Keira tidak berencana ikut balapan hari itu.
Ia hanya datang ke Sentul International Circuit karena Mira mengirim pesan panik sejak pagi: Dimas muncul di acara komunitas otomotif kampus dan terus bertanya apakah Keira akan datang. Keira tahu Dimas bukan ancaman besar, tetapi nama kampus, nama Tan, dan nama Lim Richard sudah terlalu sering berada dalam satu kalimat belakangan ini.
Ia perlu memastikan tidak ada panggung baru yang dipakai orang bodoh.
Sentul siang itu panas. Bau aspal, bensin, dan karet ban memenuhi udara. Deru mesin membuat dada bergetar. Mahasiswa, sosialita muda, dan beberapa pengusaha hobi balap berkumpul di paddock. Keira datang dengan kemeja putih, celana jeans, dan kacamata hitam. Terlalu sederhana untuk disebut pembalap, terlalu tenang untuk disebut penonton biasa.
Mira menyambutnya dengan wajah cemas. "Gue cuma ngajak nonton. Tiba-tiba Dimas sok jadi panitia, terus banyak orang mulai ngomong lo takut datang."
"Takut pada Dimas?"
"Iya, kedengarannya memang menghina kecerdasan."
Keira tertawa kecil.
Dimas melihatnya dari kejauhan dan langsung pucat. Setelah kejadian wisuda, ia tidak berani mendekat. Masalahnya bukan Dimas.
Masalahnya pria asing yang berdiri di dekat mobil sport merah.
Rambut cokelat gelap, kulit sedikit tan, senyum terlalu santai. Ia memakai kemeja hitam dengan lengan digulung dan berbicara dalam bahasa Inggris dengan aksen campur yang sulit ditempatkan. Ketika mata pria itu bertemu mata Keira, senyumnya melebar.
Seolah ia sudah lama menunggu.
"Siapa itu?" tanya Keira.
Mira mengikuti arah pandangnya. "Katanya Charles Navarro. Sponsor baru acara. Mixed, tajir, agak sinting. Kenapa?"
Nama itu belum berarti apa-apa bagi Keira.
Namun tubuhnya memberi peringatan lebih dulu.
Charles berjalan mendekat. "Tan Keira, right?"
Keira melepas kacamata. "Kita kenal?"
"Belum. Tapi aku suka orang yang bikin keributan akademik lalu keluar sebagai pemenang." Ia tersenyum. "Itu elegan."
Mira langsung memasang wajah tidak suka.
Keira tersenyum sopan…
Jebakan Manis untuk Sang CEO
Episode 18
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 40 Episodes
Comments