Di tengah keramaian acara di depan tangga utama, Angga terpaksa berpisah sejenak dari Lulu. Mahendra memanggilnya ke area foyer untuk diperkenalkan kepada beberapa relasi bisnis penting keluarga. Dengan berat hati, Angga melangkah pergi, meninggalkan Lulu yang duduk sendirian di sofa area keluarga.
Fokus Lulu seketika terpecah sepenuhnya pada obrolan di telepon. Ia berdiri dari sofa, melangkah pelan mendekati area koridor tengah yang agak sepi untuk memperjelas suara si kurir.
Ia sama sekali tidak menyadari bahwa di balik pilar lantai dua, Riko mengawasinya bagai elang yang melihat mangsa.
Melihat Angga yang sibuk tertahan bersama ayahnya dan Lulu yang sedang lengah memegang ponsel, Riko menyunggingkan senyum kemenangan. Ia memberi isyarat mata yang dingin kepada seorang pelayan muda di sudut pantry.
Pelayan itu mengangguk paham. Dengan nampan berisi gelas-gelas kristal penuh cairan jus buah berwarna gelap dan anggur pekat, sang pelayan mulai melangkah. Ia berjalan sangat natural di atas lantai marmer, berpura-pura hendak melintas menuju meja tamu.
Lulu masih menempelkan ponsel di telinganya, tubuhnya membelakangi jalur melintas pelayan.
Namun belum sempat Lulu berjalan meninggalkan kerumunan, bayangan tubuh seseorang mendadak menutupi pendar chandelier di atas kepalanya.
"Sret!"
Pelayan itu berpura-pura menyangkutkan ujung sepatunya pada pinggiran karpet tebal. Tubuhnya meliuk kaku, dan dalam hitungan detik
"PRANG!"
Nampan itu miring tajam. Cairan pekat berwarna gelap berserta pecahan gelas meluncur deras dari udara, tumpah ruah menghantam bagian depan gaun cantik yang dikenakan Lulu!
Ponsel di tangan Lulu hampir terlepas. Bau manis anggur dan pekatnya cairan dingin seketika meresap menembus kain gaunnya, meninggalkan noda besar yang sangat mencolok di bawah pendar lampu pesta.
"Ya Tuhan, gaunku" lirih Luluh menahan tangis dengan apa yang barusan di alaminya
Darah di tubuh Lulu seolah berhenti mengalir seketika. Dingin dan basahnya cairan pekat itu meresa…
Angsa Cantikku
BAB 16 : KAMU MENYELAMATKAN KU
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 54 Episodes
Comments
Xlyzy
Lulu ketakutan plus panik, dia terlalu panik jadi nya fikiran nya tidak bisa berfikir dengan jernih
2026-09-03
1
Miu.Nuha
syukurlah...
aku ikut bahagia atas kehangatan yg kamu terima, lulu 🥰
2026-08-25
1
Miu.Nuha
kupikir ditolongin babang angga 😭
lulu udh kabur duluan ke toilet...
2026-08-25
1