Suasana di kubikel terasa kian pekat oleh ketegangan yang manis. Hanya ada bunyi tik-tik-tik dari kibor yang diketik Lulu dengan canggung di bawah tatapan teduh Angga yang duduk amat dekat di sisinya.
Tiba-tiba, suara benturan lembut dari perut Lulu memecah hening bunyi keroncongan halus yang sangat jelas terdengar di ruangan sepi itu. Pipinya seketika merona merah padam karena malu. Lulu memejamkan mata rapat-rapat, ingin rasanya tenggelam menembus lantai saat itu juga.
Angga terkekeh pelan, suara tawa rendahnya yang sangat langka itu bergaung begitu seksi di telinga Lulu.
"Kamu belum makan siang sama sekali, kan?" tanya Angga, suaranya melembut, menyisakan perhatian yang sulit disembunyikan.
"E-eh... tadi cuma ganjel roti kecil kok, Pak" cicit Lulu makin menundukkan kepala.
"Nanti saja kalau pekerjaan ini sudah selesai"
"Tutup laptopmu sebentar" potong Angga tegas namun tanpa intonasi marah.
Pria itu mengeluarkan ponsel pintarnya dari saku jas. Jemari panjangnya menari lincah di atas layar lalu membuka aplikasi pemesanan makanan online.
Awalnya, Angga hanya berniat memesankan porsi makanan hangat untuk stafnya yang bertubuh mungil ini agar tidak sakit. Namun, saat jarinya hendak menekan tombol konfirmasi... jemarinya terhenti.
Sebersit keinginan impulsif yang tak terbendung muncul di benak Angga. Menatap Lulu yang tampak menggemaskan dengan pipi memerah menahan malu, Angga memilih menuruti kata hatinya. Untuk pertama kalinya, ia mengabaikan batasan profesionalisme sebagai manajer.
Ia menambah jumlah pesanan menjadi dua porsi.
"Pak Angga pesen makanan buat saya?" tanya Lulu ragu-ragu saat melihat Angga memasukkan ponselnya kembali ke saku.
"Makasih banyak, Pak... nanti totalnya berapa biar saya ganti"
"Siapa bilang itu cuma buat kamu?"
Angga memotong kalimat itu, memajukan posisinya hingga jarak wajah mereka hanya tersisa beberapa senti. Sorot mata Angga mengunci pandangan Lulu, begitu dalam dan pekat.
"Saya juga lapar" bisik Angga, nada suaranya berub…
Angsa Cantikku
BAB 35 : DI BALIK SUASANA PANTRI YANG TEMARAM
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 54 Episodes
Comments
Wawan
Tambahkan titik koma di dialog .... biar bacanya tidak terengah ....✍️🔥
2026-08-26
1
Nisa Nisa
siapa sih pria misterius itu bikin penasaran aja
2026-08-26
1
Wawan
Nah kan .... klepek -klepek si Lulu 🤭
2026-08-26
1