Episode 23

Keira tidak mengejar Richard malam itu.

Ia cukup pintar untuk tahu kapan harus menahan diri. Luka kecil yang dibiarkan terbuka kadang lebih efektif daripada luka yang langsung ditutup perban. Richard pergi dengan marah, tetapi marah itu punya arah yang salah. Ia tidak marah pada Keira sepenuhnya. Ia marah karena nama Kevin masih bisa masuk ke meja makan Villa Awan.

Keesokan paginya, Richard tetap mengirim pesan.

Jangan lupa obat.

Keira membaca pesan itu sambil duduk di tepi ranjang. Hanya empat kata. Tidak ada tanda tanya. Tidak ada kata maaf. Tetapi bagi Richard, itu sudah seperti mengetuk pintu dengan kedua tangan.

Ia mengetik balasan perlahan.

Baik, Om.

Tidak ada balasan lagi.

Di kantor, Keira kembali masuk lantai proyek. Pak Dharma menyambutnya dengan senyum yang terlalu ramah.

"Sudah sehat, Nona Tan?"

Siska yang duduk dua meja di sebelah langsung mengangkat wajah. Keira menangkap kilatan waspada dari mata perempuan itu.

"Sudah lebih baik, Pak. Terima kasih."

"Bagus. Anak muda jangan gampang sakit. Di divisi ini, semua orang harus tahan banting."

"Saya akan belajar."

Pak Dharma mendekat sedikit. "Belajar dari saya saja. Saya paling tahu cara bertahan di sini."

Keira menahan senyum. Ia menunduk seperti pegawai magang yang patuh, sementara ponsel di laci mejanya sudah merekam suara sejak Pak Dharma masuk.

Pada jam makan siang, Siska menyeret kursinya lebih dekat.

"Lo yakin mau tetap di divisi ini?" bisiknya.

"Kenapa?"

"Pak Dharma itu kalau udah mulai sok baik, biasanya ada maksud."

"Maksud seperti apa?"

Siska menatap sekeliling, lalu menurunkan suara. "Ada anak kontrak tahun lalu. Dia sering diminta lembur berdua. Setelah nolak, kontraknya nggak diperpanjang."

Keira menatap layar laptop, pura-pura membaca tabel biaya. "Ada bukti?"

"Nggak ada. Itu masalahnya."

Keira mengangguk kecil. "Kalau begitu, kali ini harus ada."

Siska terdiam. "Kei, jangan main api."

"Aku tidak main api." Keira tersenyum tipis. "Aku cuma menaruh korek di tempat orang yang suka membakar bisa…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!