susu cokelat penuh kemenangan.

Bersambung...

Semoga kalian suka ya, jangan lupa untuk tinggalkan jejak kalian.

Terpopuler

Comments

Fajar Fathur rizky

Fajar Fathur rizky

cepat update thor bab 7 sampai bab 11 thor ceritanya seru

2026-07-10

1

Bela Viona

Bela Viona

aku tau kamu itu bar bar jeje,tapi ya gak sebarbar itu juga dalam misi mengambil hati anak tiri, tekejot batin si lucian jeje astagaaaaaa 🤣🤣🤣.
alon alon jeje...

2026-08-20

0

awesome moment

awesome moment

lucu

2026-07-21

0

lihat semua
Episodes
1 Jeslyn dan Novel Sialan!
2 Transmigrasi Jadi Ibu Lucian?
3 Ternyata Aku Pelakor dan Istri Kedua!
4 Lucian!
5 Bekal Buat Lucian
6 Mungkin Ibu Tiri Lo Jatuh Cinta Sama Lo!
7 Aku Jijik Padamu!
8 Perasaan Gundah Lucian
9 Panggilan Orangtua
10 Jahui Anakku Hera!
11 Keith Yang Menyebalkan!
12 Jeslyn Terlihat Berbeda?
13 Ada Apa Dengan Lucian?
14 Lucian Sakit
15 Karena Aku Mami Kamu
16 Dibawah Kuasa Jeslyn
17 Daddy Tidak Membuang Mu!
18 Pria Tua Menyebalkan!
19 Menggoda Keith
20 Mami dan Daddy lagi Ngapain?
21 Apa Kamu Punya Kekasih?
22 Aku Tidak Peduli Pada Anak Itu!
23 Aku Sudah Ceraikan Keith!
24 Alur Cerita Yang Berbeda
25 Keraguan Lucian
26 Perang Batin Keith
27 Daddy Melecehkan Mami!
28 Mimisan Karena Perut Berotot!
29 Kecurigaan Daniel
30 Gue Curiga Sama Hera!
31 Pemeriksaan Kandungan
32 Apa Pelakunya Daniel?
33 Sepertinya Aku Jatuh Cinta Padamu!
34 Persiapan Ke Pesta
35 Ternyata Hera Seorang Simpanan!
36 Diperebutkan Ayah dan Anak
37 Gara-gara Motor Kesayangan
38 Mengabaikan Hera
39 Buat Pie Bareng Mami
40 Gagal Dapat Jatah
41 Dokter Kandungan
42 Cemburu?
43 Siapa Stevie?
44 Stevie dan Kegilaannya
45 Rencana Liburan
46 Pantai dan Hangatnya Keluarga
47 Keith Merajuk
48 Malam Panas
49 Daniel Dengan Mulutnya
50 Tiada Henti Tanpa Mesum
51 Diam-diam Pergi ke Mall
52 Tabrakan Maut
53 Pertaruhan Nyawa
54 Lucian Sadar
55 Apa Mami Baik-baik Saja?
56 Mami Tidak Baik-baik Saja Lucian
57 Mau Dihargai Berapa?!
58 Bangun Dari Koma
59 Harga yang Harus Dibayarkan
60 Merajuk
61 First Kiss Lucian
62 Perkara Ciuman Pertama
63 Kamu Terlihat Seperti Gadis Saja Lucian!
64 Bertemu Gadis Aneh Itu Lagi!
65 Pagi Sebelum Berangkat Sekolah
66 Gadis Sialan Itu Lagi!
67 Anjing Galak!
68 Hukum Untuk Anjing Galak
69 Alina VS Hera
70 Baby Kaia
71 Daddy Mengetahuinya?
72 Kucing Kawin
73 Apa Kamu Punya Tujuan Hidup Lucian?
74 Daddy Setuju Kamu Dengan Gadis Itu!
75 Alina Gadis Murahan?
76 Nasehat Seorang Sahabat
77 Labrakan Yang Biasa Saja
78 Ternyata Lucian Orangnya!
79 Lucian Ditusuk?!
80 Jangan Tinggalin Gue
81 Kepanikan Jeslyn
82 Memarahi Lucian
83 Tentang Alina
84 Mami Lucian?
85 Teman atau Pria Yang Diam-diam Kamu Sukai!
86 Lucian Galau
87 Alamat Alina
88 Rumah Alina
89 Salah Tingkah
90 Hinaan Ditengah Malam
91 Lucian Belajar Bisnis
92 Minta Jatah
93 Pesan Aneh Vivian
94 Kedatangan Jhon
95 Vivian Gila?
96 Mommy mu Depresi
97 Menghadiri Pesta
98 Pesona Zephyr
99 Alina dan Emosi Lucian
100 Lucian Cemburu?
101 Menuju Rumah Pujaan Hati
102 Kencan Mendadak
103 Novel Baru!
104 Kamu Berharap Ku cium?
105 Makan Malam Yang Gagal
106 Tante Jeslyn Punya Dua Suami?!
107 Menuntut Perhatian Jeslyn
108 Kenikmatan Suami Istri 1
109 Kenikmatan Suami Istri 2
110 Kenikmatan Sebelum Masalah Datang
111 Rumah Jhon
112 Maaf Yang Terlambat
113 Karma Atas Dosa Masa Lalu
114 Boleh Aku Peluk Mami?
115 Layaknya Kupu-kupu
116 NOVEL BARU LAGI!!
Episodes

Updated 116 Episodes

1
Jeslyn dan Novel Sialan!
2
Transmigrasi Jadi Ibu Lucian?
3
Ternyata Aku Pelakor dan Istri Kedua!
4
Lucian!
5
Bekal Buat Lucian
6
Mungkin Ibu Tiri Lo Jatuh Cinta Sama Lo!
7
Aku Jijik Padamu!
8
Perasaan Gundah Lucian
9
Panggilan Orangtua
10
Jahui Anakku Hera!
11
Keith Yang Menyebalkan!
12
Jeslyn Terlihat Berbeda?
13
Ada Apa Dengan Lucian?
14
Lucian Sakit
15
Karena Aku Mami Kamu
16
Dibawah Kuasa Jeslyn
17
Daddy Tidak Membuang Mu!
18
Pria Tua Menyebalkan!
19
Menggoda Keith
20
Mami dan Daddy lagi Ngapain?
21
Apa Kamu Punya Kekasih?
22
Aku Tidak Peduli Pada Anak Itu!
23
Aku Sudah Ceraikan Keith!
24
Alur Cerita Yang Berbeda
25
Keraguan Lucian
26
Perang Batin Keith
27
Daddy Melecehkan Mami!
28
Mimisan Karena Perut Berotot!
29
Kecurigaan Daniel
30
Gue Curiga Sama Hera!
31
Pemeriksaan Kandungan
32
Apa Pelakunya Daniel?
33
Sepertinya Aku Jatuh Cinta Padamu!
34
Persiapan Ke Pesta
35
Ternyata Hera Seorang Simpanan!
36
Diperebutkan Ayah dan Anak
37
Gara-gara Motor Kesayangan
38
Mengabaikan Hera
39
Buat Pie Bareng Mami
40
Gagal Dapat Jatah
41
Dokter Kandungan
42
Cemburu?
43
Siapa Stevie?
44
Stevie dan Kegilaannya
45
Rencana Liburan
46
Pantai dan Hangatnya Keluarga
47
Keith Merajuk
48
Malam Panas
49
Daniel Dengan Mulutnya
50
Tiada Henti Tanpa Mesum
51
Diam-diam Pergi ke Mall
52
Tabrakan Maut
53
Pertaruhan Nyawa
54
Lucian Sadar
55
Apa Mami Baik-baik Saja?
56
Mami Tidak Baik-baik Saja Lucian
57
Mau Dihargai Berapa?!
58
Bangun Dari Koma
59
Harga yang Harus Dibayarkan
60
Merajuk
61
First Kiss Lucian
62
Perkara Ciuman Pertama
63
Kamu Terlihat Seperti Gadis Saja Lucian!
64
Bertemu Gadis Aneh Itu Lagi!
65
Pagi Sebelum Berangkat Sekolah
66
Gadis Sialan Itu Lagi!
67
Anjing Galak!
68
Hukum Untuk Anjing Galak
69
Alina VS Hera
70
Baby Kaia
71
Daddy Mengetahuinya?
72
Kucing Kawin
73
Apa Kamu Punya Tujuan Hidup Lucian?
74
Daddy Setuju Kamu Dengan Gadis Itu!
75
Alina Gadis Murahan?
76
Nasehat Seorang Sahabat
77
Labrakan Yang Biasa Saja
78
Ternyata Lucian Orangnya!
79
Lucian Ditusuk?!
80
Jangan Tinggalin Gue
81
Kepanikan Jeslyn
82
Memarahi Lucian
83
Tentang Alina
84
Mami Lucian?
85
Teman atau Pria Yang Diam-diam Kamu Sukai!
86
Lucian Galau
87
Alamat Alina
88
Rumah Alina
89
Salah Tingkah
90
Hinaan Ditengah Malam
91
Lucian Belajar Bisnis
92
Minta Jatah
93
Pesan Aneh Vivian
94
Kedatangan Jhon
95
Vivian Gila?
96
Mommy mu Depresi
97
Menghadiri Pesta
98
Pesona Zephyr
99
Alina dan Emosi Lucian
100
Lucian Cemburu?
101
Menuju Rumah Pujaan Hati
102
Kencan Mendadak
103
Novel Baru!
104
Kamu Berharap Ku cium?
105
Makan Malam Yang Gagal
106
Tante Jeslyn Punya Dua Suami?!
107
Menuntut Perhatian Jeslyn
108
Kenikmatan Suami Istri 1
109
Kenikmatan Suami Istri 2
110
Kenikmatan Sebelum Masalah Datang
111
Rumah Jhon
112
Maaf Yang Terlambat
113
Karma Atas Dosa Masa Lalu
114
Boleh Aku Peluk Mami?
115
Layaknya Kupu-kupu
116
NOVEL BARU LAGI!!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!