Mimpi itu datang lagi ketika hujan belum berhenti.
Keira berdiri di lorong rumah sakit yang terlalu putih. Bau antiseptik menempel di tenggorokannya, dingin dan pahit. Di ujung lorong, pintu besi bertuliskan ruang rawat jiwa tertutup rapat. Dari balik kaca kecil, ia melihat wajahnya sendiri, pucat, kurus, rambut berantakan, mata kosong seperti orang yang sudah terlalu lama memanggil nama seseorang dan tidak pernah dijawab.
"Dia bukan anak Tan."
Suara itu datang dari mana-mana.
"Dia pembohong."
"Tidak ada yang akan memilih dia."
Keira ingin berlari, tetapi lantai berubah basah. Air hitam merambat ke pergelangan kakinya. Di permukaan air, ia melihat Vanya tersenyum sambil memegang hasil tes DNA. Kevin berdiri di samping Vanya, menunjuknya seolah ia barang cacat yang akhirnya ketahuan palsu.
Lalu pintu besi terbuka sedikit.
Di dalam, ada tali putih menggantung.
Keira tersentak bangun dengan napas terputus.
Kamar Villa Awan gelap lembut, hanya lampu tidur kecil di sudut yang menyala kuning. Hujan masih mengetuk kaca. Tubuhnya basah oleh keringat, baju tidur menempel di kulit, dan tangan kirinya mencengkeram selimut sampai buku jarinya memutih.
Butuh beberapa detik untuk mengingat bahwa ia tidak berada di rumah sakit. Tidak ada lorong putih. Tidak ada pintu besi. Tidak ada suara orang menertawakan namanya.
Ia berada di Villa Awan.
Di rumah Richard.
Tidak. Richard bilang ini rumahnya juga.
Keira menekan dada sendiri, berusaha menenangkan jantung yang berlari terlalu cepat. Hidungnya masih tersumbat sedikit setelah demam, tetapi keringat dingin di punggung membuatnya tidak tahan. Ia butuh mandi. Air hangat. Sesuatu yang bisa menghapus sisa mimpi dari kulitnya.
Ia turun dari ranjang, mengambil handuk besar dari lemari, lalu berjalan ke kamar mandi. Saat air hangat menyentuh tubuhnya, ia menutup mata lama-lama. Uap memenuhi kaca. Rambutnya basah di ujung, aroma sabun lily of the valley naik pelan dari kulitnya.
Ketika selesai, ia baru sadar baju tidur bersih masih tertinggal…
Jebakan Manis untuk Sang CEO
Episode 21
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 40 Episodes
Comments